Renungan Harian & Leadership Kristen
| Renungan | Bina | Bio | Buku | Doa | E-JEMMi | Kisah | Konsel | Leadership | Wanita | Humor |

Saturday, April 19, 2014

Kalender Doa SABDA: 21 -- 27 April 2014

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.christ@blogger.com

KADOS -- Edisi 198 (21 -- 27 April 2014)

Salam damai Yesus Kristus,

Tidak mudah menjadi murid Kristus karena kita harus hidup sesuai dengan teladan-Nya. Jika Kristus memedulikan orang yang terhina, kita pun harus melakukan hal yang serupa. Jika Kristus menderita karena hal yang benar, kita pun harus menderita demi Dia. Jika Kristus mengasihi musuh-musuh-Nya, kita pun harus mengasihi musuh-musuh kita. Mampukah kita melakukannya? Marilah kita berdoa kepada Tuhan agar Ia memampukan kita untuk menjadi serupa dengan-Nya. Marilah kita mulai memedulikan segala sesuatu di sekitar kita dan mendoakannya. Selamat berdoa, Tuhan memberkati.

Pemimpin Redaksi KADOS,
Santi T.
< santi(at)in-christ.net >
< http://doa.sabda.org >


21 April 2014 -- Hari Kartini

Hari ini menjadi hari yang istimewa bagi kaum wanita. Atas perjuangan Ibu R. A. Kartini, para wanita di Indonesia bisa lebih aktif dalam berbagai bidang, termasuk pemerintahan. Pada hari ini, kita merayakan hari Kartini. Sebagai wanita Indonesia, khususnya wanita Kristen, marilah kita menjadi garam dan terang bagi keluarga, masyarakat, dan negara Indonesia. Terlebih lagi, biarlah kita bisa berperan sebagai wanita yang mencerminkan kasih Kristus di mana pun kita berada. Marilah kita berdoa kepada Tuhan Yesus agar setiap wanita di Indonesia dapat berperan aktif dalam berbagai bidang kehidupan, menjadi teladan, dan berkat bagi banyak orang.

22 April 2014 -- Hari Bumi

Bumi, tempat kita tinggal sekarang ini, sudah seharusnya mendapat perhatian yang ekstra dari kita semua. Bumi bukanlah sesuatu yang "mati" dan tidak berpengaruh apa-apa dalam hidup kita. Namun sebaliknya, ketika kita tidak memedulikan lingkungan di sekitar kita, secara tidak langsung kita sudah merusak bumi. Keadaan bumi yang semakin panas, banyak kerusakan, dan menimbulkan ketidaknyamanan kita, semata-mata karena kitalah yang kurang menjaga dan memeliharanya. Untuk itu, pada hari Bumi ini, marilah kita berdoa kepada Tuhan Yesus agar setiap orang dengan penuh kesadaran, mau memelihara dan menjaga bumi ini. Kiranya setiap orang bisa berperan aktif dalam memelihara lingkungan masing-masing sehingga kelestarian dan kenyamanan dapat terus dipertahankan.

23 April 2014 -- Hari Buku Sedunia

Membaca buku menjadi salah satu aktivitas yang sangat bermanfaat untuk pengembangan diri kita. Dengan membaca buku, kita akan memperoleh wawasan/informasi baru, bahkan bisa menciptakan konsep/ide baru yang sebelumnya tidak kita miliki. Banyak orang setuju bahwa "Buku adalah jendela dunia", dan itu sangat benar. Kita bisa menggali banyak ilmu dalam berbagai aspek kehidupan, keanekaragaman budaya, keunikan negara-negara di dunia, dll. melalui buku. Pada hari Buku sedunia, yang jatuh pada hari ini, kami mengajak Anda semua untuk lebih giat lagi membaca buku. Marilah kita berdoa kepada Tuhan agar masyarakat Indonesia, khususnya, semakin gemar membaca buku dan mengembangkan diri. Berdoalah pula agar perpustakaan di Indonesia dapat meningkatkan kualitas pelayanannya sehingga buku-buku yang mereka miliki dapat dirawat dengan baik.

24 April 2014 -- Para Misionaris Injil di Papua

Papua merupakan salah satu ladang pelayanan misi di Indonesia. Ada banyak misionaris yang melayani saudara-saudara kita di Papua, baik dalam hal pekabaran Injil, maupun dalam bidang-bidang pelayanan kesehatan, olahraga, sarana prasarana, pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan. Untuk itu, mari kita mendoakan hamba-hamba Tuhan di Papua, termasuk JY (salah satu misionaris dari Amerika yang melayani di Papua - Red.) dan misionaris-misionaris lainnya. Kiranya Tuhan senantiasa memimpin dan mendampingi pelayanan mereka, memelihara kehidupan mereka, dan menambah-nambahkan hikmat kebijaksanaan dalam menjalin relasi dengan masyarakat Papua yang mereka layani. Doakan juga untuk jiwa-jiwa baru yang mereka dampingi agar mereka semakin mengenal dan bertumbuh di dalam Kristus, serta semakin mantap dalam kehidupan mereka di dalam Tuhan.

25 April 2014 -- Karyawan Kristen Bekerja dengan Jujur

Dunia kerja saat ini menjadi salah satu lingkungan yang sangat memengaruhi hidup seseorang, terutama dunia kerja sekuler. Adanya persaingan antarkaryawan, persaingan antarperusahaan, dan aktivitas-aktivitas lain yang bisa merugikan diri sendiri maupun perusahaan, seperti korupsi, mangkir, dan bertindak curang. Oleh karena itu, sebagai karyawan Kristen, kita harus berusaha untuk memegang kebenaran firman Tuhan dengan tidak ikut terjerumus ke dalam aktivitas-aktivitas yang tidak berkenan bagi Tuhan. Marilah kita berdoa kepada Tuhan Yesus agar Ia memampukan setiap karyawan Kristen untuk bekerja dengan jujur. Kiranya mereka dapat menjadi teladan dan berkat bagi rekan kerja dan tempat di mana mereka saat ini bekerja.

26 April 2014 -- Fokus Pelayanan Kristen

Tidak mudah menjaga visi dan misi organisasi/yayasan Kristen di tengah-tengah perkembangan zaman ini. Ada banyak pengaruh yang bisa membuat goyah para pemimpin organisasi/yayasan Kristen dalam mengemban panggilan Tuhan ini. Untuk itu, diperlukan kesatuan hati para pemimpin Kristen dengan staf-staf yang ada supaya bisa saling mengingatkan, menasihati, dan "memaksa" untuk terus berada dalam visi misi utama yang telah Tuhan tetapkan. Marilah kita berdoa untuk semua pelayanan Kristen di Indonesia agar tetap setia dalam melayani Tuhan, dengan tidak terpengaruh pada hal-hal duniawi. Berdoalah pula agar kesatuan hati para pelayan Tuhan bisa terus dipelihara dalam kasih-Nya.

27 April 2014 -- Motivasi Jemaat Tuhan Bergereja

Dalam hidup kekristenan, hal terpenting yang harus terus kita usahakan adalah pertumbuhan iman. Sebagai orang percaya, kita harus bertumbuh di dalam Tuhan supaya kita bisa berbuah dan menjadi berkat bagi orang lain. Namun, tidak dimungkiri bahwa banyak jemaat Tuhan yang mempunyai motivasi berbeda-beda saat beribadah/bergereja, terutama untuk kepentingan/keuntungan diri sendiri. Untuk itu, marilah kita bersatu hati berdoa agar Tuhan memberi hikmat kepada kita semua untuk memiliki motivasi yang benar saat datang kepada Tuhan. Berdoalah pula agar jemaat Tuhan lebih mengutamakan pertumbuhan iman dan pengenalan akan Tuhan supaya nama Tuhan dapat dimuliakan melalui kehidupan setiap orang percaya.


Kontak: doa(at)sabda.org
Redaksi: Santi T. dan Sigit
Berlangganan: subscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/kados/arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2014 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

(e-RH) April 20 -- PLUS ULTRA

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 20 April 2014
Bacaan : 1 Korintus 15:35-58
Setahun: 2 Samuel 23-24
Nats: Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat
binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak
dapat mati. (1 Korintus 15:53)

Judul:

PLUS ULTRA

Uang logam Spanyol sebelum 1492 menunjukkan Selat Gibraltar dengan
tulisan berbahasa Latin Ne plus ultra --tidak ada apa-apa lagi di
luar sana. Namun, sesudah Columbus kembali dari perjalanannya
menemukan Benua Amerika, mereka menerbitkan uang logam baru, dan
tulisannya berbunyi Plus ultra --masih ada banyak hal lain di luar
sana.


Ketika Yesus Kristus mati di kayu salib dan dikuburkan, boleh jadi
para murid berpikir, selesailah sudah perjuangan mereka. Tidak ada
lagi yang bisa mereka lakukan setelah Guru mereka meninggal. Namun,
saat Dia bangkit kembali dari antara orang mati dan berulang-ulang
menampakkan diri pada mereka, tak ayal cara pandang dan pengharapan
mereka berubah. Kebangkitan-Nya menunjukkan bahwa kematian bukanlah
titik akhir. Paulus menggambarkan kematian sebagai saat ketika "yang
dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang
dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati" (ay. 53).
Melampaui kematian, ada kehidupan yang lebih mulia dan lebih
berlimpah. Maut tidak lagi berkuasa (ay. 54-55), sedangkan kehidupan
kekal berlangsung selamanya. Oleh kemenangan-Nya atas maut,
perjuangan mereka dalam kehidupan saat ini tidak sia-sia (ay. 58).


