Renungan Harian & Leadership Kristen
| Renungan | Bina | Bio | Buku | Doa | E-JEMMi | Kisah | Konsel | Leadership | Wanita | Humor |

Saturday, July 7, 2012

Re: [i-kan-binaguru] Sharing SIL: Narnia - petualangan yang tak akan terlupakan!

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Wow, mantab. 
Selamat ya buat semua
.
Semua kemuliaan bagi Tuhan.

Lukas Widianto  
architect & interior 

On Jul 7, 2012, at 22:10, Meilania Chen <meilania.chen@gmail.com> wrote:

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   
Dear friends ...

Apa kabar semuanya?
Bagaimana liburannya bersama anak2?

Saya pribadi mengalami banyak sekali pengalaman yang luar biasa :-)
Salah satunya yang mau saya sharingkan di milis ini adalah tentang SIL Narnia 22-23 juni 2012.

Foto2 sebagian sudah diupload di facebook. Bisa dilihat di sini ya:
http://www.facebook.com/media/set/?set=a.10150943194182913.407574.539517912&type=1&l=fd5eec4bf5

Sedangkan untuk Camp Narnia Remaja (3 hari berada di Dunia Narnia yang bener2 berkesan dan unforgettable) bisa cek di sini:
http://www.facebook.com/GetCampHIT

Saya pribadi tidak hadir saat camp remaja ini, karena ada pelayanan di luar kota, tetapi sungguh pengalaman yang berkesan bisa mendampingi para pemuda untuk bener2 menjadi pejuang narnia sejati - yang memimpin adik2 remajanya dalam camp ini. Sungguh luar biasa !! Saya terharu dengan semua kerja keras panitia dan para mentor. Semua yang terlibat dalam camp ini memberi kesaksian bagaimana lewat semua pengalaman ini, bener2 life changing deh !!

Dan untuk ke depannya, saya melihat bahwa model kegiatan seperti inilah, yang melibatkan kita secara ALL OUT .. luar dalam, terlibat secara fisik, emosi, pikiran, yang melibatkan berbagai skill (termasuk "skill" yang dianggap paling tidak rohani sekali pun, seperti misalnya: maen pedang2an hehehe ...)  - SEMUAnya itu, kalau dirangkai dengan apik akan menghasilkan dampak yang luar biasa dalam kehidupan iman seseorang.

Kesan dan pesan peserta (baik yang anak2 maupun para remaja) dan para mentor serta panitia, yang adalah kaum muda usia kuliah dan kerja juga para GSM .. semuanya di luar ekspektasi / harapan saya saat merancang acara ini. Apalagi sejak awal ide saya ini sempat menimbulkan pro dan kontra, karena saya mengangkat cerita fiksi (dongeng) NARNIA menjadi tema besar untuk sebuah pembinaan ROHANI anak dan remaja :-)

Namun masukan yang saya peroleh dari acara ini adalah, baik itu anak2 maupun remaja dan pemuda, JUSTRU jadi lebih mengenal Kristus lewat kegiatan Narnia ini. Salut buat CS Lewis, yang memang sengaja menulis novel Narnia untuk memperkenalkan Kristus !! buku Narnia diakui CS Lewis sendiri sebagai pra-penginjilan - untuk mempersiapkan seseorang menerima Kristus. Kemarin saya baru saja bertemu dengan salah seorang yang punya peran penting dalam program pemuda, dan dia berkata bahwa para peserta camp narnia sampai bersaksi kalau justru lewat narnia inilah dia jadi lebih MENGERTI Firman Tuhan. Thank God.

Karena memang inilah kerinduan saya .. agar anak2, remaja, dan kaum muda bisa menjadi seperti WARGA NARNIA yang militan. Baik hidup maupun mati, mereka melakukannya for ASLAN !! (Aslan = Kristus) Dan bukankah memang ini yang dituliskan dalam alkitab? Bahwa baik hidup atau mati, kita adalah milik Kristus. Dan untuk apa kita hidup kalau bukan untuk DIA? Kita seharusnya senantiasa memuliakanNYA, seperti kata rasul Paulus, baik dalam hidup maupun dalam mati kita.

Mengajarkan kebenaran ini, memang bisa lewat ceramah dan seminar - tapi bukankah itu akan "membosankan" bagi anak2 dan remaja? bahkan bagi orang dewasa sekali pun hehehe .. alangkah lebih "berselera" nya bila kebenaran tsb disajikan dalam cara2 yang berkesan dan melibatkan diri kita secara utuh . holistik. Dan cara yang saya usulkan adalah: bawa peserta MASUK ke dunia lain (dhi, dunia NARNIA), merasakan bagaimana bila mereka adalah benar-benar seorang prajurit di negeri Narnia. Apa yang akan mereka hadapi, rasakan, pelajari, perjuangkan, lakukan, dsb.

Untuk SIL "Narnia" anak2 mengalami 2 kegiatan utama, yaitu: Narnia Sesi dan Narnia Area.

Narnia Sesi:
- anak2 memasuki chappel yang sudah kami sulap menjadi Cair Paravel (istana raja dan ratu di Narnia) yang megah
- mereka masuk dengan melewati "terowongan pedang" yang diangkat oleh para prajurit Narnia - para centaurs :-) lengkap dengan kostum dan pedang keren mereka  sambil diiringi lagu Narnia soundtrack ...
- kemudian kepala pasukan mempersilakan peserta untuk berdiri menyambut kedatangan kings and queens of narnia (peter, edmund, susan, lucy)
- di depan sudah disediakan 4 singgasana keren hehehe .. dengan sedikit bantuan pencahayaan, musik, dan kostum .. suasana memang benar2 seperti di Cair Paravel
- saat High King Peter menyambut anak2 (dan memperlakukan mereka benar2 spt layaknya tamu kerajaan) suasana benar2 hening dan khidmat
- kemudian untuk "mencairkan suasana" .. anak2 dipersilakan melihat-lihat sekitar mereka, yang telah didesain sebagai area pameran
- anak2 bisa melihat2 informasi ttg narnia di sepanjang dinding Cair Paravel, di salah satu sudut, ada Prof Digory Kirke - orang pertama yang pernah masuk ke Narnia - dia siap membantu anak2 untuk mengenal Narnia dengan lebih baik, di area yang lain, anak2 bisa bermain pedang bersama para prajurit atau dengan kings and queens of narnia - jangan kuatir, pedang sangat aman dan kami semua dilatih untuk "menjaga keamanan" anak2 saat bermain
- usai melihat-lihat, anak2 kembali duduk, dan para raja dan ratu narnia memimpin mereka dalam games "Narnia Trivia" - yaitu: anak2 ditunjukkan foto tokoh2 narnia, minta mereka menebaknya ... misalnya: saat keluar foto Lucy (kan gampang semua pasti sudah tahu) trus kami tanya: nah, apa gelarnya? hehehe ...
meskipun pertanyaan2 cukup sulit, anehnya .. anak2 bisa ngejawab semua loh .. hebat yah .. rupanya anak2 suka sekali dengan Narnia.
- tujuan dari "Narnia Trivia" ini adalah PERSIAPAN agar anak2 nanti dapat mengikuti sesi dengan baik

Oya, fyi .. anak2 berada di dalam Cair Paravel ini selama 3 jam. Jadi, 1 jam pertama adalah rangkaian acara "santai" di atas, sedangkan 2 jam berikutnya adalah sesi ttg Sejarah Narnia :-) Tapi, believe it or not !! Anak2 sangat menyukainya .. Dalam kelompok yang terakhir .. saya benar2 kewalahan menghadapi pertanyaan2 anak. Mereka benar2 ANTUSIAS .. lah mestinya saya ga kasih sesi tanya jawab, tapi itu anak2 nanyaaaaa terusss .. sampe 45 menit gak berhenti. Terpaksa saya hentikan karena kalau tidak, nanti engga selesai sesinya hehehehe ... Buat saya dan tim pembicara (kami bertiga: Lilliandil, Prof Digory Kirke, Glennstorm) pertanyaan2 anak2 tsb bener2 seperti NARNIA TRIVIA yang sesungguhnya, karena pengetahuan kami ttg Narnia bener2 DIUJI oleh anak2 :-) Dan bersyukur, tim saya ini memang luar biassaaaaa ... Hendra yang jadi Prof Digory Kirket dan Febry yang jadi Glenstorm memang sudah baca semua novel narnia dan menguasainya dengan baik. Luar biasa !! Saya bersyukur Tuhan mengirimkan mereka tepat pada waktunya .. kurang dari 2 minggu sebelum acara, saya baru memperoleh mereka sbg tim saya di sesi Narnia ini. Juga ada si Ferry di multimedia .. tanpa Ferry juga tidak mungkin acara berjalan dg baik. Meski kerja di belakang layar, tapi peran dia benar2 menentukan :-)

Makasih ya Hendra, Febry, Ferry .. untuk kerjasamanya. Bener2 narnia bisa "dihidupkan" berkat kerja keras kalian :-)

Nah, waktu sesi, ada 3 pembicara yang bertugas:
1. Saya memerankan Lilliandil (bintang penunjuk jalan) - tugas saya adalah menceritakan kepada anak2, siapa itu ASLAN, dan seperti apakah para penghuni Narnia itu ... saking menjiwainya .. banyak anak2 yang bertanya, apakah Narnia benar2 ada :-)
2. Hendra memerankan Prof Digory Kirke - menceritakan ttg kisah awal terbentuknya Narnia (dari buku: The Magician's Nephew) dan kenapa bisa ada Jadis (kejahatan) di negeri Narnia. Hendra gaya penyampaiannya story telling .. dan saya pun ikut MENIKMATInya di baris paling belakang :-)
3. Febry memerankan Glenstorm, kepala pasukan Narnia (di film Narnia 2: Prince Caspian) - menceritakan ttg spirit para pejuang Narnia, yaitu baik hidup atau mati, fight for ASLAN !! Febry banyak menggunakan cuplikan film peperangan di Narnia dan mengupasnya dari sisi / sudut pandang para centaurs

Di akhir acara, setiap anak dilantik oleh raja dan ratu narnia menjadi pejuang narnia (narnian warrior)
Saya mengajarkan lagu "the call" / no need to say good bye .. karena memang inilah inti dari semuanya ...
Mereka dipanggil ke Narnia untuk "belajar sesuatu" dan membawanya pulang ke dunia mereka. Tidak usah sedih, karena kita tidak berpisah selamanya .. suatu hari nanti, kita semua akan bertemu lagi kok :-) Kalo benar kita semua adl benar2 prajurit sejati Narnia (= prajurit sejati Kristus) kita akan bertemu lagi di sorga kan?

Nah, kalo yang buat di camp remaja, saya ajarkan dansa sambil lagu "no need to say goodbye" ini dilantunkan :-) saat mereka berpesta api unggun ...

Narnia area:
- area scrapbooking: anak2 membuat scrapbook - mengekspresikan apa yang mereka ketahui dan berkesan ttg narnia
- area cooking: anak2 belajar menyiapkan makanan sendiri, belajar mandiri
- area bikin peta: anak2 beraktivitas "kotor2" bikin peta tiga dimensi, dan belajar strategi perang sbg seorang prajurit
- area pedang2an: anak2 diajarkan jurus2 pedang

Yang menarik adalah, di akhir narnia area, di luar dugaan anak2 .. muncullah TIM MUSUH dengan dipimpin oleh Miraz (ini sengaja dicarikan cowok2 berbadan besar)
Mereka memakai kostum hitam-hitam, topi, topeng pasukan Telmarine persis seperti di film Narnia: Prince Caspian :-) bawa golok dan mereka teriak2 menantang semua prajurit Narnia .. siapa yang berani lawan mereka. 1 lawan 1.

Tujuan dari kegiatan ini adalah, anak2 dilatih untuk BERANI melawan musuh (si jahat). Tidak usah takut meski mereka lebih kecil. Asal mereka hapal jurusnya, mereka pasti akan menang kok :-) Tapi di sinilah letak UJIAN IMAN yang sesungguhnya bagi anak2 .. Banyak anak yang takut dan ga berani maju hehehe ... Tapi, bagi mereka yang kemudian berhasil mengatasi rasa takutnya, mereka melewati pengalaman yang luar biasa !! Dari kesan dan pesan anak2 yang saya baca, banyak sekali yang justru terkesan dengan kegiatan pedang2an ini. Awalnya, saya mendapat tentangan dari beberapa pihak yang tidak setuju adanya pedang2an karena dianggap mengajarkan "kekerasan" kepada anak. Padahal bukan itu maksudnya ada pedang2an ...

