Renungan Harian & Leadership Kristen
| Renungan | Bina | Bio | Buku | Doa | E-JEMMi | Kisah | Konsel | Leadership | Wanita | Humor |

Saturday, March 10, 2012

[KADOS] Kalender Doa SABDA: 12 -- 18 Maret 2012

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.kristen@blogger.com

KADOS -- Edisi 97 (12 -- 18 Maret 2012)

Shalom,

Ketika jalan hidup mulai berat, setiap usaha kita menjadi sia-sia. Mari bergabung dengan kami untuk menaikkan setiap seruan doa kepada Tuhan, serahkan segala perkara kita, maka Dia akan segera bertindak lebih dari apa yang kita inginkan. Jangan jemu-jemu berdoa karena ketika kita berdoa, Tuhan akan campur tangan dalam kehidupan kita dan kita akan keluar menjadi pemenang. Mari berdoa!

Redaksi Tamu KADOS,
Gunung Yudi Pamungkas
< http://doa.sabda.org >


12 Maret 2012 -- Pelatihan Multimedia SABDA_Care

Puji syukur kepada Tuhan Yesus karena pada Sabtu, 3 Maret 2012, Tim SABDA berkesempatan mengadakan Pelatihan Multimedia SABDA_Care di Jakarta. Dalam acara tersebut, sekitar 150 peserta dari 80-an organisasi gereja/lembaga Kristen mendapatkan penjelasan dan pelatihan mengenai pelayanan penyebaran firman Tuhan memanfaatkan teknologi internet, HP, komputer, dsb.. Kami sungguh bersyukur karena acara yang dibagi ke dalam 2 gelombang ini berjalan lancar dan banyak peserta yang mendapatkan manfaat. Berdoalah agar setiap peserta yang sudah menerima pelatihan ini mulai bergerak memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan firman Tuhan.

13 Maret 2012 -- KKR di Indonesia

Pelayanan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) sangat diperlukan untuk menyegarkan kerohanian anak-anak Tuhan. Selain itu, KKR juga telah terbukti memberikan dampak yang baik kepada orang-orang yang mengikutinya -- banyak yang mengalami pertobatan, penguatan, pemulihan keluarga, dan masih banyak lagi. Meskipun semua mukjizat itu tidak hanya didapat dari KKR, tetapi jelas bahwa KKR sangat dibutuhkan. Doakan supaya acara-acara KKR yang dilaksanakan benar-benar memberi dampak rohani sejati kepada orang-orang yang mengikutinya.

14 Maret 2012 -- Koster

Koster memang bukan jenis pelayanan mimbar atau pelayan dalam ibadah, namun perannya tidak bisa dianggap remeh. Koster yang baik pasti selalu menjaga kebersihan dan kerapian rumah Tuhan, termasuk merawat inventaris gereja. Sebelum kebaktian dimulai, mereka harus memastikan kebersihan ruang ibadah demi kenyamanan dan kekhidmatan jemaat dalam mengikuti kebaktian. Seusai kebaktian, mereka juga harus memastikan segala sesuatu rapi dan inventaris dikembalikan ke tempatnya. Doakan para koster, agar senantiasa menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dalam melayani sesama tubuh Kristus.

15 Maret 2012 -- Anak-Anak Remaja

Kita tentunya pernah mendengar berita, entah dari media cetak maupun elektronik, perihal anak remaja yang "kabur" dari rumah. Anak-anak ini meninggalkan rumah dengan berbagai alasan, seperti karena kurangnya perhatian dari orang tua, merasa tidak diterima/tertolak, konflik/perbedaan pendapat dengan orang tua, dll.. Keadaan ini tentunya cukup memprihatinkan karena jika mereka bergabung dengan komunitas yang kurang baik, maka dapat menjerumuskan mereka kepada hal-hal yang sifatnya negatif. Mari kita berdoa agar setiap anak-anak -- remaja mendapatkan perhatian yang cukup dari keluarga mereka, sehingga mereka tidak bertindak "bodoh".

16 Maret 2012 -- Musisi Kristen

Musik adalah unsur yang selalu ada dalam kehidupan. Meski setiap orang mungkin menyukai jenis musik yang berbeda, namun semuanya suka mendengarkannya. Di sini, musisi Kristen memiliki kesempatan yang besar untuk memperkatakan pesan-pesan kristiani kepada orang-orang melalui lagu. Musik dan lirik juga telah mengubah perilaku seseorang, terutama di kalangan anak muda. Doakan supaya para musisi ini bisa memaksimalkan potensi mereka untuk menciptakan lagu-lagu yang membangun kerohanian anak-anak Tuhan.

17 Maret 2012 -- Wilayah Gunung Berapi

Akhir-akhir ini, hampir setiap hari kita mendengar berita adanya gunung berapi yang aktif di berbagai daerah, seperti misalnya yang terjadi dengan Gunung Merapi dan Semeru. Meskipun sudah dipantau, sering kali terjadi hal-hal di luar kendali. Doakan orang-orang di wilayah ini, supaya Tuhan melindungi dan mereka bisa terhindar dari bencana. Doakan juga pemerintah setempat dan badan yang berwewenang supaya siap mengambil tindakan yang diperlukan dan menghindarkan sebanyak mungkin orang dari bencana.

18 Maret 2012 -- Karyawan Kristen

Pertumbuhan penduduk tidak diimbangi jumlah lapangan kerja, mengakibatkan banyaknya angka pengangguran. Pengangguran mengakibatkan jumlah angka kemiskinan terus bertambah. Pemerintah pun terus berupaya untuk mengendalikan jumlah penduduk dan menyediakan lapangan pekerjaan. Bersyukur banyak anak Tuhan yang sudah diterima dalam suatu perusahaan/instansi dan mendapat pekerjaan yang sesuai. Doakan untuk anak-anak Tuhan yang bekerja, supaya mereka bekerja dengan baik, bertanggung jawab, dan dapat diandalkan.


Kontak: < doa(at)sabda.org >
Redaksi: Novita Yuniarti, Yonathan Sigit, dan Mahardhika Dicky K.
(c) 2012 -- Yayasan Lembaga SABDA
< http://www.ylsa.org >
Rekening: BCA Pasar Legi Solo;
No. 0790266579
a.n. Yulia Oeniyati
< http://blog.sabda.org/ >
< http://fb.sabda.org/doa >
Berlangganan: < subscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org >
Berhenti: < unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org >

(e-RH) Maret 11 -- SAYA BERIMAN ...

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 11 Maret 2012
Bacaan : Kejadian 6:9-22
Setahun: Ulangan 3-4
Nats: Lalu Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang
diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya
(Kejadian 6:22)

Judul:

SAYA BERIMAN ...

Kata "iman" sangat kerap disebut dalam percakapan sesehari tanpa
lagi dipikirkan kebenarannya. Pasti kita pernah mendengar kalimat
seperti: "Mari kita beriman bahwa hari ini tidak akan hujan" atau
"Kita beriman bahwa Tuhan akan mencukupi pendanaan retret ini, " dan
sebagainya. Namun, inikah yang dimaksud dengan iman?

Ketika Allah meminta Nuh untuk membuat bahtera karena Allah akan
menghukum manusia dengan air bah, dengan segera ia melakukannya
(ayat 22). Secara manusiawi ia sebenarnya tidak memiliki cukup dasar
untuk memercayai perintah dan janji semacam itu. Namun, ia tidak
menuntut Allah untuk memberikan gerimis sepanjang tahun atau banjir
selutut terlebih dahulu untuk sekadar menopang keyakinannya.
Baginya, Allah sendirilah jaminan dari penggenapan janji tersebut.
Kepercayaannya bertumpu kepada Pribadi Allah dan Firman-Nya. Ia
percaya bahwa apa yang dikatakan Allah senantiasa benar dan bahwa
Dia sanggup menepati perkataan-Nya. Itulah respons dari hidup yang
bergaul dengan Allah (ayat 9). Itulah iman! Iman adalah wujud
penghormatan kepada Allah yang kita percayai kesempurnaan-Nya. Iman
yang semacam ini akan ditindaklanjuti dalam ketaatan yang tanpa
syarat.

Bagaimana selama ini kita melatih iman kita? Apakah kita berupaya
memahami setiap perintah dan janji Allah dengan benar? Apakah kita
gemar menaati apa yang jelas-jelas Allah nyatakan atau kita lebih
suka mengklaim apa yang belum tentu Allah maksudkan? Hati-hati kalau
ternyata selama ini kita justru banyak meyakini hal-hal yang tidak
pernah Allah perintahkan atau janjikan. --PBS

IMAN YANG BENAR PASTI MEMILIKI DASAR. IMAN YANG KUAT PASTI BERBUAH TAAT.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-03-11
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/03/11/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/03/11/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Kejadian+6:9-22

Kejadian 6:9-22

9 Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak
bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup
bergaul dengan Allah.
10 Nuh memperanakkan tiga orang laki-laki: Sem, Ham dan Yafet.
11 Adapun bumi itu telah rusak di hadapan Allah dan penuh dengan
kekerasan.
12 Allah menilik bumi itu dan sungguhlah rusak benar, sebab semua
manusia menjalankan hidup yang rusak di bumi.
13 Berfirmanlah Allah kepada Nuh: "Aku telah memutuskan untuk
mengakhiri hidup segala makhluk, sebab bumi telah penuh dengan
kekerasan oleh mereka, jadi Aku akan memusnahkan mereka
bersama-sama dengan bumi.
14 Buatlah bagimu sebuah bahtera dari kayu gofir; bahtera itu harus
kaubuat berpetak-petak dan harus kaututup dengan pakal dari luar
dan dari dalam.
15 Beginilah engkau harus membuat bahtera itu: tiga ratus hasta
panjangnya, lima puluh hasta lebarnya dan tiga puluh hasta
tingginya.
16 Buatlah atap pada bahtera itu dan selesaikanlah bahtera itu
sampai sehasta dari atas, dan pasanglah pintunya pada
lambungnya; buatlah bahtera itu bertingkat bawah, tengah dan
atas.
17 Sebab sesungguhnya Aku akan mendatangkan air bah meliputi bumi
untuk memusnahkan segala yang hidup dan bernyawa di kolong
langit; segala yang ada di bumi akan mati binasa.
18 Tetapi dengan engkau Aku akan mengadakan perjanjian-Ku, dan
engkau akan masuk ke dalam bahtera itu: engkau bersama-sama
dengan anak-anakmu dan isterimu dan isteri anak-anakmu.
19 Dan dari segala yang hidup, dari segala makhluk, dari semuanya
haruslah engkau bawa satu pasang ke dalam bahtera itu, supaya
terpelihara hidupnya bersama-sama dengan engkau; jantan dan
betina harus kaubawa.
20 Dari segala jenis burung dan dari segala jenis hewan, dari
segala jenis binatang melata di muka bumi, dari semuanya itu
harus datang satu pasang kepadamu, supaya terpelihara hidupnya.
21 Dan engkau, bawalah bagimu segala apa yang dapat dimakan;
kumpulkanlah itu padamu untuk menjadi makanan bagimu dan bagi
mereka."
22 Lalu Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang
diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Ulangan+3-4
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Ulangan+3-4


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

[i-kan-binaguru] Fwd: apa kabar Lisa?

