Renungan Harian & Leadership Kristen
| Renungan | Bina | Bio | Buku | Doa | E-JEMMi | Kisah | Konsel | Leadership | Wanita | Humor |

Saturday, March 15, 2014

Kalender Doa SABDA: 17 -- 23 Maret 2014

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.christ@blogger.com

KADOS -- Edisi 193 (17 -- 23 Maret 2014)

Salam damai Yesus Kristus,

Salah satu anugerah besar yang Ia berikan kepada kita adalah penyertaan-Nya. Setiap hari, Ia menyertai kita, di mana pun kita berada. Apakah kita sudah menyadari anugerah Tuhan yang besar ini? Atau, justru malah tidak menyadarinya sama sekali? Marilah kita dengan rendah hati datang kepada Tuhan, mengucap syukur untuk penyertaan-Nya selama ini dan memuliakan nama-Nya di mana pun kita berada.

Selamat berdoa. Tuhan Yesus memberkati.

Pemimpin Redaksi KADOS,
Santi T.
< santi(at)in-christ.net >
< http://doa.sabda.org >


17 Maret 2014 -- Para Hamba Tuhan yang Sedang Sakit

Sakit bisa menyerang siapa saja, termasuk hamba Tuhan. Kondisi semacam ini sering kali tidak mendukung hamba Tuhan dalam melakukan tugas pelayanannya sehingga mereka harus beristirahat di rumah untuk kesembuhan dan pemulihan. Namun, tak jarang ada hamba Tuhan yang memaksakan diri untuk tetap melayani karena tidak ada orang lain yang menggantikan, misalnya berkhotbah. Marilah kita berdoa kepada Tuhan Yesus untuk para hamba Tuhan yang saat ini sedang sakit, kiranya mereka segera mengalami kesembuhan dan pemulihan sehingga bisa kembali melakukan pekerjaan Tuhan. Berdoalah pula untuk keluarga hamba Tuhan agar mereka senantiasa mendukung dan menolong hamba Tuhan dalam segala keadaan supaya pekerjaan Tuhan mengalami kelancaran.

18 Maret 2014 -- Persekutuan Doa Anak-Anak

Persekutuan doa anak-anak menjadi modal penting untuk pertumbuhan iman mereka. Pada masa inilah anak-anak harus sudah diperkenalkan kepada firman Tuhan dan dilatih untuk membaca, merenungkan, dan menggali Alkitab. Setidaknya, pemimpin persekutuan doa anak-anak juga terus melatih diri melakukan PA dan dapat menerapkannya kepada anak-anak. Kegiatan rohani semacam ini akan sangat menolong anak-anak untuk mengenal Tuhan dan melatih mereka menjadi saksi Kristus sejak dini. Berdoalah kepada Tuhan Yesus agar setiap orang yang terlibat dalam persekutuan doa anak-anak dapat terus bertumbuh di dalam Tuhan. Berdoalah pula untuk semua anak Kristen agar mereka terus mengalami pertumbuhan rohani dan semakin mencintai firman Tuhan.

19 Maret 2014 -- Infrastruktur Sekolah di Desa

Sekolah menjadi salah satu fasilitas penting untuk memajukan masyarakat Indonesia dalam bidang pendidikan. Sayangnya, tidak semua sekolah mendapatkan perhatian dari pemerintah sehingga kondisi bangunan dan fasilitas yang ada tidak dapat menunjang kebutuhan murid-murid dan guru dalam proses belajar mengajar. Biasanya, kondisi sekolah yang seperti ini terjadi di daerah pedesaan, terutama yang sulit dijangkau transportasi. Marilah kita berdoa agar pemerintah lebih teliti lagi dalam melakukan pemantauan dan perbaikan infrastruktur sekolah di Indonesia. Berdoalah kepada Tuhan Yesus agar kondisi sekolah yang tidak memadai di desa tidak menyurutkan semangat guru dan murid-murid dalam proses belajar mengajar.

20 Maret 2014 -- Para Donatur untuk Yayasan Kristen

Kemajuan pelayanan Kristen di Indonesia, khususnya yayasan Kristen, tidak terlepas dari adanya bantuan/dukungan dari para donatur. Keberadaan donatur ini sangat menolong dalam hal finansial, terutama untuk menyokong biaya operasional yayasan. Meskipun keberadaan donatur ini menjadi bagian penting dalam pelayanan, tetapi hal yang lebih penting adalah pemeliharaan Tuhan yang senantiasa ada untuk yayasan-yayasan Kristen. Marilah kita bersyukur dan berdoa kepada Tuhan Yesus atas pemeliharaan dan penyertaan-Nya untuk yayasan-yayasan Kristen di Indonesia, kiranya semua yayasan Kristen dapat terus setia pada visi dan panggilan-Nya. Berdoalah pula untuk para donatur yang selama ini setia menolong, kiranya mereka senantiasa dalam pemeliharaan Tuhan.

21 Maret 2014 -- Para Sopir Ekspedisi

Profesi sebagai sopir ekspedisi membutuhkan konsentrasi yang tinggi saat berada dalam perjalanan. Pekerjaan ini sering dilakukan pada malam hari, dengan membawa muatan yang sangat banyak. Tak jarang, medan perjalanan yang mereka lewati sangat berbahaya dan ini menjadi tantangan yang sangat berat bagi mereka. Marilah kita berdoa untuk para sopir ekspedisi agar mereka bisa bekerja dengan hati-hati, berkonsentrasi, dan tetap tenang selama dalam perjalanan. Kiranya mereka selalu mematuhi segala peraturan lalu lintas yang ada agar perjalanan mereka lancar dan sampai di tujuan dalam keadaan selamat.

22 Maret 2014 -- Hari Air Sedunia

Air menjadi unsur penting dalam kehidupan ini. Ada beberapa daerah yang mempunyai banyak sumber air, tetapi beberapa daerah yang lain sangat kesulitan mendapatkan air. Maka dari itu, di mana pun berada, marilah kita bijaksana dalam menggunakan air. Hal ini untuk melatih diri kita menghargai pemberian Tuhan, dan di sisi lain supaya kita bisa belajar menghemat air untuk kebutuhan di masa yang akan datang. Pada hari ini, kita memperingati Hari Air Sedunia. Untuk itu, marilah kita berdoa kepada Tuhan agar masyarakat lebih bijaksana dalam menggunakan air sehingga kebutuhan akan air bisa terus dicukupi.

23 Maret 2014 -- Perenungan Pribadi Kuartal I Tahun 2014

Tiga bulan pertama di tahun 2014 akan segera berakhir. Apakah yang sudah kita lakukan di tiga bulan pertama ini? Hal ini perlu menjadi perenungan pribadi kita supaya kita bisa mengevaluasi apa saja yang sudah kita lakukan. Selain itu, apakah kita sudah melakukan apa yang Tuhan inginkan. Marilah kita ambil waktu sejenak dan berdoa kepada Tuhan Yesus untuk mengucap syukur atas pertolongan-Nya, dan marilah kita mendengarkan suara-Nya supaya langkah-langkah kita di kemudian hari bisa seturut dengan keinginan-Nya.


Kontak: doa(at)sabda.org
Redaksi: Santi T. dan Sigit
Berlangganan: subscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/kados/arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2014 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

(e-RH) Maret 16 -- 26 SERDADU HEBAT

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 16 Maret 2014
Bacaan : 2 Timotius 3:10-17
Setahun: Yosua 9-10
Nats: Seluruh Kitab Suci diilhamkan Allah dan bermanfaat untuk
mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan
dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. (2 Timotius 3:16)

Judul:

26 SERDADU HEBAT

Benjamin Franklin, seorang negarawan Amerika Serikat, pernah
menulis: "Bila saja Anda memberi saya 26 serdadu, saya akan
menaklukkan dunia." Ketika ditanyai apakah yang dimaksudkan dengan
"26 serdardu" itu, ia menjawab, "Huruf A sampai Z!" Begitu kuatnya
keyakinan seorang Benjamin Franklin akan potensi rangkaian huruf
sehingga ia berani berkata seperti itu.
Keyakinan Benjamin Franklin memang tidak salah. Kekuatan
kalimat—yang tersusun dari rangkaian 26 huruf—memang luar biasa. Ada
jutaan judul buku telah ditulis dengan pengaruh yang tidak kalah
hebat dengan pesan secara lisan. Salah satu hasil "rangkaian kata"
yang sangat berpengaruh adalah Alkitab.


Tentang Alkitab, tentu saja perlu dicatat, kekuatannya bukan karena
rangkaian ke-26 huruf tersebut. Seperti dikatakan Paulus, tulisan
dalam Alkitab "diilhamkan oleh Allah". Dengan kata lain, dihembuskan
oleh Roh Allah, dihidupkan oleh napas-Nya. Ketika membaca Alkitab,
kita bukan sekadar membaca tulisan manusia, tetapi menerima pesan
Allah melalui mereka.
Terbukti, Alkitab mengubah hidup banyak orang selaras dengan
kebenarannya. Pesan utama Alkitab yang berfokus pada penebusan Yesus
Kristus telah menggugah banyak orang untuk beriman, bertobat,
dilahirkan kembali, dan hidup dalam visi ilahi.



Bagaimana Kitab Suci mengubah kehidupan kita sejauh ini? Ini
kesempatan yang baik untuk merenungkan dan mensyukurinya. Kita dapat
juga bersaksi kepada orang lain, agar mereka juga boleh mengalami
kuasa kebenaran firman Tuhan. --Widodo Surya Putra /Renungan Harian

PENGURAPAN ROH KUDUS MEMBUAT RANGKAIAN HURUF DALAM ALKITAB
MENJADI HIDUP DAN BERKUASA.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2014/03/16/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/renungan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?2+Timotius+3:10-17

2 Timotius 3:10-17

10 Tetapi engkau telah mengikuti ajaranku, cara hidupku,
pendirianku, imanku, kesabaranku, kasihku dan ketekunanku.
11 Engkau telah ikut menderita penganiayaan dan sengsara seperti
yang telah kuderita di Antiokhia dan di Ikonium dan di Listra.
Semua penganiayaan itu kuderita dan Tuhan telah melepaskan aku
dari padanya.
12 Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus
Yesus akan menderita aniaya,
13 sedangkan orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka
menyesatkan dan disesatkan.
14 Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang
telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat
orang yang telah mengajarkannya kepadamu.
15 Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci
yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada
keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.
16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk
mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan
dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
17 Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi
untuk setiap perbuatan baik.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yosua+9-10
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yosua+9-10


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Friday, March 14, 2014

(e-RH) Maret 15 -- KASIH DI SMOKEY MOUNTAIN

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 15 Maret 2014
Bacaan : Ulangan 15:1-11
Setahun: Yosua 7-8
Nats: Haruslah engkau membuka tangan lebar-lebar bagi saudaramu, yang
tertindas dan yang miskin di negerimu. (Ulangan 15:11)

Judul:

KASIH DI SMOKEY MOUNTAIN

Kunjungan singkat ke tempat pembuangan sampah terbesar di kota
Manila, Filipina, yaitu Smokey Mountain yang dihuni 1.700 keluarga
miskin, sungguh mendatangkan kesan tersendiri. Di sana ada kegiatan
luar biasa yang dilakukan gereja lokal. Jemaat UCCP (United Church
of Christ in Philipinnes) Tondo membuka sebuah taman kanak-kanak di
salah satu sudut Smokey Mountain untuk mendidik dan membagikan
harapan akan kesempatan memiliki masa depan yang lebih baik. Sebuah
penerapan kasih yang nyata kepada sesama.


