Renungan Harian & Leadership Kristen
| Renungan | Bina | Bio | Buku | Doa | E-JEMMi | Kisah | Konsel | Leadership | Wanita | Humor |

Saturday, July 28, 2012

[i-kan-binaguru] Refleksi

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Selamat hari Minggu

Pada saat kita bahagia dengan ketidaksempurnaan kita, maka saat itu juga kita stop menghakimi orang lain (Julianto Simanjuntak)

Cinta Baru Vs Cinta Dewasa
Cinta yang baru bagaikan sebuah api, sungguh cantik, sungguh panas, dan bergelora. Namun itu tetap hanya sebuah cahaya yang berkelap kelip. Tapi Cinta dari hati yg lebih dewasa dan berdisiplin bagaikan batubara, membara tidak terpadamkan #HenryWardBeecher 

Follow @PeduliKeluarga
P E L I K A N


---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

(e-RH) Juli 29 -- BUKAN SEKADAR BERTAHAN

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 29 Juli 2012
Bacaan : Yeremia 25:1-14
Setahun: Yesaya 54-58
Nats: Sejak dari tahun yang ketiga belas pemerintahan Yosia bin Amon,
raja Yehuda, sampai hari ini, jadi sudah dua puluh tiga tahun
lamanya, firman Tuhan datang kepadaku dan terus-menerus aku
mengucapkannya kepadamu, tetapi kamu tidak mau mendengarkannya.
(Yeremia 25:3)

Judul:

BUKAN SEKADAR BERTAHAN

Bernostalgia di depot soto langganan semasa kuliah, saya kagum
dengan bapak yang 20 tahun lalu sudah meracik soto itu. "Kok betah,
Pak, kerja di sini?" Dengan sedih beliau menjawab "Yah, gimana lagi
mas, saya tidak punya keterampilan lain." Ah, kasihan betul bapak
ini. Sekadar bertahan dalam pekerjaan yang tak disukai, karena tidak
tahu hal lain yang dapat ia kerjakan untuk menyambung hidup.


Nabi Yeremia menyampaikan teguran Tuhan kepada bangsanya. Hal itu
dilakukannya selama 23 tahun. Jelas bukan kerja yang menyenangkan
sebab kebanyakan orang tak suka ditegur. Namun, ia melakukannya
terus-menerus (ayat 3). Kata ini dalam bahasa aslinya, shakam,
menggambarkan sesuatu yang dilakukan dengan rajin, gigih, dan
bersemangat. Yeremia tak sekadar bertahan, ia sadar betul
pekerjaannya penting bagi Tuhan. Bangsanya harus ditegur agar
bertobat dan tak binasa! Shakam juga dapat berarti bangun pagi
dengan sengaja untuk bersiap, misalnya saat akan melakukan
perjalanan jauh, berperang, atau beribadah. Tampaknya sang nabi
menyiapkan tiap hari dengan berjumpa Tuhan hingga firman Tuhan
terus-menerus datang padanya. Ini membuatnya dapat bertahan melewati
masa-masa sukar.


Bagaimana kita menjalani pekerjaan dan pelayanan selama ini? Lebih
mirip penjual soto di atas atau sang nabi? Hari ini sebagian orang
telah kehilangan gairah hidup. Mereka tetap beraktivitas, tetapi
tanpa hati. Sekadar bertahan. Mari mengevaluasi tujuan kita bangun
dan bekerja tiap hari. Buat komitmen ulang untuk tekun menyiapkan
bekal rohani tiap pagi! Mohon Tuhan memberi semangat dan hikmat bagi
pekerjaan yang dipercayakan-Nya. --ICW

TANPA TUHAN, ANDA TANPA ARAH, ANDA SEKEDAR BERTAHAN.
BERSAMA TUHAN, ANDA PUNYA SEMANGAT, ANDA DITUNTUN VISI.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-07-29
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/07/29/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/07/29/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Yeremia+25:1-14

Yeremia 25:1-14

1 Firman yang datang kepada Yeremia tentang segenap kaum Yehuda
dalam tahun keempat pemerintahan Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda,
yaitu dalam tahun pertama pemerintahan Nebukadnezar, raja Babel.
2 Firman itu telah disampaikan oleh nabi Yeremia kepada segenap
kaum Yehuda dan kepada segenap penduduk Yerusalem, katanya:
3 "Sejak dari tahun yang ketiga belas pemerintahan Yosia bin Amon,
raja Yehuda, sampai hari ini, jadi sudah dua puluh tiga tahun
lamanya, firman TUHAN datang kepadaku dan terus-menerus aku
mengucapkannya kepadamu, tetapi kamu tidak mau mendengarkannya.
4 Juga TUHAN terus-menerus mengutus kepadamu semua hamba-Nya,
yakni nabi-nabi, tetapi kamu tidak mau mendengarkan dan
memperhatikannya.
5 Kata mereka: Bertobatlah masing-masing kamu dari tingkah
langkahmu yang jahat dan dari perbuatan-perbuatanmu yang jahat;
maka kamu akan tetap diam di tanah yang diberikan TUHAN kepadamu
dan kepada nenek moyangmu, dari selama-lamanya sampai
selama-lamanya.
6 Juga janganlah kamu mengikuti allah lain untuk beribadah dan
sujud menyembah kepadanya; janganlah kamu menimbulkan sakit
hati-Ku dengan buatan tanganmu, supaya jangan Aku mendatangkan
malapetaka kepadamu.
7 Tetapi kamu tidak mendengarkan Aku, demikianlah firman TUHAN,
sehingga kamu menimbulkan sakit hati-Ku dengan buatan tanganmu
untuk kemalanganmu sendiri.
8 Sebab itu beginilah firman TUHAN semesta alam: Oleh karena kamu
tidak mendengarkan perkataan-perkataan-Ku,
9 sesungguhnya, Aku akan mengerahkan semua kaum dari
utara--demikianlah firman TUHAN--menyuruh memanggil
Nebukadnezar, raja Babel, hamba-Ku itu; Aku akan mendatangkan
mereka melawan negeri ini, melawan penduduknya dan melawan
bangsa-bangsa sekeliling ini, yang akan Kutumpas dan Kubuat
menjadi kengerian, menjadi sasaran suitan dan menjadi ketandusan
untuk selama-lamanya.
10 Aku akan melenyapkan dari antara mereka suara kegirangan dan
suara sukacita, suara pengantin laki-laki dan pengantin
perempuan, bunyi batu kilangan dan cahaya pelita.
11 Maka seluruh negeri ini akan menjadi reruntuhan dan ketandusan,
dan bangsa-bangsa ini akan menjadi hamba kepada raja Babel tujuh
puluh tahun lamanya.
12 Kemudian sesudah genap ketujuh puluh tahun itu, demikianlah
firman TUHAN, maka Aku akan melakukan pembalasan kepada raja
Babel dan kepada bangsa itu oleh karena kesalahan mereka, juga
kepada negeri orang-orang Kasdim, dengan membuatnya menjadi
tempat-tempat yang tandus untuk selama-lamanya.
13 Aku akan menimpakan kepada negeri ini segala apa yang
Kufirmankan tentang dia, yaitu segala apa yang tertulis dalam
kitab ini seperti yang telah dinubuatkan Yeremia tentang segala
bangsa itu.
14 Sebab merekapun juga akan menjadi hamba kepada banyak
bangsa-bangsa dan raja-raja yang besar, dan Aku akan mengganjar
mereka setimpal dengan pekerjaan mereka dan setimpal dengan
perbuatan tangan mereka."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yesaya+54-58
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yesaya+54-58


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Friday, July 27, 2012

[40-Hari-2012][19] Janda-Janda Irak

40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA -- SABTU, 28 JULI 2012

Janda-Janda Irak

Kepedihan dan Penderitaan akibat tiga kali perang.