---------------------------------------------------------------------  e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU    ---------------------------------------------------------------------  

>>>

Lukas Widianto  
architect & interior 

Begin forwarded message:

From: Lisanasanti Handoko <lisanasantihandoko@yahoo.com>
Date: March 10, 2012 10:25:44 GMT+07:00
To: Lucas Widianto <lukas_widianto@yahoo.com>
Subject: Re: apa kabar Lisa?

syalom koh Lukas,


Di papua, kebutuhan sekolah minggu tergantung dr gereja. Kalau gereja2 GBI, GPDi, GKII, banyak pendatang, lumayan lah.Karena setidaknya guru2nya ya lumayan.

kebetulan, kami berjemaat di GIDI, gereja lokal di papua.Jadi kondisi agak berbeda.
Ya kebanyakan seadanya. Buku2 penuntun, alat peraga, gambar2 sekolah minggu, biasanya sedikit.
Juga guru2nya biasanya tdk ikut training khusus.

Bbrp pelayanan anak, seperti Arwana masuk disini. Kadang juga GBI ngadain seminar pelayanan anak.

Kalau mau bicara pedalaman, lain lagi. Tidak ada apa2 sama sekali disana. Kami melatih bbrp org lokal untuk jadi guru TK dan SD di pedalaman,sekaligus jadi guru SM. Biasanya kalalu mrk pulang utk pelayanan,kami beri buku2 cerita alkitab bergambar,alat2 peraga sederhana dan gambar2 kecil2 utk dibagi ke anak.

Di Jayapura ada 1 TB Kalam Hidup, 1 Imanuel dan Siloam.kadang mereka ada sediakan buku2 cerita alkitab, tp jumlah sedikit, kadang habis. Aku pernah juga minta tolong lana belikan gambar2 Cerita Alkitab.  Kain flanel agak sulit didapat. Aku sendiri pakai gambar flanel, pinjam dr teman yg dapat dr misionaris, krn banyak pelayanan ke anak2 juga melatih guru2 SM.
Boneka juga tidak mudah dapat, kadang2 ada yg jual. setahuku, biasanya gereja2 pesan diJawa.

Begitu kira2 gambarannya.

Kalau nggak jelas, ntar kujelasin lagi....................


rgds,
lisa



--- On Tue, 3/6/12, Lucas Widianto <lukas_widianto@yahoo.com> wrote:

From: Lucas Widianto <lukas_widianto@yahoo.com>
Subject: apa kabar Lisa?
To: "lisanasantihandoko@yahoo.com" <lisanasantihandoko@yahoo.com>
Date: Tuesday, March 6, 2012, 6:05 AM

Dear Lisa.

apa kabar?
bbrp teman di milis binaguru, sedang merencanakan untuk membantu pelayanan sekolah minggu di Papua.
kami belum tahu apa kebutuhan2 disana.
memang kami tidak merencanakan untuk pergi meninjau kesana, cukup dapat informasi dari bbrp rekaan di papua.

yang menjadi keprihatinan mungkin adalah komunikai.

mohon berita daari Lisa, apa yang tersedia banyak disana, dan apa yang sulit didapat disana.

Selamat melayani.

Salam

Lukas & nancy

---------------------------------------------------------------------   Bergabung kirim e-mail ke:        Berhenti kirim e-mail ke:       Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru  ---------------------------------------------------------------------  

Friday, March 9, 2012

(e-RH) Maret 10 -- TIGA KEMUNGKINAN

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 10 Maret 2012
Bacaan : Yohanes 10:24-33
Setahun: Ulangan 1-2
Nats: Jawab orang-orang Yahudi itu, "Bukan karena suatu pekerjaan baik
maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau
menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang
manusia saja, menjadikan diri-Mu Allah" (Yohanes 10:33)

Judul:

TIGA KEMUNGKINAN

Banyak orang belum percaya, baik yang ada di luar maupun di dalam
gedung gereja, mengakui Yesus sebagai nabi besar atau guru agung
yang menolong umat manusia mengenal Tuhan dan hidup lebih baik.
Setujukah Anda?

Bacaan hari ini memuat salah satu percakapan Yesus dengan
orang-orang pada zamannya. Saat itu bangsa Yahudi berada dalam
kungkungan penja­jah Romawi dan sangat menantikan pembebasan oleh
Mesias yang dijanjikan Tuhan. Melihat hikmat dan pekerjaan Yesus
yang luar biasa, mereka sangat penasaran apakah Yesus adalah Mesias
itu (ayat 24). Jawaban Yesus sangat menggoncangkan, sampai-sampai
mereka mau melempari-Nya dengan batu (ayat 31). Mengapa? Karena
Yesus menyatakan diri sebagai Tuhan (ayat 33) dengan mengatakan
bahwa pekerjaan-Nya menyaksikan ketuhanan-Nya (ayat 25), Dia dapat
memberi dan menjamin hidup kekal (ayat 28-29), Dia dan Tuhan adalah
satu (ayat 30). Orang-orang yang mendengarkan tidak dapat mengambil
posisi netral. Jika pernyataan-Nya keliru, itu berarti penghujatan
yang harus dihukum rajam. Jika pernyataan-Nya benar, artinya mereka
harus menyembah Dia sebagai Tuhan.

C.S. Lewis menyimpulkan bahwa seorang manusia biasa yang
berkata-kata seperti Yesus pastilah bukan nabi besar atau guru moral
yang agung, karena tokoh yang demikian tak mungkin meng­aku sebagai
Tuhan. Bisa jadi ia orang gila, atau ia seorang penipu. Mungkinkah
Yesus tidak waras? Seorang pembohong besar? Atau ... Dia benar Tuhan
yang layak mendapatkan penghormatan dan penyembahan kita secara
total? Menurut Anda, siapakah Yesus, dan bagaimana Anda seharusnya
bersikap terhadap-Nya? --JOO

PENGAKUAN KITA TENTANG SIAPA YESUS AKAN MEMENGARUHI SIKAP KITA KEPADA-NYA

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-03-10
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/03/10/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/03/10/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Yohanes+10:24-33

Yohanes 10:24-33

24 Maka orang-orang Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya:
"Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam
kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang
kepada kami."
25 Yesus menjawab mereka: "Aku telah mengatakannya kepada kamu,
tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan
dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang
Aku,
26 tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk
domba-domba-Ku.
27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan
mereka mengikut Aku,
28 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka
pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun
tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.
29 Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada
siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan
Bapa.
30 Aku dan Bapa adalah satu."
31 Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari
Yesus.
32 Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal
dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di
antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?"
33 Jawab orang-orang Yahudi itu: "Bukan karena suatu pekerjaan baik
maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau
menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang
manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Ulangan+1-2
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Ulangan+1-2


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

[i-kan-binaguru] Pemimpin Spritual

---------------------------------------------------------------------  e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU    ---------------------------------------------------------------------  

Pimpinan Spritual

Sebagai pemimpin dalam pertumbuhan kerohanian anak-anak Sekolah minggu ,ada beberapa hal yang yang harus dimiliki seorang pemimpn Spritual yang saya ambil dari buku :" On Jesus Leadersship",oleh  C.Gene  Wilkes.Yang menyabutkan & Prinsip pimpinan sebagaimana Jesus memimpin sebagai hamba.
1.Jesus merendahkan diriNya sendiri dan memungkinkan Tuhan mengagungkanNya.
2 Jesus mengikuti keinginan BapaNya,bukan mengejar suatu posisi.
3.Jesus mendefinisikan kebesaran menjadi seorang hamba dan yang menjadi pertama sebagai seorang hamba,yang menjadikan diriNya untuk melayani.
4.Jesus menempuh risiko dengan melayani orang lain karena Dia percaya bahwa Dia adalah putra Allah.
5. Jesus meninggalkan tempatNya di meja utama untuk melayani kebutuhan orang lain
6.Jesus saling membagi tanggug jawab dan wewenang dengan mereka yang dipanggilNya untuk melayani.
7. Jesusu membangun suatu kelompok untuk melaksanakan visi di seluruh dunia.
Ketujuh prinsip diataslah dasar untuk menjadi pemimipin pelayan.
Misi adalah segalanya bagi pemimpin pelayan. Misi yang Tuhan kuasakan kepada seseorang(Ephorus) merupakan pusat segala keputusan dan tindakan.Pemimpin pelyana yang sesungguhnya dimulai ketika pemimpin merendahkan dirinya sendiri untuk melkasanakan misi yang dipercayakan kepadanya daripada semata-mata melaksanakan agenda pribadinya.
Ad empat konsep utama dari kepemimpinan yaitu: Misi,Visi, Melengkapi,dan Kelompok.
Misi merupakan panggilan Tuhan terhadap hidup. Visi merupakan kekhususan Allah trhadap misi tersebut. Melengkapi adalah bagaimana pemimipin melatih yang lain dalam suatu misi untuk menyelesaikan visi itu.
Kelompok adalah bagaimana pemimpin memobilisasi mereka yang sudah diperlengkapi untuk tetap melaksanakan misi walaupun pemimpin sedang tidak ada ditempat.
Penjabaran yang lebih detail tentang prinsip2 diatas akan saya tuliskan dilain waktu.
Salam hangat.
Walz.



---------------------------------------------------------------------   Bergabung kirim e-mail ke:        Berhenti kirim e-mail ke:       Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru  ---------------------------------------------------------------------  

Thursday, March 8, 2012

[i-kan-humor] [e-Humor] 2020 Maret/2012

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.kristen@blogger.com

e-Humor
2020, Maret 2012

Shalom,

Jika ada seseorang "berlagak bodoh" padahal dia tidak "bodoh", saat itu dia menjadi orang yang paling membuat jengkel lawan bicaranya. Seperti yang terdapat dalam kisah lucu sajian e-Humor hari ini. Perbuatan si tokoh jangan ditiru lho! Selamat membaca humor dan jangan lupa bahwa hari ini ada kuis menarik yang menantikan jawaban Anda, Tuhan memberkati :)

Pemimpin Redaksi e-Humor,
Tatik Wahyuningsih
< tatik(at)in-christ.net >
< http://humor.sabda.org/ >


2020. MEMANGNYA?

Seorang pengawas gereja memerhatikan lantai aula gereja penuh sampah kulit kacang. Dengan kesal, ia mencari siapa yang membuang sampah sembarangan. Ketika hendak mencari, ia melihat salah seorang petugas keamanan gereja sedang makan kacang.

Ia bertanya, "Hei, apa kamu yang tadi makan kacang di dalam aula?"

Petugas itu memandang sang pengawas dan mengangguk pelan, "Iya, Pak. Ada apa?"

Pengawas itu bertanya dengan kesal, "Kenapa kulitnya kamu buang ke lantai?"

Sang petugas menatapnya dengan wajah bingung dan berkata, "Maaf, Pak. Memangnya kulitnya harus dimakan juga, ya Pak?"

[Sumber: Senam Mulut Bikin Imut, 22]

"Tinggalkan kebodohanmu, maka kamu akan hidup; belajarlah bagaimana menjadi bijaksana." (Amsal 9:6) - FAYH (1989) < http://alkitab.sabda.org/?Amsal+9:6 >


KUIS HUMOR

Kuis minggu lalu 113: "Apakah yang badannya bongkok dan berkumis panjang?"

- Simbolon, Jimmy Pahala < jimmy.simbolon(at)xxx > = Udang
- Prince Dave < prince.tamto(at)xxx > = Udang
- Ratih Lucia < ratih.lucia(at)xxx > = Udang
- Anastasia Saragih < tinkerbel_srgh(at)xxx > = Udang
- Tikno < tikno(at)xxx > = Udang
- Maz Pherry < mazpherry(at)xxx > = Udaaaaang
- Bing Tiong Tioe < bttioe(at)xxx > = Udang

Jawaban e-Humor: Udang

Wow! Terima kasih ya, untuk pelanggan yang sudah berpartisipasi menjawab kuis minggu lalu :) Semua penjawab menjawab dengan tepat. Selamat ya! Nah silakan jawab kuis edisi kali ini :)

Kuis minggu ini 114: "Tempat kotor, berbau tidak sedap, namun sering dikunjungi orang, apakah itu?"