Perikop hari ini mengatur penghapusan utang dalam kehidupan bangsa
Israel. Ini suatu bentuk keadilan dan pertolongan kepada sesama yang
tidak sanggup untuk membayar utang. Firman Tuhan mengatakan
pentingnya membuka tangan dan hati menolong mereka yang membutuhkan.
Mereka yang kuat semestinya tidak menindas yang lemah, melainkan
mengulurkan tangan untuk membantu.


Orang miskin selalu ada di sekitar kita dan mereka membutuhkan
pertolongan. Tuhan hendak memakai kita untuk menjadi saluran
berkat-Nya. Persoalannya, apakah mata kita terbuka untuk melihat
mereka yang ada di sekitar kita dan membutuhkan uluran tangan kasih
kita? Tuhan menghendaki supaya kita dapat menunjukan kasih dan
empati kita terhadap mereka. Bukan saja dalam bentuk derma atau
pemberian sesaat, tetapi juga dukungan berkesinambungan yang
memampukan mereka mengubah keadaan mereka sendiri menjadi lebih
baik. Bersediakah kita menolong? --Adama Sihite /Renungan Harian

KASIH ADALAH KEKUATAN UNTUK MENOLONG MEREKA
YANG LEMAH DAN TERTINDAS.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2014/03/15/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/renungan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Ulangan+15:1-11

Ulangan 15:1-11

1 "Pada akhir tujuh tahun engkau harus mengadakan penghapusan
hutang.
2 Inilah cara penghapusan itu: setiap orang yang berpiutang harus
menghapuskan apa yang dipinjamkannya kepada sesamanya; janganlah
ia menagih dari sesamanya atau saudaranya, karena telah
dimaklumkan penghapusan hutang demi TUHAN.
3 Dari seorang asing boleh kautagih, tetapi piutangmu kepada
saudaramu haruslah kauhapuskan.
4 Maka tidak akan ada orang miskin di antaramu, sebab sungguh
TUHAN akan memberkati engkau di negeri yang diberikan TUHAN,
Allahmu, kepadamu untuk menjadi milik pusaka,
5 asal saja engkau mendengarkan baik-baik suara TUHAN, Allahmu,
dan melakukan dengan setia segenap perintah yang kusampaikan
kepadamu pada hari ini.
6 Apabila TUHAN, Allahmu, memberkati engkau, seperti yang
dijanjikan-Nya kepadamu, maka engkau akan memberi pinjaman
kepada banyak bangsa, tetapi engkau sendiri tidak akan meminta
pinjaman; engkau akan menguasai banyak bangsa, tetapi mereka
tidak akan menguasai engkau.
7 Jika sekiranya ada di antaramu seorang miskin, salah seorang
saudaramu di dalam salah satu tempatmu, di negeri yang diberikan
kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, maka janganlah engkau menegarkan
hati ataupun menggenggam tangan terhadap saudaramu yang miskin
itu,
8 tetapi engkau harus membuka tangan lebar-lebar baginya dan
memberi pinjaman kepadanya dengan limpahnya, cukup untuk
keperluannya, seberapa ia perlukan.
9 Hati-hatilah, supaya jangan timbul di dalam hatimu pikiran
dursila, demikian: Sudah dekat tahun ketujuh, tahun penghapusan
hutang, dan engkau menjadi kesal terhadap saudaramu yang miskin
itu dan engkau tidak memberikan apa-apa kepadanya, maka ia
berseru kepada TUHAN tentang engkau, dan hal itu menjadi dosa
bagimu.
10 Engkau harus memberi kepadanya dengan limpahnya dan janganlah
hatimu berdukacita, apabila engkau memberi kepadanya, sebab oleh
karena hal itulah TUHAN, Allahmu, akan memberkati engkau dalam
segala pekerjaanmu dan dalam segala usahamu.
11 Sebab orang-orang miskin tidak hentinya akan ada di dalam negeri
itu; itulah sebabnya aku memberi perintah kepadamu, demikian:
Haruslah engkau membuka tangan lebar-lebar bagi saudaramu, yang
tertindas dan yang miskin di negerimu."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yosua+7-8
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yosua+7-8


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Thursday, March 13, 2014

[i-kan-humor] [e-Humor] HASIL KORUPSI -- 2319 Maret/2014

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.christ@blogger.com

e-Humor
2319, Maret 2014

Shalom,

Membicarakan masalah korupsi biasanya hanya akan membuat kita semakin pusing memikirkan nasib bangsa ini. Para koruptor seolah sudah tidak memiliki rasa malu lagi dalam menjalankan praktik korupsinya. Namun, saya percaya Tuhan sanggup mengubahkan keadaan negara kita. Tugas anak-anak Tuhanlah untuk terus berdoa dan bekerja bagi perubahan bangsa ini. Sementara itu, marilah kita menyimak humor berikut ini. Biarlah humor berikut ini dapat menjadi cerminan bagi kita semua agar tidak melakukan kesalahan yang sama.

Pemimpin Redaksi e-Humor,
Yegar
< yegar(at)in-christ.net >
< http://humor.sabda.org/ >


2319. HASIL KORUPSI

Bejo dan Jono saling bersahabat sejak duduk di bangku kuliah. Keduanya kemudian terjun ke dunia politik dan sukses menjadi gubernur di dua provinsi di Indonesia. Suatu hari, Bejo mengunjungi provinsi tempat Jono bertugas. Bejo kaget karena Jono menjemputnya dengan mobil BMW terbaru. "Aku tahu seberapa banyak penghasilan seorang gubernur," kata Bejo, "bagaimana kamu bisa membeli mobil mewah seperti ini?"

"Apakah kamu lihat rumah susun di sebelah sana?" Jono bertanya kepada Bejo. "Itu adalah proyek APBD kami tahun ini."

"Tetapi, apa hubungannya dengan mobil mewahmu?" tanya Bejo dengan bingung.

Jono menepuk kantong kemejanya dengan tersenyum licik sambil berkata, "Sepuluh persennya masuk ke dalam sini."

Beberapa waktu kemudian, giliran Jono yang berkunjung ke tempat Bejo. Betapa terkejutnya Jono karena Bejo menjemputnya dengan helikopter pribadi tercanggih saat ini. "Aku tahu seberapa banyak penghasilan seorang gubernur, bagaimana kamu bisa membeli helikopter mahal seperti ini?" tanya Jono dengan kagum.

"Apakah kamu melihat jalan layang di sebelah sana? Kami memasukkan biaya pembangunannya ke dalam APBD tahun ini," kata Bejo.

Jono mencari-cari jalan layang yang dimaksud. "Aku tidak melihat ada jalan layang di sana."

Bejo kemudian menepuk kantong kemejanya sambil berkata, "Seratus persen masuk ke dalam sini."

[Sumber: Make Them Laugh Help Them Learn, halaman 33]

Rancangan orang benar adalah adil, tujuan orang fasik memperdaya. (Amsal 12:5) < http://alkitab.sabda.org/?amsal+12:5 >


KUIS HUMOR

Kuis minggu lalu 212: Anak perempuan siapakah yang keluar dari rumah sambil memukul rebana dan menari-nari untuk menyongsong ayahnya yang menang melawan bani Amon?

Jawaban dari pelanggan Publikasi e-Humor:
- Johannes Gondokusumo <j.a.gondokusumo@xxx>: Anaknya Yefta
- Anny S <godwithanny5ms@xxx>: Anak perempuan Yefta (Hakim-hakim 11:30-34)

Jawaban dari Fan Page Facebook e-Humor:
- Yusuf Pasha Irwansyah: Anak Perempuan Yefta
- Tatar Rimalati: Yefta
- Ester Simbolon: Yefta
- Yahya Hariyanto: Anak Perempuan Yefta umur 12 thn


Jawaban e-Humor: Yefta (Hak. 11:34)

Terima kasih banyak untuk para pelanggan yang telah berpartisipasi menjawab kuis minggu lalu. Kami kembali mengundang Anda untuk menjawab kuis berikut ini.

Kuis minggu ini 213: Apakah arti pribahasa Alkitab berikut: "Seperti anjing kembali ke muntahnya"?

Jawaban beserta nama Anda akan diumumkan pada edisi kuis e-Humor selanjutnya. Oleh karena itu, kirim jawaban Anda secepatnya ke Redaksi e-Humor, maksimal 5 hari setelah Anda menerima edisi ini ya.

Bagi Anda yang memiliki tebak-tebakan untuk dipasang sebagai kuis di e-Humor, silakan kirim ke: < humor(at)sabda.org >. Kami tunggu jawaban dan kirimannya, ya. Terima kasih banyak!


Kontak: humor(at)sabda.org
Redaksi: Yegar, Lusia, dan Tika
Berlangganan: subscribe-i-kan-humor(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-humor(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/e-humor/arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2014 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

(e-RH) Maret 14 -- KEBENARAN DAN PENGHARGAAN

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 14 Maret 2014
Bacaan : Lukas 4:16-30
Setahun: Yosua 4-6
Nats: Kemudian berkatalah Ia kepada mereka, "Tentu kamu akan
mengatakan pepatah ini kepada-Ku: Hai tabib, sembuhkanlah
diri-Mu sendiri. Perbuatlah di sini juga, di tempat asal-Mu ini,
segala yang kami dengar yang telah terjadi di Kapernaum!" (Lukas
4:23)

Judul:

KEBENARAN DAN PENGHARGAAN

Mendapat penghargaan memang menyenangkan dan bisa menjadi salah
satu pendorong semangat bagi kita untuk berkarya. Namun, penghargaan
tak boleh membuat kita mengabaikan kebenaran.


Yesus pun tidak mengabaikan kebenaran hanya demi penghargaan banyak
orang. Ketika Dia mulai mengajar (ay. 21), banyak orang memberikan
penghargaan (ay. 22). Tetapi, penghargaan itu serta-merta berubah
ketika ada yang berkata, "Bukankah Ia ini anak Yusuf?" Di balik
pernyataan itu, mereka menghina dan tak lagi menghargai apalagi
memercayai kuasa Yesus. Yesus lalu menyingkapkan kebenaran yang
terpendam dalam pikiran mereka, "Hai tabib, sembuhkanlah diriMu
sendiri. Perbuatlah di sini juga, di tempat asal-Mu ini, segala yang
kami dengar yang telah terjadi di Kapernaum!" (ay. 23). Yesus tak
melakukan seperti yang mereka kehendaki, malah menyamakan mereka
dengan orang-orang pada zaman Elia dan Elisa yang tak mendapat
berkat (ay. 2427). Mereka jadi marah, dan hendak melemparkan Yesus
dari tebing. Cermati reaksi Yesus: Dia berjalan lewat dari
tengah-tengah mereka lalu pergi (ay. 30). Dia tak tersentuh oleh
kemarahan orang-orang yang menolak kebenaran itu.


