Renungan Harian & Leadership Kristen
| Renungan | Bina | Bio | Buku | Doa | E-JEMMi | Kisah | Konsel | Leadership | Wanita | Humor |

Saturday, September 14, 2013

Kalender Doa SABDA: 16 -- 22 September 2013

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.christ@blogger.com

KADOS -- Edisi 167 (16 -- 22 September 2013)

Salam damai Kristus,

Hidup kita adalah anugerah Tuhan. Itulah yang sering kali terlupakan karena hati dan pikiran kita lebih condong pada rutinitas dan permasalahan yang kita hadapi setiap hari. Seberapa besarkah kesadaran kita terhadap anugerah Tuhan? Apakah adil apabila kita melupakan anugerah Tuhan yang tak ternilai itu dan tidak mensyukurinya, hanya karena rutinitas dan permasalahan hidup kita? Kita harus ingat bahwa hanya karena anugerah Tuhan sajalah, kita bisa hidup sampai hari ini. Tanamkan firman Tuhan ini di dalam hati Anda dan lakukanlah, "TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya" (Mazmur 28:7). Setelah itu, berdoalah kepada Tuhan Yesus untuk pokok-pokok doa di bawah ini. Tuhan memberkati.

Pemimpin Redaksi KADOS,
Santi T.
< santi(at)in-christ.net >
< http://doa.sabda.org >


16 September 2013 -- Penyandang Cacat di Indonesia

Tidak semua orang terlahir dengan keadaan fisik yang sempurna. Namun, meskipun ada beberapa saudara kita yang mengalami ketidaksempurnaan/kecacatan fisik, mereka tetaplah seseorang yang diberkati dan dikasihi oleh Tuhan karena setiap kehidupan adalah anugerah Tuhan. Bersyukur kepada Tuhan jika saat ini pemerintah telah menyediakan tempat rehabilitasi khusus untuk penyandang cacat, juga orang-orang yang rela mendampingi para penyandang cacat dalam keterbatasan mereka. Mari berdoa kepada Tuhan Yesus untuk semua penyandang cacat di Indonesia supaya mereka tetap tegar dan bersemangat dalam menjalani hari-hari mereka. Berdoalah juga untuk orang Kristen yang mengalami cacat fisik supaya mereka tetap berpengharapan di dalam Tuhan dan menjadi berkat melalui keterbatasan mereka.

17 September 2013 -- Buku-Buku Renungan Kristen

Saat ini, kita tidak akan kesulitan mendapatkan buku-buku renungan Kristen. Jika kita pergi ke toko-toko buku Kristen, kita akan menjumpai berbagai macam buku renungan Kristen dari berbagai penerbit. Bahkan, satu penerbit buku Kristen pun bisa menerbitkan beberapa jenis buku renungan Kristen, mulai dari renungan anak, remaja, dewasa, bahkan lansia. Dari berbagai jenis buku renungan ini, tentunya ada banyak penulis renungan yang berkontribusi di dalamnya. Berdoalah kepada Tuhan Yesus agar penulis renungan bisa menyajikan renungan yang alkitabiah, sesuai dengan firman Tuhan dan nilai-nilai Kristen. Berdoalah juga supaya para pembaca renungan semakin bertumbuh di dalam Kristus.

18 September 2013 -- Pemerhati Penderita Kanker di Indonesia

Wahyu Dramastuti, yang dijuluki sebagai si penolong penderita kanker, adalah orang percaya yang mengabdikan dirinya untuk melayani para penderita kanker. Selain melayani para penderita kanker, ia juga berprofesi sebagai wartawan. Banyak tantangan yang harus ia hadapi dalam pelayanan ini, tetapi ia menganggap kesulitan-kesulitan ini sebagai wujud konkret yang harus ia alami saat memanggul salibnya. Berdoalah kepada Tuhan Yesus agar Wahyu Dramastuti tetap setia dalam melayani Tuhan melalui para penderita kanker yang ia dampingi. Kiranya, pelayanannya dapat menginspirasi banyak orang percaya untuk melayani Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama.

Sumber: http://www.hidupkatolik.com/2013/05/08/menderita-bersama-penderita-kanker

19 September 2013 -- Perumahan

Memiliki tempat tinggal/rumah menjadi impian setiap orang. Memang, seseorang, bahkan keluarga, akan mengalami kesulitan dalam hal ekonomi dan kesejahteraan keluarga apabila tidak mempunyai rumah sendiri. Biaya untuk kos atau mengontrak rumah sering kali menjadi beban tersendiri bagi kepala keluarga. Ditambah lagi dengan kesejahteraan keluarga yang terasa "kurang" karena mereka harus berpindah-pindah tempat tinggal dalam kurun waktu tertentu. Tidak heran bila saat ini ada banyak usaha dari pihak swasta dan pemerintah untuk menolong masyarakat dalam hal ini. Banyak perumahan didirikan, dan masyarakat bisa menempatinya dengan pembayaran secara kredit atau bantuan KPR. Berdoalah kepada Tuhan Yesus supaya usaha pihak swasta dan pemerintah ini bisa efektif dan semakin menyejahterakan masyarakat.

20 September 2013 -- Kepedulian Orang Tua terhadap Anak

Peranan orang tua sangat penting untuk perkembangan anak-anak mereka, baik secara rohani, jasmani, kehidupan sosial, etika, kecerdasan, rasa bertanggung jawab, dll.. Bisa dikatakan, keberadaan dan kepedulian orang tua terhadap anak menjadi faktor penting keberhasilan anak dalam kehidupannya. Anak membutuhkan seseorang yang bisa dijadikan teladan. Karena lingkungan yang pertama kali ditempati oleh anak adalah keluarga, maka orang tualah yang akan menjadi teladan bagi mereka. Mari kita berdoa kepada Tuhan Yesus supaya setiap orang tua, khususnya orang tua Kristen, dapat menjadi teladan yang baik dan benar bagi anak-anak mereka, sama seperti Kristus telah menjadi teladan bagi setiap orang percaya.

21 September 2013 -- Proyek Alkitab Mudah Dibaca

Saat ini, YLSA sedang menyelesaikan pengerjaan proyek Alkitab Mudah Dibaca (AMD). Diharapkan dalam waktu dekat ini, proyek AMD bisa diselesaikan dengan hasil yang maksimal. Alkitab ini menggunakan bahasa Indonesia yang mudah dibaca, didengar, dan dimengerti, dengan tujuan supaya kaum awam bisa tertolong untuk memahami firman Tuhan. Berdoalah kepada Tuhan Yesus agar setiap orang yang terlibat dalam pengerjaan proyek ini terus mengalami kedekatan dengan Tuhan, bertumbuh dalam iman, sehingga pengerjaan AMD bisa memberkati masyarakat Indonesia yang nantinya akan menggunakan Alkitab ini.

22 September 2013 -- Jalan di Pedesaan yang Rusak

Tidak dimungkiri bahwa ada beberapa ruas jalan, khususnya di daerah pedesaan, yang saat ini dalam keadaan tidak kondusif untuk para pengguna jalan. Banyaknya lubang di beberapa sisi jalan sering kali mengakibatkan kecelakaan dan ketidaknyamanan para penggunanya. Mari kita berdoa agar pemerintah lebih memperhatikan kondisi infrastruktur desa, terutama jalan, supaya aktivitas masyarakat desa bisa lancar. Selain itu, berdoa juga untuk masyarakat desa, terutama orang-orang Kristen yang tinggal di pedesaan, supaya bisa saling bekerja sama antarwarga dan pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur desa.


Kontak: doa(at)sabda.org
Redaksi: Santi T.
Berlangganan: subscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/kados/arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2013 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

(e-RH) September 15 -- BACAAN BERKUALITAS

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 15 September 2013
Bacaan : Roma 1 : 16­17
Setahun: Daniel 1-3
Nats: Sebab di dalamnya dinyatakan pembenaran oleh Allah, yang
bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada
tertulis: "Orang yang dibenarkan karena imannya, akan hidup."
(Roma 1:17)

Judul:

BACAAN BERKUALITAS

Pagi itu Ria membaca selembar kertas berisi panduan bacaan Alkitab
selama setahun. Di sampingnya terdapat sebuah Alkitab. Tak lama
kemudian, Ria mulai membuka dan membaca Alkitab sesuai dengan pasal
dan ayat yang tercantum pada kertas tadi. Ria sedang belajar
mendisiplinkan diri untuk membaca Alkitab setiap hari. Keinginan ini
bermula dari kesaksian temannya yang mendapat banyak berkat setelah
membaca Alkitab secara rutin setiap hari.



Membaca antara lain bermanfaat untuk menambah wawasan, mendapatkan
banyak informasi, memperoleh pengetahuan, dan masih banyak lagi.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selektif dalam memilih
bahan bacaan yang akan kita baca. Seiring dengan kemajuan zaman,
tersedia semakin banyak sumber informasi dan semakin mudah akses
untuk mendapatkan informasi. Namun, kita perlu waspada karena tidak
semua bacaan memiliki manfaat yang positif. Ada bacaan yang malah
dapat berpengaruh buruk jika kita tidak menyikapinya secara
bijaksana.