Kalau kita hendak mengajarkan ttg bagaimana menjadi seorang PRAJURIT .. yah, tidak bisa toh hanya dengan ceramah / sesi duduk maniez kan? apalagi untuk anak2 .. tentu harus dalam bentuk kegiatan yang FUN dan melibatkan mereka secara holistik (utuh). Dhi .. saya pilih pedang2 an karena tentang NARNIA. Bisa jadi nanti kalau saya kembangkan program lainnya, misal: FBI: new agent training for kids !! mungkin akan pakai pistol dan diajari cara menjinakkan bom. Memang kegiatannya terlihat dan terkesan sangat DUNIAWI :-) tapi, lewat pengalaman nyata itulah, anak2 akan lebih memahami arti rohaninya !! Dan itu lah yang disharingkan oleh anak2. Justru lewat pengalaman2 nyata itulah, anak2 jadi mengenal Kristus dan FirmanNya dengan lebih BAIK.

Setiap orang yang terlibat ... semua benar2 merasakan SERUnya berada di Negeri Narnia .. Semua TAHU ini cuma "acting" tapi semua yang terlibat mengatakan pada saya kalau mereka benar2 bersyukur bisa ikut ambil bagian dalam pelayanan ini. Bahkan di sore hari, saat SIL usai, berat rasanya untuk "meninggalkan" Narnia :-) karena kalau seandainya benar2 ADA NARNIA ... kami semua memilih untuk bisa tetap tinggal di Narnia :-) Bener dehhh ...

Akhir kata ... mengutip ucapan Aslan saat Lucy benar-benar harus berpisah dan tidak akan kembali lagi ke dunia Narnia. Aslan berkata bahwa, dengan mengenal ASLAN di Narnia, IA berharap Lucy bisa mengenalNYA di dunianya (dunia kita)  dengan lebih baik. Karena Aslan di negeri Narnia, punya nama lain di dunia kita. Yang CS Lewis maksudkan adalah: KRISTUS !! Inilah message utama dari semua pengalaman di Narnia. Agar melalui petualangan di dunia Narnia, anak2 jadi lebih paham akan sosok Kristus di dunia nyata kita.

Soli Deo Gloria.
Moderator (meilania).

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

(e-RH) Juli 08 -- BERHALA HATI

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 8 Juli 2012
Bacaan : Yehezkiel 14:1-11
Setahun: Yesaya 1-4
Nats: "Hai anak manusia, orang-orang ini menjunjung berhala-berhala
mereka dalam hatinya dan menempatkan di hadapan mereka batu
sandungan, yang menjatuhkan mereka ke dalam kesalahan ...."
(Yehezkiel 14:3)

Judul:

BERHALA HATI

Setiap kali mendengar kata berhala, mungkin kita membayangkan
sebuah patung sesembahan, semua jimat yang disimpan di balik
pakaian, atau benda-benda antik yang mempunyai kekuatan tertentu.
Sebagai orang kristiani, kita tahu bahwa berhala adalah suatu
kekejian di mata Tuhan. Oleh karenaitu, saya yakin bahwa sebagian
besar kita tidak menyimpan apalagi menyembah kepada benda-benda
seperti itu.


Akan tetapi, berdasarkan kitab Yehezkiel pasal 14 yang kita baca
hari ini, berhala bukan hanya sesuatu yang bersifat kasat mata,
tetapi juga hal-hal yang tidak kelihatan. Dalam bacaan kita disebut:
orang-orang ini menjunjung berhala-berhala di dalam hatinya. Segala
sesuatu yang mengambil tempat Tuhan di hati kita merupakan berhala.
Berhala-berhala yang ada dalam hati tersebut merupakan batu
sandungan yang membuat kita mudah terjerumus ke dalam berbagai dosa.


Adakah sesuatu yang sedang begitu memikat hati kita melebihi Tuhan
Yesus? Apakah itu ambisi kita dalam berkarier, keinginan untuk
dianggap penting, atau pengejaran harta benda, atau mungkin
keterikatan pada seseorang, atau juga soal popularitas dan asmara.
Segala sesuatu harus diuji dan ditempatkan sesuai porsinya. Jangan
sampai ia menggantikan posisi Tuhan di dalam hati kita. Tuhan yang
kita sembah adalah Tuhan yang cemburu. Tuhan yang menghendaki kita
menjadi umat-Nya yang setia, dan Tuhan mau Dia saja yang menjadi
Allah kita. --SCL

TUHAN MAU BERSEMAYAM DI HATI KITA,
MENJADI YANG TERUTAMA DAN SATU-SATUNYA.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-07-08
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/07/08/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/07/08/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Yehezkiel+14:1-11

Yehezkiel 14:1-11

1 Sesudah itu datanglah kepadaku beberapa orang dari tua-tua
Israel dan duduk di hadapanku.
2 Maka datanglah firman TUHAN kepadaku:
3 "Hai anak manusia, orang-orang ini menjunjung berhala-berhala
mereka dalam hatinya dan menempatkan di hadapan mereka batu
sandungan, yang menjatuhkan mereka ke dalam kesalahan. Apakah
Aku mau mereka meminta petunjuk dari pada-Ku?
4 Oleh sebab itu berbicaralah kepada mereka dan katakan: Beginilah
firman Tuhan ALLAH: Setiap orang dari kaum Israel yang
menjunjung berhala-berhalanya dalam hatinya dan menempatkan di
hadapannya batu sandungan yang menjatuhkannya ke dalam
kesalahan, lalu datang menemui nabi--Aku, TUHAN sendiri akan
menjawab dia oleh karena berhala-berhalanya yang banyak itu,
5 supaya Aku memikat hati kaum Israel, yang seluruhnya sudah
menyimpang dari pada-Ku dengan mengikuti segala berhala-berhala
mereka.
6 Oleh karena itu katakanlah kepada kaum Israel: Beginilah firman
Tuhan ALLAH: Bertobatlah dan berpalinglah dari berhala-berhalamu
dan palingkanlah mukamu dari segala perbuatan-perbuatanmu yang
keji.
7 Karena setiap orang, baik dari kaum Israel maupun dari
orang-orang asing yang tinggal di tengah-tengah Israel, yang
menyimpang dari pada-Ku dan menjunjung berhala-berhalanya dalam
hatinya dan menempatkan di hadapannya batu sandungan, yang
menjatuhkannya ke dalam kesalahan, lalu datang menemui nabi
untuk meminta petunjuk dari pada-Ku baginya--Aku, TUHAN sendiri
akan menjawab dia.
8 Aku sendiri akan menentang orang itu dan Aku akan membuat dia
menjadi lambang dan kiasan dan melenyapkannya dari tengah-tengah
umat-Ku. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN.
9 Jikalau nabi itu membiarkan dirinya tergoda dengan mengatakan
suatu ucapan--Aku, TUHAN yang menggoda nabi itu--maka Aku akan
mengacungkan tangan-Ku melawan dia dan memunahkannya dari
tengah-tengah umat-Ku Israel.
10 Mereka akan menanggung kesalahannya sendiri, baik yang meminta
petunjuk maupun nabi,
11 supaya kaum Israel jangan lagi sesat dari pada-Ku dan jangan
lagi menajiskan dirinya dengan segala pelanggaran mereka; dengan
demikian mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allah
mereka, demikianlah firman Tuhan ALLAH."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yesaya+1-4
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yesaya+1-4


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

[i-kan-binaguru] Sharing SIL: Narnia - petualangan yang tak akan terlupakan!

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   
Dear friends ...

Apa kabar semuanya?
Bagaimana liburannya bersama anak2?

Saya pribadi mengalami banyak sekali pengalaman yang luar biasa :-)
Salah satunya yang mau saya sharingkan di milis ini adalah tentang SIL Narnia 22-23 juni 2012.

Foto2 sebagian sudah diupload di facebook. Bisa dilihat di sini ya:
http://www.facebook.com/media/set/?set=a.10150943194182913.407574.539517912&type=1&l=fd5eec4bf5

Sedangkan untuk Camp Narnia Remaja (3 hari berada di Dunia Narnia yang bener2 berkesan dan unforgettable) bisa cek di sini:
http://www.facebook.com/GetCampHIT

Saya pribadi tidak hadir saat camp remaja ini, karena ada pelayanan di luar kota, tetapi sungguh pengalaman yang berkesan bisa mendampingi para pemuda untuk bener2 menjadi pejuang narnia sejati - yang memimpin adik2 remajanya dalam camp ini. Sungguh luar biasa !! Saya terharu dengan semua kerja keras panitia dan para mentor. Semua yang terlibat dalam camp ini memberi kesaksian bagaimana lewat semua pengalaman ini, bener2 life changing deh !!

Dan untuk ke depannya, saya melihat bahwa model kegiatan seperti inilah, yang melibatkan kita secara ALL OUT .. luar dalam, terlibat secara fisik, emosi, pikiran, yang melibatkan berbagai skill (termasuk "skill" yang dianggap paling tidak rohani sekali pun, seperti misalnya: maen pedang2an hehehe ...)  - SEMUAnya itu, kalau dirangkai dengan apik akan menghasilkan dampak yang luar biasa dalam kehidupan iman seseorang.

Kesan dan pesan peserta (baik yang anak2 maupun para remaja) dan para mentor serta panitia, yang adalah kaum muda usia kuliah dan kerja juga para GSM .. semuanya di luar ekspektasi / harapan saya saat merancang acara ini. Apalagi sejak awal ide saya ini sempat menimbulkan pro dan kontra, karena saya mengangkat cerita fiksi (dongeng) NARNIA menjadi tema besar untuk sebuah pembinaan ROHANI anak dan remaja :-)

Namun masukan yang saya peroleh dari acara ini adalah, baik itu anak2 maupun remaja dan pemuda, JUSTRU jadi lebih mengenal Kristus lewat kegiatan Narnia ini. Salut buat CS Lewis, yang memang sengaja menulis novel Narnia untuk memperkenalkan Kristus !! buku Narnia diakui CS Lewis sendiri sebagai pra-penginjilan - untuk mempersiapkan seseorang menerima Kristus. Kemarin saya baru saja bertemu dengan salah seorang yang punya peran penting dalam program pemuda, dan dia berkata bahwa para peserta camp narnia sampai bersaksi kalau justru lewat narnia inilah dia jadi lebih MENGERTI Firman Tuhan. Thank God.

Karena memang inilah kerinduan saya .. agar anak2, remaja, dan kaum muda bisa menjadi seperti WARGA NARNIA yang militan. Baik hidup maupun mati, mereka melakukannya for ASLAN !! (Aslan = Kristus) Dan bukankah memang ini yang dituliskan dalam alkitab? Bahwa baik hidup atau mati, kita adalah milik Kristus. Dan untuk apa kita hidup kalau bukan untuk DIA? Kita seharusnya senantiasa memuliakanNYA, seperti kata rasul Paulus, baik dalam hidup maupun dalam mati kita.

Mengajarkan kebenaran ini, memang bisa lewat ceramah dan seminar - tapi bukankah itu akan "membosankan" bagi anak2 dan remaja? bahkan bagi orang dewasa sekali pun hehehe .. alangkah lebih "berselera" nya bila kebenaran tsb disajikan dalam cara2 yang berkesan dan melibatkan diri kita secara utuh . holistik. Dan cara yang saya usulkan adalah: bawa peserta MASUK ke dunia lain (dhi, dunia NARNIA), merasakan bagaimana bila mereka adalah benar-benar seorang prajurit di negeri Narnia. Apa yang akan mereka hadapi, rasakan, pelajari, perjuangkan, lakukan, dsb.

Untuk SIL "Narnia" anak2 mengalami 2 kegiatan utama, yaitu: Narnia Sesi dan Narnia Area.