Yesus datang untuk menggenapi firman dan memberitakan kebenaran. Dia
tidak tergantung pada penghargaan, juga bukan bertindak demi
menyenangkan kemauan orang. Kita pun dipanggil untuk setia
menyatakan kebenaran di mana pun dan apa pun pekerjaan kita.
Andaikan kita harus pergi karena orang tak senang, kita pergi dengan
kebenaran. --Candradewi Wijayanti /Renungan Harian

ENTAH DIHARGAI ATAU TIDAK DIHARGAI,
KEBENARAN ADALAH KEBENARAN.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2014/03/14/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/renungan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Lukas+4:16-30

Lukas 4:16-30

16 Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut
kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu
berdiri hendak membaca dari Alkitab.
17 Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya,
Ia menemukan nas, di mana ada tertulis:
18 "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk
menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah
mengutus Aku
19 untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan
penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang
yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah
datang."
20 Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada
pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu
tertuju kepada-Nya.
21 Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini
genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya."
22 Dan semua orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan
kata-kata yang indah yang diucapkan-Nya, lalu kata mereka:
"Bukankah Ia ini anak Yusuf?"
23 Maka berkatalah Ia kepada mereka: "Tentu kamu akan mengatakan
pepatah ini kepada-Ku: Hai tabib, sembuhkanlah diri-Mu sendiri.
Perbuatlah di sini juga, di tempat asal-Mu ini, segala yang kami
dengar yang telah terjadi di Kapernaum!"
24 Dan kata-Nya lagi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada
nabi yang dihargai di tempat asalnya.
25 Dan Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman Elia
terdapat banyak perempuan janda di Israel ketika langit tertutup
selama tiga tahun dan enam bulan dan ketika bahaya kelaparan
yang hebat menimpa seluruh negeri.
26 Tetapi Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka,
melainkan kepada seorang perempuan janda di Sarfat, di tanah
Sidon.
27 Dan pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel dan tidak
ada seorangpun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada
Naaman, orang Siria itu."
28 Mendengar itu sangat marahlah semua orang yang di rumah ibadat
itu.
29 Mereka bangun, lalu menghalau Yesus ke luar kota dan membawa Dia
ke tebing gunung, tempat kota itu terletak, untuk melemparkan
Dia dari tebing itu.
30 Tetapi Ia berjalan lewat dari tengah-tengah mereka, lalu pergi.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yosua+4-6
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yosua+4-6


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Bls: [i-kan-binaguru] Badai terus menimpaku

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Terimakasi bt share yg memberkati. Tolong diperhatikan lagi apakah peristiwa itu sudah benar2 terjadi or nubuatan akan terjadi tanggal 3 November 2014?
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: rama tonga <ria_ritonga@yahoo.com>
Sender: i-kan-binaguru@hub.xc.org
Date: Thu, 13 Mar 2014 00:01:25 -0400
To: Diskusi e-BinaGuru<i-kan-binaguru@hub.xc.org>
ReplyTo: "Diskusi e-BinaGuru" <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Subject: Bls: [i-kan-binaguru] Badai terus menimpaku

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Tanggal 3 Nopember 2014 belum lewat masih lama



Pada Rabu, 5 Maret 2014 3:43, walsinur silalahi <walsinur.silalahi@yahoo.com> menulis:
---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Kesedihanku itu datang seperti gelombang laut bergulung-gulung.Setelah menjalani pernikahan 10 tahun,Keluarga kami ini di karuniai 4 anak yaitu 3 laki-laki dan satu perempuan.tetapi setelah itu badai itupun datang.Suamiku yang bekerja di dunia entertaiment selingkuh dengan wanita lain.Dia memiliki satu anak dari wanita itu,dan kami ditinggalkan ,sehingga beban dan kebutuhan keluarga saya atasi sendiri dengan bekerja serabutan.Suamiku tdk pernah care sedikitpun akan keberadaan kami.Melihat keadaan ini anak sulungku stress berat dan terlibat akan kecanduan narkoba.Dia menikah dengan seorang gadis pilihannya.Tetapi setelah ketahuan dia mengidap Narkoba,anakku ini ditinggalkan oleh isterinya.Hal ini mengakibatkan anakku semakin terpuruk dan timbangan badannya turun drastis.Akhirnya di opname disalah satu Rumah sakit yang tidak terlalu jauh dari tempat cafe ayahnya.Ayahnya diberitahukan tentang keadaan ini,tetapi selama di rumah sakit (3 bulan) suamiku tdk pernah mengunjungi anaknya.Tibalah hari yang semakin membuatku sedih,Anakku menghebuskan nafas terakhir.Seperti petir menyambar tubuhku,aku tdk habis pikir mengapa badai demi badai selalu menimpaku? Kuatkan saya Tuhan. Inilah peristiwa yang dialami seorang ibu sewaktu kami melayatnya pada tanggal 3 Nopember 2014.Semoga Tuhan menguatkan ibu ini beserta anak-anaknya.

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   



---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

[BERITA YLSA] Edisi 92/Februari/2014

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.christ@blogger.com

BERITA YLSA
Edisi 92/Februari/2014

Editorial

Puji Tuhan untuk kebaikan-Nya sehingga pelayanan YLSA terus dipelihara-Nya. Campur tangan Tuhan sungguh nyata sehingga membuat kami semakin bergantung kepada-Nya. Tidak ada kata lain yang bisa kami ucapkan kecuali, "Terima kasih, Tuhan, untuk kesempatan kami boleh melayani Engkau." Biarlah rasa syukur ini terus mendorong kami untuk melayani Dia dengan lebih sungguh-sungguh.

Selama bulan Februari 2014 ini, YLSA disibukkan dengan banyak pembenahan ke dalam (internal), terutama karena Griya SABDA sekarang telah dipakai menjadi tempat pelayanan kami yang baru. Puji Tuhan, sejak kepindahan ini, tidak ada kesulitan atau hambatan yang berarti. Namun, seiring dengan pemakaian kantor baru ini, ada kebutuhan-kebutuhan baru yang muncul. Karena itu, dukungan doa dan dana dari para Sahabat dan Pendukung YLSA sangat kami harapkan. Mari kita terus bergandengan tangan agar pelayanan Tuhan melalui YLSA terus berkembang dan menjangkau lebih banyak jiwa.

In Christ,
Yulia Oeniyati
Pemimpin YLSA
< yulia(at)in-christ.net >
< http://blog.sabda.org >


BLOG YLSA

1. Kesehatian Staf YLSA di Kedung Ombo (Oleh: Ade)

... Saya membayangkan Raker yang dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut pasti akan membuat kepala pening. Tapi, ide wisata ke "Kedung Ombo" menjadi 'berita baik' yang melegakan hati saya, dan mungkin juga semua staf YLSA lainnya (iya ga?) ....

Baca selengkapnya tulisan Ade: http://blog.sabda.org/2014/02/19/kesehatian-staf-ylsa-di-kedung-ombo/

2. Hadiah Buku untuk Perpustakaan YLSA (Oleh: Yegar)

... Beberapa minggu sebelumnya, Bu Yulia mendapatkan telepon dari Bapak Tjahjadi, salah seorang Sahabat yang setia dan selalu terbeban membantu pelayanan YLSA. Dalam perbincangan di telepon, Bu Yulia bercerita bahwa YLSA memiliki perpustakaan di gedung baru Griya SABDA. Mendengar hal itu, beliau antusias sekali dan menawarkan untuk menyumbang buku-buku baru untuk menambah koleksi perpustakaan YLSA ....

Baca selengkapnya tulisan Yegar: http://blog.sabda.org/2014/02/21/hadiah-buku-untuk-perpustakaan-ylsa/

3. Raker YLSA 2014 (Oleh: Khenny)

... Dari hasil laporan, banyak keberhasilan yang telah diraih, tetapi tidak sedikit juga kegagalan yang dialami. Kami berharap keberhasilan-keberhasilan yang diraih dapat menjadi semangat untuk kami terus melayani di YLSA. Tetapi, kegagalan-kegagalan yang kami alami juga dapat menjadi motivasi untuk kami berusaha lebih baik lagi dari sebelumnya ....

Baca selengkapnya tulisan Khenny: http://blog.sabda.org/2014/02/25/raker-ylsa-2014/

4. Kantor Baru YLSA: GRIYA SABDA (Oleh: Anik)

... Kalau teringat masa lalu, lucu juga, rumah dijadikan kantor. Kami harus duduk berdekatan karena tempatnya masih di satu kamar. Kita belum punya apa-apa, semua masih serba minim. Pernah, suatu kali pada acara raker YLSA, kami menyebutkan mimpi staf untuk YLSA adalah ingin punya kursi yang empuk karena pada waktu itu kursinya terbuat dari kayu mentah yang sangat keras. Mimpi-mimpi kami dulu sederhana sekali, tetapi satu per satu Tuhan jawab ....

Baca selengkapnya tulisan Anik: http://blog.sabda.org/2014/02/27/kantor-baru-ylsa-griya-sabda/

5. Ulang Tahun Jesica dan Bayu

Keluarga YLSA mengucapkan selamat ulang tahun kepada rekan satu pelayanan kami, Jesica (anak Ibu Yulia, pimpinan YLSA) dan Bayu. Kiranya terus bertumbuh di dalam Kristus dan menjadi alat bagi kemuliaan nama-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

Baca selengkapnya:
Jesica --> http://blog.sabda.org/2014/02/04/serunya-ulang-tahun-jesica/
Bayu --> http://blog.sabda.org/2014/02/07/bayu-selamat-ulang-tahun-ya/


MENGENAL YLSA: APLIKASI ANDROID PERSEMBAHAN YLSA: e-RENUNGAN (PSM) HARIAN
Ditulis oleh: Adiana

"Great! Aplikasi ini sangat membantu saya dalam keseharian untuk terus memperdalam iman dalam KRISTUS." (Jonathan Adi)

"HIDUP LEBIH BERARTI. Saya sangat menyukai aplikasi e-Renungan (PSM) Harian. Setiap hari, hidup saya diberkati dengan membaca renungan harian dan teks-teks firman Tuhan. Sesungguhnya, banyak yang saya pelajari dari aplikasi ini. Dengan aplikasi ini, iman saya makin kukuh. Terima kasih karena membuat aplikasi ini." (Miss Aren)

"Aplikasi yang sangat memberkati. Thanks untuk aplikasi ini yang memberikan renungan Firman Tuhan 3x sehari layaknya memberikan makanan rohani bagi jiwa kita. Keep up the good work!! GOD bless... " (Iman Sentosa)

"Luar biasa. Memberikan makna kehidupan dalam setiap renungannya." (Ervin Winardo)

Ketika menerima respons dari para pengguna e-Renungan (PSM) Harian, seperti contoh yang kami kutipkan di atas, kami sungguh mengucap syukur karena aplikasi e-Renungan (PSM) Harian telah memberkati masyarakat Kristen Indonesia. Doa kami semoga bahan-bahan renungan tersebut dapat menjadi sarana berkat untuk jemaat Tuhan bertumbuh dalam pengenalan yang lebih dekat dengan firman Tuhan.

Aplikasi PSM ini adalah proyek aplikasi Android yang dikerjakan oleh divisi ITS (Information and Technology Services) sejak tahun 2012, dan diluncurkan oleh Yayasan Lembaga SABDA pada akhir tahun 2013. Saat ini, divisi ITS juga sedang mengerjakan beberapa proyek aplikasi lain yang diharapkan bisa semakin menggairahkan masyarakat Kristen Indonesia untuk belajar firman Tuhan.

Sejak hari diluncurkannya, aplikasi e-Renungan (PSM) Harian terus mengalami pembaruan, yaitu penambahan fitur notifikasi pada Mei 2013, menyediakan tiga modul berisi bahan-bahan renungan selama empat tahun pada Desember 2013, dan perbaikan-perbaikan lainnya pada Januari 2014. Jika Anda ingin mengetahui deskripsi, pembaruan, dan FAQ terkait e-Renungan (PSM) Harian, silakan temukan informasinya di < http://labs.sabda.org/Renungan_PSM >.

