Renungan Harian & Leadership Kristen
| Renungan | Bina | Bio | Buku | Doa | E-JEMMi | Kisah | Konsel | Leadership | Wanita | Humor |

Saturday, March 2, 2013

[i-kan-doa] Kalender Doa SABDA: 4 -- 10 Maret 2013

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.kristen@blogger.com

KADOS -- Edisi 139 (4 -- 10 Maret 2013)

Shalom,

Akhir-akhir ini, suhu politik sangat panas. Ada beberapa ketua dan anggota partai politik yang ditangkap KPK terkait dengan tindak pidana korupsi. Ada yang mengatakan bahwa ditangkapnya para politisi itu hanyalah sebuah fitnah untuk menjatuhkan nama partai mereka sebelum memasuki pemilu 2014. Selain itu, beberapa partai mulai mengusung beberapa nama Calon Presiden. Seperti yang tertulis dalam Kitab Yeremia 29:7, "Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu." Untuk kesejahteraan bangsa kita, mari kita doakan dunia politik saat ini karena melalui dunia politik yang sehat, kemajuan negara kita dapat tercapai.

Pemimpin Redaksi KADOS,
Yusak
< yusak(at)in-christ.net >
< http://doa.sabda.org >


4 Maret 2013 -- Pemimpin Provinsi Jawa Barat yang Baru

Pemilihan gubernur untuk Provinsi Jawa Barat telah berlangsung. Saat ini, sudah keluar hasil sementara perhitungan cepat dari beberapa lembaga survei. Seluruh masyarakat Jawa Barat sedang menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum yang sedang melakukan perhitungan suara. Mari kita berdoa kepada Tuhan Yesus agar siapa pun yang terpilih dapat diterima oleh masyarakat Jawa Barat dan dapat membawa provinsi tersebut lebih maju.

5 Maret 2013 -- Politikus Kristen

Banyak politikus yang akan maju dalam pemilihan umum legislatif pada tahun 2014 mendatang. Di antara mereka tentu ada anak-anak Tuhan yang juga memperjuangkan hak itu. Berdoalah kepada Tuhan Yesus agar mereka dapat menjadi terang dan garam di dalam dunia politik. Berilah "mata yang terang" untuk melakukan semua tugas mereka seturut dengan kehendak Tuhan bagi negara tercinta: Indonesia.

6 Maret 2013 -- Masyarakat yang Mengikuti Pemilu

Ketika memilih wakil rakyat, terkadang orang-orang tidak begitu mengenal siapa wakil rakyat yang mereka pilih dan bagaimana karakter orang tersebut. Mohonlah kepada Tuhan Yesus dalam doa agar masyarakat Indonesia diberi kebijaksanaan dan kemampuan dalam menilai dan memilih para wakil rakyat, dan bukan hanya terbuai dengan janji-janji dan "politik uang" yang dilakukan oleh calon wakil rakyat.

7 Maret 2013 -- Masa-Masa Kampanye

Dalam berkampanye, para calon wakil rakyat terkadang menggunakan berbagai "strategi" yang tidak dilandasi kejujuran, demi kepentingan golongannya sendiri. Mari berdoa kepada Tuhan Yesus agar setiap kampanye yang diadakan, dilaksanakan dalam suasana politik yang kondusif dan dilandasi dengan kejujuran.

8 Maret 2013 -- Pemimpin Bangsa yang Terbaik

Pemilu Presiden 2014 merupakan peristiwa penting untuk menentukan langkah Bangsa Indonesia selanjutnya. Sampai saat ini, banyak nama Calon Presiden yang bermunculan. Doakan agar Tuhan membuka jalan bagi setiap Calon Presiden yang benar-benar tulus dan jujur untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Kiranya, mereka dapat masuk dalam bursa Calon Presiden Indonesia pada tahun 2014 mendatang.

9 Maret 2013 -- Masyarakat yang Mengikuti Pemilihan Umum

Dalam beberapa periode ini, masyarakat sepertinya memiliki kepercayaan yang rendah terhadap wakil mereka yang duduk di DPR dan MPR. Ketidakpercayaan itu disebabkan karena masyarakat merasa bahwa wakil rakyat hanya mencari keuntungan pribadi saja dan tidak mau tahu tentang kesulitan yang dialami masyarakat. Selain itu, beberapa kasus korupsi yang menyeret anggota DPR juga membuat masyarakat semakin tidak percaya. Mari doakan untuk wakil rakyat yang terbaik, yang betul-betul dapat mewakili suara masyarakat, bukan hanya mencari keuntungan diri sendiri.

10 Maret 2013 -- Pemilukada Bulan Maret di Beberapa Daerah

Pada bulan Maret 2013 akan diadakan Pemilukada di beberapa daerah di Indonesia, yaitu pilkada Provinsi Sumatra Utara, Kabupaten Merangin di Jambi, Kota Prabumulih di Sumatra Selatan, Kabupaten Muaraenim di Sumatra Selatan, Kota Cirebon, dan Kabupaten Sukabumi. Doakan pilkada yang akan berlangsung di daerah-daerah ini agar dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan damai. Doakan juga agar pemimpin-pemimpin yang nantinya terpilih dapat menjalankan tugasnya dengan penuh rasa tanggung jawab.