Dalam 32 tahun terakhir, Irak terlibat dalam tiga kali perang yang teramat buruk, menyakitkan, menghancurkan, penuh penderitaan, dan menelan biaya yang besar.

1. Perang Iran - Irak pada tahun 1980-1988 (300.000 lebih orang Irak tewas).
2. Perang Teluk I pada tahun 1990-1991 (100.000 lebih orang Irak tewas).
3. Perang Irak dari tahun 2003 sampai Desember 2011 (100.000 lebih orang Irak tewas).

Meskipun keterlibatan pihak asing di Irak telah berakhir pada bulan Desember 2011, namun berbagai kekacauan masih berlangsung melalui tindakan-tindakan terorisme. Di samping terjadinya berbagai peperangan, berlangsung pula tekanan kediktatoran dari Saddam Hussein, pemberontakan kaum Syi'ah yang gagal terhadap rezim yang berkuasa tahun 1991, dan tindakan-tindakan Saddam yang represif terhadap pendukung nasionalis anti Kurdi di Irak Utara. Semuanya itu mengakibatkan puluhan ribu orang tewas.

Sebagai akibatnya, ada kurang lebih 1 juta janda di Irak (kurang lebih 9 persen dari jumlah wanita di negeri itu). Sering terjadi, seorang perempuan muda yang baru menjanda dengan satu atau dua orang anak, mendapatkan lagi suami baru. Tetapi untuk janda yang sudah tua dengan lebih banyak anak, jarang sekali bisa menikah lagi, bahkan acap kali terasa mustahil. Beberapa pemerintah asing secara aktif membantu para janda Irak, tetapi bersamaan dengan itu, kekuatan militer mereka juga hadir di Irak. Pemerintah Irak sendiri telah melakukan berbagai usaha untuk menolong para wanita itu, tetapi tingkat permasalahan yang ada melampaui kemampuan badan-badan pemerintah dan anggaran mereka.

Bisa dibayangkan betapa menderitanya kaum wanita yang kehilangan suami ini, sementara mereka hidup di suatu masyarakat yang membatasi pekerjaan dan aktivitas sosial bagi wanita. Memiliki pekerjaan dengan upah yang mencukupi untuk hidup mereka adalah sesuatu yang berada di luar jangkauan kemampuan mereka, bahkan masih merupakan kenistaan bagi banyak orang. Bahkan ada beberapa wanita berpaling ke pelacuran, baik yang hanya sesaat ataupun yang seterusnya.

Pokok-Pokok Doa:

1. Bacalah Mazmur 68:1-6 dan Yakobus 1:27. Masyhurkanlah kesetiaan Tuhan dan mintalah campur tangan-Nya, sehingga para janda beroleh bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari untuk diri mereka dan keluarganya.

2. Berdoa untuk keselamatan kekal bagi para wanita yang sedang dalam kesulitan hidup ini, sehingga mereka berjumpa dengan Tuhan dan mengenal Dia (Yohanes 17:3).

3. Berdoa agar ada ide-ide kreatif dan dana yang melimpah, bagi biro-biro pemerintahan Irak yang mengurus para wanita dan anak-anak yatim piatu (Roma 13:3-7). Yesus membuat setiap orang terheran-heran ketika Ia memberi makan 5.000 orang dengan lima roti dan dua ikan (Lukas 9:13-17). Mukjizat masih mungkin, tetapi pengelolaan yang baik terhadap sumber-sumber daya yang ada juga perlu. Berdoalah agar ada inspirasi dan keberanian bagi pemerintah dan para pemimpin masyarakat.


Kontak: < doa(at)sabda.org >
Berlangganan: < subscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org >
Berhenti: < unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org >
Arsip: < http://www.sabda.org/publikasi/40hari >
(c) 2012 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"

(e-RH) Juli 28 -- MOZART PUN BERLATIH!

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 28 Juli 2012
Bacaan : 1 Tawarikh 25:1-7
Setahun: Yesaya 49-53
Nats: Jumlah mereka bersama-sama saudara-saudara mereka yang telah
dilatih bernyanyi untuk Tuhan mereka sekalian adalah ahli seni
ada dua ratus delapan puluh delapan orang (1 Tawarikh 25:7)

Judul:

MOZART PUN BERLATIH!

Siapa yang tidak kagum dengan Wolfgang Amadeus Mozart? Genius dari
Austria yang pada usia enam tahun sudah tur keliling Eropa untuk
bermain biola dan piano di depan para bangsawan. Namun, tak banyak
yang tahu bahwa kehebatan bermusiknya ialah buah dari rangkaian
latihan yang tekun. Dalam bukunya Genius Explained, Michael Howe,
psikolog dari Universitas Exeter, menemukan bahwa Mozart sudah
menghabiskan waktu sedikitnya 3.500 jam untuk berlatih sebelum
usianya yang keenam.


Kita kerap kali meremehkan kekuatan dari disiplin berlatih dalam
pelayanan. Pada zaman Salomo, para pelayan musik di bait Allah
adalah orang-orang yang terpilih. Mereka adalah para ahli seni yang
pandai dan mahir bernyanyi serta memainkan alat musik. Akan tetapi,
mereka pun mementingkan latihan--sebab nyanyian mereka ditujukan
untuk Tuhan (ayat 7). Predikat mereka sebagai ahli seni bukanlah
dalih untuk tidak berlatih. Sebaliknya, karena mereka ahli seni,
maka mereka menyadari pentingnya latihan.