Jawaban beserta nama Anda akan diumumkan pada edisi kuis e-Humor selanjutnya. Oleh karena itu, kirim jawaban Anda secepatnya ke Redaksi e-Humor, maksimal 5 hari setelah Anda menerima edisi ini ya.

Bagi Anda yang memiliki tebak-tebakan untuk dipasang sebagai kuis di e-Humor, silakan kirim ke: < humor(at)sabda.org >. Kami tunggu jawaban dan kirimannya, ya. Terima kasih banyak!


Kontak: < humor(at)sabda.org >
Redaksi: Tatik Wahyuningsih, Amy Grace Y.
(c) 2012 -- Yayasan Lembaga SABDA
< http://www.ylsa.org >
Rekening: BCA Pasar Legi Solo;
No. 0790266579
a.n. Yulia Oeniyati
< http://blog.sabda.org/ >
< http://fb.sabda.org/humor >
Berlangganan: < subscribe-i-kan-humor(at)hub.xc.org >
Berhenti: < unsubscribe-i-kan-humor(at)hub.xc.org >

[i-kan-binaguru] Peraturan Sekolah Minggu bagi Guru

---------------------------------------------------------------------  e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU    ---------------------------------------------------------------------  

Syalom to all,

Teman-teman bisa bantu saya donk, saya sedang butuh contoh peraturan sekolah minggu untuk para Guru.
Kira-kira seperti apa di tempat kalian. Saya butuh masukan nih... 
Dan juga Boleh dan tidak boleh-nya apa aja...
Thank youuu

GBU


Regards,
Lidya 

---------------------------------------------------------------------   Bergabung kirim e-mail ke:        Berhenti kirim e-mail ke:       Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru  ---------------------------------------------------------------------  

Re: [i-kan-binaguru] Peraturan Sekolah Minggu bagi Guru

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Yg pasti sbg guru tidak boleh terlambat
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: Lidya Susanti <lidya312008@hotmail.com>
Sender: i-kan-binaguru@hub.xc.org
Date: Fri, 9 Mar 2012 07:46:54 +0700
To: Diskusi e-BinaGuru<i-kan-binaguru@hub.xc.org>
ReplyTo: "Diskusi e-BinaGuru" <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Subject: [i-kan-binaguru] Peraturan Sekolah Minggu bagi Guru

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Syalom to all,

Teman-teman bisa bantu saya donk, saya sedang butuh contoh peraturan sekolah minggu untuk para Guru.
Kira-kira seperti apa di tempat kalian. Saya butuh masukan nih... 
Dan juga Boleh dan tidak boleh-nya apa aja...
Thank youuu

GBU


Regards,
Lidya 

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

Re: [i-kan-binaguru] Butuh Cuplikan Film/Video Tentang Dunia Remaja

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Saya pernah liat di toko buku Visi (di Bandung).

Sent from my WhiteBerry® ^-^

From: Timotius Simon Petrus <timotius_2007@yahoo.com>
Sender: i-kan-binaguru@hub.xc.org
Date: Thu, 8 Mar 2012 21:42:01 +0800 (SGT)
To: Diskusi e-BinaGuru<i-kan-binaguru@hub.xc.org>
ReplyTo: "Diskusi e-BinaGuru" <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Subject: Re: [i-kan-binaguru] Butuh Cuplikan Film/Video Tentang Dunia Remaja

dear rekan-rekan ada punya film Pay It Forward yang bersubtitle Indonesia

From: sugeng santoso <kaksugeng@gmail.com>
To: Diskusi e-BinaGuru <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Sent: Thursday, March 8, 2012 7:57 PM
Subject: Re: [i-kan-binaguru] Butuh Cuplikan Film/Video Tentang Dunia Remaja

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   
film Pay It Forward, berbuat baik secara berantai. seorang remaja, SMP Kelas 1 dia berbuat baik kepada 3 orang. dan 3 orang itu berantai berbuat baik juga. sampai mempengaruhi seluruh kota. 
---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   



---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

(e-RH) Maret 09 -- PENGENALAN YANG MENGHANGATKAN

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 9 Maret 2012
Bacaan : Yohanes 4:1-24
Setahun: Bilangan 35-36
Nats: Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa
penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan
kebenaran; sebab Bapa mencari orang-orang yang menyembah Dia
secara demikian (Yohanes 4:23)

Judul:

PENGENALAN YANG MENGHANGATKAN

Seorang perempuan Samaria yang kemungkinan besar adalah pelacur
terlibat percakapan dengan Tuhan Yesus. Uniknya ia menunjukkan
ketertarikan akan perkara-perkara rohani dengan menanyakan tentang
tempat penyembahan yang benar (ayat 20). Entah hanya karena iseng
atau hal tersebut sudah lama ada di benaknya, percakapan tersebut
membawanya kepada pengetahuan yang benar akan Allah.

Yesus tidak menyebutkan tempat tertentu. Dia lebih tertarik mengajar
tentang penyembahan yang benar, yaitu penyembahan dalam roh dan
kebenaran (ayat 23-24 ). Yesus lalu menjelaskan maksud-Nya. Kita
menyembah dalam roh, karena Allah adalah Roh. Roh kita diciptakan
untuk bergaul dengan Penciptanya, sehingga hubungan kita dengan
Tuhan itu lebih penting daripada sekadar ritual atau liturgi; lebih
penting daripada soal tempat, waktu atau hal-hal fisik. Kita juga
harus menyembah dalam kebenaran. Kita harus belajar dari Firman
Tuhan tentang siapa dan seperti apa Allah yang kita sembah, bukan
membuat gambaran Allah seturut apa yang kita inginkan sendiri.

Seringkali kita lebih suka berada di salah satu kubu. Entah di kubu
yang menekankan kehangatan hubungan dengan Tuhan, tetapi
mendefinisikan Tuhan menurut pengertian sendiri, atau di kubu yang
menekankan pentingnya pengenalan akan Allah tanpa pernah membangun
kehangatan hubungan dengan-Nya. Biarlah kekariban bersama Allah
mendorong kita untuk semakin mengenal Dia. Dan, biarlah pemahaman
kita yang makin dalam akan Allah menghangatkan terus persahabatan
kita dengan-Nya. --PBS

MAKIN KENAL, MAKIN KITA BERGAIRAH MENYEMBAH TUHAN;
MAKIN MENYEMBAH, MAKIN BERHASRAT KITA MENGENAL-NYA.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-03-09
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/03/09/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/03/09/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Yohanes+4:1-24

Yohanes 4:1-24

1 Ketika Tuhan Yesus mengetahui, bahwa orang-orang Farisi telah
mendengar, bahwa Ia memperoleh dan membaptis murid lebih banyak
dari pada Yohanes
2 --meskipun Yesus sendiri tidak membaptis, melainkan
murid-murid-Nya, --
3 Iapun meninggalkan Yudea dan kembali lagi ke Galilea.
4 Ia harus melintasi daerah Samaria.
5 Maka sampailah Ia ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar
dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya, Yusuf.
6 Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh
perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari
kira-kira pukul dua belas.
7 Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air.
Kata Yesus kepadanya: "Berilah Aku minum."
8 Sebab murid-murid-Nya telah pergi ke kota membeli makanan.
9 Maka kata perempuan Samaria itu kepada-Nya: "Masakan Engkau,
seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria?" (Sebab
orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria.)
10 Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau engkau tahu tentang karunia
Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum!
niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan
kepadamu air hidup."
11 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tidak punya timba
dan sumur ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air
hidup itu?
12 Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang
memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri
dari dalamnya, ia serta anak-anaknya dan ternaknya?"
13 Jawab Yesus kepadanya: "Barangsiapa minum air ini, ia akan haus
lagi,
14 tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia
tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan
Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya,
yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal."
15 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, berikanlah aku air itu,
supaya aku tidak haus dan tidak usah datang lagi ke sini untuk
menimba air."
16 Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, panggillah suamimu dan datang
ke sini."
17 Kata perempuan itu: "Aku tidak mempunyai suami." Kata Yesus
kepadanya: "Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami,
18 sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang
padamu, bukanlah suamimu. Dalam hal ini engkau berkata benar."
19 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, nyata sekarang padaku,
bahwa Engkau seorang nabi.
20 Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu
katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah."
21 Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai perempuan,
saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di
gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.
22 Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa
yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.
23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa
penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan
kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya
dalam roh dan kebenaran."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Bilangan+35-36
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Bilangan+35-36


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Re: [i-kan-binaguru] Butuh Cuplikan Film/Video Tentang Dunia Remaja

---------------------------------------------------------------------  e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU    ---------------------------------------------------------------------  

---------------------------------------------------------------------  e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU    ---------------------------------------------------------------------  

---------------------------------------------------------------------   Bergabung kirim e-mail ke:        Berhenti kirim e-mail ke:       Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru  ---------------------------------------------------------------------  
film Pay It Forward, berbuat baik secara berantai. seorang remaja, SMP Kelas 1 dia berbuat baik kepada 3 orang. dan 3 orang itu berantai berbuat baik juga. sampai mempengaruhi seluruh kota. 
---------------------------------------------------------------------   Bergabung kirim e-mail ke:        Berhenti kirim e-mail ke:       Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru  ---------------------------------------------------------------------  

---------------------------------------------------------------------   Bergabung kirim e-mail ke:        Berhenti kirim e-mail ke:       Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru  ---------------------------------------------------------------------  

Re: [i-kan-binaguru] Butuh Cuplikan Film/Video Tentang Dunia Remaja

---------------------------------------------------------------------  e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU    ---------------------------------------------------------------------  
film Pay It Forward, berbuat baik secara berantai. seorang remaja, SMP Kelas 1 dia berbuat baik kepada 3 orang. dan 3 orang itu berantai berbuat baik juga. sampai mempengaruhi seluruh kota. 
---------------------------------------------------------------------   Bergabung kirim e-mail ke:        Berhenti kirim e-mail ke:       Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru  ---------------------------------------------------------------------  

Re: [i-kan-binaguru] Butuh Cuplikan Film/Video Tentang Dunia Remaja

---------------------------------------------------------------------
e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU
---------------------------------------------------------------------

coba film Facing the Giant

On 2/27/12, Krisma Wati <krisma_hore@yahoo.com> wrote:
> ---------------------------------------------------------------------
> e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU
> ---------------------------------------------------------------------
>
> Shalom.
>
>
> Teman-teman, saya membutuhkan beberapa cuplikan film/video tentang berbagai
> kasus kehidupan remaja. Bisa berhubungan dengan pergumulan remaja tentang
> identitas rohaninya, masalah keluarga, pergaulan dengan teman-teman,
> motivasi belajar dll. Apakah ada yang bisa memberikan bantuan? Sebelumnya
> saya ucapkan terima kasih. Tuhan memberkati.
>
> ---------------------------------------------------------------------
> Bergabung kirim e-mail ke: <subscribe-i-kan-BinaGuru@hub.xc.org>
> Berhenti kirim e-mail ke: <unsubscribe-i-kan-BinaGuru@hub.xc.org>
> Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru
> ---------------------------------------------------------------------
>

---------------------------------------------------------------------
Bergabung kirim e-mail ke: <subscribe-i-kan-BinaGuru@hub.xc.org>
Berhenti kirim e-mail ke: <unsubscribe-i-kan-BinaGuru@hub.xc.org>
Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru
---------------------------------------------------------------------

Wednesday, March 7, 2012

[i-kan-binaguru] Diskon 20 % buku FBI:Folowing Bible Instruction-Ibu Meilania (pre-order)-NCWC

---------------------------------------------------------------------
e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU
---------------------------------------------------------------------

Shallom...