Hari ini kita merayakan Minggu Kebangkitan. Kita dapat memandang
Juru Selamat yang telah bangkit. Hati kita dapat berpaut pada
pengharapan akan kehidupan kekal itu. Hidup kita saat ini bukan
perjalanan yang sia-sia dan, sesudah kematian pun, masih ada
kehidupan yang lebih mulia! --Arie Saptaji /Renungan Harian

DI LUAR KRISTUS, KEMATIAN ADALAH TITIK AKHIR YANG MENGGENTARKAN.
DI DALAM KRISTUS, KEMATIAN ADALAH PINTU GERBANG MENUJU HIDUP BARU.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2014/04/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/renungan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?1+Korintus+15:35-58

1 Korintus 15:35-58

35 Tetapi mungkin ada orang yang bertanya: "Bagaimanakah orang mati
dibangkitkan? Dan dengan tubuh apakah mereka akan datang
kembali?"
36 Hai orang bodoh! Apa yang engkau sendiri taburkan, tidak akan
tumbuh dan hidup, kalau ia tidak mati dahulu.
37 Dan yang engkau taburkan bukanlah tubuh tanaman yang akan
tumbuh, tetapi biji yang tidak berkulit, umpamanya biji gandum
atau biji lain.
38 Tetapi Allah memberikan kepadanya suatu tubuh, seperti yang
dikehendaki-Nya: Ia memberikan kepada tiap-tiap biji tubuhnya
sendiri.
39 Bukan semua daging sama: daging manusia lain dari pada daging
binatang, lain dari pada daging burung, lain dari pada daging
ikan.
40 Ada tubuh sorgawi dan ada tubuh duniawi, tetapi kemuliaan tubuh
sorgawi lain dari pada kemuliaan tubuh duniawi.
41 Kemuliaan matahari lain dari pada kemuliaan bulan, dan kemuliaan
bulan lain dari pada kemuliaan bintang-bintang, dan kemuliaan
bintang yang satu berbeda dengan kemuliaan bintang yang lain.
42 Demikianlah pula halnya dengan kebangkitan orang mati.
Ditaburkan dalam kebinasaan, dibangkitkan dalam ketidakbinasaan.
43 Ditaburkan dalam kehinaan, dibangkitkan dalam kemuliaan.
Ditaburkan dalam kelemahan, dibangkitkan dalam kekuatan.
44 Yang ditaburkan adalah tubuh alamiah, yang dibangkitkan adalah
tubuh rohaniah. Jika ada tubuh alamiah, maka ada pula tubuh
rohaniah.
45 Seperti ada tertulis: "Manusia pertama, Adam menjadi makhluk
yang hidup", tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang
menghidupkan.
46 Tetapi yang mula-mula datang bukanlah yang rohaniah, tetapi yang
alamiah; kemudian barulah datang yang rohaniah.
47 Manusia pertama berasal dari debu tanah dan bersifat jasmani,
manusia kedua berasal dari sorga.
48 Makhluk-makhluk alamiah sama dengan dia yang berasal dari debu
tanah dan makhluk-makhluk sorgawi sama dengan Dia yang berasal
dari sorga.
49 Sama seperti kita telah memakai rupa dari yang alamiah, demikian
pula kita akan memakai rupa dari yang sorgawi.
50 Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu, yaitu
bahwa daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan
Allah dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang
tidak binasa.
51 Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak
akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah,
52 dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab
nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan
dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan
diubah.
53 Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat
binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak
dapat mati.
54 Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat
binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati,
maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: "Maut telah
ditelan dalam kemenangan.
55 Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah
sengatmu?"
56 Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat.
57 Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita
kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.
58 Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh,
jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab
kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu
tidak sia-sia.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+23-24
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+23-24


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Friday, April 18, 2014

(e-RH) April 19 -- TETELESTAI

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 19 April 2014
Bacaan : Yohanes 19:28-30
Setahun: 2 Samuel 21-22
Nats: Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia, "Sudah
selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan
nyawa-Nya. (Yohanes 19:30)

Judul:

TETELESTAI

Ketika melayat orang yang meninggal dunia, khususnya jika almarhum
masih muda, saya sering mendengar ungkapan kesedihan anggota
keluarga tentang harapan yang belum terkabul atau cita-cita yang
belum teraih. Itu karena ketidaktahuan manusia akan kapan ajalnya,
sekaligus menunjukkan ketidakberdayaan manusia.


Berbeda dengan Yesus. Walaupun Dia meninggal pada usia muda, Dia
telah menyelesaikan misi hidup-Nya dengan tuntas, yaitu menjadi
kurban bagi keselamatan manusia. Semua dijalani-Nya dengan tekun
sehingga di tiang salib Golgota, Dia dapat berkata tetelestai, yang
artinya "Sudah selesai". Kata ini berasal dari kata kerja teleô,
yang artinya "mengakhiri, mewujudkan, dan menyelesaikan dengan
sempurna". Dalam penemuan arkeologis, kata ini tertulis dalam
dokumen bisnis atau nota yang menunjukkan utang yang telah dibayar,
sama seperti tukang kredit zaman sekarang menulis kata "lunas" pada
surat utang. Kata ini juga diucapkan pelukis atau pemahat saat
menyelesaikan karyanya dan menyimpulkan ia tidak perlu menambahkan
apa pun lagi. Kata ini dalam bentuk past perfect tense, menunjukkan
tindakan penebusan yang telah selesai pada masa lalu dengan hasil
yang tetap berlanjut sampai sekarang.


Karya penebusan Kristus telah lengkap dan paripurna. Usaha kita
untuk memperoleh keselamatan tidak diperlukan sama sekali. Menerima
dan mensyukuri anugerah-Nya adalah respons terbaik kita. Dia juga
mengajarkan kita untuk setia mewartakan kabar baik Allah hingga
hembusan napas penghabisan. --Hembang Tambun /Renungan Harian

KRISTUS TELAH MENYELESAIKANNYA,
BAGIAN KITA ADALAH MEWARTAKANNYA.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2014/04/19/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/renungan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Yohanes+19:28-30

Yohanes 19:28-30

28 Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah
selesai, berkatalah Ia--supaya genaplah yang ada tertulis dalam
Kitab Suci--:"Aku haus!"
29 Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka
mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur
asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus.
30 Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah
selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan
nyawa-Nya.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+21-22
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+21-22


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Thursday, April 17, 2014

(e-RH) April 18 -- MAUKAH KITA BERKURBAN?

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 18 April 2014
Bacaan : Matius 27:45-50
Setahun: 2 Samuel 19-20
Nats: Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan
nyawa-Nya. (Matius 27:50)

Judul:

MAUKAH KITA BERKURBAN?

Bagaimanakah perasaan Anda ketika Anda harus berkurban untuk orang
lain? Bagaimana jika orang yang untuknya Anda berkurban itu ternyata
tidak menghargai pengurbanan itu atau bahkan menolak pengurbanan
itu?


Kita dapat membayangkan sekilas perasaan Tuhan Yesus ketika Dia
menjalani hukuman salib. Dia yang tiada berdosa, namun rela
menderita bahkan sampai mati di kayu salib untuk menebus dosa
manusia. Kita dapat memahami jika Yesus merasa pedih ketika manusia
justru menolak dan mencemooh diri-Nya, bahkan menyiksa-Nya dengan
brutal. Sebagai seorang manusia, Yesus juga tercekam ketakutan yang
mendalam karena Allah yang mengutus-Nya seakan-akan meninggalkan
Dia. Dia berseru kepada Allah, "Eli, Eli lama sabakhtani --Allahku,
Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku" (ay. 46). Tuhan Yesus
Mahakuasa dan mampu menghindari hukuman salib itu. Akan tetapi,
karena kasih-Nya, Anak Allah memilih menyerahkan nyawa-Nya untuk
menyelamatkan manusia (ay. 50).


Setiap Jumat Agung, kita memperingati pengurbanan dan kematian Tuhan
Yesus. Apakah kita masih merasakan getaran kematian-Nya yang
menghapus dosa kita? Ataukah, perayaan Jumat Agung hanya menjadi
ritual tahunan? Jika Yesus yang tanpa dosa telah rela berkurban demi
kita yang penuh dosa ini, maukah kita juga berkurban demi sesama
kita untuk mewartakan kabar baik dan keselamatan yang Tuhan
anugerahkan? Sekalipun kita mungkin ditolak atau tidak dihargai,
biarlah hal itu tidak menyurutkan keikhlasan kita. --Eko Iswanto
/Renungan Harian

PENGURBANAN YANG SEJATI TIDAK AKAN SURUT OLEH PENOLAKAN.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2014/04/18/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/renungan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Matius+27:45-50

Matius 27:45-50

45 Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu
sampai jam tiga.
46 Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli,
Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa
Engkau meninggalkan Aku?
47 Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ berkata: "Ia
memanggil Elia."
48 Dan segeralah datang seorang dari mereka; ia mengambil bunga
karang, mencelupkannya ke dalam anggur asam, lalu mencucukkannya
pada sebatang buluh dan memberi Yesus minum.
49 Tetapi orang-orang lain berkata: "Jangan, baiklah kita lihat,
apakah Elia datang untuk menyelamatkan Dia."
50 Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan
nyawa-Nya.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+19-20
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+19-20


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Wednesday, April 16, 2014

[i-kan-humor] [e-Humor] TAHUN ULANG TAHUN -- 2329 April/2014

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.christ@blogger.com

e-Humor
2329, April 2014

Shalom,

Mencari pekerjaan tidak selalu menjadi hal yang mudah. Sering kali, lamaran yang kita masukkan tidak kunjung mendapat tanggapan. Ketegangan akan meningkat ketika memasuki proses wawancara. Berbagai perkiraan mengenai pertanyaan yang akan diajukan membuat jantung berdebar-debar. Demikian juga dengan proses wawancara dalam humor hari ini. Apakah sang pelamar dapat memberikan jawaban yang sesuai? Bisa atau tidak ya? Kita simak yuk.

Pemimpin Redaksi e-Humor,
Yegar
< http://humor.sabda.org/ >


2329. TAHUN ULANG TAHUN

Sebuah perusahaan membuka lowongan pekerjaan. Pada hari itu, dilakukan proses wawancara untuk beberapa pelamar. Dalam proses wawancara tersebut, hadir seorang wanita paruh baya. Staf HRD curiga bahwa wanita tersebut sudah memasuki usia pensiun. Dengan hati-hati, staf HRD tersebut bertanya, "Dalam formulir lowongan pekerjaan ini, saya lihat tanggal ulang tahun Anda sama dengan tanggal ulang tahun ibu saya, 6 September. Boleh saya tahu tahun berapa?"

Wanita tersebut menjawab, "Setiap tahun. Sebab, saya pasti berulang tahun setiap tahun."

[Sumber: Great Clean Jokes for Grown Up Kids, halaman 124]

Mulutku penuh dengan puji-pujian kepada-Mu, dengan penghormatan kepada-Mu sepanjang hari. Janganlah membuang aku pada masa tuaku, janganlah meninggalkan aku apabila kekuatanku habis. (Mazmur 71:8-9) < http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+71:8-9 >


KUIS HUMOR

Kuis minggu lalu 217: Siapakah nama anak raja yang sedang menunggangi bagal, tetapi kepalanya tersangkut pada pohon tarbantin?