Apa yang sedang Tuhan percayakan kepada kita saat ini? Mari kerjakan
dengan kesadaran penuh untuk terus mengasah diri setiap hari. Agar
dapat menjadi pelayan-pelayan Tuhan yang handal di mana pun dan
dalam bidang apa pun, kita perlu melatih kemampuan yang sudah Dia
berikan dengan serius dan setia, tidak hanya mengandalkan semangat
dan bakat belaka. Rencanakan dengan sengaja dan sediakan waktu untuk
meningkatkan wawasan, serta melatih keterampilan, secara efektif dan
terus-menerus, tidak hanya saat ada waktu luang sisa atau selagi
mood. Pelayanan kita adalah bagi Dia, Sang Raja Semesta, yang patut
menerima pelayanan terbaik kita. --JIM

BAGI SEORANG PELAYAN TUHAN YANG SEJATI,
LATIHAN BUKANLAH IMBUHAN MELAINKAN KEBUTUHAN.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-07-28
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/07/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/07/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?1+Tawarikh+25:1-7

1 Tawarikh 25:1-7

1 Selanjutnya untuk ibadah Daud dan para panglima menunjuk
anak-anak Asaf, anak-anak Heman dan anak-anak Yedutun. Mereka
bernubuat dengan diiringi kecapi, gambus dan ceracap. Daftar
orang-orang yang bekerja dalam ibadah ini ialah yang berikut:
2 dari anak-anak Asaf ialah Zakur, Yusuf, Netanya dan Asarela,
anak-anak Asaf di bawah pimpinan Asaf, yang bernubuat dengan
petunjuk raja.
3 Dari Yedutun ialah anak-anak Yedutun: Gedalya, Zeri, Yesaya,
Simei, Hasabya dan Matica, enam orang, di bawah pimpinan ayah
mereka, Yedutun, yang bernubuat dengan diiringi kecapi pada
waktu menyanyikan syukur dan puji-pujian bagi TUHAN.
4 Dari Heman ialah anak-anak Heman: Bukia, Matanya, Uziel, Sebuel,
Yerimot, Hananya, Hanani, Eliata, Gidalti, Romamti-Ezer,
Yosbekasa, Maloti, Hotir dan Mahaziot.
5 Mereka ini sekalian adalah anak-anak Heman, pelihat raja,
menurut janji Allah untuk meninggikan tanduk kekuatannya; sebab
Allah telah memberikan kepada Heman empat belas orang anak
laki-laki dan tiga orang anak perempuan.
6 Mereka ini sekalian berada di bawah pimpinan ayah mereka pada
waktu menyanyikan nyanyian di rumah TUHAN dengan diiringi
ceracap, gambus dan kecapi untuk ibadah di rumah Allah dengan
petunjuk raja. Demikianlah keadaan bani Asaf, Yedutun dan Heman.
7 Jumlah mereka bersama-sama saudara-saudara mereka yang telah
dilatih bernyanyi untuk TUHAN--mereka sekalian adalah ahli
seni--ada dua ratus delapan puluh delapan orang.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yesaya+49-53
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yesaya+49-53


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

[i-kan-binaguru] si Pekok

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Si Pekok.
Dunia ini dipenuhi dengan berjubel orang yang pekok zaman. Rupa-rupa gayanya. Seperti balon anak-anak yang rupa-rupa warnanya. Ironisnya ,ke pekok-an semacam ini banyak kita temukan di gereja. Si pekok yang pertama agak susah kita nilai pada pandangan pertama. Bisa jadi dia tampak paling rohani di gereja. Biasanya dia jago kandang. Sibuk dengan urusan illahi. Terdepan dalam urusan yang berhubungan dengan gereja atau pelayanan. Terbelakang dalam kemasyarakatan. Membangun harga diri diatas atribut pelayanan,tetapi hatinya pekok.

Tipe pekok yang lain masih di lingkungan gereja juga. Dia adalah pengikut ulung,pengekor sejati. Mengikut apa kata orang. Tidak pernah bisa menemukan caranya sendiri. Ia mencucukkan hidungnya kemana dia suka termasuk ke pemimpinnya. Tipe ini adalah martir sejati. Berani mati jika diminta. Menunduk seperti yang buta. Hidungnya besar mencium ke mana ia ingin tertambat. Ia mencari sosok panutan dan menirunya habis-habisan,tidak memiliki pendirian,selalu ikut trend. Asal kelihatan keren.Biasanya di gereja adalah mereka yang  mudah menunduk. Bukan hanya hatinya yang jongkok.Otaknya juga mogok. Harus ditarik orang dulu baru jalan.

Ada juga pekok  jenis lain yang suka sekali melayani. Ringan tangan,otaknya juga jarang diisi hal baru dan senang melestarikannya. Mengabdi lebih kepada lembaga daripada Tuhan. Memberikan diri  untuk melayani tradisi. Sipekok ini susah diajak berubah. Berubah bagi dia adalah dosa. Apalagi mengubah hal-hal yang tradisi.

Sipekok yang berikutnya  lebih unik lagi. Dia bak artis,di idolakan dan di elu-elukan di mana-mana. Kemanapun dia pergi selalu menuai pujian bak dewa datang. Si pekok yang satu ini banyak berkeliaran di atas mimbar. Tampilannya sangat mengesankan,dan yang pasti dia tidak mengecewakan. Bisa jadi penyanyi,pengkotbah. Suaranya merdu.Kedatangannya selalu dinanti,dinantikan orang,juga dinantikan uang. Sibuk meloncat dari panggung satu ke panggung lain. Menebar pesona kerohanian dari atas mimbar. Dari jenis banyak ke pekok-an,jenis ini yang paling banyak diminati orang sebab paling cepat menghasilkan uang.

Oh ya,ada lagi pekok yang lain yang sangat bergengsi namanya si pekok DUDU: Duit dan Kedudukan. Pekok yang satu ini sibuk menjadi sinterklas akhir zaman. Memberi sumbangan kemana-mana. Berhati seperti malaikat. Padahal dia mengejar kedudukan yang tinggi. Tujuannya supaya lebih banyak mendapatkan uang.. Jenis pekok ini membuat kita terharu karena kelihatan seperti orang yang sangat pemurah dan dermawan yang berhubungan dengan gereja dan pelayanan. Padahal otaknya hanya di isi dengan dua hal. We can call him Mr.DUDU. Kadang dia sebagai actor dibelakang layar. Menjadi jemaat yang paling disayang. Bahkan pemimpin gereja lebih menurut apa kata Mr.DUDU daripada kata Tuhan.