Narnia Sesi:
- anak2 memasuki chappel yang sudah kami sulap menjadi Cair Paravel (istana raja dan ratu di Narnia) yang megah
- mereka masuk dengan melewati "terowongan pedang" yang diangkat oleh para prajurit Narnia - para centaurs :-) lengkap dengan kostum dan pedang keren mereka  sambil diiringi lagu Narnia soundtrack ...
- kemudian kepala pasukan mempersilakan peserta untuk berdiri menyambut kedatangan kings and queens of narnia (peter, edmund, susan, lucy)
- di depan sudah disediakan 4 singgasana keren hehehe .. dengan sedikit bantuan pencahayaan, musik, dan kostum .. suasana memang benar2 seperti di Cair Paravel
- saat High King Peter menyambut anak2 (dan memperlakukan mereka benar2 spt layaknya tamu kerajaan) suasana benar2 hening dan khidmat
- kemudian untuk "mencairkan suasana" .. anak2 dipersilakan melihat-lihat sekitar mereka, yang telah didesain sebagai area pameran
- anak2 bisa melihat2 informasi ttg narnia di sepanjang dinding Cair Paravel, di salah satu sudut, ada Prof Digory Kirke - orang pertama yang pernah masuk ke Narnia - dia siap membantu anak2 untuk mengenal Narnia dengan lebih baik, di area yang lain, anak2 bisa bermain pedang bersama para prajurit atau dengan kings and queens of narnia - jangan kuatir, pedang sangat aman dan kami semua dilatih untuk "menjaga keamanan" anak2 saat bermain
- usai melihat-lihat, anak2 kembali duduk, dan para raja dan ratu narnia memimpin mereka dalam games "Narnia Trivia" - yaitu: anak2 ditunjukkan foto tokoh2 narnia, minta mereka menebaknya ... misalnya: saat keluar foto Lucy (kan gampang semua pasti sudah tahu) trus kami tanya: nah, apa gelarnya? hehehe ...
meskipun pertanyaan2 cukup sulit, anehnya .. anak2 bisa ngejawab semua loh .. hebat yah .. rupanya anak2 suka sekali dengan Narnia.
- tujuan dari "Narnia Trivia" ini adalah PERSIAPAN agar anak2 nanti dapat mengikuti sesi dengan baik

Oya, fyi .. anak2 berada di dalam Cair Paravel ini selama 3 jam. Jadi, 1 jam pertama adalah rangkaian acara "santai" di atas, sedangkan 2 jam berikutnya adalah sesi ttg Sejarah Narnia :-) Tapi, believe it or not !! Anak2 sangat menyukainya .. Dalam kelompok yang terakhir .. saya benar2 kewalahan menghadapi pertanyaan2 anak. Mereka benar2 ANTUSIAS .. lah mestinya saya ga kasih sesi tanya jawab, tapi itu anak2 nanyaaaaa terusss .. sampe 45 menit gak berhenti. Terpaksa saya hentikan karena kalau tidak, nanti engga selesai sesinya hehehehe ... Buat saya dan tim pembicara (kami bertiga: Lilliandil, Prof Digory Kirke, Glennstorm) pertanyaan2 anak2 tsb bener2 seperti NARNIA TRIVIA yang sesungguhnya, karena pengetahuan kami ttg Narnia bener2 DIUJI oleh anak2 :-) Dan bersyukur, tim saya ini memang luar biassaaaaa ... Hendra yang jadi Prof Digory Kirket dan Febry yang jadi Glenstorm memang sudah baca semua novel narnia dan menguasainya dengan baik. Luar biasa !! Saya bersyukur Tuhan mengirimkan mereka tepat pada waktunya .. kurang dari 2 minggu sebelum acara, saya baru memperoleh mereka sbg tim saya di sesi Narnia ini. Juga ada si Ferry di multimedia .. tanpa Ferry juga tidak mungkin acara berjalan dg baik. Meski kerja di belakang layar, tapi peran dia benar2 menentukan :-)

Makasih ya Hendra, Febry, Ferry .. untuk kerjasamanya. Bener2 narnia bisa "dihidupkan" berkat kerja keras kalian :-)

Nah, waktu sesi, ada 3 pembicara yang bertugas:
1. Saya memerankan Lilliandil (bintang penunjuk jalan) - tugas saya adalah menceritakan kepada anak2, siapa itu ASLAN, dan seperti apakah para penghuni Narnia itu ... saking menjiwainya .. banyak anak2 yang bertanya, apakah Narnia benar2 ada :-)
2. Hendra memerankan Prof Digory Kirke - menceritakan ttg kisah awal terbentuknya Narnia (dari buku: The Magician's Nephew) dan kenapa bisa ada Jadis (kejahatan) di negeri Narnia. Hendra gaya penyampaiannya story telling .. dan saya pun ikut MENIKMATInya di baris paling belakang :-)
3. Febry memerankan Glenstorm, kepala pasukan Narnia (di film Narnia 2: Prince Caspian) - menceritakan ttg spirit para pejuang Narnia, yaitu baik hidup atau mati, fight for ASLAN !! Febry banyak menggunakan cuplikan film peperangan di Narnia dan mengupasnya dari sisi / sudut pandang para centaurs

Di akhir acara, setiap anak dilantik oleh raja dan ratu narnia menjadi pejuang narnia (narnian warrior)
Saya mengajarkan lagu "the call" / no need to say good bye .. karena memang inilah inti dari semuanya ...
Mereka dipanggil ke Narnia untuk "belajar sesuatu" dan membawanya pulang ke dunia mereka. Tidak usah sedih, karena kita tidak berpisah selamanya .. suatu hari nanti, kita semua akan bertemu lagi kok :-) Kalo benar kita semua adl benar2 prajurit sejati Narnia (= prajurit sejati Kristus) kita akan bertemu lagi di sorga kan?

Nah, kalo yang buat di camp remaja, saya ajarkan dansa sambil lagu "no need to say goodbye" ini dilantunkan :-) saat mereka berpesta api unggun ...

Narnia area:
- area scrapbooking: anak2 membuat scrapbook - mengekspresikan apa yang mereka ketahui dan berkesan ttg narnia
- area cooking: anak2 belajar menyiapkan makanan sendiri, belajar mandiri
- area bikin peta: anak2 beraktivitas "kotor2" bikin peta tiga dimensi, dan belajar strategi perang sbg seorang prajurit
- area pedang2an: anak2 diajarkan jurus2 pedang

Yang menarik adalah, di akhir narnia area, di luar dugaan anak2 .. muncullah TIM MUSUH dengan dipimpin oleh Miraz (ini sengaja dicarikan cowok2 berbadan besar)
Mereka memakai kostum hitam-hitam, topi, topeng pasukan Telmarine persis seperti di film Narnia: Prince Caspian :-) bawa golok dan mereka teriak2 menantang semua prajurit Narnia .. siapa yang berani lawan mereka. 1 lawan 1.

Tujuan dari kegiatan ini adalah, anak2 dilatih untuk BERANI melawan musuh (si jahat). Tidak usah takut meski mereka lebih kecil. Asal mereka hapal jurusnya, mereka pasti akan menang kok :-) Tapi di sinilah letak UJIAN IMAN yang sesungguhnya bagi anak2 .. Banyak anak yang takut dan ga berani maju hehehe ... Tapi, bagi mereka yang kemudian berhasil mengatasi rasa takutnya, mereka melewati pengalaman yang luar biasa !! Dari kesan dan pesan anak2 yang saya baca, banyak sekali yang justru terkesan dengan kegiatan pedang2an ini. Awalnya, saya mendapat tentangan dari beberapa pihak yang tidak setuju adanya pedang2an karena dianggap mengajarkan "kekerasan" kepada anak. Padahal bukan itu maksudnya ada pedang2an ...

Kalau kita hendak mengajarkan ttg bagaimana menjadi seorang PRAJURIT .. yah, tidak bisa toh hanya dengan ceramah / sesi duduk maniez kan? apalagi untuk anak2 .. tentu harus dalam bentuk kegiatan yang FUN dan melibatkan mereka secara holistik (utuh). Dhi .. saya pilih pedang2 an karena tentang NARNIA. Bisa jadi nanti kalau saya kembangkan program lainnya, misal: FBI: new agent training for kids !! mungkin akan pakai pistol dan diajari cara menjinakkan bom. Memang kegiatannya terlihat dan terkesan sangat DUNIAWI :-) tapi, lewat pengalaman nyata itulah, anak2 akan lebih memahami arti rohaninya !! Dan itu lah yang disharingkan oleh anak2. Justru lewat pengalaman2 nyata itulah, anak2 jadi mengenal Kristus dan FirmanNya dengan lebih BAIK.

Setiap orang yang terlibat ... semua benar2 merasakan SERUnya berada di Negeri Narnia .. Semua TAHU ini cuma "acting" tapi semua yang terlibat mengatakan pada saya kalau mereka benar2 bersyukur bisa ikut ambil bagian dalam pelayanan ini. Bahkan di sore hari, saat SIL usai, berat rasanya untuk "meninggalkan" Narnia :-) karena kalau seandainya benar2 ADA NARNIA ... kami semua memilih untuk bisa tetap tinggal di Narnia :-) Bener dehhh ...

Akhir kata ... mengutip ucapan Aslan saat Lucy benar-benar harus berpisah dan tidak akan kembali lagi ke dunia Narnia. Aslan berkata bahwa, dengan mengenal ASLAN di Narnia, IA berharap Lucy bisa mengenalNYA di dunianya (dunia kita)  dengan lebih baik. Karena Aslan di negeri Narnia, punya nama lain di dunia kita. Yang CS Lewis maksudkan adalah: KRISTUS !! Inilah message utama dari semua pengalaman di Narnia. Agar melalui petualangan di dunia Narnia, anak2 jadi lebih paham akan sosok Kristus di dunia nyata kita.

Soli Deo Gloria.
Moderator (meilania).

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

Friday, July 6, 2012

(e-RH) Juli 07 -- HIDUP BARU

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 7 Juli 2012
Bacaan : Efesus 4:17-32
Setahun: 2 Raja-Raja 15; 2 Tawarikh 26
Nats: ... supaya kamu dibarui di dalam roh dan pikiranmu, dan
mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak
Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.
(Efesus 4:23-24)

Judul:

HIDUP BARU

Selama 16 tahun, John Kovancs tinggal di terowongan kereta api
bawah tanah nan gelap. Saat ada perbaikan terowongan, ia terpaksa
mencari tempat tinggal baru. Suatu saat, ia terpilih menjadi orang
pertama yang memenangkan program "mengubah tunawisma menjadi
penghuni rumah tetap" yang diadakan The New York Times. John
meninggalkan tempat tinggal lamanya dan menjadi petani organik di
New York. Katanya, "Udara di luar sini terasa lebih baik. Saya tak
akan merindukan kehidupan lama saya. Saya tak akan kembali ke sana
lagi."


Pernyataan John semestinya juga mewakili sikap hati kita dalam
menjalani kehidupan manusia baru di dalam Kristus. Paulus
menyebutnya "menanggalkan manusia lama" dan "mengenakan manusia
baru" (ayat 22-23). Mengapa mesti menanggalkan manusia lama? Manusia
lama itu jauh dari hidup yang berasal dari Allah (ayat 18). Oh,
adakah yang lebih buruk daripada hidup yang jauh dari Allah? Hidup
yang diliputi kebodohan dan kekerasan hati; membuat perasaan menjadi
tumpul sehingga hawa nafsu, serakah, dan perbuatan cemarlah yang
dilakukan setiap kali (ayat 19). Sementara itu, mengenakan manusia
baru berarti dibarui dalam roh dan pikiran (ayat 23); diciptakan
menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang
sesungguhnya (ayat 24). Jadi, ada perubahan selera dan orientasi
hidup; meneladan Kristus (ayat 20); ramah, penuh kasih mesra, saling
mengampuni (ayat 32).