Kontak: doa(at)sabda.org
Redaksi: Yusak
Berlangganan: subscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/kados/arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2013 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

(e-RH) Maret 03 -- SENGAT YESUS

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 3 Maret 2013
Bacaan : Lukas 7:36-50
Setahun: Ulangan 5-7
Nats: Aku masuk ke rumahmu, namun engkau tidak memberikan Aku air
untuk membasuh kaki-Ku, tetapi dia membasahi kaki-Ku dengan air
mata dan menyekanya dengan rambutnya. (Lukas 7:44)

Judul:

SENGAT YESUS

Pernah kena sengat lebah? Rasanya sakit luar biasa. Tetapi, ada
sengat lain. Namanya sengat Yesus. Mau tahu? Namanya Simon, ia bukan
orang sembarangan. Pertama, ia seorang Farisi. Kedua, ia mengundang
Yesus makan di rumahnya. Artinya, ia terbuka terhadap Yesus dan
berani menentang arus kelompoknya. Namun, Simon terkena "sengat"
Yesus ketika ia diam-diam mempertanyakan kenabian Yesus, yang
membiarkan seorang perempuan berdosa mengurapi kaki-Nya dengan
minyak wangi. Yesus justru memuji perempuan berdosa itu dan
menyatakan bahwa dosanya sudah diampuni. "Dosanya yang banyak itu
sudah diampuni sebab ia banyak berbuat kasih... dan orang yang
sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih, " kata Yesus.



Yesus tidak bermaksud mengatakan bahwa supaya diampuni, orang harus
berbuat banyak kasih atau beramal. Sebaliknya, berbuat kasih baru
mungkin ketika orang menyadari bahwa dosanya yang banyak itu telah
dihapuskan. Seperti orang yang haus, semakin haus ia, semakin ia
mampu menikmati kesegaran air minumnya. Yesus "menyengat" Simon,
yang tidak mampu melihat bahwa orang berdosa yang sadar diri bisa
amat sangat mencintai Tuhan! Keberdosaan bukan alangan bagi cintanya
kepada Tuhan, dan juga bukan alangan bagi rahmat Tuhan untuk
merengkuhnya.



Apakah kita tidak seperti Simon? Bila kita memonopoli kasih Tuhan,
bila kita mengotak-ngotakkan secara beku orang yang bersalah dan
menganggapnya aneh bila ia mendekat kepada Tuhan, maka kitalah si
Simon itu. Dan, Simon disengat oleh Yesus! --DKL

TUHAN SENGATLAH JIWAKU YANG BEKU,
AGAR CAIR DAN LEMBUT OLEH KASIH-MU

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/03/03/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/03/03/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Lukas+7:36-50

Lukas 7:36-50

36 Seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya.
Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan.
37 Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang
berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang
makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah
buli-buli pualam berisi minyak wangi.
38 Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat
kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan
menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan
meminyakinya dengan minyak wangi itu.
39 Ketika orang Farisi yang mengundang Yesus melihat hal itu, ia
berkata dalam hatinya: "Jika Ia ini nabi, tentu Ia tahu,
siapakah dan orang apakah perempuan yang menjamah-Nya ini; tentu
Ia tahu, bahwa perempuan itu adalah seorang berdosa."
40 Lalu Yesus berkata kepadanya: "Simon, ada yang hendak Kukatakan
kepadamu." Sahut Simon: "Katakanlah, Guru."
41 "Ada dua orang yang berhutang kepada seorang pelepas uang. Yang
seorang berhutang lima ratus dinar, yang lain lima puluh.
42 Karena mereka tidak sanggup membayar, maka ia menghapuskan
hutang kedua orang itu. Siapakah di antara mereka yang akan
terlebih mengasihi dia?"
43 Jawab Simon: "Aku kira dia yang paling banyak dihapuskan
hutangnya." Kata Yesus kepadanya: "Betul pendapatmu itu."
44 Dan sambil berpaling kepada perempuan itu, Ia berkata kepada
Simon: "Engkau lihat perempuan ini? Aku masuk ke rumahmu, namun
engkau tidak memberikan Aku air untuk membasuh kaki-Ku, tetapi
dia membasahi kaki-Ku dengan air mata dan menyekanya dengan
rambutnya.
45 Engkau tidak mencium Aku, tetapi sejak Aku masuk ia tiada
henti-hentinya mencium kaki-Ku.
46 Engkau tidak meminyaki kepala-Ku dengan minyak, tetapi dia
meminyaki kaki-Ku dengan minyak wangi.
47 Sebab itu Aku berkata kepadamu: Dosanya yang banyak itu telah
diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang
sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih."
48 Lalu Ia berkata kepada perempuan itu: "Dosamu telah diampuni."
49 Dan mereka, yang duduk makan bersama Dia, berpikir dalam hati
mereka: "Siapakah Ia ini, sehingga Ia dapat mengampuni dosa?"
50 Tetapi Yesus berkata kepada perempuan itu: "Imanmu telah
menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!"

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Ulangan+5-7
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Ulangan+5-7


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

You have got to see this!

Tremendous Buy Side Momentum Continues!!! This Stock Goes Even
Higher This Morning!

Trade Date: March 4
Name: GOLD & GEMSTONE MINING, INC
Tick: G G S_M
Currently traded: $.017
Target Price: $.15

We got fired up, and ended with a big bang! This stock may be your
"pot of gold" in the morning!