Jawaban dari pelanggan Publikasi e-Humor:
- Joel Leosae <joelleosae@xxx>: Absalom (2 Samuel 18:9-18).
- Anny S <godwithanny5ms@xxx>: Absalom ( 2 Sam. 18:9).
- Elia <gr33nc0d3@xxx>: 2 Samuel 18:9 Kebetulan Absalom bertemu dengan orang-orang Daud. Adapun Absalom menunggangi bagal. Ketika bagal itu lewat di bawah jalinan dahan-dahan pohon tarbantin yang besar, tersangkutlah kepalanya pada pohon tarbantin itu, sehingga ia tergantung antara langit dan bumi, sedang bagal yang dikendarainya berlari terus.

Jawaban dari Fan Page Facebook e-Humor:
- Sion Leo Betwin Sagala: Abasalom kah?
- Hanna Theresia Tobing: Absalom, anak Daud.
- Ria Santi: Absalom anak Raja Daud.
- Jasmine Curhat: Absalom.
- Nafta Sivia Efrata: Absalom.
- Marendra Mimbawati: Absalom.
- Yahya Hariyanto: ABSALOM.

Jawaban e-Humor: Absalom (2 Samuel 18:9).

Bagi pelanggan yang sudah berpartisipasi, kami ucapkan terima kasih banyak. Sekarang, silakan jawab pertanyaan kuis berikut ini.

Kuis minggu ini 218: Di manakah murid-murid pertama kali disebut orang Kristen?

Jawaban beserta nama Anda akan diumumkan pada edisi kuis e-Humor selanjutnya. Oleh karena itu, kirim jawaban Anda secepatnya ke Redaksi e-Humor, maksimal 5 hari setelah Anda menerima edisi ini ya.

Bagi Anda yang memiliki tebak-tebakan untuk dipasang sebagai kuis di e-Humor, silakan kirim ke: < humor(at)sabda.org >. Kami tunggu jawaban dan kirimannya, ya? Terima kasih banyak!


Kontak: humor(at)sabda.org
Redaksi: Yegar, Tika, dan Lusia
Berlangganan: subscribe-i-kan-humor(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-humor(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/e-humor/arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2014 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

[e-Wanita] Wanita, Saksi Kebangkitan Yesus Kristus -- Edisi 126/April 2014

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.christ@blogger.com

e-Wanita -- Wanita, Saksi Kebangkitan Yesus Kristus
Edisi 126/April 2014

Salam damai,

Pada bulan April ini, kita akan memperingati hari Paskah, hari kebangkitan Yesus Kristus. Kebangkitan Kristus dari kematian memberi jaminan kepada kita bahwa di dalam Dia, ada kemenangan atas maut dan kehidupan kekal. Sama seperti yang Maria Magdalena dan beberapa wanita lainnya lakukan, yaitu menceritakan kebangkitan Yesus Kristus, pada momen ini kita diingatkan untuk menjalankan mandat kita sebagai orang percaya yaitu memberitakan Kabar Baik bagi dunia. Tidak ada alasan bagi kita untuk tidak menjadi saksi-saksi Kristus bagi orang-orang di sekitar kita. Kiranya sajian yang kami siapkan bagi Sahabat Wanita dalam edisi ini dapat mendorong kita untuk menyenangkan hati Tuhan.

Segenap redaksi e-Wanita mengucapkan selamat memperingati Paskah 2014, kebangkitan-Nya memberi kita kemenangan. Tuhan Yesus memberkati.

Pemimpin Redaksi e-Wanita,
S. Setyawati
< setya(at)in-christ.net >
< http://wanita.sabda.org/ >


DUNIA WANITA: KESAKSIAN PARA WANITA

Pada suatu hari, yang sekarang disebut hari Paskah, lebih dari dua ribu tahun yang lalu, sekelompok wanita pergi ke kubur Yesus pagi-pagi dengan membawa rempah-rempah untuk mengurapi jenazah-Nya sebagai tindakan penghormatan. Ketika mereka tiba di kubur Yesus untuk meminyaki tubuh-Nya dengan rempah-rempah, terjadilah gempa bumi, dan sesosok malaikat turun dari langit serta menggulingkan batu yang menutup pintu masuk ke kubur Yesus.

Karena dipandang dengan rasa heran dan takut, malaikat itu berkata kepada para wanita, "Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring. Dan, segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia." (Matius 28:6-7) Setelah mendengar dan melihat bahwa Yesus telah bangkit dari kematian, sekelompok wanita tersebut segera pergi dan memberi tahu orang lain.

Dalam kisah ini, kita mengetahui bahwa wanita-wanita itu adalah orang-orang pertama yang memberi tahu murid-murid lainnya tentang kebangkitan Yesus (Matius 28:1–10; Markus 16:7–8; Yohanes 20:11–17).

Kesaksian yang Mengejutkan

Ini adalah masalah besar bagi para wanita karena menjadi saksi pertama kebangkitan Yesus! Ini berarti mereka tidak hanya menjadi pihak pertama yang melihat kubur Yesus kosong, tetapi juga menjadi pihak pertama yang membawa pesan kepada orang lain tentang Yesus yang bangkit. Betapa luar biasanya hak istimewa yang diberikan kepada para wanita ini, khususnya pada era mereka hidup.

Kebudayaan Romawi dan Yahudi memperlakukan wanita sebagai warga negara kelas dua. Kesaksian seorang wanita tidak dihargai, tidak dianggap di pengadilan, bahkan diremehkan secara terang-terangan dan dengan sengaja disingkirkan. Kita melihat praktik budaya yang tidak jelas ini, demikian juga respons awal para murid ketika wanita-wanita tersebut memberi tahu mereka bahwa Yesus telah bangkit dari kematian.

Seperti yang dikatakan Lukas, "Tetapi bagi mereka perkataan-perkataan itu seakan-akan omong kosong dan mereka tidak percaya kepada perempuan-perempuan itu." (Lukas 24:11) Kejadian itu mendorong Petrus untuk segera pergi ke kubur dan melihat bukti resmi bahwa Yesus benar-benar bangkit dari kematian.

Jika para penulis Alkitab ingin membuat catatan kebangkitan Yesus yang lebih dapat dipercaya pada zaman mereka, mereka dengan mudah dapat mengarang sebuah laporan bahwa murid-murid-Nya menemukan kubur kosong, ketimbang mengatakan hal-hal yang tidak masuk akal bahwa yang memberi kesaksian adalah sekelompok wanita. Seperti yang dikhotbahkan suami saya, jika Anda akan membuat cerita tentang kebangkitan, Anda setidaknya menghadirkan peran pria sebagai lakon utama dalam cerita yang hebat sehingga ketika mereka pergi ke pengadilan, pria tersebut setidaknya bisa bersaksi. Dalam kebudayaan ini, wanita-wanita tersebut berperan sebagai saksi pertama perihal kubur kosong Yesus dan kebangkitan-Nya, yang menguatkan kebenaran bahwa Yesus benar-benar bangkit dari kematian.

Penduduk Kelas Pertama dalam Kristus

Ini merupakan salah satu dari sekian banyak kisah dalam Alkitab yang menunjukkan bahwa Allah mengambil orang-orang yang disingkirkan dalam masyarakat dan memakai mereka untuk kemuliaan-Nya. Secara berulang-ulang, Alkitab menunjukkan bagaimana Allah bekerja melalui orang-orang miskin, orang-orang berdosa, orang-orang terbuang, dan orang-orang asing dalam kisah penebusan-Nya. Bahkan, Yesus lahir dari garis keturunan pelacur dan dilahirkan dalam keluarga miskin, melalui seorang petani perempuan yang masih muda.

Dalam kisah kebangkitan, dengan menyingkapkan diri-Nya sendiri untuk pertama kalinya kepada para wanita, Allah sekali lagi menjungkirbalikkan hal tabu dalam budaya dan mengatakan bahwa para wanita, meskipun dipandang sebagai penduduk kelas dua di Israel, adalah penduduk kelas pertama dalam kerajaan-Nya. Paulus yang banyak mengajarkan hal ini di Galatia menulis, ".... Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus."

Sebuah Panggilan untuk Menjadi Saksi-Saksi yang Setia Saat Ini

Walaupun kita hidup pada hari dan masa yang berbeda dari kelompok wanita yang pertama kali melihat dan memberitahukan kebangkitan Yesus, sebagai wanita, kita perlu jujur dan berani untuk bercerita kepada orang lain tentang kisah yang sama, "Kubur sudah kosong! Yesus telah bangkit dari kematian!"

Teguhkanlah hati kita melalui contoh para wanita ini. Mereka menghadapi pertempuran berat ketika pertama kali memberi tahu para murid tentang kebangkitan Yesus. Siapa yang akan memercayai mereka? Mengapa mereka memercayai cerita mereka? Meskipun demikian, mereka meninggalkan kubur kosong untuk memberitakan kabar baik.

Saat ini, kita diberi kuasa oleh Roh Kudus untuk berani menyaksikan kebangkitan Yesus. Kita tidak perlu mengumpulkan kekuatan dan keberanian dari diri sendiri, tetapi lebih dari itu, kita dapat memercayai janji Allah bahwa Ia akan memberi kita roh keberanian.

Itulah sebabnya, temukanlah sesuatu yang akan menahan Anda untuk menceritakan iman Anda dalam Yesus kepada orang lain. Apakah Anda khawatir tentang apa yang orang lain katakan dan pikirkan tentang Anda? Apakah Anda khawatir jika ditolak? Atau, apakah Anda hanya tidak ingin menceritakan iman Anda?

Apa pun yang menahan Anda, sadarilah itu, akuilah itu, bertobatlah, dan ketahuilah bahwa Allah akan mengampuni Anda dan menguatkan Anda untuk menjadi saksi yang berani.