Masihkah kita menginginkan manusia lama? Dalam hal apa kita
cenderung berbalik kepada manusia lama? Mari mohon pengampunan
Tuhan. Diiringi pertolongan Roh Kudus, serukanlah komitmen John
Kovancs: "Saya tak akan kembali ke sana lagi!" --NIL

MANUSIA BARU MEMUNCULKAN SELERA HIDUP YANG BARU.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-07-07
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/07/07/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/07/07/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Efesus+4:17-32

Efesus 4:17-32

17 Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan:
Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal
Allah dengan pikirannya yang sia-sia
18 dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan
Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena
kedegilan hati mereka.
19 Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri
kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam
kecemaran.
20 Tetapi kamu bukan demikian. Kamu telah belajar mengenal Kristus.
21 Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran
di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus,
22 yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu,
harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh
nafsunya yang menyesatkan,
23 supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,
24 dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut
kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang
sesungguhnya.
25 Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada
yang lain, karena kita adalah sesama anggota.
26 Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa:
janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu
27 dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.
28 Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia
bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya
sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang
berkekurangan.
29 Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi
pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu,
supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.
30 Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah
memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan.
31 Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah
hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala
kejahatan.
32 Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh
kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam
Kristus telah mengampuni kamu.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?2+Raja-Raja+15
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/2+Raja-Raja+15
http://alkitab.sabda.org/?2+Tawarikh+26


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Thursday, July 5, 2012

[i-kan-humor] [e-Humor] 2071 Juli/2012

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.kristen@blogger.com

e-Humor
2071, Juli 2012

Shalom,

Bagaimana kabar Pecinta humor? Puji Tuhan, dalam keadaan yang baik ya. :) Dalam segala hal di hidup kita, selalu ada pelajaran yang bisa dipetik. Termasuk melalui kisah humor hari ini. Selamat menyimak! :)

Tuhan memberkati.

Pemimpin Redaksi e-Humor,
Tatik Wahyuningsih
< tatik(at)in-christ.net >
< http://humor.sabda.org/ >


2071. JALAN PINTAS

Suatu ketika, terjadilah perbincangan antara seorang arsitek kaya dengan rekan bisnisnya.

Henky: Bagaimana Anda dapat membangun vila sebagus ini?
Bogel: Saya membangun dengan mengambil jalan pintas.
Henky: Menggunakan jasa dukun?
Bogel: Bukan. Dengan jalan 2 tahun penjara.

[Sumber diambil dari: Buku Pintar Ketawa, hal.98]

"Lebih baik orang miskin yang bersih kelakuannya dari pada orang yang berliku-liku jalannya, sekalipun ia kaya." (Amsal 28:6) < http://alkitab.sabda.org/?Amsal+28:6 >


KUIS HUMOR

Kuis minggu lalu 130: "Apa yang bisa membuat kamu bisa melihat menembus dinding setebal apa pun?"

- Herry Swastika < herryswastika(at)xxx > = Jendela
- Kennedy Sirait < kennedy.sirait(at)xxx > = Karena kita punya mata
- Ronlei P Panggabean < ronlei.panggabean(at)xxx > = Jendela
- Dewi Wahyuningsih < wndewi(at)xxx > = Jendela
- Rudini TH Silaban < rudini.harapan(at)xxx > = Iman dan kepercayaan
- Hari Prasetio < hari_prasetio(at)xxx > = Selumbar di mata saudaramu
- Ulah Tri Wibowo < ulah(at)xxx > = Asalkan dindingnya dinding kaca yang Bening dan bersih
- Wardana Nengah < wardana_nengah(at)xxx > = Iman dan Pikiran
- Resti Ekaningtyas < erez_eka(at)xxx > = mimpi

Jawaban e-Humor: Jendela

Terima kasih ya, untuk pelanggan yang sudah berpartisipasi menjawab kuis minggu lalu. Jangan kecewa kalau jawabannya belum tepat :) Yuk, jawab kuis selanjutnya...

Kuis minggu ini 131: "Apa yang dipunyai kucing, tapi tidak dipunyai hewan lain?"

Jawaban beserta nama Anda akan diumumkan pada edisi kuis e-Humor selanjutnya. Oleh karena itu, kirim jawaban Anda secepatnya ke Redaksi e-Humor, maksimal 5 hari setelah Anda menerima edisi ini ya.

Bagi Anda yang memiliki tebak-tebakan untuk dipasang sebagai kuis di e-Humor, silakan kirim ke: < humor(at)sabda.org >. Kami tunggu jawaban dan kirimannya, ya. Terima kasih banyak!


Kontak: < humor(at)sabda.org >
Redaksi: Tatik Wahyuningsih dan Amy Grace Y.
Tim Editor: Davida Welni Dana, Novita Yuniarti, dan Santi Titik Lestari
(c) 2012 -- Yayasan Lembaga SABDA
< http://www.ylsa.org >
Rekening: BCA Pasar Legi Solo;
No. 0790266579
a.n. Yulia Oeniyati
< http://blog.sabda.org/ >
< http://fb.sabda.org/humor >
Berlangganan: < subscribe-i-kan-humor(at)hub.xc.org >
Berhenti: < unsubscribe-i-kan-humor(at)hub.xc.org >

Re: [i-kan-binaguru] Orang yang menjengkelkan

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Orang yang menjengkelkan.
Oleh:Walsinur.S

Para  pembaca yang budiman,pernahkah saudara menghadapi orang-orang yang menjengkelkan? Saya piker bahwa kita pasti  pernah kecewa dibuat orang-orang disekitar kita,atau komunitas yang kita ikuti.  Kalau terlalu sering kita memngalami nya,biasanya kita akan meninggalkan komunitas  itu dan mencari yang sesuai dengan kleinginan kita. Tetapi yang bikin kepala pusing adalah bila kita melakukan hal yang baik,orang disekitar kita malah mencibir dan mengatakan:"Sok orang suci". Bagaimana bila anga mendapat perlakuan demikian? Salah seorang pejabat  Negara Indonesia mengatakan:"Jangan pedulikan penilaian orang lain kalau tindakan anda itu benara".
Seringkali kita gagal melakukan  hal-hal yang baik karena terpengaruh penilaian orang lain. Dalam pelayanan anak sekolah minggu atau pelayanan di gereja,kita sering menemukan orang uang sulit diajak kerja-sama. Jumlah mereka biasanya lebih dari satu. Orang-orang ini mungkin memiliki kebutuhan  emosional khusus,rasa tidak aman.Dia juga   memiliki ketrampilan sdsial yang kurang. Kita menyebut mereka orang yang  MAE( membutuhkan Anugerah Khusus)
Allah menempatkan  orang ini berada disekitar kita agar mereka dapat bertumbuh dengan kehadiran kita . Dengan tingkah mereka,apakah kita mengasihi mereka atau menyingkirkan mereka?
Dalam sebuah keluarga ,penerimaan keberadaan anak tidak didasarkan  seberapa cerdas anak itu atau seberapa cantik dia..Penerimaan didasarkan kepada kenyataan bahwa kita  saling memiliki. Kita membela dan melindungi keluarga. Salahsatu anggota keluarga mungkin bodoh,tetapi dia adalah bagian dari kita. Demikian juga kepada sesame pelayan di gereja atau sekolah minggu. Alkitab berkata:"hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam member hormat". Kita harus menyadari bahwa kita memiliki sifat-sifat khusus dan ada sifat yang menjengkelkan. Dasar bagi persekutuan adalah hubungan kita dengan Allah. Kita adalah keluarga.. Satu kunci untuk dapat menunjukkan sikap hormat adalah memahami darimana orang itu berasal. Temukan sejarah mereka sehingga dia memiliki kebiasaan yang menjengkelkan.
Salam hangat
Walz
 

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

(e-RH) Juli 06 -- INSYA ALLAH

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 6 Juli 2012
Bacaan : Yakobus 4:13-17
Setahun: Yunus
Nats: Melainkan patutlah kamu berkata, "Insya Allah, kita akan hidup
membuat ini atau itu" (Yakobus 4:15 TL)

Judul:

INSYA ALLAH

Dulu saya agak jengah dengan istilah "insya Allah". Bukan saja
terasa asing di telinga, istilah itu rasanya menggambarkan iman yang
ragu-ragu, kurang yakin dalam mengklaim janji dan pemeliharaan Allah
bagi kehidupan kita. Benarkah demikian?


"Insya Allah" secara sederhana berarti "jika Tuhan menghendakinya",
seperti yang digunakan tim penerjemah Alkitab Terjemahan Baru. Akan
tetapi, dalam Alkitab Terjemahan Lama, para penerjemah memilih untuk
meminjam ungkapan dari bahasa Arab itu. Selain dalam nas hari ini,
istilah itu juga muncul dalam janji Paulus kepada jemaat Efesus
(Kisah Para Rasul 18:21) dan jemaat Korintus (1 Korintus 4:19). Saya
jadi berpikir ulang. Oh, ternyata yang teguh dan pasti itu adalah
janji Allah; adapun janji dan rencana manusia itu sudah sepantasnya,
seperti ditegaskan Yakobus, dibungkus dengan "insya Allah". Kita
dapat memberikan janji dan menyusun rencana serta berusaha sebaik
mungkin untuk memenuhinya, tetapi kita tidak dapat memastikan apa
yang akan terjadi pada masa depan.


"Insya Allah", dengan demikian, adalah sebuah ungkapan kerendahan
hati: kesadaran bahwa bukan kita yang memiliki dan menentukan masa
depan; bahwa rencana terbaik kita tidak senantiasa selaras dengan
rencana terbaik Tuhan; bahwa kita serba terbatas di hadapan
kemahakuasaan dan kemahatahuan-Nya. Dengan itu, kita memberi ruang
bagi-Nya untuk mengubah dan meluruskan langkah kita. Sekaligus kita
mengakui bahwa masa depan terbaik kita ada di dalam tangan-Nya.
--ARS

JANJI ALLAH: YA DAN AMIN.
JANJI MANUSIA: INSYA ALLAH.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-07-06
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/07/06/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/07/06/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Yakobus+4:13-17

Yakobus 4:13-17

13 Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: "Hari ini atau besok kami
berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan
berdagang serta mendapat untung",
14 sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti
hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja
kelihatan lalu lenyap.
15 Sebenarnya kamu harus berkata: "Jika Tuhan menghendakinya, kami
akan hidup dan berbuat ini dan itu."
16 Tetapi sekarang kamu memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua
kemegahan yang demikian adalah salah.
17 Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi
ia tidak melakukannya, ia berdosa.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yunus
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yunus


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

[e-Penulis] Edisi 113/Juli/2012 -- Menulis Literatur Kristen untuk Remaja (I)

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.kristen@blogger.com

e-Penulis -- Menulis Literatur Kristen untuk Remaja (I)
Edisi 113/Juli/2012

DAFTAR ISI
DARI REDAKSI: TANGGUNG JAWAB PENULIS KRISTEN BAGI REMAJA DAN PEMUDA
ARTIKEL: MENULIS UNTUK PEMBACA REMAJA/PEMUDA
POJOK BAHASA: AMPERSAND (TANDA "&")
STOP PRESS: BERGABUNGLAH DALAM KELAS DASAR-DASAR IMAN KRISTEN (DIK)!

DARI REDAKSI: TANGGUNG JAWAB PENULIS KRISTEN BAGI REMAJA DAN PEMUDA

Shalom!

Masa remaja adalah saat yang kritis dalam kehidupan semua orang. Pada masa itulah seseorang mulai berubah secara fisik dan mental. Secara fisik, seorang remaja laki-laki akan semakin terbentuk massa ototnya, suaranya akan berubah menjadi semakin berat, dan yang perempuan akan mulai mengalami siklus menstruasi dan lain sebagainya. Di balik itu semua, pikiran mereka juga berkembang. Seorang remaja mulai dapat memikirkan hal-hal yang bersifat abstrak dan menjadi individu-individu yang idealis; mereka mulai mempertanyakan peraturan-peraturan di rumah, mempertanyakan otoritas, dan mempertanyakan apa yang selama ini diajarkan kepada mereka. Selain itu, mereka juga ingin tahu lebih banyak mengenai hal-hal yang menarik perhatian mereka, mereka mungkin juga akan mencoba hal-hal yang baru (entah hal yang baik seperti ikut dalam kegiatan bakti sosial atau melayani di gereja, maupun yang buruk seperti merokok dan mencoba minuman keras). Dalam tahap ini, remaja juga mulai mengenal kekuatan kolektivitas, maka tak heran jika anak-anak remaja suka sekali berkumpul dengan teman-temannya.