Friday, March 1, 2013

(e-RH) Maret 02 -- MENANGIS

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 2 Maret 2013
Bacaan : Yohanes 11:33-44
Setahun: Ulangan 3-4
Nats: Lalu menangislah Yesus. (Yohanes 11:35)

Judul:

MENANGIS

Dalam banyak kebudayaan, menangis adalah tanda kelemahan. Karena
itu, orang cenderung diajar untuk menahan diri dari menangis.
Pemahaman ini biasanya berlaku terutama bagi kaum laki-laki. Di
dalam masyarakat, sejak kecil anak laki-laki sudah diajar untuk
tidak menangis dengan alasan karena "laki-laki tidak seharusnya
menangis".



Pemahaman seperti ini jelas kurang tepat. Yesus pun pernah menangis.
Dia bahkan melakukannya di depan banyak orang, seperti yang tercatat
dalam perikop hari ini. Saat itu Lazarus, salah satu sahabat Yesus,
meninggal dunia. Maria dan orang-orang lain yang ada di sana datang
menjemput-Nya dengan berlinang air mata. Situasi ini membuat Yesus
terharu dan kemudian menangis. Dia tidak menahan diri-Nya. Tangisan
Yesus ini juga tidak dinilai negatif oleh orang-orang yang
melihatnya. Justru mereka melihat betapa Yesus mengasihi Lazarus
melalu tangisan tersebut (ay. 36).



Menangis adalah suatu mekanisme alami yang Tuhan ciptakan untuk
menjadi penyaluran perasaan kita, terutama ketika perasaan itu
meluap tak terkendali. Perasaan ini bisa berupa kesedihan,
kesakitan, kemarahan, bisa juga kegembiraan. Ketika seseorang tidak
mampu menyalurkan perasaan yang meluap ini, tidak jarang hal itu
menjadi sumber masalah dalam hidupnya. Ketika kita menangis,
perasaan tersebut akan tersalurkan sehingga kita merasa lega dan
dapat mengendalikan diri lagi. Karena itu, kalau memang Anda merasa
perlu menangis untuk menyalurkan perasaan Anda, menangislah. --ALS

MENANGIS BUKANLAH TANDA KELEMAHAN
MALAH DAPAT MENJADI SUMBER KELEGAAN

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/03/02/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/03/02/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Yohanes+11:33-44

Yohanes 11:33-44

33 Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi
yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia
sangat terharu dan berkata:
34 "Di manakah dia kamu baringkan?" Jawab mereka: "Tuhan, marilah
dan lihatlah!"
35 Maka menangislah Yesus.
36 Kata orang-orang Yahudi: "Lihatlah, betapa kasih-Nya kepadanya!"
37 Tetapi beberapa orang di antaranya berkata: "Ia yang memelekkan
mata orang buta, tidak sanggupkah Ia bertindak, sehingga orang
ini tidak mati?"
38 Maka masygullah pula hati Yesus, lalu Ia pergi ke kubur itu.
Kubur itu adalah sebuah gua yang ditutup dengan batu.
39 Kata Yesus: "Angkat batu itu!" Marta, saudara orang yang
meninggal itu, berkata kepada-Nya: "Tuhan, ia sudah berbau,
sebab sudah empat hari ia mati."
40 Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau
percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"
41 Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas
dan berkata: "Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau
telah mendengarkan Aku.
42 Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh
karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku
mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah
mengutus Aku."
43 Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras:
"Lazarus, marilah ke luar!"
44 Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya
masih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain
peluh. Kata Yesus kepada mereka: "Bukalah kain-kain itu dan
biarkan ia pergi."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Ulangan+3-4
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Ulangan+3-4


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Thursday, February 28, 2013

[i-kan-humor] [e-Humor] 2169 Maret/2013

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.kristen@blogger.com

e-Humor
2169, Maret 2013

Shalom,

Selamat berjumpa kembali. :) Sudah siap menikmati humor hari ini? Kiranya, menghibur dan memberkati ya. :) Jangan lupa, bagikanlah sukacita Anda juga kepada sesama yang membutuhkan. Menceritakan kembali humor-humor dari e-Humor bisa menjadi salah satu cara yang memberkati bagi sesama kita. Selamat berbagi dan bersukacita. :)

Tuhan memberkati.

Redaksi Tamu e-Humor,
Davida
< http://humor.sabda.org/ >


2169. BAPAK PENDETA TIDAK DATANG

Dalam sebuah pertemuan keluarga, tuan rumah tampak gelisah. Pasalnya, jam makan malam sudah hampir tiba, tetapi Pak Pendeta belum juga hadir. Tuan rumah pun mendekati MC dan berbisik, "Maukah Bapak langsung memimpin doa ucapan syukur karena Bapak Pendeta tidak datang?"

Sang MC mengangguk, lalu mengajak jemaat berdiri dan berkata, "Saudara sekalian, mari kita mengucap syukur karena Bapak Pendeta tidak datang."

[Sumber diambil dari: Manna Sorgawi, Desember 2007]

Akan tetapi mereka sama sekali tidak mengerti semuanya itu; arti perkataan itu tersembunyi bagi mereka dan mereka tidak tahu apa yang dimaksudkan. (Lukas 18:34) < http://alkitab.sabda.org/?Lukas+18:34 >


KUIS HUMOR

Kuis minggu lalu 162: "Menurut Injil Yohanes, siapakah bapa segala dusta?"