Karena itu, meluangkan waktu untuk secara teratur membaca Alkitab
adalah pilihan yang tepat. Alkitab berisi firman Allah, suatu kabar
baik yang akan menyelamatkan mereka yang percaya dari pengaruh
ajaran yang menyimpang dari kebenaran. Alkitab berisi kebenaran
Allah yang nyata, bertolak dari iman dan memimpin kepada iman. Iman
yang akan memimpin setiap orang untuk berjalan dalam kebenaran Allah
(ay. 17). Nah, sudahkah kita membiasakan diri untuk membaca Alkitab
secara teratur? --Wahyu Barmanto

DENGAN MENGENAL KEBENARAN FIRMAN ALLAH,
KITA AKAN LEBIH MUDAH MENGENALI KEPALSUAN.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/09/15/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/09/15/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Roma+1+:+16­17

Roma 1 : 16­17

16 Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena
Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang
percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.
17 Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman
dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar
akan hidup oleh iman."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Daniel+1-3
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Daniel+1-3


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Friday, September 13, 2013

(e-RH) September 14 -- MULUTMU HARIMAUMU

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 14 September 2013
Bacaan : Mazmur 141:1-10
Setahun: Yehezkiel 46-48
Nats: Awasilah mulutku, ya TUHAN, berjagalah pada pintu bibirku!
(Mazmur 141:3)

Judul:

MULUTMU HARIMAUMU

Pepatah "mulutmu harimaumu" mengajarkan kepada kita bahwa
perkataan yang keluar dari mulut ini harus kita kendalikan. Jika
tidak, perkataan itu menjadi 'galak' seperti harimau yang bisa
menerkam balik kita. Mulut adalah media untuk mengartikulasikan
segala sesuatu yang ada di dalam pikiran dan hati. Oleh karena itu,
pepatah ini ingin mengajarkan kepada kita untuk selalu mengendalikan
mulut kita. Dengan apakah kita mengendalikannya?



Pemazmur mengajarkan kepada kita, bahwa untuk menyaring perkataan
yang keluar dari mulut kita, tidak cukup dengan usaha sendiri,
melainkan dengan berdoa. Berdoa adalah perlawanan yang paling tepat
terhadap perkataan yang kotor dan jahat. Dalam doanya pada waktu
petang, Daud berseru kepada Tuhan, meminta Tuhan melindungi dan
memampukannya untuk hidup bagi kemuliaan-Nya. Permohonan ini begitu
penting sehingga Daud berharap agar Tuhan menolongnya dalam
pergumulan melawan berbagai bentuk pencobaan. Ia meminta Allah
mengontrol perkataan, pikiran, dan tindakannya.



Kerinduan orang percaya adalah hidup kudus dalam setiap aspek
kehidupannya. Dosa dalam berbagai bentuk akan berusaha
menyimpangkannya. Yang berupa perkataan, misalnya, kita mengucapkan
kata-kata kasar yang menyakitkan orang lain. Padahal, kita
seyogyanya mengucapkan kata-kata yang penuh kasih dan membangun
orang lain. Selaku pengikut Tuhan, kita perlu terus berdoa meminta
tuntunan-Nya. Dengan berdoa, kita menaklukkan diri kepada Allah
hingga terhindar dari dosa karena mulut kita. --Eddy Nugroho

KARENA SEPATAH KATA ORANG BISA DIANGGAP PANDAI;
KARENA SEPATAH KATA PULA ORANG BISA DIANGGAP BODOH. ­LUN GI

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/09/14/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/09/14/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+141:1-10

Mazmur 141:1-10

1 Mazmur Daud. Ya TUHAN, aku berseru kepada-Mu, datanglah segera
kepadaku, berilah telinga kepada suaraku, waktu aku berseru
kepada-Mu!
2 Biarlah doaku adalah bagi-Mu seperti persembahan ukupan, dan
tanganku yang terangkat seperti persembahan korban pada waktu
petang.
3 Awasilah mulutku, ya TUHAN, berjagalah pada pintu bibirku!
4 Jangan condongkan hatiku kepada yang jahat, untuk melakukan
perbuatan-perbuatan yang fasik bersama-sama dengan orang-orang
yang melakukan kejahatan; dan jangan aku mengecap sedap-sedapan
mereka.
5 Biarlah orang benar memalu dan menghukum aku, itulah kasih;
tetapi janganlah minyak orang fasik menghiasi kepalaku! Sungguh
aku terus berdoa menentang kejahatan-kejahatan mereka.
6 Apabila mereka diserahkan kepada hakim-hakimnya, maka mereka
akan mendengar, bahwa perkataan-perkataanku menyenangkan.
7 Seperti batu yang dibelah dan dihancurkan di tanah, demikianlah
akan berhamburan tulang-tulang mereka di mulut dunia orang mati.
8 Tetapi kepada-Mulah, ya ALLAH, Tuhanku, mataku tertuju;
pada-Mulah aku berlindung, jangan campakkan aku!
9 Lindungilah aku terhadap katupan jerat yang mereka pasang
terhadap aku, dan dari perangkap orang-orang yang melakukan
kejahatan.
10 Orang-orang fasik akan jatuh serentak ke dalam jala mereka,
tetapi aku melangkah lalu.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yehezkiel+46-48
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yehezkiel+46-48


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Re: Bls: Re: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

tahun ini kami juga masih memberikan hadiah.
tapi bentuknya belum di tentukan. tetapi selalu hadiah yg seragam (dari anak kecil sampai besar)

hadiah yg pernah diberikan (untuk menjadi ide saja)
- ember kecil (diberi tulisan , tema dan ayat yg berkaitan dg natal th itu) , embernya diisi dengan susu, dll

- lampu meja, terbuat dari acrylic, dg design dan sedikit kata untuk mengingat tema.

- tempat alkitab (tetapi ini membuat anak2 jadi bingung dan sering tertukar alkitabnya sebab sampulnya sama semua.

- tas untuk ke sekolah minggu. (tas ini bertahan cukup lama, ada yg pakai sudah 5 tahun, masih dipakai ke sekolah minggu) 

- kaos (agak terlalu umum)

- handuk (juga terlalu umum)

- bantal kecil dg tulisan/ ayat

itu saja yg pernah diberikan disekolah minggu kami

tentang biaya, kadang2 ada orang tua anak. yg ingin berpartisipasi, ya diterima dengan senang hati

Lukas


From: "valent_geda@yahoo.com" <valent_geda@yahoo.com>
To: Diskusi e-BinaGuru <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Sent: Friday, September 13, 2013 5:04 PM
Subject: Re: Bls: Re: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Dear all,

Setiap Natal Sekolah Minggu memang dana utk Hadiah yg paling besar. Malah kadang sampai kebingungan mau ksh hadiah apa.

Sebenarnya utk hadiah itu pasti diinginkan anak". Karena itu dunianya. Dan menurut saya hadiah tdk diukur dr seberapa besar atau nominal tp niat kita di hari Natal utk berbagi dengan Anak". N saya setuju sekali utk hadiah yg diberikan yg bermanfaat. Jd bisa dipakai dan dikenang.

Jd, kadang miris aja kalo Natal gak dpt hadiah. Karena itu moment besar. Anak" tersenyum selalu pada moment itu. Meski mama n papanya pasti bs kasih lebih indah. Tp kalo dr Sekolah Minggu itu akan menjadi kenangan manis buat mereka.

:) mari rayakan Natal dengan kasih rekan"....GBU always...



Regards
Valent
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: onysaragih@yahoo.com
Sender: i-kan-binaguru@hub.xc.org
Date: Fri, 13 Sep 2013 08:22:55 +0000
To: Diskusi e-BinaGuru<i-kan-binaguru@hub.xc.org>
ReplyTo: "Diskusi e-BinaGuru" <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Subject: Bls: Re: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Pas banget momentnya dgn sharing hari īиī terkait souvenir natal bhw ∂ï tempat kami jg mulai thn īиī sdh tdk memberikn souvenir lg sbab sebisa mgkn kami ♏αu berhematlah..Bukan berarti menutup pemberian hadiah buat anak2, tp krn kami jg membrikn reward 2 kali dlm sethn dan pemberian hadiah u yg berprestasi..
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: deddy.effendi84@gmail.com
Sender: i-kan-binaguru@hub.xc.org
Date: Fri, 13 Sep 2013 02:41:51 +0000
To: Diskusi e-BinaGuru<i-kan-binaguru@hub.xc.org>
ReplyTo: "Diskusi e-BinaGuru" <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Subject: Re: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Wah bahasan yang menarik,
Untuk hadiah memang tidak harus ada namun biasanya hal ini akan membuat ASM memiliki kenangan yang manis tentang sekolah minggu. ( Saya pun masih menyimpan souvenir2 yang diberikan Guru2 Sekolah minggu saya, dan sebagian besar saya ingat saya dapat waktu kapan). Untuk hadiah sebaiknya bukan yang habis dikonsumsi seperti makanan atau snack2 yang tidak sehat tetapi yang lebih bermanfaat seperti tas, handuk, alkitab atau yang lainnya. Menurut saya tujuan dari souvenir bukan imbalan, bukan pula sogokan, bukan pula iming-iming, namun souvenir atau hadiah adalah sarana yang baik untuk mengingatkan anak2 tentang hangatnya persekutuan di Sekolah Minggu.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: djan sian <djan_sian@yahoo.com>
Sender: i-kan-binaguru@hub.xc.org
Date: Thu, 12 Sep 2013 19:10:10 -0700 (PDT)
To: Diskusi e-BinaGuru<i-kan-binaguru@hub.xc.org>
ReplyTo: "Diskusi e-BinaGuru" <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Cc: meilania@telkom net<meilania@telkom.net>
Subject: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   
Syallom,
Rekan rekan guru sebentar lagi khan kta akan merayakan Natal,digereja kami majelis akan menghapuskan pemberian dana u/ pemberian hadiah/bingkisan Natal untuk anak2 SM dg alasan tidak mendidik,anak2 dtg kegereja dtg aja beribadah jangan mengharapkan hadiah.
Tapi ada yg berpendapat anak2 memang identik dg bermain & mereka paling senang dg hadiah2,saat mereka kecil mereka mmang mengharapkan hadiah,tp seiring dg waktu sesudah mereka dewasa pandangan it akan berubah dg sendirinya,mereka tdk mengharapkan hadiah lagi,jd tidak usah kuatir.
Bagaimana menurut pendapat rekan2 Guru?.....& bagaimana hadiah / souvenir digereja masing2?
Terima kasih Tuhan Yesus Memberkati.
Salam kasih,
Djansian


Sent from Yahoo! Mail on Android
---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   



---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

Re: Bls: Re: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Dear all,

Setiap Natal Sekolah Minggu memang dana utk Hadiah yg paling besar. Malah kadang sampai kebingungan mau ksh hadiah apa.