Suka atau tidak, para penulis Kristen juga memiliki tanggung jawab kepada para generasi muda ini. Apa yang sudah dipercayakan kepada kita sebagai penulis (atau yang sedang belajar menulis) harus bisa kita pakai untuk menolong para remaja dan pemuda di sekitar kita untuk melewati masa-masa yang membingungkan itu. Caranya tentu berbeda dari cara kita melayani pembaca anak-anak, tetapi tetap ada cara untuk dapat menarik perhatian para remaja kepada tulisan-tulisan kita. Di edisi ini, e-Penulis menghadirkan artikel tentang apa saja yang harus diperhatikan ketika menulis untuk pembaca remaja dan pemuda. Kiranya Sahabat e-Penulis dapat semakin diperlengkapi untuk berbagi berkat melalui tulisan Sahabat kepada remaja dan pemuda Indonesia. Selamat membaca, Tuhan Yesus memberkati!

Pemimpin Redaksi e-Penulis,
Yosua Setyo Yudo
< yudo(at)in-christ.net >
< http://pelitaku.sabda.org >


ARTIKEL: MENULIS UNTUK PEMBACA REMAJA/PEMUDA
Diringkas oleh: Santi Titik Lestari

Banyak orang dewasa beranggapan, menulis untuk anak-anak dan pemuda itu mudah. Beberapa penulis yang belum mahir menulis untuk orang dewasa, mencoba menulis untuk anak-anak. Mereka pun menemukan bahwa anggapan di atas itu salah. Anak yang sedang bertumbuh (belum menjadi dewasa), bukanlah seorang dewasa yang lebih kecil fisik dan jiwanya. Ia merupakan manusia yang lengkap, punya keinginan-keinginan khusus yang sangat berbeda dengan keinginan orang dewasa. Agar dapat menulis dengan baik untuk para pembaca belia, berusahalah untuk mengamati aktivitas mereka, meluangkan waktu untuk ada dalam komunitasnya, dan bertemanlah dengan mereka. Hal ini akan membantu Anda mempelajari keinginan dan kepentingan-kepentingan khusus mereka. Anda pun dapat membaca secara intensif buku-buku terbaik yang pernah ditulis untuk para pembaca belia.

Buku dapat menolong pertumbuhan diri. Sebuah buku yang baik dapat memberi dorongan keberanian, perasaan aman, rasa memiliki, dan pengetahuan yang benar atau salah. Sementara anak tumbuh semakin besar, buku-buku membantu mereka memenuhi keinginan dan impian-impiannya. Oleh karena itu, diperlukan penulis yang dapat menulis bagi para pembaca belia.

Bagaimana kita bisa menulis untuk remaja/pemuda?

ANAK-ANAK YANG LEBIH TUA

Anak-anak yang lebih tua tidak suka dipanggil anak-anak. Mereka tumbuh cepat dan menunjukkan tanda-tanda kedewasaan. Mereka ingin bebas, tapi tetap menghargai wewenang orang yang lebih tua dan mau dibimbing serta diberi tahu. Anak laki-laki biasanya memberontak terhadap segala yang berhubungan dengan kebersihan, penampilan, pakaian, atau anak-anak perempuan. Sebaliknya, anak-anak perempuan semakin membanggakan penampilan mereka.

Walau lingkup perhatian mereka lebih luas daripada anak-anak yang lebih muda, mereka tetap saja mudah bosan. Kalau ada sesuatu yang tidak betul-betul menarik, mereka tidak akan memusatkan diri pada hal itu. Sebaliknya, mereka sering mau bekerja berjam-jam untuk sebuah proyek yang mereka pilih sendiri.

Segalanya menarik bagi kelompok anak ini. Seorang anak laki-laki lebih tertarik pada ilmu pengetahuan, alam semesta, dan sejarah, namun ia juga menyukai berbagai objek lainnya. Biasanya ia menjadi kolektor. Kantongnya selalu penuh benda-benda, batu-batuan, tutup botol, kelereng, dan sepotong kawat. Inilah masa ketika anak-anak laki-laki maupun perempuan ingin bisa melakukan sesuatu yang baru. Di beberapa bagian dunia, buku-buku mengenai "Bagaimana Caranya" merupakan buku yang paling populer untuk kelompok umur ini.

Anak-anak ini juga mulai tertarik pada negara-negara selain negara mereka, maka buku-buku tentang masyarakat di berbagai tempat di dunia selalu ingin mereka baca. Artikel dan cerita-cerita yang menarik dapat menyajikan begitu banyak informasi kepada mereka, sehingga tanpa sadar mereka sudah mempelajari sesuatu yang baru. Cerita-cerita petualangan, riwayat hidup, dan legenda membantu perkembangan mereka untuk menjadi pria-pria dan wanita-wanita terkemuka.

Walaupun bentuk cerita untuk kelompok umur ini masih agak sederhana, tapi pengarangnya lebih bebas untuk mengembangkan sebuah plot yang menarik. Cerita-cerita untuk majalah berkisar antara 1.500 sampai 2.000 kata; artikel mungkin agak lebih pendek.

REMAJA

Tidak ada remaja yang menjadi dewasa dalam satu hari tertentu. Waktu untuk mencapai kedewasaan bergantung pada berbagai faktor budaya. Setiap remaja berbeda dalam perkembangan fisik, emosi, dan rasa sosialnya. Kematangan umur dicapai lebih dini di satu negara dibanding di negara lainnya. Banyak remaja memikul tanggung jawab orang dewasa di umur tiga belas atau empat belas tahun.

Di kebanyakan negara, masa remaja ditandai oleh perkembangan jasmani dan rohani yang amat cepat. Banyak di antara mereka yang sangat idealis dan tak kenal lelah. Tetapi sebagian besar dari anak-anak ini memerlukan dan merindukan dukungan orang lain.

Remaja putra menyukai fiksi dan nonfiksi tentang ilmu pengetahuan, fotografi, olahraga, dan masalah-masalah dunia. Remaja putri menyukai subjek yang sama, tetapi lebih tertarik lagi pada cerita-cerita yang menunjukkan bagaimana gadis-gadis lainnya mengatasi masalah yang sama dengan yang mereka hadapi. Bagaimana membuat diri populer dan mengatasi rasa rendah diri merupakan topik yang menarik bagi pembaca remaja.

Remaja putra maupun putri sama-sama menyukai cerita kejuruan dan misteri. Mereka juga menyukai humor. Seorang pria yang terjatuh atau seorang gadis yang selalu salah omong, pasti memperoleh simpati mereka. Ketika menertawakan kesalahan orang lain, mereka menyadari kekurangan diri mereka sendiri.

Jika Anda menulis untuk kelompok umur ini, Anda memperoleh kesempatan yang indah untuk menyajikan tantangan-tantangan. Remaja membutuhkan prinsip-prinsip dan tujuan-tujuan hidup yang berguna. Berilah bimbingan, jangan berkhotbah. Kemaslah pernyataan Anda dalam gerak-tindak dan percakapan tokoh-tokoh cerita. Jika Anda melakukannya dengan sempurna, para pembaca tak akan menyadari bahwa mereka sedang belajar.

PENULISAN NONFIKSI

Dalam dunia yang terus berubah ini, anak-anak dan pemuda membutuhkan fakta dan informasi. Sebagian besar pengetahuan baru ini diperoleh lewat bacaan. Seorang penulis yang mahir menyadari bahwa cara terbaik untuk mendidik pemuda adalah dengan memberi mereka materi untuk dipikirkan. Ia mengambil satu masalah yang sulit ditangani oleh mereka, memikirkannya, menganalisis dari berbagai sudut pandang, menyederhanakan idenya, dan menuangkannya dalam beberapa kalimat pendek yang jelas. Dengan menggunakan banyak ilustrasi, ia berusaha membuat idenya menarik perhatian.

Penulis menempatkan fakta-fakta dalam urutan yang logis dan membentuk apa yang telah diketahui pembaca sebelumnya. Ia berusaha menantang dan memuaskan rasa ingin tahu mereka.

MENILAI CERITA YANG ANDA BUAT

1. Sudahkah cerita ini mengandung sesuatu yang umum bagi pengalaman hidup pembacanya?
2. Akankah pembaca memahami cerita ini?
3. Akankah cerita ini membangkitkan keingintahuan dan mengusik simpati pembaca?
4. Apakah tokoh-tokohnya terasa hidup?
5. Akankah para pembaca menyukai tokoh-tokoh ini seolah-olah mereka manusia biasa? Mengapa?
6. Apakah percakapannya terasa wajar?
7. Apakah percakapan itu dapat mengungkapkan karakter tokoh-tokoh yang berbicara?
8. Apakah percakapan itu membantu mendorong gerak-tindak dari cerita atau menghalanginya?
9. Sudahkah kata-kata yang digunakan menjelaskan wajah, bunyi, rasa atau bau dengan baik?
10. Bagaimana cerita ini membantu perkembangan jiwa pembaca?
11. Apakah masalah yang dihadapi tokoh utama benar-benar perlu dipecahkan? Mengapa?
12. Apa halangan yang merintangi usaha tokoh utama? Apakah halangan itu cukup serius?
13. Bagaimana tokoh utama menyelesaikan masalahnya? Apakah caranya tepat? Mengapa?
14. Apakah alinea pembukanya langsung memikat pembaca dan membuat pembaca ingin terus membaca?
15. Di mana klimaksnya? Bagaimana tokoh utama menyelesaikan masalahnya?
16. Sudahkah akhir cerita terkait dengan pembukaan? Apakah akhir cerita merupakan akibat dari sesuatu yang terjadi sebelumnya?
17. Apakah ceritanya membuat penasaran?
18. Apakah perpindahan antarkalimat, alinea, dan adegan, sudah lancar dan mengalir?
19. Hal penting apa yang harus diketahui oleh pembaca?

Diringkas dari:
Judul asli buku: Write the Vission
Judul buku terjemahan: Menjadi Penulis: Membina Jemaat yang Menulis
Judul asli artikel: Menulis untuk Anak-Anak dan Pemuda
Penulis: Marion van Horne
Penerjemah: Putu Laxman S. Pendit
Penerbit: PT BPK Gunung Mulia, Jakarta 2007
Halaman: 49 -- 54


POJOK BAHASA: AMPERSAND (TANDA "&")

Kawan baik saya, Tony Rudyansjah, pada Juni lalu menerbitkan bukunya "Alam, Kebudayaan & Yang Ilahi". Buku itu menelusuri ihwal teori-teori sosial dan budaya dari masa klasik sampai modern. Sebagai perangkat ilmu, berbagai teori itu terus-menerus dikembangkan para ahli sehingga melahirkan turunan, pencabangan, dan pengingkaran terhadap teori induknya. Kata pengantar dan kutipan pendapat teman sejawat Tony di Program Pascasarjana Antropologi Universitas Indonesia, memperlihatkan arti penting buku itu sehingga tak perlu ditambah-tambah lagi di sini.

Kolom ini hanya ingin mempertanyakan soal kecil: Tepatkah penggunaan lambang ampersand (tanda "&") sebagai unsur judul? Faktanya, sejumlah buku memasang /&/ pada judulnya, semisal "Language, Culture & Society" tulisan Zdenek Salzmann. Buku-buku terbitan asing berpola sama dalam pemakaian /&/ sebagai unsur judul yakni hanya pada kulit depan; sedangkan pada halaman judul (bagian dalam), lambang /&/ diganti dengan kata "and". Pertimbangannya, mungkin, kulit depan biasanya dipandang sekilas oleh pembaca sehingga aspek artistik, termasuk pemanfaatan /&/ dirasa penting. Sementara itu, halaman judul haruslah terbaca utuh, karena itu dijauhkan dari lambang.

Pemasangan lambang /&/ pada judul buku terbitan Indonesia, asli ataupun terjemahan, termasuk milik Tony, umumnya konsisten di kulit depan dan halaman judul. Buku Taufik Abdullah, "Nasionalisme & Sejarah", memakai lambang ampersand itu pada judul luar-dalam. Kitab John Hartley, "Communication, Cultural and Media Studies: Key Concepts", cuma diterjemahkan anak judulnya, "Konsep Kunci"; sementara judul pokoknya tetap berbahasa Inggris, tetapi kata "and" dibelokkan jadi /&/ oleh penerjemah atau penerbit.