Sebagai seorang wanita, kita memiliki kumpulan kesaksian yang sangat besar dalam kelompok kecil wanita yang pertama kali melihat Yesus, serta banyak wanita yang lebih dari ribuan tahun terus menyaksikan tentang Dia dan melayani orang lain sebagai gereja. Saya mendorong Anda pada masa Paskah ini untuk menceritakan iman Anda, sedikitnya kepada satu orang dan mengajak mereka ke salah satu ibadah Paskah kita. (t/S. Setyawati)

Sumber asli:
Nama situs: Pastor Mark Driscoll
Alamat URL: http://pastormark.tv/2012/04/03/women-witnesses
Judul asli artikel: Women Witnesses
Penulis: Grace Driscoll
Tanggal akses: 17 Desember 2013

Diambil dari:
Nama situs: Paskah Indonesia
Alamat URL: http://paskah.sabda.org/kesaksian_para_wanita
Penulis: Tidak dicantumkan
Tanggal akses: 3 Januari 2014


WAWASAN WANITA: WANITA-WANITA KEBANGKITAN

Sebuah Tinjauan pada Kaum Wanita di Kubur Yesus dan Kebangkitan Kaum Wanita Zaman Sekarang

Kami lelah. Kami merasa inilah waktunya untuk bangkit dan berbicara. Anda bertanya, "Siapakah wanita-wanita ini?" Saya katakan kami hanyalah ibu-ibu, nenek-nenek, bibi-bibi, dan saudara-saudara perempuan biasa. Bagi kami, ini baru permulaan. (Leymah Gbowee, pemenang Nobel Peace Prize 2011)

Hampir di setiap sudut dunia dan setiap masa yang tercatat dalam sejarah, para wanita telah dipercaya dalam pengasuhan anak-anak. Wanita melahirkan anak-anak, memberi mereka makan, memandikan mereka, mengoreksi mereka, menghibur mereka, dan mencemaskan mereka. Jadi, bukan hal yang luar biasa jika wanita yang datang ke kubur Yesus mengurapi-Nya untuk penguburan. Ini sudah jelas. Ini merupakan hal yang biasa. Para wanita yang memberi-Nya makan, membasuh-Nya, dan yang mengurus-Nya selama hidup, datang untuk merawat tubuh-Nya pada saat-saat terakhir. Dan, di sinilah titik awal kisah ini diubah. Di sinilah kisah ini tidak lagi menjadi kisah yang biasa.

Bumi berguncang. Batu di depan kubur terguling. Tubuh Yesus tidak ada lagi di dalamnya. Dia sudah dibangkitkan. Dia benar-benar sudah dibangkitkan.

Kebangkitan benar-benar merupakan hal penting dalam iman Kristen. Jika kebangkitan tidak terjadi, gereja hanya sedikit lebih baik daripada gerakan gagal dari orang-orang yang karakter moralnya dipertanyakan, yang pemimpin besarnya tunduk pada kematian yang menyakitkan sebagai peringatan terhadap pemberontakan yang lebih lanjut. Cerita pun berakhir. Kebangkitan berarti bahwa Yesus adalah benar-benar seperti yang Ia nyatakan dan bahwa Dia telah menyelesaikan dengan tepat apa yang ditentukan untuk dikerjakan-Nya. Ini berarti bahwa untuk sesaat dalam sejarah manusia, Allah berjalan di antara kita untuk mengajar kita tentang Kerajaan Allah dan untuk menunjukkan kepada kita bagaimana mewujudkannya dalam kehidupan dengan bertindak adil, berbelaskasihan, dan memiliki kasih yang teguh. Ini berarti bahwa kita begitu dikasihi, dan dengan pembebasan semacam itu, kematian dan kebrutalan serta kejahatan telah dikalahkan. Artinya, kita tidak perlu meratapi akhir dari sesuatu, tetapi mengantisipasi permulaan sesuatu yang baru -- Pemerintahan Kasih yang dimanifestasikan dan disempurnakan dengan mengagumkan di bumi ini.

Para wanita yang datang untuk merawat tubuh Tuhan, Guru, dan Sahabat mereka datang untuk menandai akhir kisah-Nya dengan satu tindakan kasih yang terakhir. Namun, apa yang mereka dapati justru sebaliknya: sebuah awal yang baru. Para wanita yang berjalan bersama Yesus dari Galilea ke Yerusalem inilah yang pertama kali menyaksikan kebangkitan-Nya. Para wanita yang berdiri di kaki salib dan yang (tidak seperti beberapa catatan Injil tentang teman-teman laki-laki mereka) tidak bersembunyi dari bahaya, disangkutpautkan dengan Yesus, dan yang tidak meninggalkan Dia pada jam-jam terakhir-Nyalah yang dianugerahi dengan pandangan sekilas pertama tentang Tuhan mereka yang bangkit. Mereka adalah para saksi pengajaran dan penyembuhan-Nya. Mereka adalah para saksi penyiksaan dan penghukuman-Nya. Mereka adalah saksi kemenangan-Nya ..., saksi kemenangan-Nya yang terakhir dan yang menghancurkan paradigma terhadap kematian, kehancuran, dan segala sesuatu yang dikatakan dapat terjadi antara kita dan Allah. Ia berdiri di depan para wanita itu -- tubuh-Nya berubah dan begitu cemerlang -- dan memberi mereka mandat untuk mulai memberitakan tentang apa yang telah mereka lihat kepada dunia.

Seperti para wanita tersebut, kita semua yang mengakui Yesus sebagai Tuhan, Guru, dan Sahabat, dipanggil untuk melakukan hal yang sama. Kita semua dipanggil untuk menjadi pembawa Kabar Baik di dunia yang gelap dan kacau. Kebenaran dari masalah ini adalah bahwa masih ada para wanita saksi kebangkitan yang merasa heran terhadap dunia ini. Seperti para wanita sebelumnya yang datang ke kubur pada hari Paskah pagi, mereka melihat kekejaman, kebrutalan, dan keputusasaan. Mereka juga mendapatkan penglihatan tentang kemenangan dan transformasi, dan mereka didorong oleh mandat yang sama untuk memberitakan penglihatan yang berharga ini kepada orang lain. Para wanita seperti Ellen Johnson Sirleaf, Leymah Gbowee, dan Tawakkol Karman, para pemenang Nobel Perdamaian 2011, adalah wanita-wanita kebangkitan. Ellen Johnson Sirleaf adalah wanita pertama yang dipilih secara demokratis sebagai presiden negara Afrika. Setelah tiba di Amerika Serikat untuk menyelesaikan pendidikan sarjana dan pascasarjananya di Universitas Harvard, dia kembali ke negara asalnya di Liberia untuk mewujudkan perdamaian dan kesejahteraan bangsanya. Dia tidak mundur oleh ancaman kekerasan. Ia tidak menyerah oleh ancaman penjara. Kepemimpinannya menjadi sarana dalam pembangunan kembali akibat perang yang meruntuhkan Liberia dan menjadi langkah pertama terhadap penyembuhan bagi bangsanya. Leymah Gbowee, yang juga berasal dari Liberia, menyatukan wanita-wanita Kristen dan Muslim untuk memprotes perang yang dilakukan oleh si diktator, Charles Taylor. Dia tidak mau disingkirkan. Dia tidak mau mengabaikan para wanita dan anak-anak yang telah disiksa dan ditelantarkan. Dia bekerja untuk merehabilitasi para tentara anak-anak. Tawkkol Karman, seorang jurnalis dan aktivis perdamaian di Yemen, telah berbicara menentang pembungkaman pers dan intimidasi para jurnalis dengan risiko pribadi yang sangat besar. Tawkkol Karman telah menyusun rencana untuk muncul secara terus-menerus dan tanpa kekerasan di gedung DPR Yemen, mendesak presiden untuk lengser. Dia berbicara dengan penuh semangat dan wibawa. Dia bekerja tanpa lelah dan tanpa henti sekalipun harus selalu berada dalam bayang-bayang ancaman. Inilah para "Wanita Kebangkitan".

"Wanita Kebangkitan" ada di mana-mana. Anda mungkin berpapasan dengan mereka dalam perjalanan Anda ke tempat kerja. Mereka mungkin berdiri di belakang Anda saat mengantre di swalayan. Anda mungkin duduk di samping mereka dalam kendaraan umum untuk pulang pergi. Kesempatan Anda untuk mengenalnya mungkin sedikit. Mungkin Anda adalah salah satu wanita kebangkitan. Setiap wanita yang mengerjakan dua pekerjaan sehingga keluarganya dapat makan adalah wanita kebangkitan. Setiap wanita yang berbicara menentang kekerasan kelompok penjahat di lingkungannya adalah wanita kebangkitan. Setiap wanita yang menolak dihilangkan atau ditiadakan karena tindakan kekerasan seksual dan kekerasan rumah tangga adalah wanita kebangkitan. Setiap wanita yang menolak gagasan bahwa jenis kelaminnya membuatnya kurang pantas atau mampu untuk melayani bangsa atau Allahnya dengan semangat dan keberanian adalah wanita kebangkitan. Mereka telah dibangkitkan. Mereka benar-benar telah dibangkitkan. (t/S. Setyawati)

Diterjemahkan dari:
Nama situs: Busted Halo
Alamat URL: http://bustedhalo.com/features/resurrection-women
Judul asli artikel: Resurrection Women
Penulis: Caitlin Kennell Kim
Tanggal akses: 17 Desember 2013


Kontak: wanita(at)sabda.org
Redaksi: S. Setyawati dan N. Risanti
Berlangganan: subscribe-i-kan-wanita(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-wanita(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/e-wanita/arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2014 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

(e-RH) April 17 -- MISI PENGURBANAN DIRI

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 17 April 2014
Bacaan : Matius 26:36-46
Setahun: 2 Samuel 17-18
Nats: Lalu kata-Nya kepada mereka, "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau
mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan
Aku." (Matius 26:38)

Judul:

MISI PENGURBANAN DIRI

Pada 11 September 2001, United Airline No. 93 (UA) dikuasai
pembajak, hendak ditabrakkan ke gedung kembar World Trade Center,
New York. Heather Penney, seorang pilot perempuan, ditugasi untuk
menabrakkan pesawatnya ke pesawat UA tersebut. Bukan hanya
menjalankan misi bunuh diri, bisa jadi ia juga akan menewaskan
ayahnya, yang mungkin menjadi pilot pesawat yang dibajak itu. Ia
siap untuk mengurbankan diri dan hubungan dengan ayah tercinta demi
mengemban tugas negara dalam upaya menyelamatkan banyak nyawa.
Namun, akhirnya ia tak jadi tewas. Para penumpang UA sendiri melawan
para pembajak dan membelokkan pesawat sehingga jatuh di
Pennsylvania.


Yesus Kristus, Putra Allah, mengalami ketegangan yang lebih mencekam
dan menggentarkan. Dia bergumul untuk mengurbankan diri-Nya dan
melepaskan hubungan kasih dengan Bapa-Nya di surga untuk
menyelamatkan dunia dari kehancuran karena kutuk dosa. Dan, Dia
menjalani misi ini sampai tuntas.