- titih_wira < titihprawira(at)xxx > = Iblis
- Tuti Karolina < tutik@technip.com > = yudas iskaryot
- "Ariadi (KPC)" < Ariadi(at)xxx > = IBLIS jelek, ya kaann? :)
- Dipto < diptosn(at)xxx > = iblis
- Hendrik Langelo < hendrik.langelo(at)xxx > = iblis
- "Anny S" < godwithanny5ms(at)xxx > = Iblis bapa segala dusta (Yoh 8:44)
- Joab Tamunu < paniki_82(at)xxx > = iblis
- Lian Ozax < zax_op(at)xxx > = iblis
- Yoshua Patadungan < jpatadungan(at)xxx > = IBLIS

Jawaban e-Humor: Iblis (Yohanes 8:44)

Wah, terima kasih ya, untuk pelanggan yang sudah berpartisipasi menjawab kuis minggu lalu. Nah, silakan jawab pertanyaan kuis berikut ini.

Kuis minggu ini 163: "Khotbah nabi ini menyebabkan orang-orang Niniwe berpuasa. Siapakah dia?"

Jawaban beserta nama Anda akan diumumkan pada edisi kuis e-Humor selanjutnya. Oleh karena itu, kirim jawaban Anda secepatnya ke Redaksi e-Humor, maksimal 5 hari setelah Anda menerima edisi ini ya.

Bagi Anda yang memiliki tebak-tebakan untuk dipasang sebagai kuis di e-Humor, silakan kirim ke: < humor(at)sabda.org >. Kami tunggu jawaban dan kirimannya, ya. Terima kasih banyak!


Kontak: humor(at)sabda.org
Redaksi: Amy G. dan Yusak
Berlangganan: subscribe-i-kan-humor(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-humor(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/e-humor/arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2013 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

Spend endless nights of pleasure

A key to your success in love life http://jalarammandalmulund.org/March.html

(e-RH) Maret 01 -- PUJIAN UNTUK GAYUS

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 1 Maret 2013
Bacaan : 3 Yohanes 1:1-8
Setahun: Ulangan 1-2
Nats: Sebab aku sangat bersukacita, ketika beberapa saudara datang dan
bersaksi tentang hidupmu dalam kebenaran, sebab memang engkau
hidup dalam kebenaran. (3 Yohanes 1:3)

Judul:

PUJIAN UNTUK GAYUS

Kebanyakan orang cenderung lebih mudah melontarkan kritikan
daripada pujian. Ketika seseorang melakukan kesalahan, ia akan
dicela habis-habisan. Tetapi, ketika ia berprestasi atau menjalankan
tugas dengan baik, tidak banyak pujian yang ia peroleh. Padahal,
pujian yang tulus dan tepat sasaran sangat efektif untuk memacu
orang agar berusaha dengan lebih bersemangat.Selain itu, pujian
menjadikan seseorang merasa dirinya dihargai.


Dalam Alkitab, kita dapat membaca berbagai pujian bagi orang yang
memang layak menerimanya. Salah satunya adalah pujian Yohanes kepada
Gayus. Yohanes mendengar kabar bahwa Gayus hidup dalam kebenaran dan
ramah terhadap saudara-saudara seiman, bahkan kepada mereka yang
tergolong orang asing. Sebagai tanggapan atas kabar ini, Yohanes
menulis sepucuk surat kepada Gayus dan memakai sekitar separuh surat
tersebut khusus untuk memuji kehidupan Gayus. Ia mendorong Gayus
agar lebih tekun lagi dalam menjaga hidupnya yang sudah baik
tersebut.


Memang, jika kita belum terbiasa, pada awalnya lidah ini terasa
berat untuk mengucapkan pujian. Tetapi, kalau kita tekun mencoba,
lama-kelamaan pasti mudah melakukannya. Hal yang patut dipuji pun
tidak selalu harus perkara yang besar. Seorang suami atau ayah yang
tekun bekerja, kita puji. Seorang istri atau ibu yang menyajikan
masakan yang enak, kita puji. Seorang anak yang rajin belajar, kita
puji. Seorang pendeta yang berkotbah dengan baik, kita puji. Seorang
bawahan yang rajin dan setia, kita puji. Jangan segan memuji. --ALS

KETIKA KITA MELONTARKAN PUJIAN YANG TULUS
KITA MEMBERIKAN PUPUK UNTUK MENUMBUHKAN KEBAIKAN

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/03/01/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/03/01/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?3+Yohanes+1:1-8

3 Yohanes 1:1-8

1 Dari penatua kepada Gayus yang kekasih, yang kukasihi dalam
kebenaran.
2 Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan
sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu
baik-baik saja.
3 Sebab aku sangat bersukacita, ketika beberapa saudara datang dan
memberi kesaksian tentang hidupmu dalam kebenaran, sebab memang
engkau hidup dalam kebenaran.
4 Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar dari pada mendengar,
bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran.
5 Saudaraku yang kekasih, engkau bertindak sebagai orang percaya,
di mana engkau berbuat segala sesuatu untuk saudara-saudara,
sekalipun mereka adalah orang-orang asing.
6 Mereka telah memberi kesaksian di hadapan jemaat tentang
kasihmu. Baik benar perbuatanmu, jikalau engkau menolong mereka
dalam perjalanan mereka, dengan suatu cara yang berkenan kepada
Allah.
7 Sebab karena nama-Nya mereka telah berangkat dengan tidak
menerima sesuatupun dari orang-orang yang tidak mengenal Allah.
8 Kita wajib menerima orang-orang yang demikian, supaya kita boleh
mengambil bagian dalam pekerjaan mereka untuk kebenaran.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Ulangan+1-2
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Ulangan+1-2