Jadi, penggunaan /&/ sebagai unsur judul tulisan memang tidak dilarang, namun juga tidak ditemukan anjuran untuk memakainya. Peneliti senior LIPI, Mien Rifai, dalam "Pegangan Gaya Penulisan, Penyuntingan dan Penerbitan Karya Ilmiah Indonesia" hanya menyarankan menghindari singkatan atau akronim dalam penulisan judul, kecuali yang telah dikenal benar oleh pembaca. Demikian pula, nama Latin makhluk yang umum dan tidak diragukan identitasnya (seperti kedelai, kopi, kelapa sawit, jagung) tak perlu dicantumkan dalam judul.

Tidak banyak ditemukan keterangan tentang penggunaan ampersand secara rinci. Dalam "Pedoman Umum Pembentukan Istilah" yang diterbitkan Pusat Bahasa, lambang /&/ itu didaftar sebagai tanda usaha "dagang" semata; bisa diperluas termasuk jasa. Banyak di antara kita paham bahwa lambang /&/ berarti "dan" atau "et" dalam bahasa Latin seperti terbaca pada nama perusahaan. Contoh: Geo Wehry & Co, pabrik bir dan makanan terkenal pada masa kolonial; atau Allen & Unwin, penerbit ternama dari Australia. Bisa juga digunakan nama diri kolektif seperti Franky & Jane, kakak-beradik penyanyi lagu balada Indonesia itu.

Demi kelancaran dan kejelasan pembacaan, judul karya humaniora, termasuk sastra, sebaiknya bersih dari lambang.

Bayangkan anehnya jika novel Ismail Marahimin, "Dan Perang pun Usai", diganti jadi "& Perang pun Usai". Untung pula, "The Old Man and the Sea" [karya] Ernest Hemingway tidak disulih jadi ... "Tua & Laut". [KOMPAS, 2 Sep 2011]

Diambil dan disunting seperlunya dari:
Nama situs: Rubrik Bahasa
Alamat URL: http://rubrikbahasa.wordpress.com/2011/09/02/ampersand/
Penulis: Kasijanto Sastrodinomo
Tanggal akses: 15 Juni 2012


STOP PRESS: BERGABUNGLAH DALAM KELAS DASAR-DASAR IMAN KRISTEN (DIK)!

Yayasan Lembaga SABDA melalui program PESTA (Pendidikan Elektronik Studi Teologia Awam) < http://pesta.org > kembali membuka kelas Dasar-Dasar Iman Kristen (DIK) untuk periode Sep/Okt 2012. Jika Anda mendaftarkan diri untuk mengikuti kelas ini, maka Anda akan mendapat modul pelajaran seputar pokok-pokok penting dasar iman Kristen, seperti Penciptaan, Manusia, Dosa, Keselamatan, dan Hidup Baru dalam Kristus. Setelah menyelesaikan seluruh tugas tertulis dalam modul, Anda akan masuk menjadi peserta kelas diskusi untuk belajar bersama rekan-rekan yang lain seputar dasar iman Kristen.

Segeralah mendaftar karena kelas diskusi akan dimulai pada 18 September 2012. Cara mendaftarkan diri sangat mudah. Anda tinggal mengirimkan permohonan mengikuti kelas DIK Sep/Okt 2012 ke Admin PESTA di alamat email < kusuma(at)in-christ.net >

Jika Anda ingin mendapatkan modul DIK secara online, silakan akses di:
===> < http://pesta.sabda.org/dik_sil >


Kontak: < penulis(at)sabda.org >
Redaksi: Yosua Setyo Yudo dan Novita Yuniarti
Kontributor: Santi Titik Lestari dan Berlian Sri Marmadi
Tim editor: Davida Welni Dana, Novita Yuniarti, dan Santi Titik Lestari
(c) 2012 -- Yayasan Lembaga SABDA
< http://www.ylsa.org/ >
Rekening: BCA Pasar Legi Solo;
No. 0790266579
a.n. Yulia Oeniyati
< http://blog.sabda.org/ >
< http://fb.sabda.org/penulis >
Berlangganan: < subscribe-i-kan-penulis(at)hub.xc.org >
Berhenti: < unsubscribe-i-kan-penulis(at)hub.xc.org >

Bls: [i-kan-binaguru] St.christoforus

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   




Dari: "Cahya, Fiertra" <fiertra.cahya@hp.com>

Saya lupa ayat-nya: terkutuklah org yg mengandalkan manusia.. yg menaruh harapan-nya bukan kepada Allah (benda, manusia yg lain, tokoh "suci" (pdhl cm T.Yesus sndiri yg tanpa cacat-cela/ berdosa/ yg suci)..

Yeremia 17 : 5-6
5 ¶  Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!
6  Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk.


Diberkatilah org yg mengandalkan Tuhan dan yg mengakui Tuhan dlm setiap laku (keputusan2 hidup) nya..

Yeremia 17 : 7 -8
7  Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!
8  Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.

Salam kasih-Nya,
Fer

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

Wednesday, July 4, 2012

[e-Wanita] Edisi 87/Juli -- Kecerdasan Anak

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.kristen@blogger.com

e-Wanita -- Kecerdasan Anak
Edisi 87/Juli 2012

MENU SAJI
DUNIA WANITA: MENGEMBANGKAN INTELIGENSI ANAK
WOMEN TO WOMEN: S TELAH MENGAMPUNI PEMBUNUH ORANG TUANYA
STOP PRESS: BERGABUNGLAH DALAM KELAS DASAR-DASAR IMAN KRISTEN (DIK)!

Shalom,

Untuk dapat bertumbuh dengan baik, seorang anak membutuhkan kasih sayang dan perhatian yang cukup dari orang tuanya serta lingkungan yang mendukung. Hal ini tidak hanya membuat anak menjadi pribadi yang baik kelak ketika ia dewasa, tetapi kondisi yang demikian ternyata juga memengaruhi inteligensi seorang anak. Mengapa demikian? Temukan jawabannya dengan menyimak artikel yang telah kami persiapkan. Tuhan memberkati.

Pemimpin Redaksi e-Wanita,
Novita Yuniarti
< novita(at)in-christ.net >
< http://wanita.sabda.org/ >


DUNIA WANITA: MENGEMBANGKAN INTELIGENSI ANAK

Pernah dilakukan penelitian terhadap 2 orang bayi kembar, Helen dan Gladys, yang sejak usia 18 bulan dipisahkan satu dari yang lainnya. Helen dibesarkan dalam keluarga yang bahagia dengan lingkungan yang dinamis. Ia meraih gelar sarjana dalam bidang bahasa, yaitu Sastra Inggris. Sementara itu, saudara kembarnya Gladys, dibesarkan di daerah gersang, di lingkungan yang miskin "rangsangan intelektual", dan terpaksa putus sekolah karena sering sakit-sakitan. Pada saat diadakan pengukuran "Intelligence Quotient" (IQ), ternyata Helen memiliki IQ 1l6, sementara Gladys memiliki IQ 7 poin di bawah nilai inteligensi saudara kembarnya. Kita mungkin bertanya, "Mengapa dua orang anak yang dilahirkan dari rahim yang sama dan pada hari yang sama memunyai tingkat inteligensi yang berbeda?"

Para ahli psikologi perkembangan sependapat dan menyimpulkan bahwa faktor keturunan menentukan batas inteligensi seorang anak, sedangkan faktor lingkungan (fisik, sosial, psikologi) menentukan tingkat sampai di mana batas tadi bisa dicapai. Kelompok lain pernah membuktikan bahwa apa yang dilihat, didengar, dan dipelajari anak balita, ternyata menentukan inteligensi ketika dewasa kelak. Setelah usianya melampaui 5 tahun, secara potensial inteligensinya telah permanen. Dengan demikian, antara usia kelahiran, bahkan sejak dalam kandungan, dan usia lima tahun merupakan "kesempatan emas" bagi para orang tua untuk mengelola inteligensi anak-anak mereka. Karenanya, para pakar menyimpulkan bahwa setiap anak -- normal, dapat dikembangkan inteligensinya ke tingkat yang lebih tinggi.

Kesimpulan itu didasarkan pada beberapa hasil penelitian yang ketat dan saksama. Beberapa sumber yang dimaksud di antaranya adalah "The Infant Education Research/Project" -- suatu badan penelitian kependidikan anak di Washington DC, Amerika Serikat, yang mengerahkan sejumlah guru khusus untuk mengunjungi anak-anak dari kalangan ekonomi lemah. Dalam penelitian tersebut, 300 anak usia sekitar 15 bulan, secara intensif dikunjungi, diajak bermain, dan dirangsang untuk berbicara. Kegiatan ini berlangsung selama 21 bulan. Setelah itu, diadakan pengukuran inteligensi. Hasilnya, anak-anak ini memiliki inteligensi dengan nilai kecerdasan 17 poin di atas rata-rata anak seusianya, yang tidak mendapatkan "sentuhan" ahli yang berkunjung ke rumah mereka.

Pada tahun 1967, di sebuah sekolah perawat di New York, Amerika Serikat, diadakan penelitian terhadap dua kelompok anak yang berusia 3 tahun. Masing-masing kelompok diperlakukan secara berbeda. Sekelompok anak diberi pelajaran khusus mengenai aktivitas berbahasa selama 15 menit setiap harinya. Kelompok yang lain sebagai pembanding, diberi "perhatian khusus" dalam waktu yang sama (15 menit), tetapi tanpa pelajaran bahasa. Setelah dua kelompok itu dikelola selama 4 bulan, diadakan pengukuran terhadap keduanya. Ternyata pada kelompok pertama -- yang diajarkan bahasa, mengalami peningkatan inteligensi rata-rata 14 poin. Sedangkan kelompok kedua, yang mendapat perhatian khusus namun tanpa pelajaran bahasa, memperoleh kenaikan rata-rata hanya 2 poin saja, bila dibandingkan anak seusia mereka yang tidak disertakan dalam percobaan itu.

Saat ini, sejumlah ahli psikologi di Rusia sedang mengadakan penelitian serupa. Untuk kepentingan penelitian itu, dibayarlah kaum ibu dari kalangan ekonomi lemah untuk membacakan dengan suara keras berbagai cerita bagi bayi-bayi mereka. Program pembacaan cerita itu berlangsung selama 15-20 menit setiap hari dan dilaksanakan beberapa bulan. Menjelang bayi-bayi itu berusia 18 bulan, diadakan pengukuran. Ketika dilakukan perbandingan dengan bayi-bayi lain yang seusia di daerah itu, ditemukan kelebihan yang mencolok pada para bayi ini dalam kemampuan berbahasa mereka.

Paparan dari hasil beberapa penelitian tadi membuktikan bahwa orang tua memunyai kesempatan untuk membantu mengembangkan inteligensi anak-anak mereka, melalui aktivitas-aktivitas tertentu. Misalnya, dengan memberikan perhatian dan rangsangan sejak anak masih bayi, memperkenalkan anak dengan aktivitas bahasa sedini mungkin, dan mempersiapkan bacaan yang sesuai dengan usia kematangan mental mereka.

Awal Pertumbuhan Inteligensia

Benyamin Bloom, profesor pendidikan dari University of Chicago, mengemukakan data statistik hasil beberapa penelitian yang dilakukannya. Ia mengatakan bahwa sampai dengan usia 1 tahun, seorang anak telah membentuk 50 persen inteligensia yang akan dimiliki pada masa dewasanya nanti. Pada saat anak-anak tersebut memasuki usia 6 tahun, ia telah mencapai dua per tiga inteligensinya yang telah dimilikinya pada usia 17 tahun. Pertumbuhan antara usia 5-17 tahun itulah yang paling penting, karena masa itulah yang menentukan tinggi rendahnya grafik perkembangan inteligensia seorang anak.

Jean Piaget, seorang ahli psikologi dari Swiss, melakukan pengamatan yang mendalam dalam sistematik terhadap anak-anaknya sendiri sejak awal hidup mereka. Kesimpulan yang diperoleh adalah bahwa semakin banyak hal baru yang dilihat dan didengar anak, semakin anak itu ingin melihat dan mendengar segala sesuatu yang ada dan terjadi di lingkungan sekitarnya.