Nas hari ini mengungkapkan pergumulan Yesus di Getsemani dengan
bahasa manusia, dengan ungkapan yang terbatas: "Hati-Ku sangat sedih
seperti mau mati rasanya". Di bagian lain, "Peluh-Nya menjadi
seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah" (Luk. 22:44).
Yesus rela berkurban demi ketaatan-Nya kepada Bapa surgawi,
memanggul salib menuju Golgota, ditolak dan ditinggalkan Bapa-Nya,
demi memikul kutuk dosa manusia. Kematian-Nya membayar lunas semua
dosa saya dan dosa Anda. Apakah hidup kita melimpah dengan ucapan
syukur atas penebusan-Nya ini? --Susanto /Renungan Harian

JIKA KRISTUS YANG ADALAH ALLAH SAJA BERSEDIA MATI BAGIKU,
TIDAK MUNGKIN AKU BERKURBAN TERLALU BESAR BAGI DIA. (C.T. STUDD)

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2014/04/17/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/renungan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Matius+26:36-46

Matius 26:36-46

36 Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu
tempat yang bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada
murid-murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana
untuk berdoa."
37 Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka
mulailah Ia merasa sedih dan gentar,
38 lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau
mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan
Aku."
39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya
Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari
pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan
seperti yang Engkau kehendaki."
40 Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati
mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: "Tidakkah
kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku?
41 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam
pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah."
42 Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya: "Ya
Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila
Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!"
43 Dan ketika Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur,
sebab mata mereka sudah berat.
44 Ia membiarkan mereka di situ lalu pergi dan berdoa untuk ketiga
kalinya dan mengucapkan doa yang itu juga.
45 Sesudah itu Ia datang kepada murid-murid-Nya dan berkata kepada
mereka: "Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Lihat, saatnya
sudah tiba, bahwa Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang
berdosa.
46 Bangunlah, marilah kita pergi. Dia yang menyerahkan Aku sudah
dekat."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+17-18
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+17-18


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Tuesday, April 15, 2014

[i-kan-binaanak] [e-BinaAnak] Paskah (II) -- Edisi 675/April 2014

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.christ@blogger.com

e-BinaAnak -- Paskah (II)
675/April/II/2014

Salam damai dalam Kristus,

Pengurbanan Kristus di kayu salib menjadi bukti cinta Allah yang besar kepada manusia. Anugerah yang sangat besar dan mulia ini harus diketahui anak-anak SM supaya mereka bisa menyadari betapa Allah sangat mengasihi mereka. Marilah melalui Paskah tahun ini, kita sebagai pelayan anak berusaha memberitakan karya terbesar ini, baik melalui pengajaran firman Tuhan maupun melalui setiap acara yang kita kemas untuk merayakan Paskah. Kami turut mendukung pelayanan sekolah minggu Anda dengan memberikan tip Paskah untuk anak-anak dan bahan mengajar, kiranya dapat menolong Anda dalam mempersiapkan Paskah di sekolah minggu. Selamat Paskah, Tuhan memberkati.

Staf Redaksi e-BinaAnak,
Santi T.
< http://pepak.sabda.org/>


Kubur, di manakah kemenanganmu kini? Cahaya wajah-Nya seterang matahari! Betapa pembaringan batu itu kosong sunyi, Kristus telah bangkit dari dunia orang mati! (Chisholm)


TIP: PASKAH UNTUK ANAK-ANAK

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika kita merencanakan Paskah sekolah minggu.

1. Inti berita Paskah harus jelas.

Beberapa kata kunci yang harus mewarnai seluruh acara Paskah adalah: Kristus bangkit, Kristus mengalahkan kematian, Kristus mengalahkan maut, Kristus menang atas kuasa dosa, Kristus sungguh hidup, dan Kristus hidup di dalam hidupku. Oleh karena itu, tema-tema Paskah sebaiknya dibuat dalam kalimat yang pendek dan jelas. Hindarkan kata-kata abstrak yang sulit dimengerti artinya karena anak belum memiliki cukup kemampuan untuk menginterpretasi.

2. Acara Paskah perlu dikoordinasi dengan baik.

Acara Paskah harus diatur agar mendukung tema Paskah, baik nyanyian-nyanyiannya, renungan beritanya (cerita), dramanya, permainannya, dekorasinya, dll.. Hindarkan kegiatan-kegiatan ekstra yang akan mengalihkan anak-anak dari inti pesan/berita Paskah, misalnya kegiatan sosial, permainan yang tidak memiliki tema Paskah, atau rekreasi. Jadikan Paskah menjadi pelajaran rohani tentang iman Kristen yang paling mendasar. Sajikan itu dalam suasana yang menyenangkan.

3. Semua orang harus terlibat dalam perayaan Paskah.

Spirit Paskah bukan spirit "one man show" karena Paskah adalah perayaan kemenangan orang beriman di dalam Kristus. Karena ikatan kasih di antara orang beriman akan mendorong kebersamaan, hal itu dapat tercermin, baik dalam suasana maupun pada pembagian tugas pelaksanaan kegiatan ini. Semakin banyak guru terlibat, semakin baik. Semakin banyak anak terlibat adalah yang terbaik.

4. Undangan perayaan Paskah.

Cara terbaik melibatkan anak-anak dan guru dalam mempersiapkan Paskah adalah dengan membuat brosur/pamflet/kartu/selebaran yang berisi undangan untuk anak-anak lain, khususnya yang sudah lama tidak datang atau yang belum memiliki keselamatan. Tularkan semangat penginjilan dalam hati anak-anak, dengan pergi bersama-sama, berkunjung, dan membagikan undangan perayaan Paskah. Guru memberikan contoh kepada murid-muridnya bagaimana mengundang anak lain untuk datang bersekutu dalam kebaktian Paskah dan menjadi teman bagi mereka. Sementara anak-anak saling mengenal, guru memiliki kesempatan untuk berkenalan dengan orang tua mereka.

5. Tempat dan waktu penyelenggaraan Paskah.

Untuk sekolah minggu yang lebih senang menggabung seluruh anak SM dalam acara Paskah, akan diperlukan tempat yang cukup luas agar anak-anak dapat berkumpul bersama. Kendala yang lain adalah diperlukan guru-guru untuk berada di antara anak-anak agar keributan dapat dikendalikan. Waktu pelaksanaan pun mungkin akan lebih lama dari biasanya. Penggabungan kelas-kelas perlu dilakukan jika ada acara yang istimewa, seperti drama Paskah, panggung boneka, atau renungan (cerita) Paskah, dengan memanggil pembicara yang ahli dalam bidangnya.

Melaksanakan perayaan per kelas dapat menjalin rasa keakraban, tetapi persiapan akan tidak efisien karena masing-masing guru kelas akan membuat persiapan sendiri-sendiri. Untuk menghindarkan rasa persaingan antarkelas, guru-guru dapat diimbau untuk membuat acara yang sama di masing-masing kelas dan melakukan persiapan bersama-sama. Waktu pelaksanaan dapat dibuat lebih lama dari biasa, dan gunakan waktu untuk menolong anak mengerti berita Paskah dengan lebih baik.

6. Tindak lanjut perayaan Paskah.

Hal yang paling penting diperhatikan adalah bagaimana tindak lanjut perayaan Paskah ini. Mengadakan kegiatan mudah, tetapi bertanggung jawab untuk memastikan bahwa berita Paskah itu tinggal dalam hati anak-anak dan terpelihara tidaklah mudah. Oleh karena itu, siapkan cara-cara bagaimana menolong agar benih yang telah ditaburkan mendapat siraman agar bertumbuh. Untuk itu, guru-guru perlu memberikan bimbingan dan perhatian, baik itu berupa cerita-cerita lanjutan di minggu-minggu berikutnya maupun dengan mengadakan pertemuan tatap muka secara pribadi, untuk berdoa bersama/sharing atau memberikan tugas-tugas bacaan untuk anak yang lebih besar.

Diambil dan disunting dari:
Nama situs: Pondok Renungan
Alamat URL: http://www.pondokrenungan.com/isi.php?table=isi&id=112
Judul asli artikel: Tips Paskah Anak-anak
Penulis: Vincentius Eko Yunianto S.S
Tanggal akses: 14 Januari 2014


BAHAN MENGAJAR: MENGAJARKAN KASIH KARUNIA KEPADA ANAK KECIL

"Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,...." (Efesus 2:8)

Keselamatan kita adalah kasih karunia dari Allah. Kasih karunia itu gratis. Kita tidak diselamatkan karena perbuatan baik kita, atau kepandaian kita, atau karena kita kaya, dan sebagainya. Kita menerima keselamatan berdasarkan kasih karunia/anugerah, melalui iman kita. Dan, tentunya, iman kita ini yang akan menghasilkan perubahan dalam hidup kita.

Permainan berikut ini dapat digunakan untuk mengajar anak kecil tentang kasih karunia/anugerah keselamatan di dalam Yesus Kristus.

Langkah-langkah:

1. Buatlah sebuah tanda "Welcome to Heaven" dan gantungkan di depan pintu.
2. Siapkan beberapa kunci palsu dan hanya 1 kunci asli.
3. Kunci asli diberi gantungan bertulisan GRACE/ANUGERAH/KASIH KARUNIA, sedangkan kunci lainnya diberi gantungan bertulisan PINTAR, KAYA, BAIK, KUAT, CANTIK, dan semacamnya.
4. Mintalah anak untuk membuka pintu dengan menggunakan kunci yang kita berikan.
5. Ketika kita memberikan kunci, pertanyaan yang harus ditanyakan kepada mereka adalah "Apakah kita masuk surga karena kita kaya?"
6. Mereka akan mencoba membuka pintu dengan kunci KAYA dan tentunya tidak akan berhasil. Lakukan terus sampai semua kunci palsu habis, dan terakhir sebelum memberikan kunci GRACE, tanyakan pertanyaan berikut "Lalu, bagaimana caranya kita dapat masuk surga?" Tentunya dengan kunci GRACE, pintu akan terbuka.

Dari permainan sederhana ini, kita bisa tekankan cerita tentang kasih karunia Allah. Dan, cerita Alkitab tentang pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib akan lebih mudah disampaikan. Semoga permainan ini dapat memberikan gambaran "nyata" kepada anak tentang anugerah keselamatan.