Sebenarnya utk hadiah itu pasti diinginkan anak". Karena itu dunianya. Dan menurut saya hadiah tdk diukur dr seberapa besar atau nominal tp niat kita di hari Natal utk berbagi dengan Anak". N saya setuju sekali utk hadiah yg diberikan yg bermanfaat. Jd bisa dipakai dan dikenang.

Jd, kadang miris aja kalo Natal gak dpt hadiah. Karena itu moment besar. Anak" tersenyum selalu pada moment itu. Meski mama n papanya pasti bs kasih lebih indah. Tp kalo dr Sekolah Minggu itu akan menjadi kenangan manis buat mereka.

:) mari rayakan Natal dengan kasih rekan"....GBU always...



Regards
Valent
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: onysaragih@yahoo.com
Sender: i-kan-binaguru@hub.xc.org
Date: Fri, 13 Sep 2013 08:22:55 +0000
To: Diskusi e-BinaGuru<i-kan-binaguru@hub.xc.org>
ReplyTo: "Diskusi e-BinaGuru" <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Subject: Bls: Re: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Pas banget momentnya dgn sharing hari īиī terkait souvenir natal bhw ∂ï tempat kami jg mulai thn īиī sdh tdk memberikn souvenir lg sbab sebisa mgkn kami ♏αu berhematlah..Bukan berarti menutup pemberian hadiah buat anak2, tp krn kami jg membrikn reward 2 kali dlm sethn dan pemberian hadiah u yg berprestasi..
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: deddy.effendi84@gmail.com
Sender: i-kan-binaguru@hub.xc.org
Date: Fri, 13 Sep 2013 02:41:51 +0000
To: Diskusi e-BinaGuru<i-kan-binaguru@hub.xc.org>
ReplyTo: "Diskusi e-BinaGuru" <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Subject: Re: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Wah bahasan yang menarik,
Untuk hadiah memang tidak harus ada namun biasanya hal ini akan membuat ASM memiliki kenangan yang manis tentang sekolah minggu. ( Saya pun masih menyimpan souvenir2 yang diberikan Guru2 Sekolah minggu saya, dan sebagian besar saya ingat saya dapat waktu kapan). Untuk hadiah sebaiknya bukan yang habis dikonsumsi seperti makanan atau snack2 yang tidak sehat tetapi yang lebih bermanfaat seperti tas, handuk, alkitab atau yang lainnya. Menurut saya tujuan dari souvenir bukan imbalan, bukan pula sogokan, bukan pula iming-iming, namun souvenir atau hadiah adalah sarana yang baik untuk mengingatkan anak2 tentang hangatnya persekutuan di Sekolah Minggu.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: djan sian <djan_sian@yahoo.com>
Sender: i-kan-binaguru@hub.xc.org
Date: Thu, 12 Sep 2013 19:10:10 -0700 (PDT)
To: Diskusi e-BinaGuru<i-kan-binaguru@hub.xc.org>
ReplyTo: "Diskusi e-BinaGuru" <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Cc: meilania@telkom net<meilania@telkom.net>
Subject: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Syallom,

Rekan rekan guru sebentar lagi khan kta akan merayakan Natal,digereja kami majelis akan menghapuskan pemberian dana u/ pemberian hadiah/bingkisan Natal untuk anak2 SM dg alasan tidak mendidik,anak2 dtg kegereja dtg aja beribadah jangan mengharapkan hadiah.
Tapi ada yg berpendapat anak2 memang identik dg bermain & mereka paling senang dg hadiah2,saat mereka kecil mereka mmang mengharapkan hadiah,tp seiring dg waktu sesudah mereka dewasa pandangan it akan berubah dg sendirinya,mereka tdk mengharapkan hadiah lagi,jd tidak usah kuatir.

Bagaimana menurut pendapat rekan2 Guru?.....& bagaimana hadiah / souvenir digereja masing2?
Terima kasih Tuhan Yesus Memberkati.

Salam kasih,

Djansian


Sent from Yahoo! Mail on Android

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

Bls: Re: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Pas banget momentnya dgn sharing hari īиī terkait souvenir natal bhw ∂ï tempat kami jg mulai thn īиī sdh tdk memberikn souvenir lg sbab sebisa mgkn kami ♏αu berhematlah..Bukan berarti menutup pemberian hadiah buat anak2, tp krn kami jg membrikn reward 2 kali dlm sethn dan pemberian hadiah u yg berprestasi..
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: deddy.effendi84@gmail.com
Sender: i-kan-binaguru@hub.xc.org
Date: Fri, 13 Sep 2013 02:41:51 +0000
To: Diskusi e-BinaGuru<i-kan-binaguru@hub.xc.org>
ReplyTo: "Diskusi e-BinaGuru" <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Subject: Re: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Wah bahasan yang menarik,
Untuk hadiah memang tidak harus ada namun biasanya hal ini akan membuat ASM memiliki kenangan yang manis tentang sekolah minggu. ( Saya pun masih menyimpan souvenir2 yang diberikan Guru2 Sekolah minggu saya, dan sebagian besar saya ingat saya dapat waktu kapan). Untuk hadiah sebaiknya bukan yang habis dikonsumsi seperti makanan atau snack2 yang tidak sehat tetapi yang lebih bermanfaat seperti tas, handuk, alkitab atau yang lainnya. Menurut saya tujuan dari souvenir bukan imbalan, bukan pula sogokan, bukan pula iming-iming, namun souvenir atau hadiah adalah sarana yang baik untuk mengingatkan anak2 tentang hangatnya persekutuan di Sekolah Minggu.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: djan sian <djan_sian@yahoo.com>
Sender: i-kan-binaguru@hub.xc.org
Date: Thu, 12 Sep 2013 19:10:10 -0700 (PDT)
To: Diskusi e-BinaGuru<i-kan-binaguru@hub.xc.org>
ReplyTo: "Diskusi e-BinaGuru" <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Cc: meilania@telkom net<meilania@telkom.net>
Subject: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Syallom,

Rekan rekan guru sebentar lagi khan kta akan merayakan Natal,digereja kami majelis akan menghapuskan pemberian dana u/ pemberian hadiah/bingkisan Natal untuk anak2 SM dg alasan tidak mendidik,anak2 dtg kegereja dtg aja beribadah jangan mengharapkan hadiah.
Tapi ada yg berpendapat anak2 memang identik dg bermain & mereka paling senang dg hadiah2,saat mereka kecil mereka mmang mengharapkan hadiah,tp seiring dg waktu sesudah mereka dewasa pandangan it akan berubah dg sendirinya,mereka tdk mengharapkan hadiah lagi,jd tidak usah kuatir.

Bagaimana menurut pendapat rekan2 Guru?.....& bagaimana hadiah / souvenir digereja masing2?
Terima kasih Tuhan Yesus Memberkati.

Salam kasih,

Djansian


Sent from Yahoo! Mail on Android

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

[i-kan-humor] [e-Humor] GAMBAR SEGITIGA -- 2253 September/2013

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.christ@blogger.com

e-Humor
2253, September 2013

Shalom,

Siapa di antara Sahabat e-Humor yang pernah menggambar segitiga? Semua pasti pernah ya? Jenis-jenis segitiga yang digambar pun beraneka ragam. Ada segitiga siku-siku, segitiga sama sisi, segitiga sembarang, dan sebagainya. Namun, tokoh humor kita kali ini hebat loh. Mau tahu kehebatannya? Ini dia ceritanya.

Pemimpin Redaksi e-Humor,
Yegar
< yegar(at)in-christ.net >
< http://humor.sabda.org/ >


2253. GAMBAR SEGITIGA

Jupri: Halo Jo, lagi ngapain?

Bejo: Sedang menggambar nih.

Jupri: Wuah, gambar apa, Jo?

Bejo: Gambar segitiga sama kaki, hehehe ....

Jupri: Hebat kau, Jo!

Bejo: Hebat kenapa, Pri?

Jupri: Aku menggambar segitiga sama tangan saja susah, kamu malah menggambar segitiga sama kaki.

[Sumber : Manna Sorgawi Desember 2012]

Jikalau seseorang memberi jawab sebelum mendengar, itulah kebodohan dan kecelaannya. (Amsal 18:13) < http://alkitab.sabda.org?Amsal+18:13 >

KUIS HUMOR

Kuis minggu lalu 189: "Berapakah jumlah uang yang didapatkan Simon Petrus dalam mulut ikan yang dipancingnya?"

Jawaban dari pelanggan milis publikasi e-Humor:
- irnetj <irnetj@xxx>: Hore ... Ketemu nich ... 4 dirham kan??? (Matius 17:27)
- Anny S <godwithanny5ms@amail.plala.or.jp>: Terima kasih Tuhan hari ini bisa lagi mengikuti Kuis. JAWAB: Empat Dirham (Matius 17:27).
- Hendrik Langelo <hendrik.langelo@xxx>: empat dirham (Matius 17:27).

Jawaban dari fan page Facebook e-Humor:
- Eva Rays Gracea: 2 keping apaa gitu ... lupa satuannya haha.
- Denniz Coreysona: 2 ratus masbro.
- Antonius Joko Untoro: 2 juta ... hahaha.