Apakah Anda sudah mengunduh aplikasi ini di gadget Android Anda masing-masing? Segera dapatkan aplikasi e-Renungan (PSM) Harian yang dapat Anda unduh secara gratis di: < https://play.google.com/store/apps/details?id=org.sabda.renunganpsm >.


POKOK DOA PELAYANAN YLSA

1. SABDA dalam Acara Kebaktian Pembaruan Iman Nasional (KPIN) Solo 2014
2. Roadshow dan Pelatihan SABDA di GMI Palembang
3. Kelas Android Divisi ITS YLSA
4. Upgrade Situs-Situs YLSA oleh Divisi Web
5. Kebutuhan Staf YLSA


1. SABDA dalam Acara Kebaktian Pembaruan Iman Nasional (KPIN) Solo 2014

Segenap staf YLSA telah mendapat kesempatan untuk ambil bagian dalam acara Kebaktian Pembaruan Iman Nasional (KPIN) yang dipimpin oleh pembicara Pdt. Dr. Stephen Tong pada tanggal 13 Februari 2014 yang lalu. Kami bersyukur acara tersebut telah berjalan lancar walaupun sempat turun hujan deras sebelum acara berlangsung.

Pokok doa: Doakan agar Tuhan meneguhkan iman orang-orang yang telah maju ke depan untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Kiranya hidup mereka diperbarui dan iman mereka terus bertumbuh.

2. Roadshow dan Pelatihan SABDA di Palembang

Pada tanggal 28 Februari - 3 Maret 2014, tim SABDA berada di kota Palembang untuk memberikan beberapa pelatihan dan presentasi SABDA. Di antaranya:
a. Pelatihan software SABDA kepada hamba-hamba Tuhan di Gereja Metodis Indonesia Palembang dan sekitarnya, dengan jumlah peserta sekitar 70 orang.
b. Pelatihan software SABDA kepada para pemimpin PA Perkantas Palembang, dengan jumlah peserta 15 orang.
c. Pelatihan instalasi Alkitab mobile, dengan jumlah peserta 7 orang.
d. Presentasi Yayasan Lembaga SABDA di jemaat Gereja Metodis Indonesia Efrata Palembang, dengan jumlah jemaat 400 orang.
e. Pelatihan dan presentasi Yayasan Lembaga SABDA di STT Palembang, dengan jumlah peserta 30 orang.

Pokok doa: Berdoalah agar semakin banyak hamba Tuhan mengenal dan menggunakan produk-produk pelayanan YLSA sehingga mereka diperlengkapi dengan berbagai bahan yang dapat menolong mereka untuk menggali firman Tuhan dengan lebih bertanggung jawab.

3. Kelas Android Divisi ITS YLSA

Selama beberapa bulan terakhir, divisi ITS telah mengadakan kelas Android yang diikuti oleh staf divisi ITS. Melalui inisiatif pribadi ini, para staf berharap dapat mengembangkan kemampuan mereka untuk membuat aplikasi-aplikasi Android bagi kemajuan pekerjaan Tuhan. Kelas ini diadakan setiap hari Kamis malam.

Pokok doa: Berdoalah agar kesediaan mereka belajar diberkati Tuhan sehingga Tuhan dapat memakainya untuk memajukan pelayanan Tuhan di YLSA.

4. Upgrade Situs-Situs YLSA oleh Divisi Web

Kemajuan teknologi memaksa staf YLSA untuk terus mengikuti perkembangan teknologi, khususnya teknologi Drupal. Karena itu, salah satu agenda yang dijadwalkan oleh divisi Web YLSA adalah meng-upgrade beberapa situs YLSA dari Drupal 7 ke Drupal 8.

Pokok doa: Doakan agar Tuhan memberi hikmat sehingga beberapa staf divisi Web yang sedang memperlengkapi diri dengan mempelajari situs dengan platform Drupal 8 dapat segera terlaksana.

5. Kebutuhan Staf YLSA

Bersyukur untuk para staf YLSA yang sudah memberikan dirinya penuh waktu bagi pelayanan YLSA. Namun, melihat kesempatan pelayanan YLSA ke depannya yang akan semakin besar dan berat, YLSA tentu masih membutuhkan lebih banyak orang lagi yang terbeban dalam pelayanan ini, baik sebagai IT dan mobile programmer, web designer, editor, maupun penerjemah. Untuk melihat lowongan YLSA selengkapnya, silakan kunjungi < http://www.ylsa.org/lowongan >.

Pokok doa: Doakan agar Tuhan mengirim orang-orang yang telah dipilih-Nya untuk melayani di YLSA. Kiranya Tuhan berbelaskasihan sehingga ada lebih banyak orang yang dikirim untuk melayani bersama di YLSA.


SURAT UNTUK YLSA:

1. Stevanus Riyanto < mahkota.riyanto@xxxxxx >

Shalom, saya bersyukur dan berterima kasih karena TUHAN pakai YLSA untuk memperlengkapi kami dan rekan-rekan hamba TUHAN lainnya. TUHAN YESUS memberkati YLSA. Amin.

Redaksi: Sungguh kami bersyukur. Semoga apa yang telah diterima dapat semakin memberi semangat untuk melayani Tuhan dengan sungguh-sungguh.

2. Hindrasto < hindrasto@xxxxxx >

Saya sangat bersyukur dengan memanfaatkan bantuan SABDA.net, maka lebih membantu dalam mempelajari kebenaran Firman Tuhan lebih lagi, lebih lagi, dan lebih lagi. Terima kasih SABDA.net. God bless :-)

Redaksi: Puji Tuhan! Mari bagikan kebenaran firman itu kepada orang lain sehingga nama Tuhan semakin dimuliakan.

3. Mino Kartosentono < minoks@xxxxxx >

Terima kasih untuk situs doanya, sangat lengkap, dan pastinya akan memberkati banyak orang percaya.

Redaksi: Amin. Kiranya semakin banyak orang percaya yang mendasarkan hidupnya di dalam doa. Dan, situs Doa < http://doa.sabda.org/ > dapat dikunjungi oleh lebih banyak orang yang membutuhkan.

4. Be Zi Sökhi < fellowship.sokhi@xxxxxx >

Thanks ya. Isi dalam SABDA ini sangat membantu. Semoga terus diberkati dengan berlimpah-limpah oleh Tuhan kita Yesus Kristus. Salam angat.

Redaksi: Terima kasih untuk kunjungannya di SAI < http://sejarah.sabda.org/ >. Doakan agar Tuhan memakainya bagi kemuliaan nama-Nya.


LAPORAN KEUANGAN YLSA BULAN JANUARI 2014

A. Sumbangan
Tgl. Nama Nominal (Rp)
02 Daniel L. 100.000
02 Budiharto S. 100.001
02 Sandy H. 2.000.000
02 Harjanto 150.000
02 Danny T. 1.000.000
02 Chandra W. 1.000.000
02 Ferdy S. 1.000.000
03 Bambang W. 50.000
03 Frans H. 110.000
06 Febrina 200.000
07 Lukas H. 5.000.000
07 Ida L. 50.000
07 NN (Jakarta) 2.000.000
07 Persekutuan Kemas 250.000
07 Pouw 2.000.000
08 TELAGA 500.000
08 Lita K.H. 5.000.000
08 Donny E.P. 100.000
09 Christina S.E.S. 100.000
09 Riris D. 250.000
10 Naomi E. 6.000.000
10 Bungas TR. 150.000
15 Marla P.L. 3.000.000
15 Ratna D.P. 250.000
16 Panca R. 100.000
20 1 USB 100.000
20 11 USB (Salatiga) 1.100.000
22 Yayasan Gloria 1.000.000
23 Widya K. 1.000.000
23 Tjahjadi 10.000.000
27 Ruth E.R. 50.000
27 Lukman P. 5.000.000
27 Suryo A.S. 1.800.000
28 Wibisono B. 1.000.000
Sumbangan lain 219.600
Bunga Bank 18.641
------------------------------
Total Sumbangan 51.748.242


B. Pengeluaran
Beban admin 555.400
Kas kecil 88.700
Telpon, listrik, dll 2.924.000
Beli USB 10.000.000
Buku perpustakaan 256.000
Cetak traktat 947.700
Kirim pos & paket 165.500
BPJS 566.800
Administrasi bank 21.649
Kepegawaian 37.020.000
Biaya raker 1.172.000
Konsumsi staf 1.927.700
Roadshow Youth 348.500
Mission, Salatiga
Perpanjang Kotak Pos 132.000
Cetak brosur 206.000
Biaya domain situs 368.000
Perlengkapan kantor 1.143.900
Kabel jaringan, UTP, 668.500
dll
------------------------------
Total pengeluaran 58.512.349

Terima kasih untuk keterlibatan para Sahabat dan Pendukung YLSA dalam mendukung pelayanan YLSA. Tanpa dukungan Anda, pelayanan YLSA tidak dapat berlangsung dengan lancar. Kami bersyukur Tuhan terus mendorong kita untuk bekerja bersama-sama bagi kemuliaan nama-Nya.

Bagi pembaca lain yang tergerak untuk terlibat dalam pelayanan YLSA dengan memberikan sumbangan dana, silakan mengirimkannya ke:

YAYASAN LEMBAGA SABDA
a.n. Yulia Oeniyati
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo
No. Rekening: 0790266579


STOP PRESS: TAFSIRAN MATTHEW HENRY VERSI BAHASA INDONESIA!

Bagaimana penyelidikan Alkitab Anda saat ini? Apakah bahan-bahan yang ada sudah cukup menolong Anda memahami firman Tuhan?

Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org > rindu untuk terus melengkapi modul-modul tafsiran/catatan dalam situs Alkitab SADBA < http://alkitab.sabda.org > sehingga dapat terus menolong para pengguna dalam studi Alkitab.

Dan, kini telah hadir! Tafsiran/Catatan Matthew Henry (Matthew Henry Commentary) versi Bahasa Indonesia yang semakin melengkapi modul tafsiran/catatan berbahasa Indonesia di situs Alkitab SABDA < http://alkitab.sabda.org >. Tafsiran/Catatan Matthew Henry secara lengkap dan mendalam membahas penafsiran untuk kitab-kitab Injil (Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes). Mari kita memperkaya pemahaman akan firman Tuhan dengan tafsiran/catatan Matthew Henry versi Bahasa Indonesia!

Segera kunjungi situs Alkitab SABDA < http://alkitab.sabda.org > dan mari semakin dalam mempelajari Alkitab! Tuhan Yesus memberkati.


Kontak: beritaylsa(at)sabda.org
Redaksi: Adiana, Yulia, dan Elly
Berlangganan: subscribe-i-kan-berita-ylsa(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-berita-ylsa(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/berita_ylsa/arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2014 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

Wednesday, March 12, 2014

Bls: [i-kan-binaguru] Badai terus menimpaku

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Tanggal 3 Nopember 2014 belum lewat masih lama



Pada Rabu, 5 Maret 2014 3:43, walsinur silalahi <walsinur.silalahi@yahoo.com> menulis:
---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Kesedihanku itu datang seperti gelombang laut bergulung-gulung.Setelah menjalani pernikahan 10 tahun,Keluarga kami ini di karuniai 4 anak yaitu 3 laki-laki dan satu perempuan.tetapi setelah itu badai itupun datang.Suamiku yang bekerja di dunia entertaiment selingkuh dengan wanita lain.Dia memiliki satu anak dari wanita itu,dan kami ditinggalkan ,sehingga beban dan kebutuhan keluarga saya atasi sendiri dengan bekerja serabutan.Suamiku tdk pernah care sedikitpun akan keberadaan kami.Melihat keadaan ini anak sulungku stress berat dan terlibat akan kecanduan narkoba.Dia menikah dengan seorang gadis pilihannya.Tetapi setelah ketahuan dia mengidap Narkoba,anakku ini ditinggalkan oleh isterinya.Hal ini mengakibatkan anakku semakin terpuruk dan timbangan badannya turun drastis.Akhirnya di opname disalah satu Rumah sakit yang tidak terlalu jauh dari tempat cafe ayahnya.Ayahnya diberitahukan tentang keadaan ini,tetapi selama di rumah sakit (3 bulan) suamiku tdk pernah mengunjungi anaknya.Tibalah hari yang semakin membuatku sedih,Anakku menghebuskan nafas terakhir.Seperti petir menyambar tubuhku,aku tdk habis pikir mengapa badai demi badai selalu menimpaku? Kuatkan saya Tuhan. Inilah peristiwa yang dialami seorang ibu sewaktu kami melayatnya pada tanggal 3 Nopember 2014.Semoga Tuhan menguatkan ibu ini beserta anak-anaknya.