Ada lagi pekok yang suka membangun gereja di berbagai tempat. Dia membuka gereja seperti membuka toko kelontong. Asal ada uang sedikit,mendapat tempat,langsung dia beraksi. Dia berani menantang maut demi panggilan. Mengklaim dalam nama Yesus menjadi gereja besar menyuarakan hati Allah. Padahal Tuhan tidak pernah memanggil orang untuk membangun gereja dalam arti gedung. Kita kenal orang ini biang keladi perkelahian rebutan domba di beberapa daerah. Yang paling asyik adalah melihat gaya si pekok ini. Dia menangkap si bloon tulen. Datang,duduk,diam,dengar,duit. Itu saja dia lakukan setiap minggu kalau ke gereja.Tipe setia memang,tetapi setia dalam kebodohannya.Duduk dengan manis,mendengar kotbah dengan kepala manggut-manggut.,dan setia memberi persembahan. Namun,sehabis itu,dia balik lagi ke kehidupannya. Ibadah tidak mengubah apa-apa. Dia datang karena kebiasaan. Sipekok plus ini(bloon) ini mempunyai slogan setia sampai mati. Jadi suatu saat kita mendengar berita dia mati karena kebodohannya. Dari berbagai si pekok diatas ,siapakah diri kita?
Apakah salahsatu dari pekok-pekok diatas? Jika kita sudah sadar kita masuk pekok salah satu yang diatas,apakah sebenarnya ke Kristenan kita sekarang? Itu membantu  mata hati kita mengetahui keberadaan kita saat ini. Bahwa menyandang atribut kerohanian saja tidak cukup. Tidak membuat kita lepas dari ke-pekok-an. Lalu,jika kita sudah sadar,mudah-mudah-an kita memiliki keinginan untuk berubah.
Jika sudah diperingatkan seperti beginipun,anda tidak mau berubah,maka saudara akan menjadi si pekok yang abadi,pekok sampai kekekalan,pekok till eternity.
Mimpi saya,saya sudah tereliminasi sejak awal,tak pekok lagi.
 
walz



---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

[i-kan-binaguru] si Pekok

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Dunia ini dipenuhi dengan berjubel orang yang pekok zaman. Rupa-rupa gayanya. Seperti balon anak-anak yang rupa-rupa warnanya. Ironisnya ,ke pekok-an semacam ini banyak kita temukan di gereja. Si pekok yang pertama agak susah kita nilai pada pandangan pertama. Bisa jadi dia tampak paling rohani di gereja. Biasanya dia jago kandang. Sibuk dengan urusan illahi. Terdepan dalam urusan yang berhubungan dengan gereja atau pelayanan. Terbelakang dalam kemasyarakatan. Membangun harga diri diatas atribut pelayanan,tetapi hatinya pekok.

Tipe pekok yang lain masih di lingkungan gereja juga. Dia adalah pengikut ulung,pengekor sejati. Mengikut apa kata orang. Tidak pernah bias menemukan caranya sendiri. Ia mencucukkan hidungnya kemana dia suka termasuk ke pemimpinnya. Tipe ini adalah martir sejati. Berani mati jika diminta. Menunduk seperti yang buta. Hidungnya besar mencium ke mana ia ingin tertambat. Ia mencari sosok panutan dan menirunya habis-habisan,tidak memiliki pendirian,selalu ikut trend. Asal kelihatan keren.Biasanya di gereja adalah mereka yang  mudah meninduk. Bukan hanya hatinya yang jongkon.Otaknya juga mogok. Harus ditarik orang dulu baru jalan.

Ada juga pekok  jenis lain yang suka sekali melayani. Ringan tangan,otaknya juga jarang diisi hal baru dan senang melestarikannya. Mengabdi lebih kepada lembaga daripada Tuhan. Memberikan diri  untuk melayani tradisi. Sipekok ini susah diajak berubah. Berubah bagi adalah dosa. Apalagi mengubah hal-hal yang tradisi.
Sipekok yang berikutnya  lebih unik lagi. Dia bak artis,di idolakan dan di elu-elukan di mana-mana. Kemanapun dia pergi selalu menuai pujian bak dewa dating. Si pekok yang satu ini banyak berkeliaran di atas mimbar. Tampilannya sangat mengesankan,dan yang pasti dia tidak mengecewakan. Bisa jadi penyanyi,pengkotbah. Suaranya merdu.Kedatangannya selalu dinanti,dinantikan orang,juga dinantikan uang. Sibuk meloncat dari panggung satu ke panggung lain. Menebar pesona kerohanian dari atas mimbar. Dari jenis banyak ke pekok-an,jenis ini yang paling banyak diminati orang sebab paling cepat menghasilkan uang.

Oh ya,ada lagi pekok yang lain yang sangat bergengsi namanya si pekok DUDU: Duit dan Kedudukan. Pekok yang satu ini sibuk menjadi siterklas akhir zaman. Member sumbangan kemana-mana. Berhati seperti malaikat. Padahal dia mengejar kedudukan yang tinggi. Tujuannya supaya lebih banyak mendapatkan uang.. Jenis pekok ini membuat kita terharu karena kelihatan seperti orang yang sangat pemurah dan dermawan yang berhubungan dengan gereja dan pelayanan. Padahal otaknya hanya di isi dengan dua hal. We can call him Mr.DUDU. Kadang dia sebagai actor dibelakang layar. Menjadi jemaat yang paling disayang. Bahkan pemimpin gereja lebih menurut apa kata Mr.DUDU daripada kata Tuhan.

Ada lagi pekok yang suka membangun gereja di berbagai tempat. Dia membuka gereja seperti membuka took kelontong. Asal ada uang sedikit,mendapat tempat,langsung dia beraksi. Dia berani menantang maut demi panggilan. Menglaim dalam nama yesus menjadi gereja besar menyuarakan hati Allah. Padahal Tuhan tidak pernah memanggil orang untuk membangun gereja dalam arti gedung. Kita kenal orang ini biang keladi perkelahian rebutan domba di beberapa daerah. Yang paling asyik adalah melihat gaya si pekok ini. Dia menangkap sib loon tulen. Dating,duduk,diam,dengar,duit. Itu saja dia lakukan setiap minggu kalau ke gereja.Tipe setia memang,tetapi setia dalam kebodohannya.Duduk dengan manis,mendengar kotbah dengan kepala manggut-manggut.,dan setia member persembahan. Namun,sehabis itu,dia balik lagi ke kehidupannya. Ibadah tidak mengubah apa-apa. Dia dating karena kebiasaan. Sipekok plus ini(bloon) ini mempunyai slogan setia sampai mati. Jadi suatu saat kita mendengar berita dia mati karena kebodohannya. Dari berbagai si pekok diata ,siapakah diri kita?
Apakah salahsatu dari pekok-pekok diatas? Jika kita sudah sadar kita masuk pekok  salah satu yang diatas,apakah sebenarnya ke Kristenan kita sekarang? Itu membantu mata mata hati kita mengetahui keberadaan kita saat ini. Bahwa menyandang atribut kerohanian saja tidak cukup. Tidak membuat kita lepas dari ke –pekok-an. Lalu,jika kita sudah sadar,mudah-mudah-an kita memiliki keinginan untuk berubah.
Jika sudah diperingatkan seperti beginipun,anda tidak mau berubah,maka saudara akan menjadi si pekok yang abadi,pekok sampai kekealan pekok till eternity.
Mimpi saya,saya sudah tereliminasi sejak awal,tak pekok lagi.
 
walz

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

Thursday, July 26, 2012

[i-kan-binaguru] Mati Dini

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Mati Dini.
 