Shallom…
Bagi peserta NCWC yang belum sempat memesan buku FBI: Following Bible
Instuction Meilania, dapat pesan sekarang selama buku masih dalam
proses cetak dan dapatkan diskon 20 % sebelum tanggal 15 Maret 2012.
Dapatkan juga penawaran menarik lainnya berupa paket buku gratis buku.
Ayo, gunakan kesempatan terbatas ini!

Info dan pemesanan hubungi:
Widya Trihanto : 021-68778183, widy.tri09@gmail.com
Irawaty : 021-4898497, ptgum_jakarta@yahoo.co.id
Klik www.bukugloria.blogspot.com
Tuhan Memberkati.

Salam,

Widya Trihanto
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pembelajaran character building semakin marak diterapkan di berbagai
sekolah dan Sekolah Minggu. Sayangnya, hasil yang dicapai belum
seperti yang diharapkan. Kebanyakan pembelajaran character building
baru berorientasi pada perubahan, belum benar-benar menukik lebih jauh
sampai menyentuh perubahan sikap dan hati anak
Dalam buku FBI: Following Bible Instruction ini, Meilania mengajak
menawarkan pendekatan pembelajaran character building melalui
keteladanan tokoh. Dalam pendekatan ini, penyampaian firman Tuhan
dikemas melalui kisah hidup tokoh-tokoh tertentu yang relevan dengan
topik yang dibahas. Anak-anak tidak lagi sekedar dikhotbahi, namun
diberi contoh bagaimana seorang tokoh menghidupi dan menerapkan firman
Tuhan sehingga mereka dapat memetik pelajaran dari tokoh tersebut.
Penyampainya akan semakin hidup bila mendayagunaan 5K, yaitu Keadaan,
Kostum, Klip, Kegiatan, dan Kreasi. Diharapakan, dengan pendekatan
ini, prinsip firman Tuhan dapat tertanam secara lebih kuat sehingga
benar-benar memengaruhi sikap dan hati anak.
Isi buku ini pernah diuji cobakan dalam sebuah camp anak nasional
pada 2011 denagn tanggapan yang sangat menggembirakan baik dari para
peserta maupun para pengajar. Para guru, guru Sekolah Minggu, dan
orangtua yang rindu untuk mengajarkan pembinaan karakter secara
memikat sehingga dapat memperoleh banyak manfaat dari buku ini.
Buku ini dilaunching saat
Acara NCWC (National Children's Workers' Conference) tanggal 3-4
Februari 2012 di Istora senayan yaitu seminar bagi para Pendidik Anak,
Guru Sekolah Minggu, Aktivis Pelayanan Anak, dan Orangtua untuk
bersama-sama mempersiapkan langkah-langkah strategis dalam Dunia
Pelayanan Anak Indonesia, untuk saling berjejaring dan bekerjasama
guna menumbuhkan generasi baru yang mampu menjadi berkat bagi
zamannya.

---------------------------------------------------------------------
Bergabung kirim e-mail ke: <subscribe-i-kan-BinaGuru@hub.xc.org>
Berhenti kirim e-mail ke: <unsubscribe-i-kan-BinaGuru@hub.xc.org>
Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru
---------------------------------------------------------------------

[e-Wanita] Edisi 79/Maret -- Paskah (1)

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.kristen@blogger.com

e-Wanita -- Paskah (1)
Edisi 79/Maret 2012

MENU SAJI
DUNIA WANITA: MANUSIA BARU (GALATIA 3:28)
WOMEN TO WOMEN: SAYA MENDAPATKAN SEGALA KEBUTUHAN DARI TUHAN
TOKOH WANITA: HAWA -- WANITA DALAM ALKITAB
STOP PRESS: KUMPULAN BAHAN PASKAH DARI YLSA

Shalom,

Memahami makna kebangkitan Tuhan Yesus dalam kehidupan kita merupakan hal yang sangat penting. Jika tidak, kita tidak akan mendapatkan pemahaman yang benar tentang anugerah yang telah kita terima melalui kebangkitan-Nya, yaitu kita menjadi manusia baru di dalam Dia. Apa arti menjadi manusia baru di dalam Dia? Temukan jawabannya melalui artikel yang telah kami persiapkan. Simak juga kesaksian M, seorang anak Tuhan yang mengalami aniaya karena tetap mempertahankan imannya kepada Kristus, serta salah satu tokoh wanita di dalam Alkitab -- Hawa. Tuhan memberkati.

Redaksi e-Wanita,
Fitri Nurhana
< http://wanita.sabda.org/ >


DUNIA WANITA: MANUSIA BARU (GALATIA 3:28)

Kristus sudah bangkit! Akibat kebangkitan Kristus, Roh Kudus dicurahkan untuk melanjutkan karya keselamatan Ilahi. Apa makna kebangkitan Yesus? Apa arti kebangkitan Yesus bagi kita di Indonesia saat ini? Merenungkan makna kebangkitan Yesus menggetarkan hati. Salah satu makna kebangkitan Kristus adalah pengharapan manusia baru, di mana tidak ada lagi diskriminasi etnis atau suku bangsa, diskriminasi gender, perbedaan status sosial. Pengertian manusia baru sangat penting di Indonesia saat ini. Kita hidup dalam suasana dan kondisi hubungan antarsesama "kita-mereka" yang tajam. Fragmentasi sosial membelah masyarakat Indonesia. Kita berbeda dengan mereka dan mereka berbeda dengan kita. Perbedaan ini menyebabkan terjadinya relasi kita-mereka. Manusia dilihat dengan kacamata kita-mereka. Kita dan mereka berbeda kelompok etnisnya. Kita ini kelompok etnis atau suku bangsa yang lebih istimewa, lebih super dibanding mereka. Jadi, kita jangan bergaul dengan mereka. Bahkan bila perlu, kita bunuh saja mereka. Kekerasan fisik antarkelompok etnis merupakan persoalan nyata di Indonesia.

Perbedaan gender adalah persoalan lain. Kita laki-laki dan mereka perempuan. Ada satu organisasi Kristen yang akan memilih pemimpin baru. Sebenarnya, ada satu calon pemimpin yang sangat tepat dengan kemampuan hebat. Tetapi calon ini tidak dipilih. Mengapa? Karena ia seorang perempuan. Perempuan sering tidak diberi kesempatan sama dengan laki-laki. Kita laki-laki, mereka perempuan. Diskriminasi lain adalah status sosial. Jurang kaya-miskin di Indonesia sangat mencolok. Kita kaya, mereka miskin. Bagi sebagian orang, makan ayam goreng merupakan suatu kemewahan. Sementara bagi sebagian orang yang lainnya, gonta-ganti mobil seperti mengganti pakaian saja. Hubungan manusia dilihat dengan kacamata kita-mereka.

Pada zaman Tuhan Yesus, masalah kelompok etnis, gender, dan status sosial juga terjadi. Bangsa Yahudi menganggap bangsa lain adalah bangsa kafir. Merekalah bangsa pilihan Allah. Suku bangsa lain bukan umat pilihan. Perempuan mendapat posisi yang tidak menguntungkan dalam masyarakat Yahudi. Rabi Yahudi dalam doanya bersyukur bahwa ia tidak dilahirkan sebagai perempuan. Status sosial kaya-miskin, khususnya budak dan orang merdeka jelas terlihat. Budak dipandang sebagai benda bukan manusia. Dalam konteks dan situasi demikian, Yesus membawa pengharapan baru, pengharapan manusia baru. Yesus tidak melihat sesama manusia dalam kacamata kita-mereka.

Ketika Tuhan Yesus ditanya siapakah sesamaku manusia? Tuhan Yesus menunjuk orang Samaria sebagai sesama manusia (Lukas 10:29). Kenapa Samaria? Rupanya orang Yahudi dan orang Samaria terlibat konflik dan permusuhan yang berlangsung ratusan tahun. Hubungan kita-mereka tajam sekali. Orang Yahudi yang tinggal di daerah Galilea, jika pergi ke Yerusalem harus melewati tanah Samaria. Tetapi orang Yahudi lebih baik mengambil jalan memutar yang lebih jauh, ketimbang menginjak tanah samaria. Mengapa konflik kita-mereka -- Samaria dan Yahudi terjadi? Ketika bangsa Israel dibuang ke Babilonia, penduduk yang dibawa adalah yang pintar dan kuat -- Israel, sementara yang lemah ditinggalkan -- Samaria (2 Raja-Raja 24:14), orang miskin ditinggalkan, sementara orang kaya dibawa ke pembuangan Babilonia (2 Raja-Raja 25:12).

Untuk mengisi kekosongan penduduk, raja Asyur memindahkan orang dari Babel ke kota-kota Samaria (2 Raja-raja 17:24). Dalam pandangan orang Yahudi, penduduk Samaria tidak lagi murni Yahudi -- orang Babel bukan, orang Yahudi juga bukan. Mereka telah tercemar dan tidak murni lagi. Jadi, orang Samaria adalah orang lemah, miskin, dan tercemar. Tidak heran ketika orang Israel kembali dari pembuangan ke Palestina, mereka memandang rendah orang yang tinggal di Palestina. Kitab Ezra dan Nehemia melaporkan konflik yang terjadi antara Samaria dan Yahudi. Kita Yahudi, mereka Samaria. Orang Yahudi memandang orang Samaria sebagai "orang bodoh", "penyembah berhala". Para rabi Yahudi melihat orang Samaria sebagai "orang murtad", "ditakdirkan di neraka".

Orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria. Mereka tidak berbicara satu dengan yang lainnya. Ketika Tuhan Yesus menyatakan orang Samaria sebagai sesama manusia, orang Yahudi sangat terkejut. Sebenarnya, orang Samaria dan orang Yahudi tidak jauh berbeda (Yohanes 4:9). Keduanya percaya pada satu Allah, setia pada Taurat, dan melakukan sabat, sunat, dan merayakan hari-hari raya seperti Paskah, Pentakosta. Perbedaan keduanya adalah tempat ibadah. Dalam pandangan Yahudi, orang Samaria dianggap lemah, miskin, dan tercemar, sehingga orang Yahudi tidak mau beribadah satu tempat. Orang Samaria beribadah di gunung Gerizim, sedang orang Yahudi beribadah di Yerusalem. Tuhan Yesus sengaja melintasi tanah Samaria, bahkan Tuhan Yesus berbicara dengan seorang perempuan Samaria. Yesus juga tinggal dua hari di tanah Samaria (Yohanes 4:40), makan dan minum bersama orang Samaria. Hal ini tentu saja membuat murid-murid Yesus heran (Yohanes 4:27). Bagi Yesus, hubungan manusia tidak dilihat dalam konteks kita-mereka.