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   



---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

BULETIN DOA - Berdoa bagi Musuh -- Edisi Maret 2014, Vol. 06 No. 97

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.christ@blogger.com

BULETIN DOA -- Berdoa bagi Musuh
Edisi Maret 2014, Vol. 06 No. 97

Salam kasih,

Harga diri merupakan cara pandang seseorang secara keseluruhan terhadap dirinya sendiri. Dalam banyak hal, harga diri begitu berperan dalam tindakan atau respons seseorang terhadap lingkungan atau situasi yang sedang dihadapi. Harga diri yang diusung terlalu tinggi sering kali membuat seseorang hanya melihat dirinya sendiri. Sebaliknya, jika terlalu rendah, itu akan membuat seseorang menarik diri dari lingkungan atau komunitas sehingga membuatnya tidak produktif.

Dalam kekristenan, Tuhan Yesus telah menunjukkan di mana kita seharusnya meletakkan harga diri kita. Ketika percaya kepada Kristus, kita telah menyerahkan diri kita seluruhnya kepada-Nya, termasuk harga diri kita. Tuhan berfirman, "Berdoalah bagi orang yang menganiaya kamu." Ini jelas suatu perintah yang akan bertentangan dengan harga diri kita, terutama saat harga diri kita direndahkan. Namun, kita harus melakukannya karena itu adalah perintah Tuhan kita. Bagaimana melakukannya? Silakan simak sajian e-Doa edisi ini. Kiranya artikel yang kami sajikan dapat menolong Anda menempatkan harga diri di tempat yang dikehendaki Yesus. Tuhan memberkati.

Redaksi Tamu e-Doa,
Berlin B.
< http://doa.sabda.org >


RENUNGAN: HARGA DIRI DAN BERDOA BAGI MUSUH
Ditulis oleh: N. Risanti

Kita mungkin dapat dan sering memaafkan kesalahan orang lain yang hanya bersifat merugikan atau lalai. Tetapi, akan sangat berbeda halnya jika masalah telah memasuki ranah penghinaan yang berkenaan dengan harga diri. Kita akan sulit memaafkan orang yang telah merendahkan atau menjatuhkan harga diri kita karena harga diri adalah hal yang paling esensial dari keberadaan seorang pribadi. Harga diri membutuhkan penghargaan, bukan penghinaan.

Namun, perhatikan apa yang menjadi ajaran Yesus dalam Matius 5:44, "Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu." Bukan mengutuk, melainkan mendoakan. Tidak membalas, tetapi mengampuni. Alangkah sulitnya! Tetapi, itulah faktanya. Tidak akan ada solusi dari aksi balas-membalas. Di sini, Tuhan Yesus bukan sekadar mengajarkan tentang pengampunan, melainkan juga menyelesaikan masalah dan melanjutkan hidup ke arah yang lebih baik. Menang dari belenggu kebencian dan kepahitan, dan menang untuk hidup dengan perasaan damai sejahtera.

Sulit? Tentu saja. Tidak mudah untuk mengobati harga diri yang telah terluka. Tetapi, Anda akan mampu melakukannya jika Anda berdoa agar Allah yang memampukannya bagi Anda. Lepaskan, doakan, dan ampuni mereka yang telah melukai atau merendahkan harga diri Anda. Sesungguhnya, Anda tidak kehilangan harga diri ketika mengampuni dan berdoa bagi musuh, tetapi justru mendapatkannya dalam nilai yang lebih tinggi di hadapan Allah. Maukah Anda berdoa bagi musuh Anda?


ARTIKEL: BERDOA BAGI MUSUH-MUSUH KITA

Memilih untuk mengasihi dan berdoa bagi mereka yang menganiaya kita membuat orang kafir terheran-heran, namun ini adalah gaya hidup yang untuknya kita dipanggil oleh Allah. Kita harus mengasihi semua orang, terlepas dari bagaimana mereka memperlakukan kita. Meskipun beberapa orang mungkin menjadi musuh kita, mereka adalah orang-orang yang membutuhkan hubungan yang menyelamatkan dengan Yesus dan pemahaman tentang ketuhanan-Nya dalam hidup mereka. Firman Tuhan memerintahkan kita untuk mengasihi mereka, berdoa agar mereka masuk ke dalam kerajaan-Nya! Sebelum membaca lebih jauh, pikirkan seseorang yang menurut Anda adalah musuh Anda. Mintalah anggota keluarga Anda untuk melakukan hal yang sama. Baca, pelajari, terapkan, dan doakan kebenaran firman Tuhan sehingga musuh Anda akan tertarik pada kerajaan Yesus.

Mengetahui Musuh Anda yang Sesungguhnya

Alkitab menyatakan bahwa musuh utama kita adalah Setan. "Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara." (Efesus 6:12) Oleh karena itu, kita harus mengakui bahwa di balik musuh darah dan daging kita, ada Setan yang sedang bekerja.

Rasul Paulus mungkin memahami konsep ini lebih lengkap daripada salah satu murid atau orang percaya lainnya. Pada suatu waktu, ia menganiaya para pengikut Yesus, bahkan memberikan suaranya agar banyak yang dihukum mati sementara ia menyaksikan. Sebuah kisah tentu dapat menyatakan bahwa Paulus menganggap semua orang percaya adalah musuh-musuhnya, dan sebaliknya. Namun, saat Tuhan menarik perhatian Paulus di jalan ke Damaskus, yang akhirnya menyebabkan keselamatannya melalui Yesus, ia menggenggam rahmat Tuhan untuk pertama kalinya. Dia mengerti bahwa para pengikut Yesus bukan musuhnya, karena Allah memberinya pemahaman yang luar biasa tentang musuh yang sebenarnya: Setan.

Paulus berubah dari musuh Allah menjadi anak Allah melalui perjumpaan pribadi dengan Yesus. Dia menggambarkan perbedaannya, berdasarkan pengalaman pribadi, kepada jemaat di Filipi: "Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus. Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi. Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga." (Filipi 3:18-20a)

Penting juga untuk diingat bahwa, seperti Paulus, dahulu kita masing-masing adalah musuh Allah: "Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah. Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya! Dan, bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu." (Roma 5:9-11) Karena kita telah mengalami belas kasihan Allah, bukankah seharusnya kita juga meneruskannya ke orang lain?

- Periksalah hati Anda sebagai sebuah keluarga untuk memastikan bahwa Anda tidak mengizinkan Iblis untuk memiliki pijakan dalam hidup Anda, di mana Anda telah bertindak terhadap orang lain dalam cara yang tidak layak bagi Kristus. Dengan pertobatan dan penyesalan yang saleh, mintalah pengampunan-Nya dan dapatkan pengampunan dari mereka yang hubungannya mungkin telah Anda rusak melalui kata-kata atau tindakan. Kita melayani demi Kristus, atau melakukan pekerjaan musuh jiwa kita.

- Mungkin ada orang-orang yang telah menyakiti atau menganiaya Anda atau keluarga Anda dalam beberapa cara. Jika demikian, Allah memanggil Anda untuk mengampuni mereka. Berdoalah agar Bapa menolong Anda untuk melihat musuh tersebut melalui mata-Nya. Mintalah Dia untuk memberikan hati yang mengampuni. Ini mungkin berarti bahwa Anda perlu pergi ke seseorang untuk menyampaikan pengampunan agar hubungan Anda baik dan dipulihkan.

Yesus Berdoa untuk Musuh-Nya

Yesus memiliki musuh-musuh, dan mereka menyalibkan Dia. Namun, seperti yang kita tahu, Dia memiliki kemenangan sempurna pada akhirnya. Namun, karena kasih Allah akan dunia ini sehingga Dia mengutus Yesus untuk mati, Anak-Nya tidak meninggalkan bumi tanpa berdoa bagi mereka yang bertanggung jawab atas kematian-Nya. Yesus, yang mengatakan kepada kita untuk mengasihi dan berdoa bagi musuh-musuh kita, menunjukkan pemberian kasih yang sempurna ketika tergantung di kayu salib: "Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan." (Lukas 23:34a) Yesus berdoa bagi musuh-musuh-Nya, masakan kita tidak mau melakukannya?

Salah satu perintah yang paling menakjubkan dari Kristus adalah untuk mengasihi musuh kita. Dalam kedagingan kita, kita tentu ingin membalas atau melawan ketika kita diperlakukan tidak ramah atau dianiaya. Yesus mengajarkan pengampunan dan belas kasihan: "Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati." (Lukas 6:36) Gaya hidup-Nya menunjukkan kasih karunia, supaya hidup kita juga demikian. Ia lebih jauh melakukan satu langkah perintah-Nya, menambahkan tingkat kesulitan lain: "Berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu." (Matius 5:44 b) Semoga artikel ini memberikan dasar yang kuat untuk mendidik anak-anak Anda mengasihi musuh-musuh mereka sehingga mereka bisa memutuskan untuk berdoa bagi mereka agar mengenal Yesus sebagai Juru Selamat dan Tuhan. Yudas juga berbicara tentang pentingnya belas kasihan: "Tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang ragu-ragu, selamatkanlah mereka dengan jalan merampas mereka dari api ...." (Yudas 1:22) Karena rahmat Allah, kita diselamatkan. Kita harus menyampaikan rahmat-Nya kepada mereka yang masih menjadi musuh-musuh Allah sehingga mereka juga bisa menerima apa yang telah diberikan kepada kita.

Mengatasi Kejahatan dengan Kebaikan

"Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang! Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan. Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya. Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!" (Roma 12:17-21) Bagaimana orang yang belum diselamatkan lebih bisa datang ke kerajaan Allah -- melalui balas dendam, atau dengan tindakan yang penuh kasih dan doa untuk mereka? Ini adalah konsep yang sangat penting untuk diajarkan kepada anak-anak, sebagai respons pertama mereka yang sering memukul balik, memikirkan balas dendam, memutuskan persahabatan, dll., melainkan agar berdoa, terus bersikap baik, dll..

Kadang-kadang, saya mengatakan hal-hal yang tidak baik kepada suami saya, yang biasanya tidak saya utarakan padanya. Dia pria yang berjiwa mulia, dia selalu merespons ramah kepada saya dan tidak pernah kasar. Dia tidak mencoba untuk membalas saya atau mengatakan sesuatu yang menyakitkan sebagai respons. Apa dampaknya pada saya? Ini membuat saya datang kepada Allah dalam pertobatan dan kemudian datang kepada suami saya untuk meminta maaf! Berapa banyak argumen atau situasi menyakitkan dalam keluarga kita dapat dihindari dengan hanya menanggapi secara ramah bukannya melawan -- menyerahkan kepada Allah, bukan kepada kedagingan manusia alam kita? Ini benar-benar berhasil! Saya merasa tidak enak untuk menyakiti perasaan suami saya atau menyerang dia karena dia begitu baik! Jika dia balik marah kepada saya, saya tidak yakin saya akan merasa sangat menyesal. Akan tetapi, karena ia merespons dalam kasih, ia membawa saya kembali ke dalam hubungan yang benar dengan dia, dan dengan Tuhan.