Saya beberapa kali mengunjungi gereja-gereja di berbagai tempat. Mulai dari gereja kecil hingga gereja yang jemaatnya bejibun. Ada satu pola sama yang dapat dilihat. Entah di kota maupun di desa semuanya terlukis dalam satu pola. Tercium bau busuk kematian. Kematian yang lebih bersifat rohani. Saya melihat ,banyak orang muda yang kehilangan kreatifitasnya begitu memasuki gereja. Mereka menjadi orang muda yang pasif. Hanya bisa duduk,diam menyembah Tuhan,tetapi setelah itu terus –menerus jatuh bangun dalam dosa. Mereka sibuk sekali dengan rutinitas kerohanian,tetapi tindakan dan buah kehidupan mereka tidak berubah secara siginifikan. Bahkan mereka menjadi orang terbelakang dalam banyak hal. Sibuk dengan urusan rohani,tetapi anehnya tidak mengeluarkan buah sesuai dengan kesibukan mereka.

Lalu segudang pertanyaan menari-nari di kepala. Mengapa orang muda bisa begitu? Atau mengapa gereja membuat  orang muda menjadi begitu? Ada yang berpendapat orang muda itu aktif,lalu di gereja mengapa mereka itu banyak pasif? Katanya orang muda memiliki banyak ide,mengapa di gereja mereka itu malah"kere" dan terbelakang dalam ide? Anda pernah  mendengar,orang muda itu suka tantangan,tampil beda,lalu mengapa di gereja mereka banyak tumpul dan hanya menjadi buntut pemimpinnya? Lalu pertanyaan berkembang,Apa yang salah? Sistem gerejanya atau aturan ritualnya yang kaku dan mengekang umat? Apa pendetanya  sudah terlalu tua sehingga pikun mengenang bagaimana dia sewaktu muda dulu? Atau pemimpin gereja yang tidak mau dan tidak mampu memosisikan diri dan tidak bisa memfasilitasi apa yang di inginkan orang muda dalam pertumbuhan iman mereka?

Rata-rata orang muda gereja adalah penganut setia falsafah 5D: datang,Duduk,Diam,Dengar, Duit(Persembahan maksudnya). Datang dengan setia setiap minggunya. Duduk rapi,kadang berlomba di belakang. Diam dan patuh Dengar Firman Tuhan seperti  bak lagu yang membuat ngantuk. Duit sebagai persembahan ala kadarnya di akhir ritual. Hampir seperti itulah pemandangan setiap minggu.
Serba salah memang.Melanggar aturan baku dikatakan liar,tidak tahu aturan. Diam saja dikatakan pasif.Mengkritik sedikit dikatakan memberontak,tidak bisa di ajar. Sepertinya pemuda hanya dijadikan objek pemuas  ambisi pemimpin. Ada lagi anak muda hanya aktif di gereja saja,diluar gereja mereka keok.Tidak bisa menjadi garam dan terang. Kerohanian tidak diukur seberapa aktifnya seseorang di gereja. Itulah gambaran orang muda aktifis gereja. Kelihatan saleh di gereja,tetapi di masyarakat menjadi bodoh. Mata nuraninya tidak tersentuh. Pintar memimpin doa,tetapi terbelakang dalam tindakan. Bagaimana pendapat para pembaca?
Walz

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

[40-Hari-2012][18] Nashville, Tennessee di Amerika Serikat

40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA -- JUMAT, 27 JULI 2012

Nashville, Tennessee di Amerika Serikat

Kaum Muslim di Pusat Musik Country

Nashville, Tennessee, pusat musik country, merupakan kediaman bagi 11.000 orang Kurdi, 8.000 lebih orang yang berasal dari Suku Somali dan Bantu, dan juga beberapa kelompok Muslim lainnya. Terdapat 30.000 orang Muslim yang bermukim di Kawasan Nashville. Beberapa tahun yang lalu, seorang gembala gereja lokal di Nashville tergugah perhatiannya, ia berkata, "Di seluruh penjuru kota kami terdapat tetangga-tetangga baru yang Muslim. Mereka datang ke Nashville dari seluruh penjuru dunia. Tetapi saat saya mengamatinya dengan saksama, saya perhatikan bahwa kebanyakan orang Kristen di sini tidak memedulikan mereka; entah karena tidak ada kesadaran, takut, ataupun acuh tak acuh, orang-orang Kristen tidak berusaha membangun pertemanan dengan orang-orang yang telah dibawa Tuhan ke ambang pintu rumah kami."

Maka, ia mulai mempelajari sebanyak mungkin tentang orang Muslim, iman mereka, dan pandangan hidup mereka. Ketika ia sudah mendapatkannya, ia mendorong orang lain untuk melakukan hal yang sama. Setelah ia menjumpai orang-orang yang sejalan dengan pemikirannya, ia menyadari bahwa tidak akan ada keberhasilan yang nyata dalam membangun jembatan bagi Injil jika Tuhan tidak turut bekerja. Maka mulailah ia berdoa. "Setelah beberapa saat, saya menyadari bahwa Tuhan memanggil saya untuk mengajak orang lain berdoa; yaitu berdoa secara khusus dan teratur bagi orang-orang Muslim di Nashville, juga di seluruh dunia. Perubahan rohani hanya bisa terjadi melalui kuasa Tuhan. Dan kuasa Tuhan pasti dilimpahkan ketika kita berdoa."

Seperti halnya di Nashville, banyak kota besar di Amerika Serikat yang menjadi kediaman bagi ribuan orang Muslim. Tahun demi tahun, Tuhan telah membangkitkan banyak pekerja. Komunikasi, hubungan pribadi, dan sumber-sumber daya yang dibagikan telah menjadi sarana pelayanan bagi saudara Muslim. Orang percaya sudah mulai menyambut kaum imigran yang baru datang dan berdoa secara khusus bagi mereka. Sedikit sekali dilaporkan tentang adanya petobat baru yang datang pada Kristus, tetapi jumlah orang yang rindu mencari Tuhan semakin meningkat. Beberapa orang Kristen mulai mewujudkan kehidupan iman mereka dan dengan berani mengomunikasikan iman mereka kepada orang Muslim, bersamaan dengan itu mereka membangun hubungan yang hangat dan saling memercayai. Prasangka buruk dan ketidaksenangan terhadap orang Muslim masih tetap ada di Nashville, bahkan di kalangan orang Kristen. Tetapi bagi sebagian orang percaya, panggilan Yesus untuk menjadikan semua bangsa murid-Nya telah menenggelamkan prasangka buruk dan rasa tidak senang itu. Yesus menentang kebencian yang ditunjukkan orang Yahudi terhadap orang Samaria, sebaliknya Ia menjangkau seorang perempuan Samaria dengan mengoreksi pemahaman rohaninya dan memperbarui kehidupannya (Yohanes 4:4-34).