Makna kebangkitan Yesus adalah hilangnya kacamata kita-mereka. Kita tidak lagi melihat sesama manusia dengan pandangan kita-mereka. Komunitas Kristen harus mendemonstrasikan kepada dunia suatu hubungan baru di dalam jemaat, di mana tidak ada kebencian etnis, pelecehan gender, dan perbedaan status sosial. Manusia baru, di mana Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu, karena semua orang percaya adalah satu di dalam Kristus. Komunitas Kristen harus menampakkan relasi sesama manusia baru sebagai saudara dalam Kristus. Dengan jalan demikian, dunia tahu dan mengerti makna dan arti kata saudara. Jika orang Kristen tidak memperlihatkan kepada dunia arti kata saudara, maka dunia tidak akan mengerti arti persaudaraan sejati.

Mengasihi sesama berarti tidak melihat manusia dengan kacamata kita-mereka. Inilah tugas orang Kristen, tugas moral sosial gereja. Dari sinilah peran etika sosial gereja berangkat. Inilah arti kebangkitan Yesus. Manusia baru melihat manusia berasal dari satu sumber yakni Adam, sehingga semua manusia memiliki hak sama untuk mendengar Kabar Baik Kristus. Ada satu kesaksian dari suku Manobo di Filipina, dalam buku "Sampah Menjadi Persembahan". Suku Manobo dianggap sebagai suku sampah. Sampah karena orang Manobo suka mabuk, judi, malas, gosip, dan bertengkar. Orang Manobo bodoh, malas, miskin, keras kepala, suka mencuri. Apa yang diharapkan dari mereka? Tidak ada. Tidak ada yang mau bergaul dengan mereka. Tetapi Tuhan Yesus mengasihi mereka dengan mengutus hambanya -- seorang wanita -- dari Gereja BNKP di Nias, yang tidak melihat manusia dalam perspektif kita-mereka untuk melayani suku ini. Ketika kasih Yesus menjamah suku Manobo, terjadi perubahan yang luar biasa, sehingga mereka menjadi manusia baru. Sebelum mengenal Injil, cita-cita anak Manobo hanya satu, kawin! Setelah menerima Injil, mereka memiliki cita-cita yang luar biasa. Ada harapan hidup. Tidak hanya itu. Mereka rajin memberitakan kasih Yesus -- tidak hanya kepada suku Manobo, tetapi juga kepada suku lain yang selama ini memandang mereka sangat rendah. Suku Manobo tidak lagi melihat sesama manusia dengan kacamata kita-mereka.

Mungkin kacamata kita-mereka yang kita kenakan selama ini terlalu tajam memilih manusia. Mengapa? Injil Kristus tidak kita beritakan kepada mereka, karena kuasa kebangkitan Kristus Yesus tidak menghangatkan hati kita ketika melihat sesama manusia. Jadi, marilah kita melihat sesama manusia dengan kacamata Kristus. Lihatlah sesama manusia seperti Kristus melihat manusia.

Diambil dan disunting seperlunya dari:
Judul buletin: Partner, Tahun XXIII, Edisi HUT ke-40, Tahun 2009
Judul artikel: Manusia Baru (Galatia 3:28)
Penulis: Pdt. Armand Barus
Penerbit: Yayasan Persekutuan Pembaca Alkitab
Halaman: 3 -- 5


WOMEN TO WOMEN: SAYA MENDAPATKAN SEGALA KEBUTUHAN DARI TUHAN

Nama saya M. Ayah saya adalah seorang yang taat akan agamanya. Saya menikah pada usia 13 tahun. Anak pertama saya meninggal pada usia 2 tahun. Saat itu suami saya berkata, "Ini terjadi karena kau bukan orang baik!" Saya telah berdoa, berpuasa, dan membaca kitab suci agama saya. Semakin saya membaca, semakin saya mengerti, maka semakin saya tidak dapat menerimanya. Saya menyadari bukan hidup seperti ini yang saya ingini.

Seorang teman saya telah menerima Kristus dan menjadi Kristen. Ia membaca Alkitab setiap hari dan terus menerus mencari kebenaran dari firman Tuhan. Saya pun datang kepadanya untuk mengenal Kristus. Satu ayat yang membuat saya terkesan adalah: "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu." (Matius 11:28) Ya, saya membutuhkan kelegaan dan saya menemukan kepastian dalam firman-Nya.

Saya merasa takut untuk berpindah agama. Saya mulai berdoa, "Tuhan, saya tidak menemukan-Mu dalam iman lama saya. Apakah saya dapat menemukan-Mu dalam iman Kristiani? Ada sebuah kekosongan dalam hati saya." Kemudian Yesus menjawab doa saya. Ia datang melalui Roh Kudus kepada saya, Ia sangat nyata.

Saya pun menerima Yesus sebagai Juru Selamat. Saya mulai membaca kitab Perjanjian Baru, terutama kitab Wahyu yang sangat memberkati saya. Saya sangat diberkati oleh firman Tuhan dalam Alkitab dan buku-buku yang saya beli di gereja setempat. Setelah beberapa lama, saya sudah membawa 16 anggota keluarga saya untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Saya tidak takut untuk memberi tahu orang lain bahwa saya adalah seorang Kristen.

Setelah 1 tahun menjadi seorang Kristen, saya ditangkap karena mereka menemukan sebuah catatan yang saya tulis untuk kakak saya yang berbunyi, "tinggalkan candu dan minuman keras, percayalah kepada Kristus." Dalam pengadilan saya berkata, "yang dapat kalian lakukan adalah membunuh saya dan setelah itu Kerajaan Tuhan ada di hadapan saya. Iman adalah sesuatu yang datang dari hati. Iman bukanlah sebuah permainan dan saya menemukan segalanya dalam Kristus."

Selama di penjara, saya hanya dapat menghirup udara segar selama 15 menit dalam sehari. Saya terus memikul salib ini, sampai suatu hari penjaga membuka pintu sel dan menyatakan bahwa saya bebas. Saya harus tetap memberitakan Kabar Baik. Saya harus keluar dari kota ini dan membawa semangat penginjilan ke tempat selanjutnya.

Diambil dan disunting seperlunya dari:
Nama buletin: Frontline Faith September-Oktober 2011
Penulis: Tidak dicantumkan
Penerbit: Yayasan Open Doors Indonesia, Jakarta
Halaman: 8


TOKOH WANITA: HAWA -- WANITA DALAM ALKITAB

Kejadian 3:20, Kejadian 4:1, 2 Korintus 11:3, 1 Timotius 2:13

Hawa adalah ibu seluruh umat manusia. Seluruh bangsa, suku dan bahasa berasal darinya.

Hawa diciptakan Allah dan diberikan kuasa atas dunia (Kejadian 1:26-29). Perhatikan bahwa ayat 27 menekankan kenyataan bahwa Allah menciptakan pria dan wanita.

Kata-kata pertama yang pernah diucapkan Allah dituliskan dalam Kejadian 1:28. Janji-janji ini diberikan secara langsung kepada Hawa serta Adam.

Walaupun pria dan wanita memunyai peran-peran yang berbeda dalam pernikahan, kita sejajar dalam hubungan kita dengan Allah. Kita bersama-sama menciptakan gambaran Allah. Kita dipanggil untuk menaklukan dunia.

Hawa diciptakan dari tulang rusuk pria (Kejadian 2:21-25). Bukan dari kakinya, karena wanita tidak diciptakan untuk menjadi bawahannya. Bukan pula kepalanya, karena wanita tidak diciptakan untuk menjadi atasannya. Dia diciptakan dari tulang yang terdekat dengan hati. Hal ini berbicara banyak tentang hubungan yang terjadi antara pria dan wanita dalam pernikahan.

Kejadian 3 bercerita bagaimana wanita ditipu oleh ular. Saat ini, Iblis masih menggunakan cara licik seperti ini. Waspadalah akan tipuan Iblis (2 Korintus 11:1-3). Dia mendatangkan pikiran-pikiran jahat. Dia lihai memberikan situasi yang sangat buruk dalam keadaan apa pun. Dia terus berbohong dan mengambil keuntungan dari keraguan yang dia temukan dalam diri Anda.

Seorang wanita yang berhikmat peka terhadap pikirannya. Pikiran yang datang dari iblis dibuangnya ke tong sampah dan tidak pernah dipikirkannya. Wanita yang tidak bijak merenungkan semua pikiran yang ada di benaknya. Pada akhirnya, pikiran tersebut akan memberikan tipuan, rasa sakit, tekanan setan, dan hubungan yang hancur. (t\Anna)

Diterjemahkan dari:
Nama situs: The Living Word Library
Alamat URL: http://www.wordlibrary.co.uk/article.php?id=160&type=bible
Tanggal akses: 14 Juli 2011


STOP PRESS: KUMPULAN BAHAN PASKAH DARI YLSA

Apakah Anda sedang bingung mempersiapkan acara Paskah di gereja, persekutuan, atau komunitas Anda? Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) < http://www.ylsa.org > menyediakan sejumlah sumber bahan Paskah pilihan dan alkitabiah untuk membantu Anda menemukan pengetahuan Alkitab dan inspirasi untuk menyambut Paskah.

Anda bisa berkunjung ke Situs Paskah Indonesia < http://paskah.sabda.org/ > yang memuat segudang bahan menarik seputar Paskah, antara lain artikel, drama, puisi, kesaksian, dan buku. Anda juga bisa menyumbangkan bahan-bahan Paskah karya Anda di situs ini dan membagikannya kepada orang lain. Jika waktu Anda terbatas dan membutuhkan referensi tepercaya seputar bahan Paskah, berbagai link dan daftar kategori di situs mini < http://paskah.co/ > akan menolong Anda menyeleksi bahan-bahan yang Anda butuhkan.

YLSA juga menghadirkan kisah-kisah Paskah dalam bentuk video yang memadukan unsur teks, audio, dan grafis menarik yang dapat diunduh secara gratis di YouTube < http://youtube/user/sabdaalkitab >. Selain itu, Anda juga kami undang untuk berinteraksi dengan anak-anak Tuhan yang lain melalui "sharing" dan diskusi seputar perayaan Paskah di Facebook Paskah < http://fb.sabda.org/paskah >. Paskah segera datang, jangan menunda lagi. Segera kunjungi keempat pranala kami dan dapatkan bahan-bahan Paskah dari YLSA!


Kontak: < wanita(at)sabda.org >
Redaksi: Novita Yuniarti dan Fitri Nurhana
(c) 2012 -- Yayasan Lembaga SABDA
< http://www.ylsa.org >
Rekening: BCA Pasar Legi Solo;
No. 0790266579
a.n. Yulia Oeniyati
< http://blog.sabda.org/ >
< http://fb.sabda.org/wanita >
Berlangganan:< subscribe-i-kan-wanita(at)hub.xc.org >
Berhenti: < unsubscribe-i-kan-wanita(at)hub.xc.org >

[e-Penulis] Edisi 105/Maret/2012 -- Cara Kreatif Disiplin Menulis (I)

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.kristen@blogger.com

e-Penulis -- Cara Kreatif Disiplin Menulis (I)
Edisi 105/Maret/2012

DAFTAR ISI
DARI REDAKSI: DISIPLIN + KREATIF = PRODUKTIVITAS!
ARTIKEL: CARA KREATIF MEMBANGUN KEBIASAAN MENULIS
POJOK BAHASA: MENENTUKAN PEMILIHAN KATA (DIKSI)
STOP PRESS: IKUTI KELAS DASAR-DASAR IMAN KRISTEN (DIK) MEI/JUNI 2012 -- PESTA


DARI REDAKSI: DISIPLIN + KREATIF = PRODUKTIVITAS!