Ide didapat dari http://www.meaningfulmama.com/2012/04/day-97-key-is-grace-character.html

Diambil dan disunting dari:
Nama situs: Bible is Fun (Alkitab Itu Asyik)
Alamat URL: http://alkitabku.blogspot.com/2013/11/mengajarkan-gracekasih-karunia-kepada.html
Judul asli artikel: Mengajarkan GRACE/Kasih Karunia kepada Anak Kecil
Penulis: Tidak dicantumkan
Tanggal akses: 17 Januari 2013


MUTIARA GURU: KENYATAAN KEBANGKITAN

Nas: Aku adalah ... Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya. (Wahyu 1:17,18)
Bacaan: Lukas 24:1-12

Para murid dan pengikut mula-mula Tuhan kita menegaskan dengan penuh semangat dan dengan sepenuh hati bahwa Yesus dari Nazaret adalah Juru Selamat yang hidup, bukan guru atau filsuf yang mati karena membela ajaran-Nya. Mereka memegang kebenaran ini sedemikian kuat sehingga rela menderita siksaan dan rela mati daripada meninggalkan keyakinan itu.

Kabar yang mengejutkan ini semakin menguatkan pelayanan mereka sehingga kesaksian mereka "mengacaukan seluruh dunia" (Kisah Para Rasul 17:6). Hal itu masih berlaku sampai sekarang: Roh Kudus menghargai kesaksian mereka yang menyatakan bahwa Yesus telah bangkit. Kesaksian mereka yang utama bukanlah tentang hukum moral, ritual keagamaan, atau pengakuan iman secara teologis (suatu hal yang baik jikalau mereka memiliki semua itu), melainkan tentang Allah yang menjelma menjadi manusia, satu-satunya yang dapat menyelamatkan. Pada zaman ini, ketika kemurnian iman telah mati dan banyak terjadi kemurtadan rohani, kita seharusnya melihat hanya kepada Dia yang "hidup untuk selamanya" (Wahyu 1:18).

Seorang profesor yang sombong dan tidak saleh berkata kepada seorang anak kecil yang percaya kepada Tuhan Yesus, "Gadis kecilku, kamu tidak tahu kepada siapa kamu percaya. Ada banyak kristus di dunia ini. Kristus mana yang kamu percayai?" "Saya tahu siapa yang saya percayai," sahut anak itu. "Saya percaya kepada Kristus yang bangkit dari antara orang mati!"

Yesus hidup (Lukas 24:1-12). Hidup kekal Anda bergantung pada kenyataan ini.

Diambil dan disunting seperlunya dari:
Nama situs: Alkitab SABDA
Alamat URL: http://alkitab.sabda.org/illustration.php?id=840
Penulis: Henry Bosch
Tanggal akses: 24 Januari 2014


Kontak: binaanak(at)sabda.org
Redaksi: Davida, Santi T., dan Elly
Berlangganan: subscribe-i-kan-binaanak(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-binaanak(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/e-binaanak/arsip/
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2014 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

(e-RH) April 16 -- PENGURBANAN ANAK KECIL

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 16 April 2014
Bacaan : Yohanes 6:1-14
Setahun: 2 Samuel 15-16
Nats: Di sini ada seorang anak, yang mempunyai lima roti jelai dan dua
ikan; tetapi apa artinya itu untuk orang sebanyak ini? (Yohanes
6:9)

Judul:

PENGURBANAN ANAK KECIL

Kisah Tasripin sungguh mengharukan dan menarik simpati banyak
orang. Bocah dua belas tahun asal Banyumas ini rela meninggalkan
bangku sekolah untuk bekerja supaya bisa menghidupi tiga orang
adiknya. Ia kehilangan kesempatan untuk belajar karena harus
mengasuh mereka. Sungguh pengurbanan yang sangat besar bagi anak
seusianya.


Bacaan hari ini juga menunjukkan pengurbanan seorang anak kecil. Ia
tidak menyangka bekalnya harus dibagi dengan orang banyak. Ia
merelakan lima roti jelai dan dua ikan bawaannya diminta oleh para
murid. Saya membayangkan anak itu tidak serta-merta menyerahkan
bekalnya; para murid perlu memberinya pengertian dulu. Lima roti dan
dua ikan sepertinya memang tidak ada artinya dibandingkan dengan
5.000 orang lebih yang perlu makan. Tetapi, melalui kerelaan sang
anak, lima ribu orang yang mengikuti Yesus bisa makan. Meskipun
Yesus bisa saja memberi mereka makan dengan cara lain, Dia memilih
memakai anak kecil ini untuk memberikan pelajaran kepada para
pengikutnya. Hal kecil yang kurang berarti bisa menjadi berkat bagi
banyak orang ketika dengan rela diserahkan kepada Tuhan.


Kita dapat meneladani sikap anak kecil itu. Adakalanya kita merasa
belum bisa memberikan sesuatu bagi Tuhan karena kita menganggap
kepunyaan kita hanya sedikit. Kita lantas berpikir nanti saja, kalau
sudah punya berlebih baru memberi. Tetapi, Tuhan lebih memedulikan
kerelaan kita. Seberapa pun pemberian kita, Dia dapat memakainya
untuk memberkati orang banyak. --Yakobus Budi P /Renungan Harian

YANG TERUTAMA BUKAN JUMLAHNYA,
MELAINKAN KERELAAN KITA DALAM MEMBERIKANNYA.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2014/04/16/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/renungan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Yohanes+6:1-14

Yohanes 6:1-14

1 Sesudah itu Yesus berangkat ke seberang danau Galilea, yaitu
danau Tiberias.
2 Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia, karena mereka
melihat mujizat-mujizat penyembuhan, yang diadakan-Nya terhadap
orang-orang sakit.
3 Dan Yesus naik ke atas gunung dan duduk di situ dengan
murid-murid-Nya.
4 Dan Paskah, hari raya orang Yahudi, sudah dekat.
5 Ketika Yesus memandang sekeliling-Nya dan melihat, bahwa orang
banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya, berkatalah Ia
kepada Filipus: "Di manakah kita akan membeli roti, supaya
mereka ini dapat makan?"
6 Hal itu dikatakan-Nya untuk mencobai dia, sebab Ia sendiri tahu,
apa yang hendak dilakukan-Nya.
7 Jawab Filipus kepada-Nya: "Roti seharga dua ratus dinar tidak
akan cukup untuk mereka ini, sekalipun masing-masing mendapat
sepotong kecil saja."
8 Seorang dari murid-murid-Nya, yaitu Andreas, saudara Simon
Petrus, berkata kepada-Nya:
9 "Di sini ada seorang anak, yang mempunyai lima roti jelai dan
dua ikan; tetapi apakah artinya itu untuk orang sebanyak ini?"
10 Kata Yesus: "Suruhlah orang-orang itu duduk." Adapun di tempat
itu banyak rumput. Maka duduklah orang-orang itu, kira-kira lima
ribu laki-laki banyaknya.
11 Lalu Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur dan
membagi-bagikannya kepada mereka yang duduk di situ, demikian
juga dibuat-Nya dengan ikan-ikan itu, sebanyak yang mereka
kehendaki.
12 Dan setelah mereka kenyang Ia berkata kepada murid-murid-Nya:
"Kumpulkanlah potongan-potongan yang lebih supaya tidak ada yang
terbuang."
13 Maka merekapun mengumpulkannya, dan mengisi dua belas bakul
penuh dengan potongan-potongan dari kelima roti jelai yang lebih
setelah orang makan.
14 Ketika orang-orang itu melihat mujizat yang telah diadakan-Nya,
mereka berkata: "Dia ini adalah benar-benar nabi yang akan
datang ke dalam dunia."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+15-16
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+15-16


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Monday, April 14, 2014

(e-RH) April 15 -- CEPAT MENGAMPUNI

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 15 April 2014
Bacaan : Mazmur 86
Setahun: 2 Samuel 13-14
Nats: Ya Tuhan, Engkau begitu baik dan murah hati, cepat mengampuni
dan penuh kemurahan bagi semua orang yang meminta
pertolongan-Mu. (Mazmur 86:5, FAYH)

Judul:

CEPAT MENGAMPUNI

Suatu ketika, keluarga kami hendak menambah daya listrik di rumah.
Seorang saudara merekomendasikan temannya untuk mengurus keperluan
tersebut. Setelah uang diberikan pada orang itu, nyatanya urusan
tidak kunjung beres. Setelah diselidiki, ternyata orang tersebut
bukan petugas resmi PLN. Ketika saya meminta pertanggungjawabannya,
hanya janji palsu yang saya dapatkan. Sesaat, saya sempat sakit hati
kepada saudara saya dan orang itu, tetapi akhirnya saya dimampukan
untuk mengampuni sehingga hubungan kami kembali seperti semula.


Allah kita dikenal suka mengampuni. Alkitab Firman Allah Yang Hidup
menuliskan, selain baik dan murah hati, Allah kita cepat mengampuni.
Cepat mengampuni artinya tidak membutuhkan waktu lama bagi Allah
untuk mengampuni dosa atau kesalahan manusia. Hal ini bukan berarti
manusia dapat berbuat dosa seenaknya. Konsekuensi perbuatan dosa
tetap harus ditanggung, tetapi bagi mereka yang memerlukan
pengampunan, Dia akan memberikan dengan sangat cepat. Bahkan sebelum
perbuatan dosa dilakukan, keputusan Allah untuk mengampuni sudah
bulat. Kuasa darah Yesus sudah tercurah bagi manusia yang masih
berdosa (Rm. 5:8).