Jawaban e-Humor: 4 Dirham (Matius 17:27).

Wow! Terima kasih ya, untuk pelanggan yang sudah berpartisipasi menjawab kuis minggu lalu. Nah sekarang, silakan jawab pertanyaan kuis berikut ini.

Kuis minggu ini 190: "Berapa kali Alkitab mencatat kisah Yesus membangkitkan orang mati?" [Kiriman : irnetj@xxx]

Jawaban beserta nama Anda akan diumumkan pada edisi kuis e-Humor selanjutnya. Oleh karena itu, kirim jawaban Anda secepatnya ke Redaksi e-Humor, maksimal 5 hari setelah Anda menerima edisi ini ya.

Bagi Anda yang memiliki tebak-tebakan untuk dipasang sebagai kuis di e-Humor, silakan kirim ke: < humor(at)sabda.org >. Kami tunggu jawaban dan kirimannya, ya. Terima kasih banyak!


Kontak: humor(at)sabda.org
Redaksi: Yegar
Berlangganan: subscribe-i-kan-humor(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-humor(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/e-humor/arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2013 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

Thursday, September 12, 2013

Bls: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   


Dear teman2 ytks,
Pembahasan yg sangat menarik tentang "Hadiah Natal untuk ASM"
Dengan adanya pro dan kontra tentang pemberian 'hadiah' bagi ASM

Sebelum kpd topik, terlebih dahulu saya tanyakan kpd sdri Djan Sian
Apakah alasan yg spesifik dari Majelis yg akan menghapuskan dana u/ pemberian bingkisan pada anak2?

Jika alasan Majelis seperti yg di utarakan - tentunya kurang tepat
Masa kanak-kanak - merupakan masa bermain - dan hal tsb jg tidak lepas dengan 'hadiah'
Pastilah mereka sangat mengharapkan hal tsb di saat-saat / moment seperti NATAL, PASKAH, HUT dll
tidak menjadi masalah - namun seiring dengan perkembangan psikologi anak tentu akan berubah
mereka tidak lagi mengharapkan 'hadiah' tetapi mereka pasti akan lebih mengharapkan arti daripada perayaan tsb
penghayatan akan arti / perjumpaan dg Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi serta
kerinduannya utk senantiasa dapat menjadi pelayanNya memberitakan INJIL kpd sesama

Salam Kasih-Nya,
Fer

Dari: Rifka Yoko <rifka.yoko@yahoo.com>

Shallom...

Kalau menurut saya, kalau untuk natal sebaiknya tidak usah diberikan hadiah seperti itu... tp alasannya bukan karena mereka mengharapkan hadiah... Tetapi konsep natal itu sendiri jadi identik dengan "hadiah natal"... Harus diubah konsepnya, bahwa di hari natal, mereka sudah menerima hadiah yang terbaik dari Tuhan... Yaitu kelahiran bayi Yesus di dunia... Sebaiknya manfaatkan moment natal untuk anak-anak berbagi dengan sesamanya sebagai ungkapan rasa terima kasih mereka kepada Tuhan atas hadiah Terindah yang sudah mereka terima (kelahiran Yesus ke dunia untuk menyelamatkan manusia dari hukuman kekal).

Kalau untuk konsumsi natal tetap diberikan tidak masalah, karena dengan acara natal yang panjang mereka akan haus dan lapar.

Jadi kalau saya pribadi lebih suka hadiah itu digeser/diubah dari hadiah natal menjadi hadiah kenaikan kelas yang diberikan pada saat kenaikan kelas sebagai apresiasi kehadiran mereka.

Best Regard's
Rifka



From: "cuilin_aling@yahoo.com" <cuilin_aling@yahoo.com>

Sy se7 dgn bpk deddy.
Jgn kan ASM, sy saja selalu senang dan mengharapkan dpt hadiah natal hehehe
Sy lbh se7 ada hadiahnya.
Sent from BlackBerry® on 3

From: deddy.effendi84@gmail.com

Wah bahasan yang menarik,
Untuk hadiah memang tidak harus ada namun biasanya hal ini akan membuat ASM memiliki kenangan yang manis tentang sekolah minggu. ( Saya pun masih menyimpan souvenir2 yang diberikan Guru2 Sekolah minggu saya, dan sebagian besar saya ingat saya dapat waktu kapan). Untuk hadiah sebaiknya bukan yang habis dikonsumsi seperti makanan atau snack2 yang tidak sehat tetapi yang lebih bermanfaat seperti tas, handuk, alkitab atau yang lainnya. Menurut saya tujuan dari souvenir bukan imbalan, bukan pula sogokan, bukan pula iming-iming, namun souvenir atau hadiah adalah sarana yang baik untuk mengingatkan anak2 tentang hangatnya persekutuan di Sekolah Minggu.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: djan sian <djan_sian@yahoo.com>

Rekan rekan guru sebentar lagi khan kta akan merayakan Natal,digereja kami majelis akan menghapuskan pemberian dana u/ pemberian hadiah/bingkisan Natal untuk anak2 SM dg alasan tidak mendidik,anak2 dtg kegereja dtg aja beribadah jangan mengharapkan hadiah.
Tapi ada yg berpendapat anak2 memang identik dg bermain & mereka paling senang dg hadiah2,saat mereka kecil mereka mmang mengharapkan hadiah,tp seiring dg waktu sesudah mereka dewasa pandangan it akan berubah dg sendirinya,mereka tdk mengharapkan hadiah lagi,jd tidak usah kuatir.
Bagaimana menurut pendapat rekan2 Guru?.....& bagaimana hadiah / souvenir digereja masing2?
Terima kasih Tuhan Yesus Memberkati.
Salam kasih,
Djansian


---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

Re: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Shallom...

Kalau menurut saya, kalau untuk natal sebaiknya tidak usah diberikan hadiah seperti itu... tp alasannya bukan karena mereka mengharapkan hadiah... Tetapi konsep natal itu sendiri jadi identik dengan "hadiah natal"... Harus diubah konsepnya, bahwa di hari natal, mereka sudah menerima hadiah yang terbaik dari Tuhan... Yaitu kelahiran bayi Yesus di dunia... Sebaiknya manfaatkan moment natal untuk anak-anak berbagi dengan sesamanya sebagai ungkapan rasa terima kasih mereka kepada Tuhan atas hadiah Terindah yang sudah mereka terima (kelahiran Yesus ke dunia untuk menyelamatkan manusia dari hukuman kekal).

Kalau untuk konsumsi natal tetap diberikan tidak masalah, karena dengan acara natal yang panjang mereka akan haus dan lapar.

Jadi kalau saya pribadi lebih suka hadiah itu digeser/diubah dari hadiah natal menjadi hadiah kenaikan kelas yang diberikan pada saat kenaikan kelas sebagai apresiasi kehadiran mereka.

Best Regard's
Rifka



From: "cuilin_aling@yahoo.com" <cuilin_aling@yahoo.com>
To: Diskusi e-BinaGuru <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Sent: Friday, September 13, 2013 11:18 AM
Subject: Re: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Sy se7 dgn bpk deddy.
Jgn kan ASM, sy saja selalu senang dan mengharapkan dpt hadiah natal hehehe
Sy lbh se7 ada hadiahnya.
Sent from BlackBerry® on 3

From: deddy.effendi84@gmail.com
Sender: i-kan-binaguru@hub.xc.org
Date: Fri, 13 Sep 2013 02:41:51 +0000
To: Diskusi e-BinaGuru<i-kan-binaguru@hub.xc.org>
ReplyTo: "Diskusi e-BinaGuru" <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Subject: Re: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Wah bahasan yang menarik,
Untuk hadiah memang tidak harus ada namun biasanya hal ini akan membuat ASM memiliki kenangan yang manis tentang sekolah minggu. ( Saya pun masih menyimpan souvenir2 yang diberikan Guru2 Sekolah minggu saya, dan sebagian besar saya ingat saya dapat waktu kapan). Untuk hadiah sebaiknya bukan yang habis dikonsumsi seperti makanan atau snack2 yang tidak sehat tetapi yang lebih bermanfaat seperti tas, handuk, alkitab atau yang lainnya. Menurut saya tujuan dari souvenir bukan imbalan, bukan pula sogokan, bukan pula iming-iming, namun souvenir atau hadiah adalah sarana yang baik untuk mengingatkan anak2 tentang hangatnya persekutuan di Sekolah Minggu.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: djan sian <djan_sian@yahoo.com>
Sender: i-kan-binaguru@hub.xc.org
Date: Thu, 12 Sep 2013 19:10:10 -0700 (PDT)
To: Diskusi e-BinaGuru<i-kan-binaguru@hub.xc.org>
ReplyTo: "Diskusi e-BinaGuru" <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Cc: meilania@telkom net<meilania@telkom.net>
Subject: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   
Syallom,
Rekan rekan guru sebentar lagi khan kta akan merayakan Natal,digereja kami majelis akan menghapuskan pemberian dana u/ pemberian hadiah/bingkisan Natal untuk anak2 SM dg alasan tidak mendidik,anak2 dtg kegereja dtg aja beribadah jangan mengharapkan hadiah.
Tapi ada yg berpendapat anak2 memang identik dg bermain & mereka paling senang dg hadiah2,saat mereka kecil mereka mmang mengharapkan hadiah,tp seiring dg waktu sesudah mereka dewasa pandangan it akan berubah dg sendirinya,mereka tdk mengharapkan hadiah lagi,jd tidak usah kuatir.
Bagaimana menurut pendapat rekan2 Guru?.....& bagaimana hadiah / souvenir digereja masing2?
Terima kasih Tuhan Yesus Memberkati.
Salam kasih,
Djansian


Sent from Yahoo! Mail on Android
---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   