Pokok-Pokok Doa:

1. Berdoa untuk orang Kristen di Nashville, supaya semakin termotivasi dalam mengusahakan hubungan yang baik dengan kaum Muslim. Para penganut Islam adalah orang-orang yang memiliki kebutuhan dan permasalahan, dan juga beban prasangka agama yang menyulitkan mereka untuk mengerti Kabar Baik tentang Yesus Kristus. Imigran Muslim sering kali mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan budaya barat, budaya kota, dan kemandirian pribadi. Para pengikut Kristus dapat menawarkan persahabatan yang nyata dan sepantasnya kepada orang Muslim yang terkurung dalam keragaman budaya.

2. Mintalah kepada Tuhan, agar Ia memberikan kepada orang percaya ketenangan untuk hidup berdampingan dengan orang Muslim di Nashville. Berdoa agar Ia berkenan untuk memulai gerakan di kalangan orang Muslim, agar mereka datang kepada Kristus dari tengah-tengah berbagai kelompok masyarakat di kota tersebut.

3. Nashville tidak berbeda dengan beberapa kota besar di Amerika bagian Selatan. Anda juga bisa berdoa bagi orang Muslim di Memphis, Atlanta, dan Louisville.


Kontak: < doa(at)sabda.org >
Berlangganan: < subscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org >
Berhenti: < unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org >
Arsip: < http://www.sabda.org/publikasi/40hari >
(c) 2012 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"

[i-kan-humor] [e-Humor] 2080 Juli/2012

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.kristen@blogger.com

e-Humor
2080, Juli 2012

Shalom,

Apabila Anda bertemu dengan seseorang yang melakukan kesalahan, tapi tidak mau terima, malah membuat Anda jengkel, apa respons Anda? Apakah Anda akan marah? Jika jawaban Anda, "Ya, saya pasti marah," silakan belajar dari seorang wasit sepak bola, tokoh humor kita kali ini. :)

Tuhan memberkati.

Pemimpin Redaksi e-Humor,
Tatik Wahyuningsih
< tatik(at)in-christ.net >
< http://humor.sabda.org/ >


2080. MASIH PUNYA STOK KARTU

Seorang pemain dipanggil wasit karena melakukan pelanggaran keras. Pemain itu kemudian diganjar kartu kuning. "Kartu kuning untukmu!" teriak si wasit sambil mengacungkan kartu ke arah pemain itu.

"Apa yang bisa Anda lakukan jika tidak ada kartu kuning?" tanya pemain itu jengkel.

"Oh, kalau tidak ada kartu kuning, aku masih punya tiga kartu merah lagi di saku. Kamu mau?" kata si wasit dengan tenang.

[Sumber diambil dari: footballjokes]

"Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan." (Galatia 6:1) < http://alkitab.sabda.org/?Galatia+6:1 >


KUIS HUMOR

Kuis minggu lalu 133: "Aku adalah tokoh utama dari sebuah lagu, aku benda mati, tapi kalau diberi udara aku bisa terbang bebas. Apakah aku?"

- Marthim < marthin88(at)xxx >
- TMI Hisar < hisar(at)xxx > = Balon
- Bobby Depari < b_depari(at)xxx > = Balon
- Tuti Karolina < tutik(at)xxx > = Seruling atau Harmony
- Herlina < herlina(at)xxx > = Balon
- Prince Dave < prince.tamto(at)xxx > = Aku adalah sebuah Nada
- Titih Wira < titihprawira(at)xxx > = Balon
- Maz Pherry < mazpherry(at)xxx > = Balon
- Manuel Purba < purba.manuel(at)xxx > = Balon
- Susan Atika < susana(at)xxx > = Balon, betul kan hehehehe
- Wardana Nengah < wardana_nengah(at)xxx > = Balon Udara
- Anastasia Saragih < tinkerbel_srgh(at)xxx > = Balon...:)
- Evan Sibero < shikamaru_vanne(at)xxx > = Balon
- Sri Lily Sayekti < srililysayekti(at)xxx > = Balon
- Linna Johari < linna_johari_w(at)xxx > = Balon
- Melia Florentina < melia(at)xxx > = Balon
- Resti Ekaningtyas < erez_eka(at)xxx > = Balon

Jawaban e-Humor: Balon

Wow! Terima kasih ya, untuk pelanggan yang sudah berpartisipasi menjawab kuis minggu lalu. Hampir semua pelanggan menjawab dengan benar. Terlalu mudah ya soalnya? Yuk, jawab kuis berikutnya. :)

Kuis minggu ini 134: "Dokter apakah yang tidak pernah menolong orang-orang yang sakit?"

Jawaban beserta nama Anda akan diumumkan pada edisi kuis e-Humor selanjutnya. Oleh karena itu, kirim jawaban Anda secepatnya ke Redaksi e-Humor, maksimal 5 hari setelah Anda menerima edisi ini ya.

Bagi Anda yang memiliki tebak-tebakan untuk dipasang sebagai kuis di e-Humor, silakan kirim ke: < humor(at)sabda.org >. Kami tunggu jawaban dan kirimannya, ya. Terima kasih banyak!


Kontak: < humor(at)sabda.org >
Redaksi: Tatik Wahyuningsih dan Amy Grace Y.
Tim Editor: Davida Welni Dana, Novita Yuniarti, dan Santi Titik Lestari
(c) 2012 -- Yayasan Lembaga SABDA
< http://www.ylsa.org >
Rekening: BCA Pasar Legi Solo;
No. 0790266579
a.n. Yulia Oeniyati
< http://blog.sabda.org/ >
< http://fb.sabda.org/humor >
Berlangganan: < subscribe-i-kan-humor(at)hub.xc.org >
Berhenti: < unsubscribe-i-kan-humor(at)hub.xc.org >

(e-RH) Juli 27 -- SIAPA MAU TOLONG

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 27 Juli 2012
Bacaan : Yesaya 30:18-26
Setahun: 2 Raja-Raja 19; Mazmur 46,80, 135
Nats: ... Tentulah Tuhan akan mengasihani engkau, apabila engkau
berseru-seru; pada saat Ia mendengar teriakmu, Ia akan menjawab.
(Yesaya 30:19)

Judul:

SIAPA MAU TOLONG

Sebuah lirik lagu Ambon bertutur, "Siapa hendak tolong beta, beta
ini susah'e." Lirik ini bercerita tentang kesedihan dan kesusahan
orang yang hidup di perantauan, jauh dari sumber-sumber pertolongan
yang bisa didapat dan diandalkannya.