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Wednesday, February 27, 2013

BULETIN DOA - Edisi Februari 2013, Vol.05 No.73 -- Doa dan Pengampunan (2)

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.kristen@blogger.com

BULETIN DOA -- Doa dan Pengampunan (2)
Edisi Februari 2013, Vol.05 No.73

Shalom,

Pada edisi yang lalu, edisi No. 72, kita sudah menyimak dan belajar tentang mengapa kita harus mengampuni. Edisi kali ini, redaksi menyuguhkan artikel lanjutan mengenai pengampunan. Harapan kami, Anda dapat menyimak sajian ini sampai selesai sehingga memiliki pemahaman yang lengkap dan benar mengenai pengampunan. Selamat membaca. Tuhan Yesus memberkati.

Staf Redaksi e-Doa,
Novita Y.
< http://doa.sabda.org >


ARTIKEL DOA: PENGHALANG BERUPA TIDAK MENGAMPUNI (2)

Kegagalan untuk mengampuni orang lain adalah kejahatan. Dalam perjalanan pelayanan, saya menemukan tidak terhitung jumlahnya orang-orang Kristen yang berada di tangan para penyiksa atau algojo-algojo -- siksaan rohani, siksaan mental, siksaan jasmani. Saya bertanya-tanya dalam hati, "Tuhan, bagaimana hal ini bisa terjadi? Orang-orang yang menyerukan nama Tuhan Yesus; orang-orang yang memiliki keselamatan; orang-orang yang mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan, namun mereka tidak memunyai damai sejahtera, mereka tidak memiliki sukacita, mereka dikuasai oleh ketakutan, pikiran mereka tidak tenang; dan mereka datang kepada saya untuk kelepasan. Kalau saja hal itu terjadi di luar Gereja, saya dapat mengerti, tetapi ini terjadi di dalam Gereja!"

Tuhan memberi tahu saya, "Mereka ada di tangan penyiksa-penyiksa (algojo-algojo) karena Aku menyerahkan mereka kepada para penyiksa." Jika Allah sudah menempatkan siapa pun ke dalam tangan para penyiksa, tidak ada satu ciptaan pun di bumi yang dapat mengeluarkan mereka. Tidak satu pun. Jikalau Allah sudah menyerahkan Anda kepada para penyiksa, Anda akan tetap berada di sana, sampai Anda memenuhi syarat-syarat Allah untuk keluar dari tempat itu. Anda tidak dapat memiliki damai sejahtera yang sebenarnya, sampai Anda benar-benar sudah mengampuni dengan segenap hati, setiap orang yang sudah memusuhi Anda, yang menyebabkan Anda memendam kemarahan atau tidak mau mengampuni. Ini adalah persyaratan Allah yang tidak dapat ditawar-tawar lagi. Tidak ada jalan lain selain itu.

Dalam Doa Bapa Kami, Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk berdoa, "Ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami mengampuni orang yang bersalah kepada kami." Anda tidak dapat mengubah hal itu. Anda berkewajiban untuk meminta pengampunan dari Allah dalam proporsi yang sama bahwa Anda mengampuni orang lain, tetapi tidak lebih dari itu. Jika Anda tidak mengampuni orang lain, Allah tidak mengampuni Anda. Jika ada seseorang yang tidak Anda ampuni, jangan menipu diri Anda sendiri, Anda tidak akan diampuni oleh Allah. Itu merupakan sumber dari semua permasalahan Anda. Anda tidak mendapatkan pengampunan yang sepenuhnya. Jika Anda tidak mengampuni orang lain, itu artinya Anda tidak mengampuni diri Anda sendiri. Jika Anda tidak mau mengampuni, Anda belum siap untuk ke surga.

Efesus 1:7 menjelaskan bahwa penebusan berkaitan dengan pengampunan. Dengan kata lain, jika semua dosa Anda diampuni, Anda memiliki hak total penebusan; tetapi jika ada hal-hal berupa dosa yang tidak diampuni, Anda tidak memiliki hak-hak total pengampunan. Jika Anda memiliki hak total pengampunan, setan tidak memiliki kuasa atas Anda. Namun, jika di dalam Anda ada hak penebusan yang tidak diberlakukan, setan tahu. Dia tahu bahwa jika ada dosa yang belum diampuni dalam kehidupan Anda, setan memiliki klaim yang sah atas Anda dan Anda tidak dapat mengusir dia keluar. Anda bisa saja berteriak kepadanya; Anda bisa menerkam dia, Anda dapat meminta pendeta berdoa untuk Anda, tetapi kalau dia punya hak sah untuk berada di sana, tidak ada sesuatu pun yang dapat mengusir dia keluar. Oleh karena itu, Anda tidak dapat mengalami kelepasan sampai Anda benar-benar dengan segenap hati mengampuni.