---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

Re: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Sy se7 dgn bpk deddy.
Jgn kan ASM, sy saja selalu senang dan mengharapkan dpt hadiah natal hehehe
Sy lbh se7 ada hadiahnya.
Sent from BlackBerry® on 3

From: deddy.effendi84@gmail.com
Sender: i-kan-binaguru@hub.xc.org
Date: Fri, 13 Sep 2013 02:41:51 +0000
To: Diskusi e-BinaGuru<i-kan-binaguru@hub.xc.org>
ReplyTo: "Diskusi e-BinaGuru" <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Subject: Re: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Wah bahasan yang menarik,
Untuk hadiah memang tidak harus ada namun biasanya hal ini akan membuat ASM memiliki kenangan yang manis tentang sekolah minggu. ( Saya pun masih menyimpan souvenir2 yang diberikan Guru2 Sekolah minggu saya, dan sebagian besar saya ingat saya dapat waktu kapan). Untuk hadiah sebaiknya bukan yang habis dikonsumsi seperti makanan atau snack2 yang tidak sehat tetapi yang lebih bermanfaat seperti tas, handuk, alkitab atau yang lainnya. Menurut saya tujuan dari souvenir bukan imbalan, bukan pula sogokan, bukan pula iming-iming, namun souvenir atau hadiah adalah sarana yang baik untuk mengingatkan anak2 tentang hangatnya persekutuan di Sekolah Minggu.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: djan sian <djan_sian@yahoo.com>
Sender: i-kan-binaguru@hub.xc.org
Date: Thu, 12 Sep 2013 19:10:10 -0700 (PDT)
To: Diskusi e-BinaGuru<i-kan-binaguru@hub.xc.org>
ReplyTo: "Diskusi e-BinaGuru" <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Cc: meilania@telkom net<meilania@telkom.net>
Subject: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Syallom,

Rekan rekan guru sebentar lagi khan kta akan merayakan Natal,digereja kami majelis akan menghapuskan pemberian dana u/ pemberian hadiah/bingkisan Natal untuk anak2 SM dg alasan tidak mendidik,anak2 dtg kegereja dtg aja beribadah jangan mengharapkan hadiah.
Tapi ada yg berpendapat anak2 memang identik dg bermain & mereka paling senang dg hadiah2,saat mereka kecil mereka mmang mengharapkan hadiah,tp seiring dg waktu sesudah mereka dewasa pandangan it akan berubah dg sendirinya,mereka tdk mengharapkan hadiah lagi,jd tidak usah kuatir.

Bagaimana menurut pendapat rekan2 Guru?.....& bagaimana hadiah / souvenir digereja masing2?
Terima kasih Tuhan Yesus Memberkati.

Salam kasih,

Djansian


Sent from Yahoo! Mail on Android

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

Re: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Wah bahasan yang menarik,
Untuk hadiah memang tidak harus ada namun biasanya hal ini akan membuat ASM memiliki kenangan yang manis tentang sekolah minggu. ( Saya pun masih menyimpan souvenir2 yang diberikan Guru2 Sekolah minggu saya, dan sebagian besar saya ingat saya dapat waktu kapan). Untuk hadiah sebaiknya bukan yang habis dikonsumsi seperti makanan atau snack2 yang tidak sehat tetapi yang lebih bermanfaat seperti tas, handuk, alkitab atau yang lainnya. Menurut saya tujuan dari souvenir bukan imbalan, bukan pula sogokan, bukan pula iming-iming, namun souvenir atau hadiah adalah sarana yang baik untuk mengingatkan anak2 tentang hangatnya persekutuan di Sekolah Minggu.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: djan sian <djan_sian@yahoo.com>
Sender: i-kan-binaguru@hub.xc.org
Date: Thu, 12 Sep 2013 19:10:10 -0700 (PDT)
To: Diskusi e-BinaGuru<i-kan-binaguru@hub.xc.org>
ReplyTo: "Diskusi e-BinaGuru" <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Cc: meilania@telkom net<meilania@telkom.net>
Subject: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Syallom,

Rekan rekan guru sebentar lagi khan kta akan merayakan Natal,digereja kami majelis akan menghapuskan pemberian dana u/ pemberian hadiah/bingkisan Natal untuk anak2 SM dg alasan tidak mendidik,anak2 dtg kegereja dtg aja beribadah jangan mengharapkan hadiah.
Tapi ada yg berpendapat anak2 memang identik dg bermain & mereka paling senang dg hadiah2,saat mereka kecil mereka mmang mengharapkan hadiah,tp seiring dg waktu sesudah mereka dewasa pandangan it akan berubah dg sendirinya,mereka tdk mengharapkan hadiah lagi,jd tidak usah kuatir.

Bagaimana menurut pendapat rekan2 Guru?.....& bagaimana hadiah / souvenir digereja masing2?
Terima kasih Tuhan Yesus Memberkati.

Salam kasih,

Djansian


Sent from Yahoo! Mail on Android

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

[i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Syallom,

Rekan rekan guru sebentar lagi khan kta akan merayakan Natal,digereja kami majelis akan menghapuskan pemberian dana u/ pemberian hadiah/bingkisan Natal untuk anak2 SM dg alasan tidak mendidik,anak2 dtg kegereja dtg aja beribadah jangan mengharapkan hadiah.
Tapi ada yg berpendapat anak2 memang identik dg bermain & mereka paling senang dg hadiah2,saat mereka kecil mereka mmang mengharapkan hadiah,tp seiring dg waktu sesudah mereka dewasa pandangan it akan berubah dg sendirinya,mereka tdk mengharapkan hadiah lagi,jd tidak usah kuatir.

Bagaimana menurut pendapat rekan2 Guru?.....& bagaimana hadiah / souvenir digereja masing2?
Terima kasih Tuhan Yesus Memberkati.

Salam kasih,

Djansian


Sent from Yahoo! Mail on Android

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

(e-RH) September 13 -- ALLAH PERLU DIBELA?

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 13 September 2013
Bacaan : Matius 26:47-56
Setahun: Yehezkiel 43-45
Nats: Atau kausangka bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku,
supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat
membantu Aku? (Matius 26:53)

Judul:

ALLAH PERLU DIBELA?

Akhir-akhir ini ada kelompok ini itu yang suka melakukan
penggeledahan, penggerebekan, penyisiran, penyerangan, dan
pembunuhan. Dalam melakukan tindakannya, para pelaku itu cenderung
bertindak keras, brutal, dan bahkan anarkis. Anehnya, semua itu
mereka lakukan dengan dalih membela agama atau Allah. Pertanyaannya:
benarkah Allah perlu dibela?



Ya, masakan Dia perlu ditolong manusia? Dia punya cara tersendiri
untuk membela diri-Nya. Peristiwa di Taman Getsemani menyodorkan
suatu jawaban yang unik. Sebelum Yesus ditangkap, Petrus berusaha
membela-Nya dengan menetak putus telinga Malkhus. Bagaimana reaksi
Yesus? Dia malah menegur Petrus dan menyembuhkan hamba Imam Besar
itu (ay. 52-54). Sebelumnya, Yesus juga pernah menegur Petrus yang
berusaha menggagalkan rencana keselamatan-Nya (Mat. 16:22-23).
Akhirnya, ketika Dia tergantung di kayu salib, Allah Bapa malah
"meninggalkan-Nya" (Mat. 27:46).



Tetapi, justru itulah cara Allah membela-Nya! Ketika Dia tidak mau
dibela Petrus, dan tidak mau memanggil "lebih dari dua belas pasukan
malaikat" (ay. 53), juga ketika Ia berdiam diri saat diadili, itulah
saat Allah "membiarkan-Nya mati" agar rencana keselamatan itu bisa
terwujud. Bayangkan, seandainya Allah melepaskan-Nya, maka gagallah
rencana itu dan tiada jalan bagi kita beroleh keselamatan.



Allah Bapa dan Allah Anak "sengaja tidak membela diri", namun
sesungguhnya itulah pembelaan-Nya terhadap rencana keselamatan yang
sudah dirancang-Nya demi kita. Maka, Allah tak perlu dibela!
--Hiendarto Soekotjo

KITALAH YANG SESUNGGUHNYA DIBELA ALLAH,
BUKAN KITA YANG MEMBELA DIA!

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/09/13/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/09/13/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Matius+26:47-56

Matius 26:47-56

47 Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas, salah seorang dari
kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia serombongan besar
orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh imam-imam
kepala dan tua-tua bangsa Yahudi.
48 Orang yang menyerahkan Dia telah memberitahukan tanda ini kepada
mereka: "Orang yang akan kucium, itulah Dia, tangkaplah Dia."
49 Dan segera ia maju mendapatkan Yesus dan berkata: "Salam Rabi,"
lalu mencium Dia.
50 Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Hai teman, untuk itukah engkau
datang?" Maka majulah mereka memegang Yesus dan menangkap-Nya.
51 Tetapi seorang dari mereka yang menyertai Yesus mengulurkan
tangannya, menghunus pedangnya dan menetakkannya kepada hamba
Imam Besar sehingga putus telinganya.
52 Maka kata Yesus kepadanya: "Masukkan pedang itu kembali ke dalam
sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa
oleh pedang.
53 Atau kausangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku,
supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat
membantu Aku?
54 Jika begitu, bagaimanakah akan digenapi yang tertulis dalam
Kitab Suci, yang mengatakan, bahwa harus terjadi demikian?"
55 Pada saat itu Yesus berkata kepada orang banyak: "Sangkamu Aku
ini penyamun, maka kamu datang lengkap dengan pedang dan pentung
untuk menangkap Aku? Padahal tiap-tiap hari Aku duduk mengajar
di Bait Allah, dan kamu tidak menangkap Aku.
56 Akan tetapi semua ini terjadi supaya genap yang ada tertulis
dalam kitab nabi-nabi." Lalu semua murid itu meninggalkan Dia
dan melarikan diri.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yehezkiel+43-45
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yehezkiel+43-45


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

BULETIN DOA - Doa (1) -- Edisi September 2013, Vol. 05 No. 86

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.christ@blogger.com

BULETIN DOA -- Doa (1)
Edisi September 2013, Vol. 05 No. 86

Shalom,

Pergumulan hidup merupakan warna-warni kehidupan bersama Tuhan. Bagi orang percaya, setiap pergumulan itu disampaikan kepada Tuhan melalui doa. Doa menjadi bagian yang penting dan utama dalam kehidupan Kristen. Doa bukanlah hal sekunder dan juga bukan sekadar tujuan pemuasan aspek manusiawi kita. Lebih dari itu, doa adalah belajar untuk berserah dan menyerahkan kendali hidup kita kepada-Nya. Apa motivasi yang melandasi kita berdoa? Dan, apa makna doa yang kita panjatkan kepada Tuhan? Ingin tahu jawabannya? Silakan menyimak sajian ini sampai selesai sehingga kita memiliki pemahaman yang lengkap mengenai doa. Selamat membaca, Tuhan Yesus memberkati!