Kita tahu bahwa disiplin adalah salah satu faktor penting, yang mendorong produktivitas tulisan kita. Namun demikian, tak sedikit dari kita yang sering kali kalah oleh suasana hati, sehingga proyek penulisan kita tidak selesai atau tidak tepat waktu. Untuk itulah, dalam edisi kali ini, e-Penulis menyajikan sebuah artikel yang membahas bagaimana caranya agar kita kreatif dan memiliki disiplin dalam menulis sebuah cerita. Harapan kami semoga dapat memberi inspirasi bagi Sahabat e-Penulis, untuk berdisiplin dalam menulis atau mencari cara yang paling sesuai dengan kondisi Sahabat. Di kolom Pojok Bahasa, kami menyajikan artikel yang membahas tentang diksi, yang kami harap dapat menambah pengetahuan (atau mengingatkan) Sahabat e-Penulis mengenai masalah makna dalam diksi.

Selamat menyimak, Tuhan Yesus memberkati!

Pemimpin Redaksi e-Penulis,
Yosua Setyo Yudo
< yudo(at)in-christ.net >
< http://pelitaku.sabda.org >


ARTIKEL: CARA KREATIF MEMBANGUN KEBIASAAN MENULIS
Ditulis oleh: Yosua Setyo Yudo

"We first make our habits, and then our habits make us," demikianlah kata-kata dari John Dryden, seorang penyair, aktor drama, dan kritikus sastra yang berpengaruh pada Era Restorasi Inggris. Lewat kata-kata itu, ia hendak mengatakan bahwa kitalah yang membentuk kebiasaan-kebiasaan yang kita miliki, tetapi di kemudian hari, kebiasaan-kebiasaan itulah yang akan menunjukkan kepada dunia siapa diri kita yang sebenarnya.

Berkaitan dengan dunia kepenulisan, paling tidak ada tiga hal yang dibutuhkan untuk membangun sebuah kebiasaan menulis yang baik:

1. Keinginan

Jika keinginan untuk menulis sudah ada, maka semua halangan yang lain akan lebih mudah disingkirkan. Sebaliknya, jika keinginan untuk menulis tidak ada, maka usaha apa pun akan terasa sebagai tekanan dan paksaan.

2. Kedisiplinan Diri

Kedisiplinan membantu seseorang untuk "bersikap keras", untuk mendorongnya membangun sebuah kebiasaan menulis.

3. Keuletan

Keuletan dapat berarti semangat untuk terus maju sekalipun kualitas tulisan belum sempurna, bersabar terhadap diri sendiri, serta memaafkan diri sendiri ketika tidak dapat mencapai target yang telah ditentukan (sambil terus berusaha tentunya).

Dari sekian banyak cara kreatif yang dipakai untuk mendorong seseorang untuk disiplin menulis, di bawah ini ada tiga cara yang paling sering dipakai:

1. Menulis Jurnal Pribadi

Banyak orang yang menyamakan menulis jurnal pribadi dengan menulis buku harian. Sedikit mirip memang. Namun, menulis jurnal pribadi memiliki cakupan yang lebih luas daripada sekadar menulis pengalaman sehari-hari. Kita bisa menganggap jurnal kita sebagai laboratorium kepenulisan, sebuah tempat di mana kita bisa bereksperimen dengan kata-kata, frasa, dan istilah maupun menulis jenis tulisan tertentu.

Bagaimana dengan topik yang ditulis di jurnal pribadi? Apakah topik yang membutuhkan pengetahuan spesifik tentang sebuah hal tertentu, dapat ditulis di jurnal pribadi? Jawabannya, ya dan tidak. Memang, topik yang biasanya ditulis dalam jurnal adalah sesuatu yang berkaitan dengan kesan penulisnya, tentang bagaimana ia memandang sebuah masalah, apa yang berarti baginya, perasaannya, atau tentang orang-orang yang memengaruhi hidupnya. Tetapi tidak selamanya seperti itu. Jika Anda ingin menulis tentang Timlo (makanan khas Solo), misalnya, Anda dapat membaca beberapa artikel yang berkaitan dengan makanan tersebut, dan kemudian menulis topik itu dalam jurnal Anda menurut pengetahuan yang baru Anda dapatkan.

Ada beberapa hal yang perlu diingat ketika menulis jurnal harian. Hal pertama yang harus Anda ingat adalah Anda bebas melakukan apa pun. Tidak ada seorang pun yang akan membaca dan memberi penilaian atas tulisan Anda (kecuali Anda mengizinkannya). Hal lainnya adalah menulislah lebih cepat daripada biasanya. Hal ini akan "memaksa" pikiran Anda untuk mengeluarkan ide-ide, yang bahkan mungkin tidak Anda sadari sebelumnya. Ketika Anda menulis dengan cepat, Anda juga melatih pikiran Anda untuk memilih diksi yang tepat untuk mengungkapkan ide-ide itu, sambil tetap mencari cara untuk tetap setia kepada topik yang sedang Anda tulis.

Usahakan untuk tetap menulis hingga waktu yang Anda tentukan berakhir. Sebelum itu, jangan sekali-kali membaca tulisan Anda, apalagi menyuntingnya. Biarkan semua ide di dalam kepala Anda mengalir bebas ke atas kertas (atau layar komputer Anda). Bebaskan diri Anda sebebas-bebasnya.

Ketika Anda selesai menulis, Anda baru dapat membaca apa yang telah Anda tulis, menyunting, memberi tanda baca yang terlewat, dan merangkum apa yang telah Anda tulis. Setelah itu, jangan lupa memberi tanda pada halaman terakhir di setiap topik yang Anda tulis (jika Anda menulis di buku). Hal ini untuk memudahkan Anda mengakses tulisan dan ide-ide tersebut, sekiranya Anda membutuhkannya suatu hari nanti.

Sepintas lalu, cara ini terlihat agak sedikit "ngawur" atau "suka-suka", tetapi keuntungan menulis jurnal pribadi adalah Anda menolong diri Anda sendiri untuk memunculkan ide-ide baru, membuka sumbat "writer's block" Anda, dan membuat Anda semakin mahir menggunakan pilihan kata yang sederhana.

2. Membuat Kartu-Kartu Pengingat

Cara yang berikut ini adalah cara yang juga dapat dipakai dalam merangsang seseorang untuk disiplin menulis, bahkan cara ini dipakai oleh Elizabeth Gilbert untuk "mengikat" dirinya saat menyelesaikan novelnya yang berjudul "Eat, Love, Pray". Ada sedikit perbedaan antara cara ini dengan cara yang pertama (menulis jurnal). Dalam menggunakan kartu pengingat, Anda diharapkan sudah memiliki draf tulisan Anda. Artinya, Anda sudah memiliki bahan, mengolah bahan-bahan itu, dan menyusunnya ke dalam kerangka karangan. Di kartu-kartu pengingat itulah, nantinya Anda akan menulis draf yang sudah jadi tersebut dan menggunakannya menjadi sesuatu yang "mengikat" Anda. Kartu-kartu pengingat itu disarankan berwarna-warni. Hal itu dikarenakan untuk mempermudah penyortiran, membantu Anda mengingat dan menjaga, agar Anda tidak bosan.

Sebenarnya, inti dari cara ini adalah membuat Anda mengetahui sejauh mana Anda sudah menyelesaikan sebuah proyek menulis (untuk cerita panjang). Tetapi jika Anda ingin memakainya untuk menulis artikel-artikel pendek, Anda dapat memodifikasi penggunaan kartu ini menjadi kartu acak, yang harus Anda ambil setiap harinya dan menulis sesuai dengan draf dan topik yang tertera di kartu tersebut.

3. Membentuk atau Bergabung dengan Komunitas Menulis

Cara ketiga untuk mendorong Anda berdisiplin dalam menulis adalah dengan memiliki komunitas. Dengan memiliki komunitas, Anda memiliki rekan-rekan yang dapat menyemangati Anda untuk terus menulis. Tentu saja hal ini tidak terjadi searah. Anda juga "wajib" memberi semangat kepada rekan-rekan sesama penulis.

Membentuk atau bergabung dengan komunitas penulis tidak hanya membuat Anda memiliki rekan-rekan yang mendukung Anda, tetapi Anda juga dapat terus mengasah pengetahuan tulis-menulis Anda, mempelajari hal-hal yang mungkin baru bagi Anda, dan tentu saja membangun relasi dengan penulis yang lain. Dengan berkomunitas, Anda juga memiliki rekan-rekan penulis yang cukup kompeten untuk menilai tulisan Anda, memberi tahu di mana kelemahan-kelemahan Anda, sekaligus menunjukkan keunggulan Anda yang perlu dipertahankan. Dengan berada dalam komunitas seperti ini, Anda dapat memupuk rasa percaya diri Anda dan pada gilirannya dapat memberi dampak yang positif terhadap kualitas karya tulis Anda.

Ketiga cara di atas tidak selalu dapat menjadi cara terbaik untuk mendorong seseorang untuk berdisiplin dalam menulis, tetapi mungkin bisa menjadi inspirasi bagi Anda untuk menemukan cara yang terbaik dan yang paling nyaman bagi Anda. Intinya di sini adalah kemauan dan kreativitas untuk mendorong diri Anda sendiri. Ketika Anda mau belajar dan berusaha untuk berdisiplin, lambat laun Anda akan membentuk sebuah kebiasaan menulis yang baik.

Sumber bacaan:
1. Gilbert, Tom. "Your Journal and Your Journey". Dalam http://www.your-life-your-story.com
2. Robson, Janson. "A Journaling Process". Dalam http://www.jounalforyou.com
3. Krisnadefa, Winda. "Cara Kreatif Disiplin Menulis Cerita Panjang". Dalam http://www.kampungfiksi.com
4. Brain, Helen. 2008. "Become a Disciplined Writer". Dalam http://www.suite101.com
5. Ray, Ramadhani. 2012. "Cara Mendisiplinkan Diri demi Karier Kepenulisan". Dalam Kartunet.com


POJOK BAHASA: MENENTUKAN PEMILIHAN KATA (DIKSI)
Diringkas oleh: Yosua Setyo Yudo

Diksi, dalam arti aslinya dan artinya yang pertama merujuk pada pemilihan kata dan gaya ekspresi oleh penulis atau pembicara. Sementara artinya yang kedua, dan yang lebih umum, membicarakan pengucapan dan intonasi daripada pemilihan kata dan gaya. Diksi bukan hanya berarti memilih-milih kata. Istilah ini bukan saja digunakan untuk menyatakan gagasan atau menceritakan peristiwa, tetapi juga meliputi persoalan gaya bahasa, ungkapan-ungkapan, dan sebagainya.

Untuk memperoleh teknik penceritaan yang menarik, maka diksi harus digunakan dengan tepat dalam mengungkapkan gagasan atau hal yang diamanatkan. Oleh karena itu, untuk memilih diksi yang tepat, seorang pengarang harus memunyai kemampuan untuk membedakan secara tepat nuansa-nuansa makna sesuai dengan gagasan yang ingin disampaikan, dan kemampuan untuk menemukan bentuk yang sesuai dengan situasi dan nilai rasa pembacanya. Seorang pengarang dapat memilih kata yang tepat dan sesuai, jika ia menguasai sejumlah besar kosakata yang dimiliki masyarakat bahasanya, serta mampu menggerakkan dan mendayagunakan kekayaannya itu menjadi jaring-jaring kalimat yang jelas dan efektif.