Permohonan terakhir dalam Doa Bapa Kami adalah, "Lepaskanlah kami daripada yang jahat." Anda tidak punya hak untuk menaikkan doa itu sampai Anda berdoa "Ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami mengampuni orang yang bersalah kepada kami."

Yohanes 20:22-23 berkata, "Dan sesudah berkata demikian, Ia (Yesus) mengembusi mereka dan berkata. 'Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.'" Dalam kata-kata-Nya ini, Yesus sama sekali tidak menunjuk pada sekelompok orang tertentu. Sebaliknya, hak mutlak ini harus terjadi sebagai akibat dari pertemuan yang pasti, langsung, dan pribadi dengan Yesus. Anda berhadapan muka dengan muka dengan Yesus supaya Roh-Nya diembuskan ke atas Anda. Jadi, satu akibat dari kedatangan Roh Kudus di dalam kehidupan Anda adalah Anda menjadi orang yang mengampuni.

Tetapi permasalahannya, anak-anak Allah tetap tidak mau mengampuni kehidupan anak-anak Allah yang lain, dan sebagai akibatnya seluruh gereja diikat oleh suasana dosa yang dipertahankan, melawan satu dengan yang lain. Banyak istri merindukan keselamatan suaminya, tetapi ia tidak mau mengampuni kesalahan suaminya. Hal ini menyebabkan suaminya tetap terikat oleh dosa. Jika ada sikap tidak mengampuni dalam hati Anda, Anda terikat pada mereka. Barangkali, mereka tinggal di suatu tempat yang ribuan kilometer jauhnya, tetapi Anda masih terikat dengan ikatan yang tidak kelihatan. Satu-satunya jalan untuk melepaskan ikatan Anda terhadap orang itu adalah melalui pengampunan. Orang yang dikuasai dendam dan kemarahan akan paling banyak menderita daripada orang yang dijadikan sasaran kegeraman.

Kebanyakan wanita tidak punya masalah dengan laki-laki yang menyampaikan barang-barang belanjaan, atau dengan laki-laki yang mencatat meteran listrik sebulan sekali, karena laki-laki tersebut tidak menghalangi jalan mereka. Tetapi dengan laki-laki yang berada di satu tempat tidur dengan Anda -- dengan dialah Anda bisa punya masalah. Marilah kita kembali pada pernyataan, "Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat." Siapakah dua orang di dunia ini yang jelas bisa sepakat? Suami dan istri. Berapa banyak dari mereka yang sepakat? Banyak wanita yang sibuk dalam kegiatan gereja karena mereka tidak sepakat dengan suami mereka. Mereka lari ke gereja bukan karena mereka mau melayani Tuhan, melainkan karena mereka mau melarikan diri atau menghindar dari persoalan-persoalan mereka di rumah.

Tahukah Anda, bahwa perkataan terakhir dalam Perjanjian Lama adalah sebuah kutukan? Perkataan terakhir dari Nabi Maleakhi adalah, "Aku datang memukul bumi sehingga musnah!" Dalam terjemahan lain berbunyi, "Aku datang untuk memukul bumi dengan kutuk!" Dan, tahukah Anda penyebab dari kutuk atau penghukuman itu? Dijelaskan dalam ayat sebelum ayat terakhir: "Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu. Maka Ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya, supaya jangan Aku datang memukul bumi (dengan kutuk) sehingga musnah." Dan, Dia mengarahkan telunjuk-Nya secara tepat pada persoalan nomor satu di dalam dunia dewasa ini -- rumah tangga! Rumah tangga yang berantakan dengan istri-istri dan suami-suami yang tidak dapat sehati, masing-masing pergi ke jalan mereka sendiri-sendiri dan menelantarkan anak-anak mereka.

Tahukah Anda mengapa Allah memilih Abraham? Tuhan memilih Abraham karena Dia dapat memercayai Abraham untuk berada di dalam suatu hubungan yang sedemikian dengan keluarganya dalam hal memerintahkan kepada anak-anaknya dan seisi rumahnya supaya tetap hidup menurut jalan Tuhan (Kejadian 18:17-19).

Sungguh tragis bahwa banyak keluarga yang mengaku Kristen, tetapi tidak ada keharmonisan antara suami dan istri. Anda tidak perlu keliling dunia dan memberikan jalan keluar untuk suatu masalah jika itu tidak berlaku di dalam rumah tangga Anda sendiri. Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah membereskan atau menata kembali hubungan dengan orang-orang yang dekat dengan Anda. Mulailah dari sana. Berdamailah. Singkirkan kepahitan, kemarahan, kegeraman, atau kebencian Anda.

Beberapa orang berkata kepada saya, "Pak Prince, saya merasa saya tidak dapat mengampuni." Anda tidak perlu merasa. Anda harus memutuskan. Bukan emosi atau perasaan Anda, melainkan kehendak Anda. Masalah besar yang dihadapi oleh pengkhotbah-pengkhotbah masa kini adalah salah arah karena dimaksudkan untuk membangkitkan emosi atau perasaan orang-orang, sehingga semua yang dihasilkan adalah emosi semata-mata. Akan tetapi, setiap pengkhotbah yang benar-benar Allah pakai untuk mengubah kehidupan, sasaran khotbahnya ditujukan pada kehendak manusia. Jadi, Anda tidak perlu merasa mengampuni; Anda perlu untuk berkehendak mengampuni. Jika Anda adalah anak-anak Allah yang sudah dilahirkan baru, kehendak itu ada di dalam diri Anda untuk dilakukan.