Staf Redaksi e-Doa,
Ryan
< http://doa.sabda.org >


ARTIKEL DOA: NIKMATNYA DOA

Doa, Suatu Komunikasi

Doa adalah komunikasi dengan Tuhan. Komunikasi yang sehat adalah komunikasi dua arah, komunikasi yang merupakan suatu percakapan yang dilakukan secara timbal balik; kita berbicara orang lain mendengarkan, dan sebaliknya. Komunikasi yang sehat adalah komunikasi yang berhubungan dengan kualitas waktu. Jika doa adalah komunikasi dengan Tuhan, maka doa merupakan tindakan yang disengaja dan disadari. Doa adalah suatu kegiatan yang tidak dapat dikerjakan sambil lalu, tak peduli betapa singkatnya sebuah doa. Doa adalah reaksi batiniah dari relasi kita dengan Tuhan. Jika relasi kita dengan Tuhan akrab, intim, dan baik, doa merupakan kesenangan bagi kita. Doa bukan sesuatu yang menyengsarakan atau bahkan membosankan. Doa bukan suatu upaya untuk mengkhotbahi Tuhan, memotivasi Tuhan, ataupun membuat Tuhan terkesan sehingga Ia akan mendengarkan, bahkan mengabulkan doa kita. Doa adalah komunikasi dengan Tuhan di mana kita mencari kehendak-Nya karena kita bersedia dengan taat melakukan kehendak-Nya dan menyesuaikan kehendak kita dengan kehendak-Nya.

Pribadi dan Komunal

Doa adalah komunikasi dengan Tuhan yang mencakup menyampaikan permohonan kita dan mendengarkan kehendak-Nya. Doa dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu secara pribadi dan secara komunal (bersama). Komunikasi pribadi adalah komunikasi yang dilakukan oleh individu dengan Tuhan. Ini biasa disebut dengan doa pribadi. Doa pribadi adalah doa personal; apa dan siapa yang saya doakan merupakan pergumulan saya dengan Tuhan. Istilahnya, hanya saya dan Tuhan yang tahu. Doa pribadi menjadi tidak pribadi ketika kita membagikan topik doa ini kepada orang lain, entah kepada satu atau banyak orang. Itulah yang disebut dengan doa secara komunal atau bersama. Maksudnya, doa yang dilakukan bersama dengan orang lain (tak peduli berapa pun jumlahnya) kepada Tuhan. Orang lain bisa berarti keluarga, kerabat, teman atau bahkan persekutuan orang percaya. Bisa doa dengan satu kebutuhan orang lain yang didoakan bersama ataupun saling mendoakan. Matius 18:19-20, Kisah Para Rasul 12:5, dan Yakobus 5:16 adalah bagian dari Alkitab yang memberikan contoh kepada kita tentang doa bersama dan saling mendoakan. Sayangnya, kesadaran kita untuk melakukan doa pribadi ataupun doa bersama sangat rendah. Doa pribadi sering kita tunda dan doa bersama sering kita abaikan. Penundaan terjadi karena kita berpikir bahwa masih ada waktu untuk berdoa "nanti". Pengabaian terjadi karena kita berpikir, saya bisa berdoa sendiri. Masalahnya, baik doa pribadi maupun doa bersama, akhirnya tidak kita lakukan dengan asumsi: "Berdoa? Untuk apa? Tuhan Mahatahu 'kan? Tidak ada yang tersembunyi di hadapan Tuhan, bukan? Jadi, untuk apa berdoa?"

Perilaku atau Kehidupan Doa

Doa sering melibatkan kegiatan merenung, menyembah, berdiam diri, hening, menyanyi, berbicara, berserah, bahkan menangis. Dalam doa, tidak ada formula perilaku khusus apakah harus dengan duduk, berlutut, tersungkur, tidur, berdiri, bersuara, berdiam, atau berteriak. Perilaku dalam doa umumnya berhubungan dengan kompleksitas keberadaan seseorang yang menyangkut karakter, kepribadian, dan latar belakang pengalaman imannya bersama Tuhan. Karenanya, kita tidak dapat memaksakan perilaku tertentu dalam doa kepada orang lain menurut keinginan atau cara perilaku kita. Tuhan Yesus pernah mengajarkan, janganlah berdoa seperti orang munafik (baca Matius 6:5-8). Perilaku yang tidak dikehendaki Tuhan Yesus adalah doa supaya dilihat orang dan bertele-tele dengan banyaknya kata dalam doanya. Kehidupan doa lebih penting daripada sekadar perilaku dalam doa. Jangan pernah menunda untuk berdoa. Waktu yang kita gunakan untuk berdoa adalah sebuah investasi yang sangat berharga dan tidak akan menjadi sia-sia. Pemazmur pernah mengatakan bahwa dalam tinggal tenang, terletak kekuatanmu. Ketika kita menjalin keseriusan berdoa, kita akan memperoleh kesanggupan untuk tinggal tenang. Dalam tinggal tenang, kita sedang berserah dan menyerahkan diri kepada Tuhan yang berdaulat atas hidup kita. Dibutuhkan kegigihan dan ketahanan dalam membina kehidupan berdoa. Rasul Paulus berpesan: tetaplah berdoa (1 Tesalonika 5:17). Ini tidak berarti, doa menggantikan segala tanggung jawab yang harus kita penuhi. Karya ilahi dan keterlibatan kita sering kali berjalan seiring. Kehidupan doa yang baik dan sehat hanya bisa terjadi jika kita punya pengenalan yang benar tentang Tuhan. Bagaimanapun, pandangan kita tentang Tuhan akan berpengaruh pada setiap aspek kehidupan rohani kita, juga kehidupan doa kita. Pengenalan kita akan Tuhan menentukan apa yang kita doakan, dan apa yang kita harapkan untuk Tuhan lakukan. Kalau demikian, kemauan dan kemampuan kita berdoa sangat bergantung pada seberapa kenalnya kita dengan Tuhan. Kita tidak dapat memaksa orang berdoa karena doa adalah masalah relasi mereka dengan Tuhan.

Ragam Doa

Doa Syukur

Adalah pengucapan syukur kita kepada Tuhan untuk segala sesuatu yang Tuhan sudah kerjakan dalam hidup kita, juga untuk berkat-berkat-Nya yang selalu baru tiap hari. Segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita dapat kita syukuri. Waktu kita menaikkan doa syukur, doa itu hanya diisi dengan ucapan syukur yang meluap, sering kali tanpa disertai permohonan. Selalu ada alasan untuk menaikkan doa syukur, tak peduli betapa hal itu tampak sepele dan remeh, berkat atau pengalaman untuk kita. Kita bersyukur di masa-masa yang buruk maupun di masa-masa yang indah, ketika mengalami kesengsaraan maupun ketika mendapatkan berkat. Segala hal dapat menjadi alasan untuk mengucap syukur. Ketika kita menaikkan doa ucapan syukur, ucapan syukur kita kepada Tuhan membuat kita semakin menghormati dan mencintai Tuhan. Menghitung setiap berkat Tuhan dan perbuatan tangan Tuhan yang ajaib dalam hidup kita hanya akan membuat kita terkagum-kagum dan heran: betapa hebat, betapa dahsyat, dan betapa kuatnya Allah kita. Pemazmur pernah mengingatkan kita, "... janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!" (Mazmur 103:2) Ucapan syukur merupakan pengakuan akan ketergantungan. Dengan ucapan syukur, kita mengakui bahwa Tuhan yang memberikan semua berkat jasmani dan rohani. Segala yang kita punyai, kita terima dari Tuhan (1 Korintus 4:7).

Doa Syafaat

Dalam 1 Timotius 2:1, Rasul Paulus menasihatkan Timotius, "Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang." Doa syafaat adalah doa yang kita panjatkan kepada Tuhan untuk permohonan orang lain atau sesuatu yang bukan kebutuhan kita. Banyak orang lupa berdoa bagi orang lain karena mereka jarang ingat berdoa bagi diri mereka sendiri. Sebaliknya, terlalu banyak orang yang terus-menerus berdoa begitu egois. Mereka hanya meminta kasih karunia bagi dirinya sendiri hingga lupa memperluas doa mereka bagi kesejahteraan orang lain.