Pertolongan. Semua orang yang pernah berada dalam kondisi terdesak
dan tanpa daya tahu persis betapa berartinya hal itu. Kitab Yesaya
diawali dengan keluhan terhadap bangsa yang tidak setia, hukuman
demi hukuman ditimpakan, penindasan diizinkan. Akan tetapi, Tuhan
masih mau mendengar seruan mereka dan memperhatikan air mata mereka.
Tuhan menanti-nantikan saat untuk menyatakan kasih-Nya bagi
orang-orang yang menanti-nantikan-Nya (ayat 18). Tuhan bahkan
bersegera untuk menjawab seruan umat-Nya. Ia menunjukkan jalanNya
(ayat 21) dan memberkati mereka (ayat 23-26). Ada saatnya nanti Dia
membalut luka umat-Nya dan menyembuhkan bekas pukulan. Dialah sumber
pertolongan itu. Pertolongan Tuhan kian nyata bagi kita saat Dia
hadir dalam tubuh insani, turut merasakan kelemahan-kelemahan kita
(lihat Ibrani 4:15), dan menanggung dosa kita. Betapa bersyukur kita
memiliki Tuhan yang demikian!


Sebagai orang-orang yang dipanggil untuk mencerminkan Tuhan di dunia
ini, setiap kita yang telah merasakan pertolongan, anugerah, dan
kasih-Nya, seharusnya juga menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk
menolong sesama. Tiap hari di sekitar kita ada orang-orang yang
membutuhkan pertolongan. Kiranya kita tidak hanya puas menjadi
penonton-penonton yang duduk manis, tetapi menyediakan diri dipakai
menjadi saluran berkat, membawa mereka mengenal Tuhan, satu-satunya
Penolong yang sejati. --SCL

TUHAN MENOLONG KITA
AGAR KITA DAPAT MENOLONG SESAMA.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-07-27
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/07/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/07/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Yesaya+30:18-26

Yesaya 30:18-26

18 Sebab itu TUHAN menanti-nantikan saatnya hendak menunjukkan
kasih-Nya kepada kamu; sebab itu Ia bangkit hendak menyayangi
kamu. Sebab TUHAN adalah Allah yang adil; berbahagialah semua
orang yang menanti-nantikan Dia!
19 Sungguh, hai bangsa di Sion yang diam di Yerusalem, engkau tidak
akan terus menangis. Tentulah Tuhan akan mengasihani engkau,
apabila engkau berseru-seru; pada saat Ia mendengar teriakmu, Ia
akan menjawab.
20 Dan walaupun Tuhan memberi kamu roti dan air serba sedikit,
namun Pengajarmu tidak akan menyembunyikan diri lagi, tetapi
matamu akan terus melihat Dia,
21 dan telingamu akan mendengar perkataan ini dari belakangmu:
"Inilah jalan, berjalanlah mengikutinya," entah kamu menganan
atau mengiri.
22 Engkau akan menganggap najis patung-patungmu yang disalut dengan
perak atau yang dilapis dengan emas; engkau akan membuangnya
seperti kain cemar sambil berkata kepadanya: "Keluar!"
23 Lalu TUHAN akan memberi hujan bagi benih yang baru kamu taburkan
di ladangmu, dan dari hasil tanah itu kamu akan makan roti yang
lezat dan berlimpah-limpah. Pada waktu itu ternakmu akan makan
rumput di padang rumput yang luas;
24 sapi-sapi dan keledai-keledai yang mengerjakan tanah akan
memakan makanan campuran yang sedap, yang sudah ditampi dan
diayak.
25 Dari setiap gunung yang tinggi dan dari setiap bukit yang
menjulang akan memancar sungai-sungai pada hari pembunuhan yang
besar, apabila menara-menara runtuh.
26 Maka terang bulan purnama akan seperti terang matahari terik dan
terang matahari terik akan tujuh kali ganda, yaitu seperti
terangnya tujuh hari, pada waktu TUHAN membalut luka umat-Nya
dan menyembuhkan bekas pukulan.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?2+Raja-Raja+19
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/2+Raja-Raja+19
http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+46,80,+135


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Wednesday, July 25, 2012

Re: [i-kan-binaguru] Mengapa ada baptisan anak di gereja?

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Terimakasih Pak Fiertra untuk informasinya..sekarang sdh tidak garuk2 kepala Pak hehehe


From: "Cahya, Fiertra" <fiertra.cahya@hp.com>
To: Diskusi e-BinaGuru <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Sent: Thursday, 26 July 2012, 10:25
Subject: RE: [i-kan-binaguru] Mengapa ada baptisan anak di gereja?

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Ini yang bisa di-share, sedikit menurut ke sejarah, sekali lagi TIDAK untuk di-pertentangkan, sekedar u/ informasi saja, jika ASM kita ada yang tanya2…
(GSM gak bengong garuk2 kepala doang, he3x…)
 
---------------------------------------------------------------
 
Sori maksudku bukan Calvinist, tapi Reformists (Swingli) yang kepercayaannya sangat mirip Calvinists, mereka juga menganiaya, membunuh, mengejar, menjarah, merampas orang-orang Anabaptists.
 
Gak ada ayat yang spesifik; ayat yang mengarah kesanapun bisa ditanggapi berbeda.  Baby dedication bukan sakramen, tetapi satu tindakan personal dari orang tua.  Tidak diharuskan.

Timbulkanya baby dedication berasal dari gerakan anabaptis dan baptis. Gerakan ini membaptis kembali (sebagian dengan selam, sebagian tidak) semua orang percaya yang sudah pernah dibaptis  waktu mereka kecil karena dianggap bahwa anak kecil tidak memiliki kehendak bebas untuk menentukan pilihan ikut Tuhan.  Gerakan ini menyatakan bahwa anak-anak tidak pantas untuk dibaptis tapi boleh didedikasikan kepada Tuhan (dasar diambil cerita Hana dan Elkana di 1 Samuel, Keluaran 13 dan mengenai anak-anak yang datang kepada Yesus. 

Awalnya gerakan anabaptis (Menno Simmon) dan baptis (banyak pendiri) dikejar-kejar dan dibunuh, dianiaya, dijarah, dirampas oleh orang-orang Protestan (Lutheran dan Reformist/ Swingli) maupun Katolik.  Orang-orang anababtis ini lari kemana-mana  tetapi lama kelamaan mereka diterima, dan malah prakteknya diterima dalam gereja-gereja lain. 
 
Gerakan pentakosta adalah salah satu gerakan yang menerima kebenaran bahwa anak-anak tidak boleh dibaptis tetapi diserahkan kepada gereja. Semua gereja Baptis tidak membaptis anak kecil dan membaptis orang dewasa dengan cara selam. 
 
Gereja-2 anabaptis, seperti Mennonite (GKMI di Indonesia) itu membaptis orang dewasa (tidak dengan cara selam setahu-ku), tapi Mennonite lainnya (seperti JKI – Jemaat Kristen Indonesia, Petrus Agung) membaptis dengan cara selam orang-orang dewasa.
 