Bagaimana Berdoa untuk Musuh Anda?

Tuhan kita adalah "... Allah yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada." (Roma 4:17 b) Kadang-kadang, sulit untuk membayangkan bahwa musuh-musuh kita pernah bisa berpaling dari kejahatan dan datang kepada Kristus, tetapi Dia memanggil kita untuk berdoa bagi mereka. Apa yang tampaknya mustahil untuk kita, tidak mustahil bagi Allah (Markus 10:27). Adakah kasih yang lebih besar daripada berdoa kepada Tuhan untuk menarik mereka ke dalam kerajaan-Nya? Ingatlah orang yang Anda, dan setiap anggota keluarga, anggap sebagai musuh. Berikut adalah beberapa ayat dari Kolose yang bisa Anda doakan bagi mereka.

- Berdoalah agar Tuhan menyelamatkan mereka dari kuasa kegelapan dan membawa mereka "ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih; di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa" (Kolose 1:13-14).

- Di hadapan-Nya, tanpa cacat dan bebas dari tuduhan (Kolose 1:21-22).

- Berdoalah agar Tuhan akan memberi tahu mereka kekayaan dan kemuliaan-Nya melalui misteri Kristus (Kolose 1:27). Berdoalah agar mereka dapat "... mengenal rahasia Allah, yaitu Kristus, dalam Dialah tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan." (Kolose 2:2-3)

- Berdoalah agar mereka "... mematikan dalam diri [mereka] segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala." (Kolose 3:5)

- Berdoalah agar mereka membuang "... marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulut [mereka]." (Kolose 3:8)

- Berdoalah agar mereka akan menjadi salah satu anak-anak Allah, dikuduskan dan dikasihi, diperlengkapi dengan belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan, dan kesabaran (Kolose 3:12).

- Berdoalah agar mereka dapat mengetahui dan memiliki kasih Tuhan (Kolose 3:14).

- Berdoalah agar mereka dapat mengenal damai Kristus dan bahwa hal itu akan memerintah dalam hati mereka (Kolose 3:15). (t/Jing Jing)

Diterjemahkan dari:
Nama situs: Harvest Prayer
Alamat URL: http://harvestprayer.com/resources/articles/prayer-evangelism/praying-for-enemies
Judul asli artikel: Praying for Our Enemies
Penulis artikel: Kim Butts
Tanggal akses: 25 Juni 2013


STOP PRESS: SABDA.ORG: SUMBER BAHAN DAN INFORMASI KEKRISTENAN BAGI MASYARAKAT KRISTEN INDONESIA

Apakah Anda selalu ingin diperlengkapi dengan bahan-bahan kekristenan yang berkualitas? Anda ingin membaca bacaan rohani yang alkitabiah setiap hari?

Kunjungilah situs SABDA.org yang diluncurkan oleh Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >. Dapatkan jutaan bahan kekristenan yang bermutu dan alkitabiah dalam situs SABDA.org < http://sabda.org >. Situs ini menyediakan berbagai macam bahan kekristenan yang lengkap dan berkualitas dari berbagai bidang pelayanan, mulai dari bahan-bahan untuk pelayanan anak, pemuda dan remaja, wanita, penulis, konseling, kesaksian, pelayanan misi, dan masih banyak lagi. Melalui situs sabda,org, Anda juga dapat terhubung dengan situs-situs YLSA dan semua produk pelayanan YLSA yang dapat Anda akses dan unduh secara gratis.

Segera kunjungi situs SABDA.org! Dapatkan akses ke jutaan bahan yang dapat mendorong pertumbuhan rohani Anda dan untuk memperlengkapi Anda dalam pelayanan tubuh Kristus.


Kontak: doa(at)sabda.org
Redaksi: N. Risanti dan Sigit
Berlangganan: subscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/e-doa/arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2014 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

(e-RH) Maret 13 -- BADAI EYEMOUTH

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 13 Maret 2014
Bacaan : Mazmur 56:6-14
Setahun: Yosua 1-3
Nats: Sebab Engkau telah meluputkan aku dari pada maut, bahkan menjaga
kakiku, sehingga tidak tersandung; maka aku boleh berjalan di
hadapan Allah dalam cahaya kehidupan (Mazmur 56:14)

Judul:

BADAI EYEMOUTH

Pada 1881, badai menyapu Inggris. Para nelayan di pesisir pantai
selama berhari-hari tak dapat melaut, termasuk nelayan di daerah
Eyemouth. Namun, suatu hari matahari tampak bersinar cerah, dan para
nelayan Eyemouth bersiap untuk kembali berlayar dan menangkap ikan.
Ketika mereka hendak berlayar, kepala dermaga menghentikan dan
memperingatkan bahwa badai akan datang kembali. Namun, mereka
mengabaikannya. Ternyata, badai benar-benar datang, menyapu empat
puluh kapal, dan hampir semua nelayan yang berada di kapal itu
tewas.


Firman Tuhan adalah pelita bagi jalan hidup kita. Sering kali kita
tidak mengerti jalan yang kita tempuh, kita bimbang dalam memutuskan
sesuatu. Firman Tuhan dapat memberikan pengertian sehingga langkah
kita tidak salah. Kita perlu memahami bahwa firman Tuhan bukanlah
aturan legalistik agama, melainkan prinsip kebenaran yang menjaga
hidup kita. Di dalam kehidupan ini, dunia menawarkan godaan yang
dapat menyapu dan menenggelamkan kita. Firman Tuhan berfungsi
sebagai "peringatan" yang menyelamatkan hidup kita.


Kita dapat tergoda untuk berbuat curang, serakah, dan menipu. Kita
juga dapat tersapu dan tenggelam dalam keegoisan, tak mau
mengampuni, dan amarah. Kita perlu merendahkan hati untuk menyimak
firman Tuhan, merenungkannya, dan mengizinkannya mengubah hidup
kita. Peringatan-Nya menjaga langkah kita. Nah, apabila firman Tuhan
memperingatkan kita, akankah kita bersikap seperti para nelayan
Eyemouth tadi? --Hendro Saputro /Renungan Harian

FIRMAN-NYA MENERANGI JALAN KITA,
PERINGATAN-NYA MENJAGA LANGKAH KITA.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2014/03/13/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/renungan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+56:6-14

Mazmur 56:6-14

6 Sepanjang hari mereka mengacaukan perkaraku; mereka senantiasa
bermaksud jahat terhadap aku.
7 Mereka mau menyerbu, mereka mengintip, mengamat-amati langkahku,
seperti orang-orang yang ingin mencabut nyawaku.
8 Apakah mereka dapat luput dengan kejahatan mereka? Runtuhkanlah
bangsa-bangsa dengan murka-Mu, ya Allah!
9 Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh
ke dalam kirbat-Mu. Bukankah semuanya telah Kaudaftarkan?
10 Maka musuhku akan mundur pada waktu aku berseru; aku yakin,
bahwa Allah memihak kepadaku.
11 Kepada Allah, firman-Nya kupuji, kepada TUHAN, firman-Nya
kupuji,
12 kepada Allah aku percaya, aku tidak takut. Apakah yang dapat
dilakukan manusia terhadap aku?
13 Nazarku kepada-Mu, ya Allah, akan kulaksanakan, dan korban
syukur akan kubayar kepada-Mu.
14 Sebab Engkau telah meluputkan aku dari pada maut, bahkan menjaga
kakiku, sehingga tidak tersandung; maka aku boleh berjalan di
hadapan Allah dalam cahaya kehidupan.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yosua+1-3
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yosua+1-3


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Tuesday, March 11, 2014

[i-kan-binaanak] [e-BinaAnak] Sekolah Minggu dan Hari Bumi (I) -- Edisi 672/Maret 2014

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.christ@blogger.com

e-BinaAnak -- Sekolah Minggu dan Hari Bumi (I)
672/Maret/I/2014

Shalom,

Masih segar dalam ingatan kita bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Indonesia beberapa waktu yang lalu. Salah satu penyebab bencana itu adalah kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian alam dan kebersihannya. Banyak daerah resapan air yang akhirnya menjadi perumahan, dan sungai-sungai berubah fungsi menjadi tempat sampah. Apa hubungan semua ini dengan pelayanan anak di gereja?

Salah satu mandat yang Allah berikan kepada manusia adalah menjaga dan memelihara alam ini, yang adalah ciptaan-Nya. Dan, hal ini harus kita ajarkan kepada anak-anak layan kita, bahwa Alkitab pun memberikan pemahaman mengenai hal ini. Oleh karena itu, sepanjang bulan Maret ini, kami mengajak Rekan-Rekan sekalian untuk melihat bagaimana sekolah minggu bisa menolong anak-anak menjalankan mandat Allah ini, terutama karena kita juga akan memperingati hari Bumi pada tanggal 22 April. Mari kita persiapkan hal itu dari sekarang, dengan melihat bagaimana pandangan Alkitab mengenai hari Bumi dan materi-materi mengajar yang dapat kita gunakan untuk mengajarkan hal ini kepada anak-anak. Kiranya ini menjadi berkat.

Pemimpin Redaksi e-BinaAnak,
Davida
< http://pepak.sabda.org/>


ARTIKEL: SEBUAH PANDANGAN ALKITABIAH TENTANG HARI BUMI

Seluruh dunia berusaha untuk saling "menghijaukan" sebagai pengakuan atas apa yang dikenal dengan Hari Bumi. Hari Bumi seharusnya membuat kita, yang menempatkan diri di bawah otoritas kebenaran Alkitab mengenai hal-hal tersebut, merefleksikan ajaran Alkitab mengenai penciptaan Allah.

Apa pandangan yang benar-benar alkitabiah tentang penciptaan, lingkungan, serta kaitan manusia dengannya, dan tanggung jawab untuk hal tersebut?

Sebuah pandangan Kristen tentang penciptaan dengan menggembirakan menegaskan bahwa Allah menciptakan segala sesuatu. Dasar, proposisi dasar dari paham lingkungan yang Alkitabiah adalah bahwa Allah menyatakan diri-Nya sebagai Sang Pencipta (Kejadian 1:1).

Perjanjian Baru dan Kitab Kejadian menyatakan bahwa Allah menciptakan segala sesuatu (Efesus 3:9; Kolose 1:16-17; Roma 11:36). Allah Bapa, Anak, dan Roh Kudus??) membawa dunia ciptaan menjadi ada. Allah Bapa adalah sumber, perencana, dan pencetus dunia ini (Kejadian 1:1; 1 Korintus 8:06). Allah Anak adalah Perantara, yang melakukan tindakan atau karya penciptaan (Yohanes 1:3; Kolose 1:16; Ibrani 1:2). Allah Roh Kudus adalah Ia yang penuh cinta, mengasuh, dan melayang di atas bumi, memberinya bentuk dan rupa, serta keindahan.