Doa syafaat adalah suatu bentuk kemurahan hati kristiani, kasih yang tulus kepada orang lain, yang seharusnya menjadi sifat orang Kristen. Menaikkan doa syafaat adalah bagian dari melakukan perintah agung Tuhan: kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Maka, tugas kita adalah mendoakan sesama kita seperti kita mendoakan diri kita sendiri. Dalam doa syafaat terkandung simpati dan empati kita terhadap orang lain, kerelaan berbagi hidup kita dengan orang lain, dan keseriusan kita mendukung kebutuhan orang lain. Tuhan Yesus juga memanjatkan doa syafaat bagi para pengikut-Nya. Dalam Yohanes 17, kita membaca doa Tuhan Yesus untuk kesejahteraan kita. Bahkan, dalam doa yang diajarkan-Nya, yang kita kenal sebagai doa BAPA KAMI bukan BAPA AKU. Itu sebabnya, kita harus ingat bahwa kapan pun kita berdoa, kita berdoa bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang lain. Doa syafaat kita untuk siapa? Untuk semua orang. Di dalamnya termasuk orang yang belum percaya Tuhan Yesus, raja-raja, para pembesar atau pemimpin bangsa dan negara, pelayan Tuhan, saudara seiman, rekan sepelayanan, juga musuh kita (Matius 5:44). Saat kita menaikkan doa syafaat bagi permohonan doa orang lain, kita sedang melakukan tugas orang percaya. Abraham pun pernah berdoa syafaat bagi Lot dan keluarganya, serta kota Sodom dan Gomora.

Doa Puasa

Doa puasa adalah doa yang disertai dengan berpuasa. Ada banyak alasan yang membuat seseorang melakukan doa puasa. Umumnya, karena adanya pergumulan yang berat, yang membutuhkan konsentrasi dan keseriusan. Doa puasa bisa dilakukan secara pribadi ataupun bersama. Biasanya, karena beratnya suatu perjalanan iman bersama Tuhan, orang cenderung melakukan doa puasa. Bukan untuk mengubah hati Tuhan, tetapi untuk menemukan kehendak Tuhan dalam hidupnya. Daud pernah berdoa puasa ketika ia bergumul dengan Tuhan untuk kehidupan anaknya yang pertama dari Batsyeba. Selama bergumul, ia tidak makan dan hanya berdoa puasa; tetapi ketika Tuhan sudah menyatakan kehendak-Nya, Daud bangun dan ia mau makan lagi. Banyak orang Kristen mempersoalkan pengertian puasa dan aturan-aturan puasa. Umumnya, semua mengacu pada perilaku bagaimana berpuasa. Namun, berpuasa yang dikehendaki Tuhan adalah yang disertai dengan hati yang hancur dan remuk. Berpuasa bukan persoalan makan dan minum, tetapi menemukan Tuhan dalam pergumulan.

Doa Permohonan

Doa permohonan atau doa permintaan kepada Tuhan cakupannya sangat luas. Kita dapat memohon dan meminta apa saja, baik berkat jasmani maupun rohani, kepada Tuhan. Apa pun dan siapa pun dapat kita doakan kepada Tuhan. Saat kita berdoa meminta kesehatan, kesembuhan, kecukupan ekonomi, pekerjaan, keturunan, dan apa pun, baik di masa senang maupun di masa terburuk, kita sedang menaikkan doa permohonan. Filipi 4:4-7 mengatakan jangan khawatir tentang apa pun juga, tetapi berdoalah untuk apa pun juga. Daripada kita khawatir, lebih baik perbanyaklah berdoa. Jika kekhawatiran sampai membuat hidup kita payah, tidak bisa makan dan tidur, bahkan kita betul-betul dalam keadaan terpuruk, maka banyaklah berdoa. Saat kita berdisiplin untuk berdoa, kita sedang belajar untuk berserah dan menyerahkan kendali hidup kita hanya kepada Tuhan. Jadi, janganlah malu meminta kepada Tuhan.

Nikmatnya Doa

St. Agustinus berkata, "Ia yang sedikit mengasihi, berdoa sedikit; ia yang penuh kasih, banyak berdoa." Apakah kita banyak berdoa? Bagaimana kasih kita kepada Tuhan?

Diambil dan disunting dari:
Nama situs: hokimtong.org
Alamat URL: http://www.hokimtong.org/artikel/131-nikmatnya-doa
Judul asli artikel: Nikmatnya Doa
Penulis: Paula Oey
Tanggal akses: 12 Juli 2013


STOP PRESS: PUBLIKASI E-JEMMI

Apakah Anda ingin mendapatkan beragam informasi tentang dunia misi? Kami ajak Anda untuk berlangganan Milis Publikasi e-JEMMi! Publikasi yang diterbitkan Yayasan Lembaga SABDA ini menyajikan informasi berupa berita-berita atau kesaksian seputar pelayanan misi dan penggerakan misi di seluruh dunia. Anda juga dapat berpartisipasi dengan mengirimkan informasi seputar misi.
Jadi, tunggu apa lagi? Segeralah bergabung sekarang juga!

Untuk berlangganan, kirim email ke: < subscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >

Untuk mendapatkan bahan-bahan yang lebih lengkap, kunjungi situs Doa di: < http://misi.sabda.org >


Kontak: doa(at)sabda.org
Redaksi: N. Risanti, Ryan, Sigit, dan Novita Y.
Berlangganan: subscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/e-doa/arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2013 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

Wednesday, September 11, 2013

(e-RH) September 12 -- BUKAN SALAH BIBIT

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 12 September 2013
Bacaan : Hakim-Hakim 11:1-11, 29-33
Setahun: Yehezkiel 40-42
Nats: Adapun Yefta, orang Gilead itu, adalah seorang pahlawan yang
gagah perkasa, tetapi ia anak seorang perempuan sundal; ayah
Yefta ialah Gilead. (Hakim-Hakim 11:1)

Judul:

BUKAN SALAH BIBIT

Sebagian masyarakat Indonesia percaya akan pentingnya "bibit"
seseorang. Bibit merujuk kepada identitas orangtua atau leluhur
orang itu. Bila orangtuanya baik, dipercayai si anak akan baik juga
kepribadian dan jalan hidupnya. Demikian pula sebaliknya. "Buah
jatuh tak jauh dari pohonnya, " kata pepatah. Contoh praktisnya,
ketika memilih jodoh, orangtua sering mendorong anaknya untuk
melihat siapa orangtua orang yang ditaksirnya.



Tetapi, hubungan antara identitas orangtua dan kepribadian serta
jalan hidup seseorang tidak selalu sesederhana itu. Yefta, salah
satu hakim Israel yang tercatat dalam Alkitab, salah satu contohnya.
Ibunya bukanlah wanita baik-baik, seorang wanita tunasusila. Karena
itu, ia dikucilkan dan ditolak oleh saudara tirinya. Tetapi, Tuhan
justru memakai Yefta untuk memimpin bangsa Israel pada zamannya,
membebaskan Israel, khususnya Gilead, dari penjajahan bangsa Amon.



Memang, orangtua dan keluarga akan ikut membentuk karakter dan cara
pandang seseorang. Tetapi, jalan hidup kita ada di tangan Tuhan dan
kita sendiri, bukan orangtua kita. Karena itu kalau kita datang dari
keluarga yang "kurang baik", kita punya harapan dan harus berjuang
untuk menjalani hidup yang lebih baik dari mereka. Kalau kita dari
keluarga yang "baik", jangan lengah. Demikian pula, jangan kita
asumsikan kalau ada rekan atau teman yang dari keluarga "kurang
baik", maka pasti akan berakhir serupa. Justru, bantu mereka untuk
keluar dari bayang-bayang kelam tersebut. --Alison Subiantoro

BUAH MEMANG JATUH TAK JAUH DARI POHONNYA, TETAPI KITA BUKAN BUAH,
SEHINGGA KITA BISA HIDUP SECARA BERBEDA DARI "POHON" (KELUARGA) KITA.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/09/12/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/09/12/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Hakim-Hakim+11:1-11,+29-33

Hakim-Hakim 11:1-11, 29-33

1 Adapun Yefta, orang Gilead itu, adalah seorang pahlawan yang
gagah perkasa, tetapi ia anak seorang perempuan sundal; ayah
Yefta ialah Gilead.
2 Juga isteri Gilead melahirkan anak-anak lelaki baginya. Setelah
besar anak-anak isterinya ini, maka mereka mengusir Yefta,
katanya kepadanya: "Engkau tidak mendapat milik pusaka dalam
keluarga kami, sebab engkau anak dari perempuan lain."
3 Maka larilah Yefta dari saudara-saudaranya itu dan diam di tanah
Tob; di sana berkumpullah kepadanya petualang-petualang yang
pergi merampok bersama-sama dengan dia.
4 Beberapa waktu kemudian bani Amon berperang melawan orang
Israel.
5 Dan ketika bani Amon itu berperang melawan orang Israel,
pergilah para tua-tua Gilead menjemput Yefta dari tanah Tob.
6 Kata mereka kepada Yefta: "Mari, jadilah panglima kami dan
biarlah kita berperang melawan bani Amon."
7 Tetapi kata Yefta kepada para tua-tua Gilead itu: "Bukankah kamu
sendiri membenci aku dan mengusir aku dari keluargaku? Mengapa
kamu datang sekarang kepadaku, pada waktu kamu terdesak?"
8 Kemudian berkatalah para tua-tua Gilead kepada Yefta: "Memang,
kami datang kembali sekarang kepadamu, ikutilah kami dan
berperanglah melawan bani Amon, maka engkau akan menjadi kepala
atas kami, atas seluruh penduduk Gilead."
9 Kata Yefta kepada para tua-tua Gilead: "Jadi, jika kamu membawa
aku kembali untuk berperang melawan bani Amon, dan TUHAN
menyerahkan mereka kepadaku, maka akulah yang akan menjadi
kepala atas kamu?"
10 Lalu kata para tua-tua Gilead kepada Yefta: "Demi TUHAN yang
mendengarkannya sebagai saksi antara kita: Kami akan berbuat
seperti katamu itu."
11 Maka Yefta ikut dengan para tua-tua Gilead, lalu bangsa itu
mengangkat dia menjadi kepala dan panglima mereka. Tetapi Yefta
membawa seluruh perkaranya itu ke hadapan TUHAN, di Mizpa.
29 Lalu Roh TUHAN menghinggapi Yefta; ia berjalan melalui daerah
Gilead dan daerah Manasye, kemudian melalui Mizpa di Gilead, dan
dari Mizpa di Gilead ia berjalan terus ke daerah bani Amon.
30 Lalu bernazarlah Yefta kepada TUHAN, katanya: "Jika Engkau
sungguh-sungguh menyerahkan bani Amon itu ke dalam tanganku,
31 maka apa yang keluar dari pintu rumahku untuk menemui aku, pada
waktu aku kembali dengan selamat dari bani Amon, itu akan
menjadi kepunyaan TUHAN, dan aku akan mempersembahkannya sebagai
korban bakaran."
32 Kemudian Yefta berjalan terus untuk berperang melawan bani Amon,
dan TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangannya.
33 Ia menimbulkan kekalahan yang amat besar di antara mereka, mulai
dari Aroer sampai dekat Minit--dua puluh kota banyaknya--dan
sampai ke Abel-Keramim, sehingga bani Amon itu ditundukkan di
depan orang Israel.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yehezkiel+40-42
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yehezkiel+40-42