Untuk "memanfaatkan" sifat dasar anak yang serba ingin tahu itu, kata pakar psikologi dari Swiss itu, para orang tua disarankan agar memperkaya lingkungan, misalnya dengan menyediakan permainan, adanya kamar tidur, ruang bermain, dan sebagainya, di tempat tinggal bayi itu dengan warna dan bunyi-bunyian yang merangsang, seperti: gambar-gambar binatang, bunga-bungaan, serta benda lainnya yang berwarna mencolok, bunyi-bunyian musik, kicauan burung, dan sebagainya. Semuanya itu harus dapat memberikan rangsangan terhadap anak, tanpa menimbulkan rasa takut dan kegaduhan.

Kemudian Profesor Burton White dari Harvard University, sekitar 12 tahun lalu mengadakan penelitian untuk membuktikan rumusan-rumusan Jean Piaget itu. Dalam penelitiannya itu, White menyertakan 19 orang bayi, serta kelompok bayi lainnya dalam jumlah yang sama sebagai pembanding. Kelompok pertama, tiga kali sehari, sehabis diberi makan, ditimang dan diajak bicara selama 15 menit. Tempat tidur mereka dilengkapi dengan kelambu yang bergambar binatang dan bunga-bungaan yang berwarna-warni, dan di atas tempat tidur mereka digantungkan mainan dengan warna mencolok.

Sementara kelompok lainnya, hidup sendiri, jarang diajak berbicara, diberi makan dalam keadaan terburu-buru, tanpa kata-kata. Tempat tidur, seprai, dan langit-langit kelambunya berwarna putih polos, tanpa dilengkapi dengan mainan apa pun, dan hanya dilapisi dengan selimut putih polos, yang menghindarkan pandangannya untuk menatap pemandangan di luar tempat tidur yang sempit itu. Setelah beberapa saat kemudian, diadakan pengukuran. Didapati bahwa bayi-bayi yang hidup dalam suasana lingkungan yang "meriah", dalam tempo yang sama, 50 persen lebih cepat memberikan respons terhadap lingkungannya daripada mereka yang hidup dalam tempat tidur yang berwarna polos dan lingkungan yang "sepi".

Orang tua dapat merangsang rasa ingin tahu anak-anak dengan berbagai cara. Mobil-mobilan misalnya, yang gampang didapat atau dibuat sendiri, biasanya sangat disukai anak-anak karena mereka suka melihat benda-benda berwarna mencolok dan dapat bergerak. Di situ kita dapat menambah bobot atau nilai pendidikannya, dengan memberikan permainan yang bersifat sebab-akibat yang jelas. Misalnya, dengan mendorong mobil-mobilan itu untuk menjalankannya atau dengan mengikatkan tali mobil-mobilan itu di kaki sang bayi, sehingga ia bisa menggerak-gerakkannya.

Kita juga dapat mengajar anak-anak dengan menggunakan hukum "kekekalan benda", bahwa benda itu tetap ada, meskipun anak tidak melihatnya. Sebagai contoh, letakkan mainan anak di bawah selimut atau bantal sewaktu dia melihatnya. Perhatikan apakah si anak dapat menemukan mainan tersebut. Menurut para pakar psikologi kognitif, permainan petak umpet atau yang sejenis itu, sangat bermanfaat bagi anak-anak. Hal ini pernah dibuktikan oleh seorang ayah di California, Amerika Serikat. Dan ternyata, anaknya tersebut memiliki inteligensi dengan nilai tertinggi di California, menurut laporan Lewis Terman.

Stimulasi dini, tentu saja bukanlah merupakan jaminan bahwa seorang akan berbakat, melainkan hal itu merupakan syarat (condition) yang diperlukan untuk mengembangkan kemampuan yang optimal.

Aktivitas Kebahasaan Dini

Beberapa ahli psikologi yakin bahwa lingkungan verbal yang ada di sekitar anak, lebih penting daripada lingkungan fisiknya. Bahasa yang didengar anak-anak, dapat meningkatkan atau menghambat kemampuan dasar berpikir mereka.

Apakah Anda, sebagai orang tua, biasanya bercerita kepada putra-putri Anda, bahkan sebelum mereka belajar bicara? Apakah setiap kali berbicara dengannya, Anda mempergunakan bahasa yang baik dan benar? Apakah dalam hal memberikan perintah atau menjelaskan sesuatu kepadanya, Anda menggunakan kalimat yang lengkap dan rinci?

Manfaat membacakan cerita kepada anak-anak, sekalipun ia belum belajar bicara, telah dibuktikan melalui hasil penelitian yang dilakukan ahli psikologi dari Uni Soviet (Rusia). Sementara itu, ahli lainnya mengemukakan sisi lain dari perkembangan bahasa tersebut. Misalnya, dalam suatu penelitian yang mutakhir, yang dilakukan para pakar di University of Chicago, didapatkan bahwa ada hubungan antara kejelasan dan kelengkapan bahasa yang didengar anak dengan prestasinya dalam tes yang ia kerjakan.

Dalam penelitian dari Chicago tersebut, para ibu diminta untuk mengajar anak mereka yang berusia 3 tahun untuk memisahkan sejumlah kecil mainan. Kebiasaan belajar mengajar tadi direkam tanpa sepengetahuan yang bersangkutan. Sebagian dari para ibu tadi ternyata memberi penjelasan yang sangat singkat, atau hanya mengatakan kepada anaknya beberapa kunci permasalahan yang sangat singkat untuk melaksanakan apa yang diperintahkan. Sebagian ibu yang lain, lebih mementingkan bahasa isyarat daripada bahasa lisan. Ternyata hasil tes anak-anak mereka tidak memuaskan. Sedangkan beberapa ibu yang lain, yang oleh para peneliti itu digolongkan sebagai ibu yang efektif, memberi penjelasan yang rinci dalam bahasa yang tersusun rapi dan logis. Anak-anak yang dibimbing oleh ibu yang efektif ini, ternyata dapat mengerjakan tes dengan hasil yang gemilang.

Dari data itulah, para pakar kemudian menyimpulkan bahwa apabila ingin memunyai anak yang cerdas, hendaknya orang tuanya senantiasa merangsang anak-anak mereka dengan berbagai aktivitas problematik, dan rangsang bahasa yang kaya dan terperinci.

Persiapan Membaca

Jauh-jauh hari sebelum memasuki usia sekolah, anak-anak biasanya sudah menaruh minat terhadap aktivitas membaca dan menulis. Melihat minat semacam itu, pastilah orang tua yang bijaksana akan menyambut gejala-gejala positif tersebut, dan memperkenalkan kepada anak-anak buku-buku bacaan, lalu menceritakan sambil melatih anak tersebut belajar abjad.

Menurut hasil penelitian Prof Dolkores Durkin dari Fakultas Pendidikan University of Illinois, anak-anak yang belajar dan dapat membaca sebelum usia 6 tahun, pada umumnya memiliki prestasi menonjol di sekolah, dan malah terkadang mereka termasuk kategori jenius. Profesor tersebut mencatat bahwa para orang tua menyadari adanya minat membaca pada diri anak-anak tersebut, sewaktu mereka berusia 4 atau 5 tahun. Mereka meresponsnya dengan memperkenalkan huruf-huruf, bilangan-bilangan, kata-kata, atau ucapan-ucapan tertentu pada anak-anaknya.

Sebenarnya, tidaklah terlalu merepotkan untuk membantu anak-anak dalam mengembangkan inteligensinya, sebab aktivitas sehari-hari yang sederhana pun dapat merupakan andil yang berarti, asalkan terarah. Apabila setiap orang tua terpanggil untuk melaksanakan tugas pendidikan ini, maka cerita dalam dunia pendidikan di Indonesia akan menjadi lain. Itu berarti terlaksanalah pesan dari Dr. Earl Achefer yang mengatakan, "Kita harus menciptakan citra wanita modern, sehingga tidak lagi para ibu yang dengan rendah diri mengatakan bahwa mereka hanya ibu rumah tangga. Tetapi mereka akan bangga menyandang jabatan dan predikat sebagai pendidik rumah tangga."

Diambil dan disunting seperlunya dari:
Judul majalah: Kalam Hidup, Oktober 2007
Penulis: Tidak dicantumkan
Penerbit: Yayasan Kalam Hidup
Halaman: 20 -- 24


WOMEN TO WOMEN: S TELAH MENGAMPUNI PEMBUNUH ORANG TUANYA

Sudah 2 tahun berlalu sejak S tinggal di rumah singgah yang disponsori oleh Open Doors. S pertama kali datang ke tempat ini pada tanggal 19 Agustus 2009, sekitar 4 bulan setelah orang tuanya dibunuh oleh kelompok gerilyawan. Kakek dan neneknya menyadari bahwa S membutuhkan sebuah tempat di mana ia dapat memperoleh pendidikan yang layak. Kakek dan neneknya mengatakan bahwa mereka kesulitan menopang kebutuhan S dan kedua adiknya.

Awalnya, S tidak dapat menahan rasa dukanya. Ia terus menangis karena berpikir tidak akan pernah bertemu dengan orang tuanya lagi. Bahkan, saat sampai di rumah singgah ia berkata, "Saya benar-benar tidak tahu siapa Tuhan. Saya sama sekali tidak mau tahu tentang Dia." Namun pemulihan terjadi. Saat ini, ia berkata, "Para pembimbing saya di sini mengajarkan saya banyak hal tentang kesabaran, dan terus mengenalkan pribadi Kristus kepada saya melalui Alkitab. Saat ini, saya memiliki hubungan pribadi yang indah dengan Tuhan."

Saat ini, S berusia 13 tahun dan keadaannya telah pulih. Ia tergabung dalam kelompok musik dan bercita-cita menjadi utusan Injil. Ia juga berkeinginan belajar dengan baik untuk dapat membiayai kedua adiknya. "Di sini saya belajar tentang banyak hal," ujar S.

"Saya merindukan orang tua dan adik-adik saya. Saya yakin ini adalah rumah baru yang diberikan Tuhan, tempat saya dapat bertumbuh. Di sini, saya mendapatkan apa yang sebelumnya tidak dapat saya bayangkan," ujar S. Pemulihan membutuhkan proses, dan ia harus terus berjuang menghadapi realitas dan belajar untuk bertahan hidup, tanpa kehadiran kedua orang tuanya.

Neneknya menyadari bahwa pemulihan bukanlah proses yang mudah. Ia pun bersyukur atas kesempatan yang diberikan kepada cucunya untuk dapat bertumbuh di tempat ini. Ia mengatakan bahwa tempat mereka tinggal tidak aman. Meskipun jumlah para gerilyawan tidak sebanyak dulu, tetapi mereka terus membunuh beberapa orang di daerah ini.

Saat ini, S telah mampu mengampuni orang-orang yang telah membunuh orang tuanya. Ia bertumbuh dan menyadari bahwa Tuhan memiliki rencana yang indah di balik kedukaan yang ia alami. Pertumbuhan yang S alami adalah hasil dari perjalanan panjang bersama Tuhan. Open Doors terus mendampingi S dan anak-anak teraniaya lainnya melalui rumah singgah ini. Hidup mereka terus diubahkan dari keputusasaan menjadi berpengharapan, dari kesedihan menjadi sukacita, dan dari kehancuran menjadi pemulihan.

Diambil dan disunting seperlunya dari:
Judul buletin: Frontline Faith Januari-Februari 2012
Penulis: Tidak dicantumkan
Penerbit: Yayasan Open Doors Indonesia, Jakarta 2012
Halaman: 3


STOP PRESS: BERGABUNGLAH DALAM KELAS DASAR-DASAR IMAN KRISTEN (DIK)!

Yayasan Lembaga SABDA melalui program PESTA (Pendidikan Elektronik Studi Teologia Awam) < http://pesta.org > kembali membuka kelas Dasar-Dasar Iman Kristen (DIK) untuk periode Sep/Okt 2012. Jika Anda mendaftarkan diri untuk mengikuti kelas ini, maka Anda akan mendapat pelajaran seputar pokok-pokok penting dasar iman Kristen, seperti Penciptaan, Manusia, Dosa, Keselamatan, dan Hidup Baru dalam Kristus. Tidak hanya itu saja, setelah menyelesaikan seluruh tugas tertulis dalam modul, Anda akan didaftarkan menjadi peserta kelas diskusi untuk belajar bersama rekan-rekan yang lain seputar dasar iman Kristen.