Itulah sebabnya, sebelum menentukan pilihan kata, seorang pengarang harus memerhatikan masalah makna. Makna sebuah kata atau sebuah kalimat merupakan makna yang tidak selalu berdiri sendiri. Adapun makna, menurut (Chaer, 1994:60), terbagi atas beberapa kelompok yaitu:

a. Makna Leksikal dan Makna Gramatikal

Makna leksikal adalah makna yang sesuai dengan referennya, sesuai dengan hasil observasi alat indera, atau makna yang sungguh-sungguh nyata dalam kehidupan kita. Contohnya, kata "tikus". Makna leksikalnya adalah binatang yang menyebabkan timbulnya penyakit (Tikus itu mati diterkam kucing). Sedangkan makna gramatikal adalah makna yang digunakan untuk menyatakan makna-makna atau nuansa-nuansa makna gramatikal [sesuai dengan tata bahasa; menurut tata bahasa, Red], untuk menyatakan makna jamak bahasa Indonesia, menggunakan proses reduplikasi seperti kata: buku, yang bermakna "sebuah buku", menjadi buku-buku yang bermakna "banyak buku".

b. Makna Referensial dan Nonreferensial

Perbedaan di antara keduanya adalah berdasarkan pada ada tidaknya referen dari kata-kata itu. Sebuah kata memiliki makna referensial jika memunyai referen. Kata nonreferensial adalah kata yang tidak memiliki referen. Contoh: Kata "meja" dan "kursi" (bermakna referen). Kata "karena" dan "tetapi" (bermakna nonreferensial).

c. Makna Denotatif dan Konotatif

Makna denotatif adalah makna asli, makna asal, atau makna sebenarnya yang dimiliki sebuah leksem [satuan leksikal dasar yang abstrak, yang mendasari pelbagai bentuk kata; satuan terkecil dalam leksikon,Red]. Contohnya, kata "kurus". Makna denotatifnya adalah keadaan tubuh yang lebih kecil dari ukuran normal. Makna konotatif adalah makna lain yang ditambahkan pada makna denotatif, yang berhubungan dengan nilai rasa orang atau kelompok orang yang menggunakan kata tersebut. Contohnya, kata "kurus" pada contoh di atas bermakna konotatif netral, artinya tidak memiliki nilai rasa yang mengenakkan, tetapi kata "ramping" bersinonim dengan kata kurus itu memiliki konotatif positif, nilai yang mengenakkan. Orang akan senang bila dikatakan "ramping".

d. Makna Konseptual dan Makna Asosiatif

Makna konseptual adalah makna yang dimiliki oleh sebuah lema [kata atau frasa masukan dalam kamus di luar definisi atau penjelasan lain yang diberikan dalam entri, Red] terlepas dari konteks atau asosiasi apa pun. Contohnya, kata "kuda". Makna konseptualnay adalah sejenis binatang berkaki empat yang bisa dikendarai. Makna asosiatif adalah makna yang dimiliki sebuah leksem atau kata yang berkenaan dengan adanya hubungan kata itu dengan suatu yang berada di luar bahasa. Contohnya, kata "melati" berasosiasi dengan sesuatu yang suci atau kesucian. Kata "merah" berasosiasi "berani" atau paham komunis.

e. Makna Kata dan Makna Istilah

Makna kata, walaupun secara sinkronis tidak berubah, tetapi karena berbagai faktor dalam kehidupan dapat menjadi bersifat umum. Makna kata itu baru menjadi jelas kalau sudah digunakan dalam suatu kalimat. Contoh: kata "tahanan", bermakna orang yang ditahan, tapi bisa juga hasil perbuatan menahan. Kata "air", bermakna air yang berada di sumur, di gelas, di bak mandi, atau air hujan. Makna istilah memiliki makna yang tetap dan pasti. Ketetapan dan kepastian makna istilah itu karena istilah itu hanya digunakan dalam bidang kegiatan atau keilmuan tertentu. Contohnya, kata "tahanan" di atas masih bersifat umum, tetapi di bidang hukum, kata tahanan itu sudah pasti orang yang ditahan sehubungan suatu perkara.

f. Makna Idiomatikal dan Peribahasa

Idiom adalah satuan-satuan bahasa (ada berupa baik kata, frasa, maupun kalimat) maknanya tidak dapat diramalkan dari makna leksikal, baik unsur-unsurnya maupun makna gramatikal satuan-satuan tersebut. Contohnya, kata "ketakutan", "kesedihan", "keberanian", dan "kebimbangan" memiliki makna hal yang disebut makna dasar. Kata "rumah kayu" bermakna, rumah yang terbuat dari kayu. Makna peribahasa bersifat memperbandingkan atau mengumpamakan, maka lazim juga disebut dengan nama perumpamaan. Contoh: bagai, bak, laksana, dan umpama lazim digunakan dalam peribahasa.

g. Makna Kias dan Lugas

Makna kias adalah kata, frasa dan kalimat yang tidak merujuk pada arti sebenarnya. Contohnya, "Putri malam" bermakna bulan dan "Raja siang" bermakna matahari. Makna lugas adalah kebalikan dari makna kias. Makna lugas adalah makna dari sebuah frasa dan kalimat yang tidak menimbulkan tafsir ganda. Contohnya adalah kata "makan" dalam kalimat "Adik sedang makan roti," dan frasa "tangan kanan" dalam kalimat "Tangan kanannya patah dalam kecelakaan kemarin."

Diringkas dari:
Nama situs: Riski21208074's Blog
Alamat URL: http://riski21208074.wordpress.com/2010/03/13/diksi/
Judul asli artikel: Diksi
Penulis: Tidak dicantumkan
Tanggal akses: 23 Desember 2011


STOP PRESS: IKUTI KELAS DASAR-DASAR IMAN KRISTEN (DIK) MEI/JUNI 2012 -- PESTA

Yayasan Lembaga SABDA melalui Pendidikan Elektronik Studi Teologi Awam < http://www.pesta.org > kembali membuka kelas Dasar-Dasar Iman Kristen (DIK) untuk periode Mei/Juni 2012. Bagi Anda yang ingin mempelajari pokok-pokok penting dasar iman Kristen, seperti Penciptaan, Manusia, Dosa, Keselamatan, dan Hidup Baru dalam Kristus, segeralah bergabung dalam kelas DIK ini.

Saat ini Anda sudah dapat mendaftarkan diri untuk menjadi peserta baru. Batas pengumpulan tugas tertulis sebagai persyaratan untuk dapat mengikuti kelas diskusi adalah tanggal 1 Mei 2012. Jadi, segeralah bergabung! Daftarkan diri Anda sekarang juga ke < kusuma(at)in-christ.net >.

Bagi Anda yang ingin membaca dan mempelajari pelajaran-pelajaran DIK, silakan berkunjung ke: http://pesta.sabda.org/dik_sil


Kontak: < penulis(at)sabda.org >
Redaksi: Yosua Setyo Yudo, Santi Titik Lestari
(c) 2012 -- Yayasan Lembaga SABDA
< http://www.ylsa.org/ >
Rekening: BCA Pasar Legi Solo;
No. 0790266579
a.n. Yulia Oeniyati
< http://blog.sabda.org/ >
< http://fb.sabda.org/penulis >
Berlangganan: < subscribe-i-kan-penulis(at)hub.xc.org >
Berhenti: < unsubscribe-i-kan-penulis(at)hub.xc.org >

[i-kan-binaguru] NCWC: kelas "Glow Stick" (lagu & video ilustrasi)

---------------------------------------------------------------------  e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU    ---------------------------------------------------------------------  

All,

Pass NCWC2012 kemarin, saya sempat mampir di kelas Lagu dan Gerakan dan Pelayanan Anak, kebetulan lagi ada presentasi "GLOW STICK" Creative Hand Sign and Movement.
 
Nach, selain menikmati presentasi tersebut (oleh kak siapa yah, 2 orang itu ?), hal lain yang menarik bagi saya adalah tampilan Video ilustrasi ttg. prosesi Paskah T.Yesus dalam bentuk chalk-drawing (gambar dengan kapur tulis putih), di-iringi lagu yang sangat "menyentuh" sekali (lagu apa yah !? ada yang inget ?).
 
Saya mau minta tolong kalau ada yang punya: copy lagu, video chalk-drawing tersebut, tolong bisa di-share dong...!?
Ini untuk persiapan DRAMA PASKAH di jemaat kami, atau kalau ada yang tahu link-nya di inet u/ download, boleh juga di-share... 
 
Thx yah, GBU !
 
 

---------------------------------------------------------------------   Bergabung kirim e-mail ke:        Berhenti kirim e-mail ke:       Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru  ---------------------------------------------------------------------  

[e-Buku] Edisi 94/Maret 2012 -- Pujian (I)

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.kristen@blogger.com

e-Buku -- Pujian (I)
Edisi 94/Maret 2012

DAFTAR ISI
RESENSI 1: MENGUNGKAP SEGI-SEGI PUJIAN DAN PENYEMBAHAN
RESENSI 2: RIWAYAT LAGU PILIHAN DARI NYANYIAN PUJIAN
TIP: MEMBACA BUKU CEPAT DAN EFEKTIF
STOP PRESS: IKUTI KELAS DASAR-DASAR IMAN KRISTEN (DIK) MEI/JUNI 2012 -- PESTA

Salam damai,

Tuhan Yesus adalah Pribadi yang layak dipuji dan diagungkan, baik di surga dan di bumi. Bahkan, Alkitab menyatakan bahwa di Kerajaan Surga ada banyak bala tentara malaikat yang bertugas untuk menyanyikan puji-pujian kepada-Nya. Sebagai umat yang menjadi milik-Nya, sudah seyogianya kita menyediakan diri untuk memuji dan menyembah Tuhan melalui ucapan bibir yang memuliakan-Nya, dan melalui sikap hidup yang seturut dengan kehendak-Nya. Lebih-lebih pujian penyembahan itu tidak hanya menyenangkan Tuhan, tetapi juga bisa menjadi kekuatan kita dalam menghadapi peperangan rohani. Untuk itu, tidak sepantasnya kita mengabaikan atau menganggap sepele akan pentingnya pujian penyembahan.

Untuk memahami pentingnya pujian dan penyembahan dalam hidup Kristen, e-Buku menghadirkan resensi-resensi buku yang membahas tentang pujian dan penyembahan, serta bagaimana kita beribadah. Kiranya dengan membaca buku-buku yang kami resensikan, Pelanggan semakin bersemangat dalam memuji dan menyembah Tuhan di gereja, rumah, kantor, persekutuan, dan di mana saja. Selain resensi, dalam edisi ini Pelanggan juga dapat menyimak sebuah tip membaca yang cepat dan efektif. Selamat menyimak!

Pemimpin Redaksi e-Buku,
Sri Setyawati
< setya(at)in-christ.net >
< http://gubuk.sabda.org/ >

"Bacalah selalu sesuatu yang akan membuat Anda tampak baik jika Anda mati saat Anda sedang membacanya." (P.J. O'Rourke)


RESENSI 1: MENGUNGKAP SEGI-SEGI PUJIAN DAN PENYEMBAHAN

Judul buku: Mengungkap Segi-Segi Pujian & Penyembahan
Judul asli: --
Penulis/Penyusun: Bob Sorge
Penerjemah: Timothy Youw, Hariyono, Martin Muslie
Editor: Antoni Stevens
Penerbit: Yayasan ANDI, Yogyakarta 1991
Ukuran buku: 15 x 21 cm
Tebal: 230 halaman
ISBN: --
Buku Online: --
Download: --

Suatu ibadah yang hidup tidak tergantung pada tata ruang gereja, perlengkapan audio yang modern, atau ingar-bingarnya pujian yang dinyanyikan oleh pemimpin pujian dan kelompok paduan suara. Suatu ibadah yang hidup adalah ibadah yang lahir dari hati setiap jemaat untuk memuliakan Tuhan dengan sepenuh hati. Sebagai gereja Tuhan, apa yang seharusnya kita lakukan agar ibadah kita menjadi hidup dan berkenan bagi Allah?