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

[i-kan-binaanak] [e-BinaAnak] Perkembangan Iman Anak (II) -- Edisi 652/September 2013

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.christ@blogger.com

e-BinaAnak -- Perkembangan Iman Anak (II)
652/September/II/2013

Salam damai Kristus,

Mau tidak mau, menjadi pelayan anak berarti menjadi salah seorang penentu pembentukan iman anak-anak yang dilayaninya. Memang, pendidikan rohani terbanyak seharusnya dilakukan dalam keluarga. Namun, jika keluarga tidak dapat memenuhi kebutuhan rohani anak dalam hal perkembangan imannya, maka gereja, melalui para pelayan anak, harus mengemban tugas ini di pundaknya. Oleh karena itu, setiap pelayan anak harus terus-menerus memelihara hidup rohani mereka agar dapat menjadi alat Tuhan yang efektif dalam tumbuh kembang iman setiap anak layannya.

Dalam edisi ini, kami menyajikan sebuah ide yang dapat menolong Anda mengajarkan tentang pertumbuhan iman kepada anak-anak. Melalui sebuah permainan, kita dapat mengajarkan dan berdiskusi langsung dengan anak-anak mengenai pertumbuhan rohaninya. Kiranya sajian ini menjadi berkat bagi Rekan-Rekan semuanya.

Pemimpin Redaksi e-BinaAnak,
Davida
< evie(at)in-christ.net >
< http://pepak.sabda.org/>


"Keberhasilan gereja bukan hanya membangun gereja yang megah lengkap dengan segala kegiatannya. Akan tetapi, keberhasilan gereja adalah bagaimana mencetak generasi yang takut akan Tuhan dan berpusat pada Tuhan, sehingga dapat menjadi garam dan terang bagi sekitarnya." (Diah Rahayu)


BAHAN MENGAJAR: BELAJAR PERTUMBUHAN ROHANI MELALUI PERMAINAN

Mengajarkan pertumbuhan rohani kepada anak sangatlah penting. Anda dapat menggunakan permainan ini dalam kelas sekolah minggu, untuk mengajak anak belajar tentang pertumbuhan rohani dengan cara yang kreatif.

Persiapan:

1. Carilah beberapa gambar makanan dan guntinglah sesuai pola gambar tersebut. Anda bisa mencari gambar wortel, apel, strawberry, labu, jagung, dll.. Setiap anak akan mendapatkan dua potong gambar. Selain itu, Anda masih harus menambah satu potong gambar lagi untuk masing-masing anak. Jadi, kalau di kelas Anda ada dua belas murid, itu berarti Anda harus menyiapkan 24 gambar, ditambah 12 lagi, sehingga menjadi 36 gambar.

2. Beberapa ayat yang dicetak di kertas. Jumlah ayat harus sebanyak jumlah potongan gambar.

3. Isolasi untuk menempelkan gambar dan ayat.

Pelaksanaan:

1. Setelah Anda memotong gambar-gambar makanan, tempelkanlah potongan kertas yang berisi ayat di belakang potongan gambar makanan tersebut. Berikut ini contoh-contoh ayat yang dapat Anda gunakan: Yakobus 1:22; Amsal 10:5; atau Filipi 4:13, dsb..

2. Tuliskan kata atau frasa yang berhubungan dengan kehidupan rohani di belakang potongan gambar yang telah Anda siapkan untuk anak-anak. Jika ada 12 anak, berarti Anda harus menyiapkan 24 hal yang harus ditulis di belakang gambar tersebut. Berikut ini contohnya.
- Ayat Alkitab
- Doa
- Membantu orang lain
- Berbagi
- Pergi ke sekolah Minggu
- Sekolah Alkitab
- Ibadah di rumah
- Menghadiri gereja
- Membaca Alkitab
- Memberi tahu orang lain tentang Yesus, Tuhan, dan Surga
- Berbicara kepada Allah
- Bersaksi
- Memuji Tuhan
- Mengasihi Tuhan
- Dan, kata-kata lain yang dapat menolong anak bertumbuh secara rohani.

3. Kemudian, di belakang dua belas gambar yang Anda siapkan tersendiri, tuliskanlah hal-hal yang TIDAK DAPAT MENOLONG anak bertumbuh secara rohani. Contohnya berikut ini:
- Berkata kotor
- Menyebut nama Tuhan dengan sia-sia
- Menceritakan kejelekan orang lain
- Ingkar janji
- Iri hati
- Mencuri
- Membantah orang tua atau guru
- Menghina orang lain
- Menyakiti perasaan orang lain
- Berbohong, dsb..

4. Sembunyikan gambar-gambar tersebut di sekitar ruangan kelas. Jangan menyembunyikan gambar di tempat yang terlalu sulit, terutama jika murid-murid Anda masih anak-anak.

5. Setelah itu, mintalah anak-anak menyebar ke seluruh ruangan untuk mencari setiap bagian gambar makanan. Setiap anak harus mendapatkan minimal dua potong gambar. Setelah semua gambar sudah ditemukan, mintalah mereka berkumpul kembali.

6. Mintalah anak-anak untuk memberitahukan gambar makanan apa yang mereka dapatkan. Setelah itu, mintalah mereka untuk membaca ayat dan tulisan yang ada di belakang gambar tersebut. Tanyakan kepada setiap anak, jika mereka melakukan seperti yang ditulis itu, apakah dapat menolong pertumbuhan rohaninya?

7. Jika anak-anak menemukan gambar dengan kata-kata yang tidak dapat menolong pertumbuhan rohaninya, tanyakan pula mengapa hal itu dapat menghambat pertumbuhan rohani mereka?

8. Setelah semua anak selesai menjelaskan, tutuplah dengan suatu pengajaran dari salah satu ayat yang sudah Anda tuliskan di belakang sebuah gambar, atau ayat yang sudah Anda siapkan sendiri. Biarlah firman Tuhan menolong anak-anak untuk menyadari betapa pentingnya pertumbuhan rohani mereka sebagai orang percaya. (t/Davida)

Diterjemahkan dan disunting dari:
Nama situs: Sunday School Lessons of Plenty
Alamat URL: http://sunday-schoollessons.blogspot.com/2013/03/spiritual-growth-sunday-school-game.html
Judul asli artikel: Spiritual Growth - Sunday School Game
Penulis: A. James
Tanggal akses: 11 September 2013


WARNET PENA: TOPIK PERTUMBUHAN ROHANI ANAK DALAM SITUS PEPAK

Situs Pusat Elektronik Pelayanan Anak Kristen (PEPAK) menyediakan berbagai bahan yang dapat memperlengkapi para pelayan anak untuk menolong pertumbuhan rohani anak-anak layannya. Berikut ini bahan-bahan yang bisa Anda peroleh dalam situs PEPAK, kiranya menjadi berkat.

1. Bertumbuh dalam Anugerah
http://pepak.sabda.org/bertumbuh_dalam_anugerah

2. Seorang Anak yang Menerima Yesus Kristus
http://pepak.sabda.org/seorang_anak_yang_menerima_yesus_kristus

3. Gereja dan Pertumbuhan Rohani Anak
http://pepak.sabda.org/gereja_dan_pertumbuhan_rohani_anak

4. Pelayanan Anak dalam Gereja
http://pepak.sabda.org/pelayanan_anak_dalam_gereja_0

5. Pertumbuhan Rohani Anak dalam Beribadah
http://pepak.sabda.org/03/aug/2005/anak_pertumbuhan_rohani_anak_dalam_beribadah


Kontak: binaanak(at)sabda.org
Redaksi: Davida, Santi T., dan Elly
Berlangganan: subscribe-i-kan-binaanak(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-binaanak(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/e-binaanak/arsip/
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2013 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >
Miliki Blog atau Website Sendiri
Dapatkan Panduannya
Hubungi : 0813 5643 8312 - 0857 5737 8151 - 0431 8013154
Format SMS : Panduan Isi Pesan
Klik Demo / Contoh & Tutor Tingkat Menengah
atau pilih template :
Klik, Pilih & Pesan Sekarang / Contoh & Tutor Tingkat Menengah
G R A T I S
The Christian Blog @ 2011 - 2012
Designer : Joni Wawoh, SH
hostgator promo