Segeralah mendaftar karena kelas diskusi akan dimulai pada 18 September 2012. Cara mendaftarkan diri sangat mudah. Anda tinggal mengirimkan permohonan mengikuti kelas DIK Sep/Okt 2012 ke Admin PESTA di alamat email < kusuma(at)in-christ.net >

Jika Anda ingin mendapatkan modul DIK secara online, silakan akses di:
==> < http://pesta.sabda.org/dik_sil >

Tuhan memberkati!


Kontak: < wanita(at)sabda.org >
Redaksi: Novita Yuniarti
Tim Editor: Davida Welni Dana, Berlian Sri Marmadi, dan Santi Titik Lestari
(c) 2012 -- Yayasan Lembaga SABDA
< http://www.ylsa.org >
Rekening: BCA Pasar Legi Solo;
No. 0790266579
a.n. Yulia Oeniyati
< http://blog.sabda.org/ >
< http://fb.sabda.org/wanita >
Berlangganan:< subscribe-i-kan-wanita(at)hub.xc.org >
Berhenti: < unsubscribe-i-kan-wanita(at)hub.xc.org >

Re: [i-kan-binaguru] St.christoforus

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Terima kasih P'Wals,atas penguatannya..saya sangat diberkati..
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: walsinur silalahi <walsinur.silalahi@yahoo.com>
Sender: i-kan-binaguru@hub.xc.org
Date: Thu, 5 Jul 2012 09:56:24 +0800 (SGT)
To: Diskusi e-BinaGuru<i-kan-binaguru@hub.xc.org>
ReplyTo: "Diskusi e-BinaGuru" <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Subject: Re: [i-kan-binaguru] St.christoforus

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   
Shalom,

Orang yang memiliki jiwa yang lemah lembut adalah mereka yang mampu menanggung hasutan tanpa terbakar emosi kemarahan.Mereka tetap berkepala dingin ketika yang lain terbakar emosi.Mereka mampu mengendalikan diri dan hampir tidak pernah termakan hasutan. Mereka lebih suka memaafkan duapuluh perlakuan buruk daripada membalas dendam. Mereka dapat menunjukkan rasa tidak senang tanpa terseret pada sikap yang tidak pantas.Mereka inilah yang disebut memiliki jiwa yang lemah lembut.Sikap lemah lembut,sekalipun dihina dan direndahkan seperti apapun,cenderung dapat meningkatkan kesehatan,kekayaan,kenyamanan. Mereka menjalani hidup dengan mudah dibandingkan orang yang lancang dan penuh pergolakan.

Seorang anak gadis ingin melangsungkan pernikahannya dengan seorang pria.Karena dia sudah merasa mampu mengadakan resepsi dengan dana dari kantong sendiri,maka gadis tersebut merencanakan sendiri segala keperluan yang berhubungan dengan pernikahannya.Dia tidak melibatkan orangtuanya sama sekali".Bapa-mama,duduk manis saja,ujarnya"
Satu hari sebelum hari"H" terjadi masalah kecil,tetapi membawa dampak yang sangat besar.Orangtua dan anak bertengkar keras karena kakak gadis ini tidak mau ikut mendampingi pernikahannya.Kakaknya berkata demikian:"Saya datang kesini bukan untuk menghadiri pernikahanmu,tetapi rindu melihat bapak dan mama",kamu itu sombong,mentang-mentang kamu merasa sanggup menanggung biaya seluruh pernikahanmu,engkau tidak melibatkan ayah/ibu pada acara pernikahanmu.Mereka berdua bertengkar hebat sehingga keluar kata-kata penghinaan dari calon pengantin.Orangtua mereka melarang agar mereka berdua  segera berhenti bertengkar.Nasehat orangtua tidak didengar,malah calon pengantin membalas dengan kata-kata yang tidak pantas:"Saya memang anak yang disisihkan dalam keluarga ini,Bapa/mama pilih kasih.Orangtua gagal mendamaikan mereka berdua,dan ini membuat ayahnya lebih marah lagi dengan berkata:"Saya nyatakan,bahwa saya tidak ikut dalam acara pernikahanmu.Tangisan calon pengantin meledak.Suasana menjadi kacau.
Contoh sifat-sifat diatas adalah gambaran yang tidak memiliki jiwa yang lemah lembut.

Banyak orang bila melihat kesalahan seseorang,langsung memojokkan dengan kata-kata yang menyalahkan dan menyudutkan.Dan yang disudutkan biasanya langsung balik membalas dengan kata-kata yang senada.

Kita harus pahami ucapan bahagia yang diajarkan Tuhan kita Yesus Kristus yang berkata:"Berbahagialah orang yang lemah lembut,karena mereka akan memiliki bumi."(Mat.5;5)
Sebagai anak Tuhan yang telah diselamatkan,kita harus memiliki jiwa yang lemah lembut dengan memohon kepadaNya.Mereka berbahagia atau diberkati ,sebab mereka tidak dikuasai murka.  Mereka akan memiliki bumi. Kata-kata ini dikutip dari Mazmur37:31,dan hampir merupakan satu-satunya janji duniawi. Bukan berarti bahwa mereka memiliki sebagian besar bumi ini. Besar kemungkinan justru mereka tidak memilikinya.Sifat lemah lembut,sekalipun dihina,direndahkan,tetapi mereka mendapat kepastian memiliki berkat dari sorga maupun dari bumi.Ini merupakan bagian orang yang memiliki sifat yang lemah lembut.

Walz








From: "Cahya, Fiertra" <fiertra.cahya@hp.com>
To: Diskusi e-BinaGuru <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Sent: Wednesday, July 4, 2012 9:30 PM
Subject: Re: [i-kan-binaguru] St.christoforus

---------------------------------------------------------------------
e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU 
---------------------------------------------------------------------

Saya lupa ayat-nya: terkutuklah org yg mengandalkan manusia.. yg menaruh harapan-nya bukan kepada Allah (benda, manusia yg lain, tokoh "suci" (pdhl cm T.Yesus sndiri yg tanpa cacat-cela/ berdosa/ yg suci).. Diberkatilah org yg mengandalkan Tuhan dan yg mengakui Tuhan dlm setiap laku (keputusan2 hidup) nya..

Gak cukup yah T.ʔŠ„ŚŖĘ²ŚŖ, makanya harus cari Santo ini Santo itu? Sesembahan ke patung pula.. Duh...



Maaf, saya kurang paham knapa pgitu, ada yg mo kasih Petromax soal ini? Jangan sampai ASM kita jd bingung, yg mana Tuhan mrk sih sebenar-nya..

:o))
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
________________________________
From: walsinur silalahi <walsinur.silalahi@yahoo.com>
Sender: <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Date: Wed, 4 Jul 2012 21:41:59 +0800
To: Diskusi e-BinaGuru<i-kan-binaguru@hub.xc.org>
ReplyTo: Diskusi e-BinaGuru <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Subject: Re: [i-kan-binaguru] St.christoforus


---------------------------------------------------------------------
e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU
---------------------------------------------------------------------


Shalom,

Seringkali kita kita berpikir bahwa yang mendapat karunia Allah itu adalah orang yang hidupnya berkelimpahan.Sering juga kita memahami bahwa orang yang disertai Tuhan pastilah jalan hidupnya lancar.Pemahaman ini harus diluruskan menurut yang tertulis di Alkitab. Banyak tokoh Alkitab mengalami keterpurukan hidup,padahal ia tidak sedang ditinggalkan Tuhan.Penyertaan Tuhan sungguh semakin jelas pada waktu kita mengalami keterpurukan. Gideon disapa malaikat saat dia mengalami banyak masalah,dia bekerja ditempat yang tersembunyi agar tidak diketahui musuh.Artinya hidupnya terancam Malaikat berkata,"Tuhan menyertai engkau".Penyertaan Tuhan itu tidak tergantung kepada kelancaran hidup kita,melainkan kelancaran rencana Tuhan didalam dan melalui hidup kita.
Maria seorang gadis sederhana dimana kehidupan sehari-harinya sangat jauh dari kegemerlapan istana,tetapi dia mendapat salam dari malaikat Gabriel,"Salam,hai engkau yang dikaruniai,"Tuhan menyertai engkau".Dari sapaan Gabriel ini,kita dapat melihat siapa Maria dihadapan Allah. Karunia itu tidak diukur dari seberapa banyak berkat yang kita terima,melainkan seberapa banyak kita terlibat dalam rencanaNya.Maria adalah orang yang menaklukkan dirinya dihadapan Allah,"Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan;Jadilah kehendakmu menurut perkataanmu itu." Gaya hidup yang penuh pada penyerahan diri kepada kehendak Tuhan. Kita tidak akan memiliki hati sebagai hamba seperti Maria bila kita hanya mengejar berkat yang dapat kita terima . Tetapi hati sebagai hamba harus  terwujud dalam diri orang yang menyadari bahwa penyertaan Tuhan itu tidak terkait dengan kelancaran hidup kita,tetapi kelancaran rencana Tuhan dalam dan melalui hidup kita.
walz

________________________________
From: Lina <linaj@harindo.com>
To: Diskusi e-BinaGuru <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Sent: Tuesday, July 3, 2012 11:26 AM
Subject: Re: [i-kan-binaguru] St.christoforus

--------------------------------------------------------------------- e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU  ---------------------------------------------------------------------
Syalom wuisan,

Ada yg bisa dibantu soal patung/hiasan? Boleh hubungi sy via japri saja ya

thanks


----- Original Message ----- From: <wuisan_888@yahoo.com<mailto:wuisan_888@yahoo.com>>
To: "Diskusi e-BinaGuru" <i-kan-binaguru@hub.xc.org<mailto:i-kan-binaguru@hub.xc.org>>
Sent: Sunday, July 01, 2012 5:06 PM
Subject: [i-kan-binaguru] St.christoforus


> --------------------------------------------------------------------- e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU
> ---------------------------------------------------------------------
> Syalom,sahabatku..
> Saya mohon bantuan,siapa ʔĀŖĪ®ÄŸ mengetahui tempat ʔĀŖĪ®ÄŸ berjualan patung santo christoforus?
> Karena ingin saya berikan kepada gereja saya... Ī¤Ī­ŃĻŠŠ¼Ī± Kasih
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> --------------------------------------------------------------------- Bergabung kirim e-mail ke:    <subscribe-i-kan-BinaGuru@hub.xc.org<mailto:subscribe-i-kan-BinaGuru@hub.xc.org>>
> Berhenti kirim e-mail ke:    <unsubscribe-i-kan-BinaGuru@hub.xc.org<mailto:unsubscribe-i-kan-BinaGuru@hub.xc.org>>
> Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru
> ---------------------------------------------------------------------
>
> -----
> No virus found in this message.
> Checked by AVG - www.avg.com
> Version: 10.0.1424 / Virus Database: 2437/5107 - Release Date: 07/02/12
>


--------------------------------------------------------------------- Bergabung kirim e-mail ke:    <subscribe-i-kan-BinaGuru@hub.xc.org<mailto:subscribe-i-kan-BinaGuru@hub.xc.org>> Berhenti kirim e-mail ke:    <unsubscribe-i-kan-BinaGuru@hub.xc.org<mailto:unsubscribe-i-kan-BinaGuru@hub.xc.org>> Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru ---------------------------------------------------------------------



---------------------------------------------------------------------
Bergabung kirim e-mail ke:
Berhenti kirim e-mail ke:
Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru
---------------------------------------------------------------------


---------------------------------------------------------------------
Bergabung kirim e-mail ke:    <subscribe-i-kan-BinaGuru@hub.xc.org>
Berhenti kirim e-mail ke:    <unsubscribe-i-kan-BinaGuru@hub.xc.org>
Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru
---------------------------------------------------------------------


---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   
Miliki Blog atau Website Sendiri
Dapatkan Panduannya
Hubungi : 0813 5643 8312 - 0857 5737 8151 - 0431 8013154
Format SMS : Panduan Isi Pesan
Klik Demo / Contoh & Tutor Tingkat Menengah
atau pilih template :
Klik, Pilih & Pesan Sekarang / Contoh & Tutor Tingkat Menengah
G R A T I S
The Christian Blog @ 2011 - 2012
Designer : Joni Wawoh, SH
hostgator promo