 
Begitu saja, dikutip dari Kakak Rohani aku (Greg)
 
 
From: i-kan-binaguru@hub.xc.org [mailto:i-kan-binaguru@hub.xc.org] On Behalf Of jeni@post.asaba.co.id
Sent: Wednesday, July 25, 2012 5:37 PM
To: Diskusi e-BinaGuru
Subject: RE: [i-kan-binaguru] Mengapa ada baptisan anak di gereja?
 
--------------------------------------------------------------------- 
e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU   
--------------------------------------------------------------------- 
 
Dear all,
 
Setuju dengan Pak Fiertra Cahya, jangan di-pertentangkan, yang penting kita mengerti sudut pandang dari saudara2 kita yang lain…
Tetap satu dalam Iman kepada Tuhan Yesus Kristus.
 
Salam
 
Jenny
 
 
 

From: i-kan-binaguru@hub.xc.org [mailto:i-kan-binaguru@hub.xc.org] On Behalf Of Cahya, Fiertra
Sent: 25072012 9:16 AM
To: Diskusi e-BinaGuru
Subject: RE: [i-kan-binaguru] Mengapa ada baptisan anak di gereja?
 
--------------------------------------------------------------------- 
e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU   
--------------------------------------------------------------------- 
 
Pak Walz,
Yang saya pelajari dari jemaat kami:
 
-       Baptisan air sekedar prosesi/ upacara belaka, kalau tidak disertai dengan KUASA & PENGAKUAN dari baptisan itu sendiri
-       Pengakuan itu sendiri (menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan & juru selamat) dan Kuasa dari Baptisan Air (manusia lama sudah mati dan bangkit sebagai manusia baru) harus dimengerti terlebih dahulu o/ yang akan dibabtis, sehingga dengan iman Kuasa & Pengakuan itu menjadi nyata..
-       Jemaat kami percaya, anak2 itu "DISERAHKAN" oleh orang tua-nya, diakui dihadapan jemaat bahwa anak ini adalah milik Tuhan dan orang tua akan berjanji mendidik & merawat anak ini seperti kasih dari Kristus, sesuai dengan jalan2 Firman-NYA, dan dalam takut akan Tuhan (ini ayat2nya di FT banyak banget, ada yang bisa share ?).
 
Anak2 yang dibabtis tanpa pengertian & menerima Tuhan Yesus terlebih dahulu (secara sadar & karena mengerti) tidak beda-nya dengan anak2 lain yang bermain2 di kolam renang barangkali, lalu ada pendeta/ gembala yang mendoakan dari pinggir kolam, beda-nya suasana yang lebih hening/ hikmad saja saat prosese babtisan, tidak ada canda riang-tawa.
 
 
Ini sekedar u/ memberikan wawasan lain-nya disamping yang Pak Wals sampaikan, dalam perbedaan terdapat kekayaan… jangan di-pertentangkan, yang penting kita mengerti sudut pandang dari saudara2 kita yang lain…
 
 
GBU,
Fiertra Cahya
 
 
From: i-kan-binaguru@hub.xc.org [mailto:i-kan-binaguru@hub.xc.org] On Behalf Of walsinur silalahi
Sent: Sunday, July 22, 2012 9:57 AM
To: Diskusi e-BinaGuru
Subject: [i-kan-binaguru] Mengapa ada baptisan anak di gereja?
 
--------------------------------------------------------------------- 
e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU   
--------------------------------------------------------------------- 
 
 
 
 
Selamat hari Minggu teman-teman. Saya forward disini ttg babptisan anak untuk memperkaya kita.
Tks. Wals
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
Di dalam bukunya, Drs. J. J. Schreuder menjelaskan prinsip-prinsip Alkitab dari
Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru tentang baptisan anak. Baptisan adalah
tanda sekaligus materai perjanjian Allah bagi umat-Nya. Tanda dan materai
perjanjian itu pertama kali bagi Abraham melalui sunat, kemudian dilanjutkan
bagi umat pilihan-Nya di segala usia dan jenis kelamin. Setelah itu, di dalam
Perjanjian Baru, Alkitab mengajarkan tanda sunat diganti menjadi baptisan
sebagai tanda dan materai janji Allah bagi umat-Nya tanpa memandang usia, jenis
kelamin, bangsa, status sosial, dll. Karena janji Allah diberikan kepada
seluruh umat-Nya tanpa pandang bulu, maka anak-anak kecil pun juga mendapat
berkat perjanjian tersebut, sehingga tidak salah jika mereka dibaptis. Namun,
yang perlu diperhatikan adalah baptisan bukan jaminan manusia pasti dibenarkan,
karena sekali lagi, baptisan hanya tanda dan materai perjanjian Allah. Jadi,
meskipun manusia, khususnya anak-anak, sudah dibaptis, orangtua perlu mengajar
mereka untuk beriman. Jika anak-anak yang telah dibaptis, namun ketika beranjak
dewasa, mereka melawan Allah, maka mereka tidak menerima berkat perjanjian
Allah itu. Biarlah buklet sederhana yang dilengkapi dengan penjelasan ayat-ayat
Alkitab yang cukup dan bertanggung jawab memimpin kita untuk mengerti praktik
baptisan anak yang sesuai dengan prinsip-prinsip Alkitab secara integratif.
 
"Kerendahan hati yang rohani merupakan suatu kesadaran yang dimiliki seorang Kristen tentang betapa miskin dan menjijikkannya dirinya, yang memimpinnya untuk merendahkan dirinya dan meninggikan Allah semata."
(Rev. Jonathan Edwards, A.M., Pengalaman Rohani Sejati, hlm. 100)
 
--------------------------------------------------------------------- 
 Bergabung kirim e-mail ke:      
 Berhenti kirim e-mail ke:     
 Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru 
--------------------------------------------------------------------- 
 
--------------------------------------------------------------------- 
 Bergabung kirim e-mail ke:      
 Berhenti kirim e-mail ke:     
 Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru 
--------------------------------------------------------------------- 
 
--------------------------------------------------------------------- 
 Bergabung kirim e-mail ke:      
 Berhenti kirim e-mail ke:     
 Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru 
--------------------------------------------------------------------- 

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   



---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   
Miliki Blog atau Website Sendiri
Dapatkan Panduannya
Hubungi : 0813 5643 8312 - 0857 5737 8151 - 0431 8013154
Format SMS : Panduan Isi Pesan
Klik Demo / Contoh & Tutor Tingkat Menengah
atau pilih template :
Klik, Pilih & Pesan Sekarang / Contoh & Tutor Tingkat Menengah
G R A T I S
The Christian Blog @ 2011 - 2012
Designer : Joni Wawoh, SH
hostgator promo