Bagi mereka yang telah diampuni, Dia hanya meminta agar pengampunan
tersebut diteruskan kepada orang lain. Seberapa cepat? Secepat
mungkin! Kecepatan mengampuni bisa jadi tidak sama untuk setiap
orang, tetapi kita perlu target yang sama: semakin lama hidup di
bumi, semakin cepat mengampuni. --Widodo Suryaputra /Renungan Harian

ORANG YANG TELAH DIAMPUNI AKAN TERMOTIVASI
UNTUK MENERUSKAN PENGAMPUNAN KEPADA ORANG LAIN.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2014/04/15/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/renungan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+86

Mazmur 86

1 Doa Daud. Sendengkanlah telinga-Mu, ya TUHAN, jawablah aku,
sebab sengsara dan miskin aku.
2 Peliharalah nyawaku, sebab aku orang yang Kaukasihi,
selamatkanlah hamba-Mu yang percaya kepada-Mu.
3 Engkau adalah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhan, sebab
kepada-Mulah aku berseru sepanjang hari.
4 Buatlah jiwa hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan,
kuangkat jiwaku.
5 Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka mengampuni dan berlimpah
kasih setia bagi semua orang yang berseru kepada-Mu.
6 Pasanglah telinga kepada doaku, ya TUHAN, dan perhatikanlah
suara permohonanku.
7 Pada hari kesesakanku aku berseru kepada-Mu, sebab Engkau
menjawab aku.
8 Tidak ada seperti Engkau di antara para allah, ya Tuhan, dan
tidak ada seperti apa yang Kaubuat.
9 Segala bangsa yang Kaujadikan akan datang sujud menyembah di
hadapan-Mu, ya Tuhan, dan akan memuliakan nama-Mu.
10 Sebab Engkau besar dan melakukan keajaiban-keajaiban; Engkau
sendiri saja Allah.
11 Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN, supaya aku hidup
menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan
nama-Mu.
12 Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan
segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya;
13 sebab kasih setia-Mu besar atas aku, dan Engkau telah melepaskan
nyawaku dari dunia orang mati yang paling bawah.
14 Ya Allah, orang-orang yang angkuh telah bangkit menyerang aku,
dan gerombolan orang-orang yang sombong ingin mencabut nyawaku,
dan tidak mempedulikan Engkau.
15 Tetapi Engkau, ya Tuhan, Allah penyayang dan pengasih, panjang
sabar dan berlimpah kasih dan setia.
16 Berpalinglah kepadaku dan kasihanilah aku, berilah kekuatan-Mu
kepada hamba-Mu, dan selamatkanlah anak laki-laki hamba-Mu
perempuan!
17 Lakukanlah kepadaku suatu tanda kebaikan, supaya orang-orang
yang membenci aku melihat dengan malu, bahwa Engkau, ya TUHAN,
telah menolong dan menghiburkan aku.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+13-14
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+13-14


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Re: [i-kan-binaguru] National Christian Teacher Conference 29 - 31 Mei'14

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   


Dear Rekan Binaguru,

Mohon maaf email dibawa saya forward tanpa ganti judul.
Mohon maaf bu Meiliani.

Sekalian info : NCTC, adalah Conference bukan sebatas Guru saja. Melainkan Guru Sekolah Minggu, Guru Sekolah, Pendidik/Pelayan Anak -Remaja, Konselor Sekolah/Konselor Gereja, Orangtua, dsb...

Ada topik yg bagus sekali dimana setiap pendidik perlu mendengarkan, yaitu Pendidikan Iman yang Kontekstual yg perlu dihidupi para guru dan siswa, sehingga setiap orang dapat berinteraksi yg baik dg saudara/i sepupu kita.

Pembicara seorang yang sudah menghidupi iman kontekstualnyal sebagai dosen ITB, pemerhati pendidikan Anak, dan Ketua Yayasan Sekolah Prof Dr Moestopo.
Beliau adalah Bpk Ir. Muslinang Moestopo, Ph.D.

Mohon bantuan rekan2 Bina Guru u menyampaikan informasi Conference ini kepada rekan2 saudara.

Terimakasih atas kerjasamanya.

Blessings,

Henriette Mamesah, MA, M.Pd.K
Pendiri Bunga Merpati Counseling nd Personal Development Centre.
www.bungamerpati.com
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: henriette_imwp@yahoo.com
Date: Sun, 13 Apr 2014 16:07:27 +0000
To: Diskusi Bina Guru E-BinaGuru<i-kan-binaguru@hub.xc.org>; <henriette@paranavigator.org>; <henriette_imwp@yahoo.com>
ReplyTo: henriette_imwp@yahoo.com
Subject: Re: [i-kan-binaguru] INFO: dari "Garam Budaya"


Dear rekan2 Bina Guru,

Permisi ya untuk. Berbagi info :

Bersama ini saya dari Bunga Merpati Counseling and Personal Development Centre mengundang Bapak/Ibu untuk hadir pada National Christian Teacher Conference dengan tema : "Being an Impactful and Inspirational Teacher"
Pada :

Hari / Tgl : Kamis - Sabtu, 29 - 31 Mei'14
Acara : National Christian Teacher Conference
Tempat : Kampus ITHB , jl Dipati Ukur. 80 - 84 Bandung
Biaya before. 30 April @ 500, after @600.
Pendaftaran Hub : Yedija Salama 081214097187.

Pleno :
1. Classroom Management
2. Character Development Centre in "The Classrom"
3. Focusing on the impact of Christian Teachers on Student Importance of The Teacher Instrument of God
4. Teacher as Mentor - Develping a mentoring culture in School
5. Teaching with heart
6 The school Christian ministry

Lokakarya :
1. Membangun relasi dan Komunikasi dengan anak.
2. Mencetak Anak Cerdas berkarakter.
3.Merancang Kurikulum Karakter Building
4. Konseling anak "Play Therapy"
5. Psikologi dan Konseling Remaja
6. Working with Children with Challenging Behaviour
7..Helping Teachers to mentor their children.
8..Teacher and IT
9.. How to manage your emotion
10. Pendidikan Iman yang Kontekstual.

Pleno
Main Speakers :

1. Maimunah Natasha (Speaker, Trainer, Pembina Haggai Indonesia)

2.. Mrs Tan Poh Yok ( Vice President CABCY) and Educational Singapore

3.. Mrs Charlene ( Associate Professor Policy and Leadership Studies NTU, Singapore

4. Paul Choo (Pakar dan Pelatih Guru dan Hamba Tuhan di Singapore dan beberapa negara di Asia.


Lokakarya
Speakers :

1.dr Andyda Meliala ( Resourceful Paremting)

2. Roska Choi (Pendiri 20 Sekolah Kristen di Batam, Pekanbaru, dsb) , Dra Soekarmini,
(
3. Henriette Mamesah, MA, M.Pd.K, (Pendiri Bunga Merpati Counseling and Personal Development Centre)

2. Elisati Hulu, DR (cand) Dosen Unpar.

3. Ir Moeslinang Moestopo, Ph.D ( Dosen ITB, Pemerhati Pendidik Anak.

4. Robert Rajagukguk, Ph.D,( Dosen Psikologi, Konselor)

5. Ellen Patricia, MA Konseling(Direktur Eagle Heart, Konselor anak)

6. dr Linda Nora S.
Dokter dan Konselor Keluarga

Silahkan buka website kami www.bunga Merpati.com

Salam kasih,

Henriette Mamesah, M.Pd.K
Penyelenggara NCTC
Bunga Merpati Counseling and Personal Development Centre.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: Meilania Chen <meilania.chen@gmail.com>
Sender: i-kan-binaguru@hub.xc.org
Date: Sat, 12 Apr 2014 19:45:10 +0700
To: Diskusi e-BinaGuru<i-kan-binaguru@hub.xc.org>
ReplyTo: "Diskusi e-BinaGuru" <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Subject: [i-kan-binaguru] INFO: dari "Garam Budaya"

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   
Dear friends, sebuah yayasan pelayanan misi "Garam Budaya" mengadakan seminar di Malang dan Batu - silakan diforward pada teman2. Semoga bermanfaat.

14 april 2014
Tema: Salib dan Misi
Tempat: GSJA Thalitakoum
Jl Simpang Raya Langsep 28 Malang
Waktu: 17.00 - 20.00

9 juni 2014
Tema: Indonesia (tugas yang belum terselesaikan)
Tempat: GPdI Sejahtera, Junrejo, Batu
Waku: 17.00 - 20.00

Informasi dan Pendaftaran:
031-34226444
0853 3052 6577
gbrcmalang@gmail.com
---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

Re: [i-kan-binaguru] INFO: dari "Garam Budaya"

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Shalom,

Saya bantu share ya..

Thanks
Setya

At 07:45 PM 4/12/2014, you wrote:

  ---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH  MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Dear friends, sebuah yayasan pelayanan misi "Garam Budaya" mengadakan seminar di Malang dan Batu - silakan diforward pada teman2. Semoga bermanfaat.

14 april 2014
Tema: Salib dan Misi
Tempat: GSJA Thalitakoum
Jl Simpang Raya Langsep 28 Malang
Waktu: 17.00 - 20.00

9 juni 2014
Tema: Indonesia (tugas yang belum terselesaikan)
Tempat: GPdI Sejahtera, Junrejo, Batu
Waku: 17.00 - 20.00

Informasi dan Pendaftaran:
031-34226444
0853 3052 6577gbrcmalang@gmail.com
  ---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip:    http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   



This email is free from viruses and malware because avast! Antivirus protection is active.



---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

[i-kan-binaguru] INFO: JPA - Lokakarya Kepenulisan Anak

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   
From: Jaringan Pelayanan Anak <jpa_indonesia@yahoo.com>

Shalom.

Mitra JPA terkasih, bersama dengan lembaga mitra yang fokus pada bidang pelayanan kepenulisan dan penerbitan, Jaringan Pelayanan Anak kembali akan menyelenggarakan kegiatan kebersamaan. Adapun kegiatan tersebut dalam bentuk LOKAKARYA KEPENULISAN ANAK. Lokakarya ini kami adakan sebagai bentuk kepedulian JPA terhadap langkanya penulis anak dan masih kurangnya minat terhadap dunia kepenulisan anak. Kami berharap dengan adanya lokakarya tersebut, para penggiat anak dapat mengembangkan talentanya dalam bidang kepenulisan serta dapat menumbuhkan bibit-bibit penulis Kristen dalam bidang anak yang akan melayankan Firman Tuhan dalam bidang kepenulisan.

Lokakarya akan dilaksanakan pada Sabtu, 17 Mei 2014 pkl. 08.30 - 16.00 WIB di Pusat Pengembangan Pendidikan Ursulin (P3U) Santa Maria, Jl. Ir. H. Juanda No. 29 Jakarta Pusat (Belakang Halte Santa Maria). Biaya pendaftaran Rp. 100.000 sampai dengan 30 April dan Rp. 150.000 mulai 1 - 12 Mei 2014. Acara ini dalam bentuk pleno dan terdiri dari enam Kapita Selekta. Info lebih lanjut berkaitan dengan lokakarya tersebut, kami lampirkan dalam poster dan brosur berikut ini.

Besar harapan kami, mitra JPA berkenan membantu penyebarluasan kegiatan kebersamaan kita. Atas bantuan yang diberikan, kami mengucapkan banyak terima kasih. Mari bekerja sama memajukan pelayanan anak di Indonesia.