Pengampunan adalah sederhana. Merupakan tindakan dari kehendak dan pengucapan dari bibir. Anda yang memutuskannya; Anda yang mengatakannya; dan terjadilah. Sebutkan nama orang itu, "Tuhan, aku mengampuni suamiku, aku mengampuni menantuku." Sebutkan secara khusus. "Sebagaimana aku menghendaki Engkau mengampuniku, Tuhan, aku mengampuni mereka." Anda mengatakannya dan hal itu terselesaikan. Jangan kembali dan melakukannya lagi. Jika godaan untuk melakukan hal itu muncul, katakanlah, "Tuhan, pada hari Jumat lalu, aku sudah mengampuninya. Semuanya sudah dibereskan."

Bagaimana kalau Anda masih merasa gusar? Mulailah berdoa untuk orang yang terlibat dalam hal itu. Anda tidak dapat gusar terhadap seseorang dan mendoakan mereka pada waktu yang bersamaan. Dengan berdoa, Anda mengganti yang negatif dengan yang positif.

Jika Anda sudah diampuni, Allah menghendaki agar Anda mengampuni orang lain. Jika Anda ingin doa-doa Anda dijawab, Anda harus mengampuni. Jika Anda mau mengalami sukacita, damai sejahtera, dan kepuasan yang penuh sebagai orang Kristen, pengampunan harus bekerja di dalam kehidupan Anda. Pilihan ada pada Anda! Anda bisa memilih untuk mengizinkan hal tidak mengampuni menghancurkan kehidupan Anda, atau Anda dapat memutuskan, baik melalui tindakan atau kehendak, untuk mengampuni dan mengalami kelepasan.

Diambil dari:
Judul majalah: Hidup dalam Kristus Vol.18, No.2
Penulis: Derek Prince
Penerbit: Yayasan Pusat Hidup Baru
Halaman: 10 -- 13


Kontak: doa(at)sabda.org
Redaksi: Ryan, Sigit, dan Novita Y.
Berlangganan: subscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/e-doa/arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2013 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

BULETIN DOA "OPEN DOORS" -- MARET 2013

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.kristen@blogger.com

BULETIN DOA "OPEN DOORS" -- MARET 2013

Jumat, 1 Maret 2013 -- China

Open Doors berencana untuk memulai tiga atau empat proyek pertanian dengan lulusan Pelatihan Alkitab (MBBS), di daerah sensitif. Tujuannya adalah untuk menjangkau orang yang belum percaya di daerahnya. Hal ini lebih mudah untuk menjangkau mereka melalui MBBS karena orang Cina Han Kristen dibenci oleh orang China Han dari agama lain. Berdoalah untuk hikmat dalam proyek-proyek tersebut.

Sabtu, 2 Maret 2013 -- Bangladesh

Partai politik oposisi utama Partai Nasionalis Bangladesh (BNP) dan sekutunya Jamaat-e-Islami mengumumkan serangkaian demonstrasi dan pemogokan, yang mungkin berlanjut sampai Maret 2013 (sumber: The Prothom Harian Alo). Tolong berdoa bagi perdamaian di negara itu. Berdoa juga untuk program-program yang direncanakan Open Doors yang akan dibatalkan atau ditunda karena demonstrasi politik tersebut.

Minggu, 3 Maret 2013 -- Bangladesh

Open Doors mendistribusikan 2.500 Alkitab Anak pada tahun 2012. Anak-anak MBB yang menerimanya sedang membangun kasih yang mendalam kepada TUHAN dan firman-Nya. Tahun ini, Open Doors akan mengerjakan edisi ke-4, yang akan lebih ringkas dan sederhana dalam kata-kata, dengan lebih banyak cerita yang akan ditambahkan. Tolong berdoa agar 4.000 eksemplar Alkitab diharapkan dapat dibagikan tahun ini.

Senin, 4 Maret 2013 -- Bhutan

Praktik menguburkan orang mati merupakan tindakan asusila bagi umat Buddha di Bhutan. Karena itu, orang Kristen harus melakukan perjalanan jauh ke perbatasan India untuk menguburkan orang mati yang mereka cintai. Hal ini sangat mahal untuk dilakukan dan orang Kristen Bhutan banyak yang memilih untuk menyelinap keluar pada malam hari untuk menguburkan orang mati di halaman belakang atau di daerah terpencil di dekatnya. Praktik ini menimbulkan kemarahan mayoritas umat Buddha dari waktu ke waktu. Jadi, tolong berdoa agar Tuhan memberikan hikmat untuk membimbing pendeta dan pemimpin gereja dalam menanggapi masalah yang sering dihadapi gereja Bhutan.

Selasa, 5 Maret 2013 -- Bhutan

Undang-undang pelarangan perpindahan agama sudah selesai, serta "perpindahan karena ajakan". Dengan demikian, orang Kristen Bhutan sangat berhati-hati dalam berbagi iman mereka kepada Kristus dengan orang lain. Tindakan membantu orang Hindu atau Buddha dapat disalahartikan sebagai rayuan untuk pindah agama. Berdoalah untuk saudara-saudara Bhutan Kristen agar menjadi sensitif dalam mempraktikkan nilai-nilai dan kebajikan Kristen.