Dengan demikian, pendekatan alkitabiah terhadap masalah-masalah lingkungan tanpa dalih menegaskan bahwa "bumi adalah milik Tuhan" (Mazmur 24:1). Allah, dan Allah sajalah pemilik ciptaan. Namun, Alkitab juga memberi tahu kita bahwa Allah memberi manusia kekuasaan (Ibrani: "radah", yang berarti "memerintah") atas ciptaan, serta sebuah perintah untuk menundukkannya (Ibrani: "kabash", yang berarti "membawa ke dalam perbudakan") (Kejadian 1:26-28). Hal ini bersifat kuat, kata-kata dominan dalam teks Alkitab yang tidak meninggalkan ruang untuk keraguan, bahwa Allah menempatkan manusia sebagai yang utama dalam urutan penciptaan.

Keunggulan manusia dalam ciptaan Allah lebih lanjut ditegaskan oleh fakta bahwa Tuhan menciptakan Adam sebelum Ia mempersiapkan tempat tinggalnya, yakni taman (Eden). Cukup jelas tertulis dalam Kejadian 2:8, bahwa setelah menciptakan Adam (Kejadian 2:7), Tuhan "membuat taman di Eden", dan di sanalah Tuhan "menempatkan manusia yang dibentuk-Nya itu". Kemudian, dalam Kejadian 2:15, Allah menempatkan manusia di tempat yang telah disiapkan untuknya, dengan instruksi untuk "mengusahakan dan memeliharanya". Kata kerja "mengusahakan" (Avadh) berarti "untuk bekerja, untuk sampai", dan kata kerja "memelihara" (Shamar) berarti "untuk menjaga, penjaga, melindungi".

Dengan demikian, manusia memiliki keunggulan dalam ciptaan Allah, dan sebagai pelayan serta wakil penjaga-Nya, manusia dimaksudkan untuk "mengusahakan dan memeliharanya" (Kejadian 2:15), yang berarti menyebabkan bumi menghasilkan buah dan dikembangkan dalam cara yang dapat diperbarui demi kepentingan dan kebaikan manusia.

Ini merupakan peraturan ilahi, dan merancang keunggulan serta tanggung jawab manusia dalam rangka bertahan dari bencana kejatuhan manusia (Kejadian 3:1-19). Setelah air bah, Allah berkata kepada Nuh, "Segala yang bergerak, yang hidup, akan menjadi makananmu. Aku telah memberikan semuanya itu kepadamu seperti juga tumbuh-tumbuhan hijau." (Kejadian 9:3) Pemazmur menyatakan bahwa Allah telah memberi manusia "Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya; kambing domba dan lembu sapi sekalian, juga binatang-binatang di padang; burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut, dan apa yang melintasi arus lautan." (Mazmur 8:6-8)

Allah memelihara ciptaan-Nya yang selamat dari kejatuhan, dan dalam Kejadian 9:8-17, Allah memberi tahu Nuh, bahwa Ia telah membentuk perjanjian "denganmu (Nuh) dan dengan setiap makhluk hidup". Kemudian, Ia berbicara tentang sebuah "perjanjian antara aku dan bumi." Dan, tanda perjanjian itu adalah pelangi.

Rencana Allah untuk penciptaan termasuk mengenakan batas ilahi pada apa yang dapat manusia lakukan terhadap ciptaan Tuhan dan makhluk-makhluk lain. Dalam seluruh Kitab Musa, kita menemukan hal-hal tersebut, seperti:

- Tidak menyabit habis ladang sampai ke tepinya (Imamat 19:09).

- Petani hanya dapat memanen dari pohon-pohon yang berusia lima tahun (Imamat 19:25).

- Tanah harus diistirahatkan secara teratur (Imamat 25:1-12).

- Pohon buah-buahan tidak boleh ikut dirusak dan ditebang dalam peristiwa pengepungan/penyerangan (Ulangan 20:19).

- Induk burung tidak boleh diambil bersama anak-anaknya (Ulangan 22:6).

- Lembu tidak boleh diberangus saat membajak ladang jagung (Ulangan 25:4).

Ciptaan adalah milik Allah. Sebagai pelayan dari milik kepunyaan-Nya, manusia bertanggung jawab kepada-Nya untuk mengembangkan dan melindungi ciptaan-Nya.

Selain itu, karena Allah dengan jelas telah memberikan keunggulan pada manusia dalam ciptaan-Nya, dan kehidupan manusia menuntut penghormatan sebagai ciptaan yang serupa dengan gambar-Nya (Kejadian 1:26), semua kehidupan layak untuk dihargai. Kita memiliki hak untuk menggunakan hewan dan tumbuhan untuk kebaikan manusia. Kita tidak memiliki hak untuk mengabaikan makhluk hidup atau memperlakukan mereka sebagai benda mati. Kita memiliki hak untuk menjinakkan dan memelihara ternak dan sumber kehidupan lainnya untuk kelangsungan hidup manusia. Kita tidak memiliki hak untuk bertindak dengan semena-mena, kejam, atau angkuh terhadap makhluk hidup.

Kita memiliki hak untuk menggunakan -- sebisa mungkin tanpa menyakiti -- hewan dalam penelitian untuk kesehatan yang lebih baik bagi manusia. Kita tidak memiliki hak untuk menyiksa hewan atau menyebabkan ketidaknyamanan pada mereka, demi mengembangkan kosmetik baru atau produk lain yang berfungsi sebagai kenyamanan belaka.

Bagian-bagian dalam Alkitab tersebut lebih lanjut mengungkapkan bahwa sebagai pelayan atas milik kepunyaan Allah, kita bertanggung jawab untuk mengembangkan, tetapi bukan untuk menodai atau memusnahkan ciptaan Allah. Kita dituntut untuk mengembangkan ciptaan Allah, untuk menghasilkan buah serta meningkatkan manfaatnya bagi manusia. Perumpamaan Tuhan tentang talenta (Matius 25:14-30) menggarisbawahi peringatan untuk "mengusahakan" kebun. Di sana, hamba yang mengubur bakatnya, benar-benar dihukum karena pengelolaan yang buruk dan kurangnya produktivitas melalui bakat (sumber daya) yang dipercayakan kepadanya (Matius 25:24-29).

Sebagai pengikut Kristus, kita harus bertobat atas ketidakpekaan kita di masa lalu serta atas pengabaian tanggung jawab pelayanan kita kepada ciptaan Allah. Iman saya tidak mengizinkan saya untuk memaafkan peradaban Barat yang sering kali semana-mena dan secara mencolok mengabaikan alam dan lingkungan.

Terdapat beberapa contoh di mana saya akan berbagi kepedulian dan solusi yang ditawarkan oleh ahli-ahli lingkungan sekuler. Sering kali, saya tidak sepakat karena saya memiliki pandangan yang berbeda, yang diperintahkan dalam Kitab Suci, yang menyebabkan perbedaan prioritas sehingga sering kali akan menyebabkan kesimpulan dan tindakan yang berbeda.

Apa yang kita percayai mengenai siapa kita sebagai umat manusia dan apa hubungan kita dengan Pencipta surgawi kita dan ciptaan-Nya, pada akhirnya akan menentukan bagaimana kita menangani masalah-masalah lingkungan. (t/N. Risanti)

Diterjemahkan dari:
Nama situs: Baptist Press
Alamat URL: http://www.bpnews.net/BPFirstPerson.asp?id=32769
Judul asli artikel: FIRST-PERSON: A biblical perspective on Earth Day
Penulis: Richard Land
Tanggal akses: 15 Januari 2014


BAHAN MENGAJAR: LINGKUNGAN: IRAMA KEHIDUPAN

Refleksi untuk Orang Tua/Guru:

Orang Kristen seharusnya memiliki pemahaman yang lebih dalam tentang Sang Pencipta. Dalam puisi karya Maya Angelou, "The Pulse of the Morning", yang dibacakan pada upacara pelantikan Presiden Clinton, terdapat gambaran besar tentang bagaimana kita sebagai makhluk hidup mengasihi sekaligus membenci planet bumi yang diberikan sebagai tempat kita hidup ini. Kita mengasihi dan menjelajahinya, serta melukis, dan membuat lagu tentangnya. Kita menunjukkan penghargaan dengan mendirikan berbagai taman dan museum. Bumi tak pernah berhenti memberi kita inspirasi dan dorongan untuk terus maju. Namun, kita juga membenci, mengeksploitasi, mencemari, mengotori, menggali, mengebor, dan mengisapnya hingga kering. Kita hanya memikirkan kebutuhan kita sendiri saat ini dan bertindak seperti anak-anak yang tidak bertanggung jawab, baik terhadap masa kini maupun masa yang akan datang.

Pemahaman tersebut juga mengungkapkan apa yang diharapkan dari diri kita. Bagaimana dunia diperlakukan bukan tanggung jawab para pengusaha atau perusahaan saja, melainkan juga tanggung jawab kita semua. Suara kita harus didengar oleh mereka yang tidak dapat atau tidak bersedia mendengarkan suara angin, air terjun, atau burung camar. Dapatkah pemikiran ini dikategorikan sebagai ideologi "hati yang terluka?" Sebenarnya, itulah gambaran yang tajam dan sempurna. Hati yang terluka bukanlah hati yang beku atau keras karena keegoisan dan ketamakan, melainkan hati yang dipenuhi dengan kasih sayang dan hikmat: hikmat yang melihat bahwa kita membutuhkan bumi ini, dalam keadaan yang baik.

Refleksi untuk Seluruh Anggota Keluarga/Kelas:

Anak-anak saya menyukai pantai. Kami tinggal di San Diego dan itu berarti kami dapat menikmati pemandangan pantai hampir sepanjang tahun. Sebagian orang suka berkemah atau mendaki gunung. Mungkin, kamu suka berenang, bermain layang-layang, atau bersepeda.

Bumi adalah tempat tinggal yang menyenangkan. Allah telah membuatnya demikian. Allah juga ingin agar kita memelihara bumi ini. Dan, Allah membuat kita masing-masing bertanggung jawab untuk melakukan bagian kita dalam memelihara bumi ini. Kita bergantung pada bumi untuk memperoleh makanan, minuman, perlindungan, dan energi. Allah telah menciptakan kita untuk dapat saling bergantung!

Pelajaran:

1. Allah menciptakan langit dan bumi (Kejadian 1:1-13).
a. Apa saja yang Allah lakukan untuk menciptakan langit dan bumi?
b. Apa saja yang dapat kamu lakukan untuk ikut menjaga agar bumi tetap dalam kondisi baik?

2. Allah menciptakan matahari, bulan, bintang-bintang, dan binatang (Kejadian 1:14-25).
a. Apakah perintah yang diberikan kepada makhluk-makhluk ciptaan Allah?
b. Bagaimana kita, sebagai manusia, dapat membantu segala ciptaan Allah untuk dapat melakukan perintah di atas?

3. Allah menciptakan manusia (Kejadian 1:26-31).
a. Apa perbedaan antara penciptaan manusia dan penciptaan segala makhluk yang lain?
b. Sebutkan dua kebaikan dari setiap anggota keluarga Anda!

4. Allah menghancurkan ciptaan karena dosa (Kejadian 7:1-5, 11-12, 15-17, 21-24).
Allah melihat betapa jahatnya dunia saat itu. Tak ada kebaikan di antara umat manusia kecuali dalam diri Nuh, istri, anak-anak, dan menantunya. Allah memutuskan bahwa bumi harus dihancurkan untuk mengawali suatu permulaan yang baru dan Tuhan memberi tahu Nuh tentang dunia yang baru.
a. Siapa yang Allah selamatkan ketika dunia dihancurkan? Mengapa?
b. Adakah sesuatu yang ingin kamu hapus dalam hidupmu? Bagaimana kamu akan memulai hidupmu kembali?