Untuk memberikan pujian dan penyembahan yang berkenan bagi Allah kita, terlebih dulu kita perlu mengerti definisi pujian dan penyembahan yang alkitabiah. Bob Sorge melalui buku "Mengungkap Segi-Segi Pujian & Penyembahan" menjelaskan pengertian tentang pujian dan penyembahan yang alkitabiah kepada Anda. Dengan sepuluh bab yang mencakup tentang Apakah Pujian, Masuk Hadirat Allah, Pujian: Senjata untuk Peperangan Rohani, Apakah Penyembahan, Menjadi Seorang Penyembah, Tujuan Sepenuhnya Penyembahan dalam Jemaat, Bernubuat di dalam Pujian dan Penyembahan, Seni dalam Memimpin Penyembahan, Tim Pemimpin Penyembahan, dan Merencanakan Kebaktian Penyembahan. Dengan membaca buku ini, kita dapat memahami arti memuji dan menyembah Tuhan yang benar sekaligus bagaimana mempersiapkan diri untuk memimpin pujian dan penyembahan dengan benar. Dengan demikian, ibadah kita -- baik secara pribadi atau bersama, benar-benar hidup dan berkuasa. Selain itu, Bob Sorge mengimbau kita supaya bukan hanya mulut kita yang memuji Tuhan, namun terlahir dari hati kita. Pada bagian akhir, penulis melampirkan tiga apendiks yang memberikan informasi sumber-sumber lagu baru, perkembangan nada dalam penyembahan, dan bagaimana menyusun lagu induk dalam memimpin pujian. Penjelasan penulis pun benar-benar dilandaskan pada Alkitab.

Buku ini bukan hanya penting untuk dibaca para pemimpin pujian di gereja, jemaat Tuhan yang melayani di bidang apa pun juga perlu membaca buku ini, sehingga dapat memberikan pujian penyembahan yang benar sesuai kebenaran Kristus. Selamat membaca, selamat memuji dan menyembah Tuhan.

Peresensi: Sri Setyawati


RESENSI 2: RIWAYAT LAGU PILIHAN DARI NYANYIAN PUJIAN

Judul buku: Riwayat Lagu Pilihan dari Nyanyian Pujian
Judul asli: --
Penulis/Penyusun: H. L. Cermat
Penerjemah: --
Editor: --
Penerbit: Lembaga Literatur Baptis
Ukuran buku: 13,5 x 20,5 cm
Tebal: 96 halaman
ISBN: --
Buku Online: --
Download: --

Banyak lagu rohani Kristen yang kita ketahui dan bisa kita nyanyikan. Namun, apakah kita mengetahui sejarah/riwayat dari terciptanya lagu tersebut? Apakah kita juga mengenal siapa penciptanya dan bagaimana kehidupannya? Mengapa beberapa lagu rohani hanya dinyanyikan oleh gereja aliran tertentu dan dalam kurun waktu tertentu tidak dinyanyikan lagi? Buku berjudul "Riwayat Lagu Pilihan dari Nyanyian Pujian" dapat menjawab pertanyaan Anda.

Buku karya H. L. Cermat ini berisi 15 nyanyian pujian disertai riwayat penciptanya. Salah satu riwayat lagu yang ada di buku ini adalah lagu berjudul "Jiwa Raga Kubaktikan", yang ditulis oleh Frances Ridley Havergal, seorang wanita Kristen saleh berkebangsaan Inggris (1836). Lagu "Jiwa Raga Kubaktikan" ini ditulisnya sebagai ungkapan penyerahannya kepada Tuhan dan lagu ini semakin sempurna dengan penambahan melodi yang digubah oleh ayahnya. Selain riwayat Frances Ridley Havergal dan lagu yang ditulisnya, Anda juga bisa membaca riwayat Frances Jane Crosby (dikenal dengan nama Fanny Crosby) -- seorang wanita buta yang menjadi seorang sastrawati dan mengarang ribuan nyanyian pujian, Joseph Scriven -- seorang yang pernah gagal menikah namun dapat menghibur banyak orang dengan lagu karangannya, dll.. Penyajian lagu-lagu gerejawi lengkap dengan riwayat penulisnya, membuat buku ini berbeda dari buku-buku pujian yang lain. Bahkan, Anda dapat membaca lima belas nyanyian yang dilengkapi dengan not balok, sehingga Anda dapat menyanyikan lagu ini walaupun mungkin Anda belum pernah mendengarnya.

Buku ini sudah seharusnya dibaca oleh umat Kristen, bukan hanya untuk mengenal lagu-lagu gereja, namun juga untuk mendapatkan inspirasi, sehingga kita terus berjuang dan terus bersemangat mengembangkan talenta musik yang mungkin kita miliki untuk Tuhan. Saat Anda membaca buku ini, banyak berkat yang bisa Anda peroleh. Jadi, segeralah membaca buku ini untuk mengenal lebih jauh nyanyian pujian dan riwayat orang-orang yang berada di balik nyanyian pujian ini.

Peresensi: Santi Titik L.


TIP: MEMBACA BUKU DENGAN CEPAT DAN EFEKTIF

Hampir setiap hari, kita pasti tidak lepas dari kegiatan membaca. Baik yang memang sengaja menyempatkan membaca buku dan koran, ataupun membaca tulisan-tulisan yang mau tidak mau harus kita lakukan, seperti membaca petunjuk jalan, membaca informasi di ATM (Anjungan Tunai Mandiri), membaca surat-surat yang dikirim lewat email, membaca teks film yang kita tonton, komentar-komentar status di Facebook, dan bahkan membaca surat tagihan kartu kredit.

Bagi kita yang memunyai hobi membaca buku, pasti memiliki kebanggaan sendiri. Apalagi saat membicarakan sebuah buku yang sudah kita kuasai isinya. Untuk itu, jangan hanya sekadar membaca, kita pun dituntut untuk mengerti apa yang disampaikan dari bahan bacaan itu. Sia-sia sekali kalau kita sudah banyak membaca buku, tapi sedikit yang kita tahu isinya.

Agar tidak menjadi sia-sia, silakan simak trik membaca cepat dan efektif di bawah ini.

1. Membaca dengan bersuara itu kurang efektif.

Bagi Anda yang memunyai kebiasaan membaca bersuara, cobalah untuk menghentikan kebiasaan tersebut (kecuali jika Anda sedang membacakan komik untuk adik atau anak). Membaca dalam hati akan lebih efektif, dengan membaca dalam hati -- tanpa suara -- kita bisa menangkap jumlah kata 3 kali lipat lebih banyak dibandingkan membaca dengan bersuara. Artinya, bila dalam satu menit kita membaca bersuara dapat menangkap 200 kata, kita bisa menangkap 600 kata per menit dengan membaca dalam hati. Tentu saja, jumlah kata yang berhasil kita tangkap itu akan terus bertambah seiring konsentrasi pada saat baca dan seringnya kita membaca buku.

2. Biasakan menangkap beberapa kata dalam satu kali lihat.

Cobalah untuk mengambil kata kunci dalam satu kalimat. Jadi, saat membaca kita harus menggunakan otak dan mata kita. Gabungkan kata kunci dalam kalimat menjadi satu kesatuan bermakna. Bacalah kalimat demi kalimat dari kiri ke kanan tanpa henti, jangan pernah mundur untuk melihat kalimat sebelumnya untuk mengetahui kata-kata yang belum tertangkap. Biarkan kata-kata itu pergi, yang penting poinnya sudah didapat. Memang proses ini tidak bisa dikuasai dalam tempo singkat. Makin sering membaca, pasti kita akan terbiasa.

3. Perhatikan kecepatan Anda dalam membaca.

Kita tahu bahwa tidak semua jenis buku bisa kita perlakukan sama untuk mengukur kecepatan membaca. Kecepatan membaca novel remaja tentu berbeda dengan membaca buku sejarah Indonesia. Tingkat kesulitan untuk memahaminya pasti juga berbeda. Penguasaan bahasa sangat penting, untuk itu catatlah dan carilah idiom-idiom atau ungkapan-ungkapan asing yang sering Anda temukan dalam bacaan Anda. Hal ini akan bermanfaat apabila kita menemui kata asing tersebut di buku lainnya.

Nah, mulai sekarang ambil bacaan yang paling ringan menurut Anda. Lalu pikirkan dan perhatikan baik-baik judul serta sinopsisnya untuk memperkirakan isi buku itu. Kemudian, silakan membaca seluruh buku dan jangan lupa membandingkan kecepatan baca Anda dengan buku-buku sebelumnya yang pernah dibaca. Tapi ingat yang satu ini, jangan hanya fokus pada kecepatan membaca -- asal cepat selesai -- tapi perhatikan juga isinya. Selamat membaca!

Diambil dan diedit seperlunya dari:
Nama situs: Kampung Buku
Alamat URL: http://www.kampung-buku.com/index.php?option=com_content&view=article&id=49:baca-buku-cepat-sekaligus-efektif&catid=39:tips&Itemid=55
Judul asli artikel: Baca Buku Cepat Sekaligus Efektif
Penulis: Tidak dicantumkan
Tanggal akses: 6 Januari 2012


STOP PRESS: IKUTI KELAS DASAR-DASAR IMAN KRISTEN (DIK) MEI/JUNI 2012 -- PESTA

Yayasan Lembaga SABDA melalui Pendidikan Elektronik Studi Teologi Awam < http://www.pesta.org > kembali membuka kelas Dasar-Dasar Iman Kristen (DIK) untuk periode Mei/Juni 2012. Bagi Anda yang ingin mempelajari pokok-pokok penting dasar iman Kristen, seperti Penciptaan, Manusia, Dosa, Keselamatan, dan Hidup Baru dalam Kristus, segeralah bergabung dalam kelas DIK ini.

Saat ini Anda sudah dapat mendaftarkan diri untuk menjadi peserta baru. Batas pengumpulan tugas tertulis sebagai persyaratan untuk dapat mengikuti kelas diskusi adalah tanggal 1 Mei 2012. Jadi, segeralah bergabung! Daftarkan diri Anda sekarang juga ke < kusuma(at)in-christ.net >.

Bagi Anda yang ingin membaca dan mempelajari pelajaran-pelajaran DIK, silakan berkunjung ke: < http://pesta.sabda.org/dik_sil >


Kontak: < buku(at)sabda.org >
Redaksi: Sri Setyawati, Ami Grace Y., dan Yonathan Sigit P.
(c) 2012 -- Yayasan Lembaga SABDA
< http://www.ylsa.org >
Rekening: BCA Pasar Legi Solo;
No. 0790266579
a.n. Yulia Oeniyati
< http://blog.sabda.org/ >
< http://fb.sabda.org/buku >
Berlangganan: < subscribe-i-kan-buku(at)hub.xc.org >
Berhenti: < unsubscribe-i-kan-buku(at)hub.xc.org >

Miliki Blog atau Website Sendiri
Dapatkan Panduannya
Hubungi : 0813 5643 8312 - 0857 5737 8151 - 0431 8013154
Format SMS : Panduan Isi Pesan
Klik Demo / Contoh & Tutor Tingkat Menengah
atau pilih template :
Klik, Pilih & Pesan Sekarang / Contoh & Tutor Tingkat Menengah
G R A T I S
The Christian Blog @ 2011 - 2012
Designer : Joni Wawoh, SH
hostgator promo