Salam Berjejaring,

Yeni Krismawati
---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

Sunday, April 13, 2014

Re: [i-kan-binaguru] INFO: dari "Garam Budaya"

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   


Dear rekan2 Bina Guru,

Permisi ya untuk. Berbagi info :

Bersama ini saya dari Bunga Merpati Counseling and Personal Development Centre mengundang Bapak/Ibu untuk hadir pada National Christian Teacher Conference dengan tema : "Being an Impactful and Inspirational Teacher"
Pada :

Hari / Tgl : Kamis - Sabtu, 29 - 31 Mei'14
Acara : National Christian Teacher Conference
Tempat : Kampus ITHB , jl Dipati Ukur. 80 - 84 Bandung
Biaya before. 30 April @ 500, after @600.
Pendaftaran Hub : Yedija Salama 081214097187.

Pleno :
1. Classroom Management
2. Character Development Centre in "The Classrom"
3. Focusing on the impact of Christian Teachers on Student Importance of The Teacher Instrument of God
4. Teacher as Mentor - Develping a mentoring culture in School
5. Teaching with heart
6 The school Christian ministry

Lokakarya :
1. Membangun relasi dan Komunikasi dengan anak.
2. Mencetak Anak Cerdas berkarakter.
3.Merancang Kurikulum Karakter Building
4. Konseling anak "Play Therapy"
5. Psikologi dan Konseling Remaja
6. Working with Children with Challenging Behaviour
7..Helping Teachers to mentor their children.
8..Teacher and IT
9.. How to manage your emotion
10. Pendidikan Iman yang Kontekstual.

Pleno
Main Speakers :

1. Maimunah Natasha (Speaker, Trainer, Pembina Haggai Indonesia)

2.. Mrs Tan Poh Yok ( Vice President CABCY) and Educational Singapore

3.. Mrs Charlene ( Associate Professor Policy and Leadership Studies NTU, Singapore

4. Paul Choo (Pakar dan Pelatih Guru dan Hamba Tuhan di Singapore dan beberapa negara di Asia.


Lokakarya
Speakers :

1.dr Andyda Meliala ( Resourceful Paremting)

2. Roska Choi (Pendiri 20 Sekolah Kristen di Batam, Pekanbaru, dsb) , Dra Soekarmini,
(
3. Henriette Mamesah, MA, M.Pd.K, (Pendiri Bunga Merpati Counseling and Personal Development Centre)

2. Elisati Hulu, DR (cand) Dosen Unpar.

3. Ir Moeslinang Moestopo, Ph.D ( Dosen ITB, Pemerhati Pendidik Anak.

4. Robert Rajagukguk, Ph.D,( Dosen Psikologi, Konselor)

5. Ellen Patricia, MA Konseling(Direktur Eagle Heart, Konselor anak)

6. dr Linda Nora S.
Dokter dan Konselor Keluarga

Silahkan buka website kami www.bunga Merpati.com

Salam kasih,

Henriette Mamesah, M.Pd.K
Penyelenggara NCTC
Bunga Merpati Counseling and Personal Development Centre.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: Meilania Chen <meilania.chen@gmail.com>
Sender: i-kan-binaguru@hub.xc.org
Date: Sat, 12 Apr 2014 19:45:10 +0700
To: Diskusi e-BinaGuru<i-kan-binaguru@hub.xc.org>
ReplyTo: "Diskusi e-BinaGuru" <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Subject: [i-kan-binaguru] INFO: dari "Garam Budaya"

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   
Dear friends, sebuah yayasan pelayanan misi "Garam Budaya" mengadakan seminar di Malang dan Batu - silakan diforward pada teman2. Semoga bermanfaat.

14 april 2014
Tema: Salib dan Misi
Tempat: GSJA Thalitakoum
Jl Simpang Raya Langsep 28 Malang
Waktu: 17.00 - 20.00

9 juni 2014
Tema: Indonesia (tugas yang belum terselesaikan)
Tempat: GPdI Sejahtera, Junrejo, Batu
Waku: 17.00 - 20.00

Informasi dan Pendaftaran:
031-34226444
0853 3052 6577
gbrcmalang@gmail.com
---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

[i-kan-humor] [e-Humor] LEBIH LIMA DETIK -- 2328 April/2014

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.christ@blogger.com

e-Humor
2328, April 2014

Shalom,

Melatih kesabaran bukan hal yang mudah bagi sebagian orang. Bagi orang yang tidak sabaran, banyak hal yang dapat memancing kemarahan mereka, seperti Jono dalam cerita humor hari ini. Jono yang terpancing kemarahannya berusaha untuk bersabar dan menenangkan diri. Semoga dia berhasil menguasai rasa marahnya, ya. Kami harap humor hari ini bisa membuat Anda yang mungkin sedang marah agar sedikit lebih sabar. Selamat membaca.

Pemimpin Redaksi e-Humor,
Yegar
< yegar(at)in-christ.net >
< http://humor.sabda.org/ >


2328. LEBIH LIMA DETIK

Jono kecil pulang dari sekolah dengan mata lebam. "Kamu berantem lagi di sekolah?" tanya ibunya. "Kenapa kamu tidak mencoba menutup mata dan berdiam diri selama 10 detik sebelum kamu marah, seperti yang selalu Ibu ajarkan kepadamu? "

"Aku sudah melakukannya kok, Bu," anak tersebut menjelaskan, "tetapi ibunya musuhku hanya mengajarinya untuk berdiam diri selama 5 detik."

[Sumber: The Last Official Smart Kids Joke Book, halaman 58]

Si pemarah membangkitkan pertengkaran, tetapi orang yang sabar memadamkan perbantahan. (Amsal 15:18) < http://alkitab.sabda.org?Amsal+15:18 >


Kontak: humor(at)sabda.org
Redaksi: Yegar dan Lusia
Berlangganan: subscribe-i-kan-humor(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-humor(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/e-humor/arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2014 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

(e-RH) April 14 -- KARENA TAK PERCAYA

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 14 April 2014
Bacaan : Lukas 4:16-30
Setahun: 2 Samuel 10-12
Nats: Mereka bangkit, lalu menghalau Yesus ke luar kota dan membawa
Dia ke tebing gunung, tempat kota itu terletak, untuk
melemparkan Dia dari tebing itu. (Lukas 4:29)

Judul:

KARENA TAK PERCAYA

Perintang jalan ada di depan. Seorang polisi perbatasan berdiri
dengan tangan terentang saat sebuah mobil mendekat. Ia membungkukkan
badan dan memberitahukan bahwa sebuah jembatan telah hancur tak jauh
dari situ. Si pengemudi menjawab, "Saya tidak percaya pada Anda.
Menurut saya, Anda bukan polisi asli. Silakan minggir, saya harus
menghadiri pertemuan bisnis!" Si pengemudi tidak menghiraukan
peringatan karena ia tidak percaya bahwa yang berdiri di hadapannya
benar-benar seorang polisi. Ya, apa yang kita percayai tentang
seseorang dapat memengaruhi keputusan kita.


Suatu kali Yesus mengajar banyak orang di sebuah rumah ibadat di
Nazareth tempat Dia dibesarkan. Orang-orang takjub dan heran
mendengar pengajaran-Nya. Tetapi, mereka tidak percaya akan
ketuhanan Yesus, dan berkata, "Kami tahu siapa Engkau sebenarnya.
Engkau adalah anak Yusuf dan Maria orang Galilea. Kami kenal siapa
saudara-saudara-Mu. Mungkin Engkau seorang nabi, tetapi Engkau bukan
Anak Allah!" Akibatnya, mereka menolak Yesus sebagai Tuhan (ay. 29).


Apakah kita mengakui Yesus sebagai Tuhan atas hidup kita dan hidup
dalam firman-Nya? Ketika kita memutuskan untuk percaya pada Yesus
Kristus sebagai Tuhan, kita akan menjadi orang yang benar-benar
mengasihi-Nya. Kita akan menunjukkan kepercayaan itu dengan menaati
ucapan-Nya. Kehidupan-Nya akan memengaruhi kehidupan kita karena Dia
ada dalam hati kita. Kehidupan-Nya akan terpancar di dalam dan
melalui kehidupan kita dalam setiap segi. --Samuel Yudi Susanto
/Renungan Harian

KEYAKINAN KITA HARI INI MEMENGARUHI KEPUTUSAN KITA,
DAN KEPUTUSAN ITU SELANJUTNYA MEWARNAI KEHIDUPAN KITA.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2014/04/14/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/renungan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Lukas+4:16-30

Lukas 4:16-30

16 Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut
kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu
berdiri hendak membaca dari Alkitab.
17 Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya,
Ia menemukan nas, di mana ada tertulis:
18 "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk
menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah
mengutus Aku
19 untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan
penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang
yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah
datang."
20 Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada
pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu
tertuju kepada-Nya.
21 Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini
genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya."
22 Dan semua orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan
kata-kata yang indah yang diucapkan-Nya, lalu kata mereka:
"Bukankah Ia ini anak Yusuf?"
23 Maka berkatalah Ia kepada mereka: "Tentu kamu akan mengatakan
pepatah ini kepada-Ku: Hai tabib, sembuhkanlah diri-Mu sendiri.
Perbuatlah di sini juga, di tempat asal-Mu ini, segala yang kami
dengar yang telah terjadi di Kapernaum!"
24 Dan kata-Nya lagi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada
nabi yang dihargai di tempat asalnya.
25 Dan Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman Elia
terdapat banyak perempuan janda di Israel ketika langit tertutup
selama tiga tahun dan enam bulan dan ketika bahaya kelaparan
yang hebat menimpa seluruh negeri.
26 Tetapi Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka,
melainkan kepada seorang perempuan janda di Sarfat, di tanah
Sidon.
27 Dan pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel dan tidak
ada seorangpun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada
Naaman, orang Siria itu."
28 Mendengar itu sangat marahlah semua orang yang di rumah ibadat
itu.
29 Mereka bangun, lalu menghalau Yesus ke luar kota dan membawa Dia
ke tebing gunung, tempat kota itu terletak, untuk melemparkan
Dia dari tebing itu.
30 Tetapi Ia berjalan lewat dari tengah-tengah mereka, lalu pergi.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+10-12
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+10-12


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA
Miliki Blog atau Website Sendiri
Dapatkan Panduannya
Hubungi : 0813 5643 8312 - 0857 5737 8151 - 0431 8013154
Format SMS : Panduan Isi Pesan
Klik Demo / Contoh & Tutor Tingkat Menengah
atau pilih template :
Klik, Pilih & Pesan Sekarang / Contoh & Tutor Tingkat Menengah
G R A T I S
The Christian Blog @ 2011 - 2012
Designer : Joni Wawoh, SH
hostgator promo