5. Allah memperbarui dunia dan memberikan sebuah janji (Kejadian 8:20-9:17).
a. Perjanjian itu seperti suatu kesepakatan. Dengan siapa Allah membuat perjanjian yang baru?
b. Bagaimana perjanjian Allah membuat kita bertanggung jawab terhadap semua ciptaan?

6. Semua ciptaan memuji Allah (Mazmur 148).
a. Mengapa semua ciptaan harus memuji Allah?
b. Dari semua ciptaan Allah, manakah yang menurutmu merupakan karya paling mengagumkan?

Aktivitas Khusus:

Rencanakan sebuah piknik ke suatu tempat. Anda boleh pergi ke taman, pantai, padang rumput, atau cukup di halaman rumah/gereja. Setiap orang diberi sebuah kantung dan daftar benda-benda yang harus mereka cari. Jika anak-anak Anda masih sangat kecil, mereka dapat bekerja berpasangan. Dalam daftar itu, cantumkan satu jenis sampah dan benda-benda yang sudah ada di sana seperti dedaunan, buah polong, bunga cemara, kulit kerang, bebijian, bunga-bunga, dan kerikil. Orang pertama yang berhasil mengumpulkan semua yang tertulis dalam daftar adalah pemenang lomba berburu "harta karun" itu.

Jika semua sudah menyelesaikan perburuan, keluarkan semua isi kantung tersebut di tanah. Taruhlah sampah-sampah di atas timbunan harta karun yang lain. Diskusikanlah bagaimana sampah membuat segala sesuatu tampak jelek. Sebelum meninggalkan tempat itu, kumpulkan semua sampah yang ada di situ, masukkan ke kantung yang Anda bawa, dan buanglah pada tempatnya.

Diambil dan disunting dari:
Judul asli buku: The Topical Family Bible Companion
Judul buku terjemahan: Belajar Bersama
Penulis: Janince Y. Cook
Penerjemah: Indawati Marsudi
Penerbit: Yayasan Gloria, Yogyakarta 1999
Halaman: 147 -- 149


Kontak: binaanak(at)sabda.org
Redaksi: Davida, Santi T., dan Elly
Berlangganan: subscribe-i-kan-binaanak(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-binaanak(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/e-binaanak/arsip/
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2014 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

Re: [i-kan-binaguru] Badai terus menimpaku

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

3 november 2014?
Sent from BlackBerry® on 3

From: walsinur silalahi <walsinur.silalahi@yahoo.com>
Sender: i-kan-binaguru@hub.xc.org
Date: Wed, 5 Mar 2014 04:12:29 +0800 (SGT)
To: Diskusi e-BinaGuru<i-kan-binaguru@hub.xc.org>
ReplyTo: "Diskusi e-BinaGuru" <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Subject: [i-kan-binaguru] Badai terus menimpaku

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Kesedihanku itu datang seperti gelombang laut bergulung-gulung.Setelah menjalani pernikahan 10 tahun,Keluarga kami ini di karuniai 4 anak yaitu 3 laki-laki dan satu perempuan.tetapi setelah itu badai itupun datang.Suamiku yang bekerja di dunia entertaiment selingkuh dengan wanita lain.Dia memiliki satu anak dari wanita itu,dan kami ditinggalkan ,sehingga beban dan kebutuhan keluarga saya atasi sendiri dengan bekerja serabutan.Suamiku tdk pernah care sedikitpun akan keberadaan kami.Melihat keadaan ini anak sulungku stress berat dan terlibat akan kecanduan narkoba.Dia menikah dengan seorang gadis pilihannya.Tetapi setelah ketahuan dia mengidap Narkoba,anakku ini ditinggalkan oleh isterinya.Hal ini mengakibatkan anakku semakin terpuruk dan timbangan badannya turun drastis.Akhirnya di opname disalah satu Rumah sakit yang tidak terlalu jauh dari tempat cafe ayahnya.Ayahnya diberitahukan tentang keadaan ini,tetapi selama di rumah sakit (3 bulan) suamiku tdk pernah mengunjungi anaknya.Tibalah hari yang semakin membuatku sedih,Anakku menghebuskan nafas terakhir.Seperti petir menyambar tubuhku,aku tdk habis pikir mengapa badai demi badai selalu menimpaku? Kuatkan saya Tuhan. Inilah peristiwa yang dialami seorang ibu sewaktu kami melayatnya pada tanggal 3 Nopember 2014.Semoga Tuhan menguatkan ibu ini beserta anak-anaknya.

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

(e-RH) Maret 12 -- DOSA YANG TERCEGAH

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 12 Maret 2014
Bacaan : Kejadian 20:1-18
Setahun: Ulangan 32-34
Nats: Lalu berfirmanlah Allah kepadanya dalam mimpi: "Aku tahu juga,
bahwa engkau telah melakukan hal itu dengan hati yang tulus,
maka Aku pun telah mencegah engkau untuk berbuat dosa terhadap
Aku; sebab itu Aku tidak membiarkan engkau menjamah dia."
(Kejadian 20:6)

Judul:

DOSA YANG TERCEGAH

Seorang gadis remaja yang hamil di luar nikah berniat menggugurkan
kandungannya. Ia mendatangi sebuah klinik khusus yang melayani kaum
perempuan yang bermasalah seperti dirinya. Tidak disangka, setelah
mendapatkan penjelasan tentang proses aborsi, gadis itu mengurungkan
niatnya. Ia pun memilih mempertahankan kandungannya. Gadis itu
mungkin tidak menyadarinya, namun Tuhan telah bekerja secara
diam-diam mencegahnya melakukan aborsi.


Dalam kisah Abraham ini, diceritakan pula bagaimana Tuhan berkuasa
mencegah Abimelekh melakukan dosa. Kali ini dengan cara yang lebih
terang-terangan. Abraham mengatakan bahwa Sara "hanyalah" adiknya
sehingga raja Gerar itu berniat memperistri Sara (ay. 2). Tuhan yang
mahatahu segera bertindak, memperingatkan Abimelekh melalui mimpi
(ay. 3). Karena Abimelekh memiliki hati yang tulus, ia pun
mendengarkan peringatan Tuhan itu dan mengembalikan Sara kepada
Abraham (ay. 67).


Kita mungkin pernah mengalami hal yang serupa, yaitu Tuhan mencegah
kita ketika kita nyaris berbuat dosa. Dia tidak menginginkan
umat-Nya terjerumus ke dalam dosa. Bagaimanakah reaksi kita? Sebagai
anak-Nya, kita dapat belajar mengembangkan kepekaan untuk
mendengarkan suara Bapa kita dan dan menaati kehendak-Nya. Dia
melatih kita untuk memilih perbuatan yang benar dan berguna bagi
kesejahteraan kita. Bukankah kita patut bersyukur kepada Tuhan atas
penjagaan-Nya terhadap hidup kita sehingga kita tehindar dari
berbuat dosa? --Yohana Puji Dyah Utami /Renungan Harian

KUASA TUHAN DAN HATI YANG BERSIH
MAMPU MENCEGAH KITA DARI MELAKUKAN DOSA.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2014/03/12/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/renungan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Kejadian+20:1-18

Kejadian 20:1-18

1 Lalu Abraham berangkat dari situ ke Tanah Negeb dan ia menetap
antara Kadesh dan Syur. Ia tinggal di Gerar sebagai orang asing.
2 Oleh karena Abraham telah mengatakan tentang Sara, isterinya:
"Dia saudaraku," maka Abimelekh, raja Gerar, menyuruh mengambil
Sara.
3 Tetapi pada waktu malam Allah datang kepada Abimelekh dalam
suatu mimpi serta berfirman kepadanya: "Engkau harus mati oleh
karena perempuan yang telah kauambil itu; sebab ia sudah
bersuami."
4 Adapun Abimelekh belum menghampiri Sara. Berkatalah ia: "Tuhan!
Apakah Engkau membunuh bangsa yang tak bersalah?
5 Bukankah orang itu sendiri mengatakan kepadaku: Dia saudaraku?
Dan perempuan itu sendiri telah mengatakan: Ia saudaraku. Jadi
hal ini kulakukan dengan hati yang tulus dan dengan tangan yang
suci."
6 Lalu berfirmanlah Allah kepadanya dalam mimpi: "Aku tahu juga,
bahwa engkau telah melakukan hal itu dengan hati yang tulus,
maka Akupun telah mencegah engkau untuk berbuat dosa terhadap
Aku; sebab itu Aku tidak membiarkan engkau menjamah dia.
7 Jadi sekarang, kembalikanlah isteri orang itu, sebab dia seorang
nabi; ia akan berdoa untuk engkau, maka engkau tetap hidup;
tetapi jika engkau tidak mengembalikan dia, ketahuilah, engkau
pasti mati, engkau dan semua orang yang bersama-sama dengan
engkau."
8 Keesokan harinya pagi-pagi Abimelekh memanggil semua hambanya
dan memberitahukan seluruh peristiwa itu kepada mereka, lalu
sangat takutlah orang-orang itu.
9 Kemudian Abimelekh memanggil Abraham dan berkata kepadanya:
"Perbuatan apakah yang kaulakukan ini terhadap kami, dan
kesalahan apakah yang kulakukan terhadap engkau, sehingga engkau
mendatangkan dosa besar atas diriku dan kerajaanku? Engkau telah
berbuat hal-hal yang tidak patut kepadaku."
10 Lagi kata Abimelekh kepada Abraham: "Apakah maksudmu, maka
engkau melakukan hal ini?"
11 Lalu Abraham berkata: "Aku berpikir: Takut akan Allah tidak ada
di tempat ini; tentulah aku akan dibunuh karena isteriku.
12 Lagipula ia benar-benar saudaraku, anak ayahku, hanya bukan anak
ibuku, tetapi kemudian ia menjadi isteriku.
13 Ketika Allah menyuruh aku mengembara keluar dari rumah ayahku,
berkatalah aku kepada isteriku: Tunjukkanlah kasihmu kepadaku,
yakni: katakanlah tentang aku di tiap-tiap tempat di mana kita
tiba: Ia saudaraku."
14 Kemudian Abimelekh mengambil kambing domba dan lembu sapi, hamba
laki-laki dan perempuan, lalu memberikan semuanya itu kepada
Abraham; Sara, isteri Abraham, juga dikembalikannya kepadanya.
15 Dan Abimelekh berkata: "Negeriku ini terbuka untuk engkau;
menetaplah, di mana engkau suka."
16 Lalu katanya kepada Sara: "Telah kuberikan kepada saudaramu
seribu syikal perak, itulah bukti kesucianmu bagi semua orang
yang bersama-sama dengan engkau. Maka dalam segala hal engkau
dibenarkan."
17 Lalu Abraham berdoa kepada Allah, dan Allah menyembuhkan
Abimelekh dan isterinya dan budak-budaknya perempuan, sehingga
mereka melahirkan anak.
18 Sebab tadinya TUHAN telah menutup kandungan setiap perempuan di
istana Abimelekh karena Sara, isteri Abraham itu.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Ulangan+32-34
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Ulangan+32-34


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA
Miliki Blog atau Website Sendiri
Dapatkan Panduannya
Hubungi : 0813 5643 8312 - 0857 5737 8151 - 0431 8013154
Format SMS : Panduan Isi Pesan
Klik Demo / Contoh & Tutor Tingkat Menengah
atau pilih template :
Klik, Pilih & Pesan Sekarang / Contoh & Tutor Tingkat Menengah
G R A T I S
The Christian Blog @ 2011 - 2012
Designer : Joni Wawoh, SH
hostgator promo