Rabu, 6 Maret 2013 -- Bhutan

Anak-anak Kristen sering menyembunyikan iman mereka ketika berada di sekolah. Mereka juga ragu-ragu untuk berbicara tentang Yesus Kristus ketika teman sekelas dan guru mereka bertanya, karena mereka memahami sedikit dari iman yang mereka warisi dari orang tua mereka. Berdoalah bagi para pemimpin gereja dan pendeta di Bhutan agar dapat merespons kebutuhan rohani dari generasi kedua orang percaya di Bhutan.

Kamis, 7 Maret 2013 -- Brunei

Sultan Brunei Darussalam memperingatkan warganya untuk mengikuti salat Jumat lebih serius. Pada Oktober tahun lalu, ia memberlakukan kebijakan baru bahwa semua usaha, kantor harus ditutup sementara dari siang sampai pukul 14.00 untuk mendorong rakyat Brunei, terutama para pemuda, melakukan salat. Tujuannya, menurut pemimpin tertinggi negeri itu, untuk membawa orang-orang ke arah yang lebih besar dalam ketaatan kepada Allah (sumber: Post Kalimantan). Tolong doakan hikmat Tuhan untuk membantu orang percaya Brunei dalam menanggapi kebijakan baru ini.

Jumat, 8 Maret 2013 -- Brunei

Semua sekolah (kecuali sekolah internasional) diminta untuk mengadakan pelajaran Pengetahuan Agama Islam. Anak-anak orang percaya, "secret believers", dihadapkan pada dilema menghadiri kelas-kelas, atau menemui risiko. Tolong doakan agar TUHAN membimbing orang-orang beriman dalam mengajar anak-anak mereka sesuai dengan firman Tuhan.

Sabtu, 9 Maret 2013 -- Indonesia

Bulan ini, orang Bali akan merayakan Nyepi, yang berarti "Hari Keheningan". Pada hari ini, umat Hindu Bali akan bermeditasi, berpuasa, dan dalam keheningan selama 12 jam, dari pukul 18.00 sampai 06.00. Tolong berdoa bagi orang-orang Kristen berlatar belakang Hindu selama perayaan Nyepi di Bali karena kebanyakan dari mereka adalah "secret believers".

Minggu, 10 Maret 2103 -- Indonesia

Pemilihan Umum 2014 mulai mendekat, kandidat sudah bersaing dalam kampanye untuk memegang kekuasaan politik. Agama sering kali menjadi topik pilihan bagi calon yang ingin populer, menjanjikan akan melaksanakan peraturan Syariat di daerah mereka. Berdoalah untuk damai TUHAN agar memerintah selama kampanye politik, dan bagi orang percaya Indonesia untuk waspada dan berdoa bagi bangsa mereka.

Senin, 11 Maret 2013 -- Laos

Orang-orang percaya Hmong dianiaya karena alasan politik dan agama. Pemerintah memandang mereka sebagai pengikut agama "Barat" dan karena itu tidak patriotik kepada bangsa. Di desa-desa tempat mereka tinggal, ulama Buddha melihat mereka sebagai ancaman terhadap cara hidup orang Laos. Berdoalah untuk saudara dan saudari Hmong di Laos supaya mereka mencari perlindungan dan kekuatan dalam Tuhan.

Selasa, 12 Maret 2013 -- Laos

Pendeta di Laos merisikokan keamanan dan kebebasan mereka. Selama perjalanan pelayanan mereka, polisi dapat menghentikan dan menahan mereka di dalam penjara selama beberapa minggu atau bulan. Mereka dibebaskan hanya pada saat penandatanganan formulir menyerahkan iman Kristen mereka dan kegiatan mereka, atau ketika mereka membayar harga yang mahal untuk sebuah jaminan. Tolong berdoa bagi para pendeta di Laos agar aman dan bijaksana dalam melakukan pelayanan mereka.

Rabu, 13 Maret 2013 -- Maladewa

Membesarkan anak secara kristiani sulit bagi orang tua Kristen di Maladewa. Bagaimana mereka secara efektif menanamkan iman mereka dalam Kristus kepada putra dan putri mereka ketika mereka berlatih secara rahasia? Begitu anak-anak mereka pergi ke luar rumah, mereka terkena agama yang sama sekali berbeda. Tolong berdoa bagi kebijaksanaan ilahi untuk membantu orang tua Kristen di Maladewa membesarkan anak-anak mereka dengan cara TUHAN.

Kamis, 14 Maret 2013 -- Maladewa

Orang Percaya baru di Maladewa memelihara iman mereka dalam Yesus Kristus secara rahasia. Menyatakan iman mereka akan menyebabkan tekanan agama dari keluarga dan masyarakat, atau lebih buruk, penjara untuk waktu yang tidak terbatas. Karena itu, pertumbuhan rohani di sana lambat dan penuh dengan rintangan. Pemuridan selama bulan pertama mereka sebagai orang Kristen baru, hampir mustahil. Tolong berdoa bagi orang-orang percaya baru dan untuk Open Doors International agar Tuhan mengirim para pekerja ke negara Islam.

Jumat, 15 Maret 2013 -- Myanmar

Open Doors mendengar bahwa beberapa pekerja Kristen di negara bagian Rakhine diserang karena melindungi Muslim Rohingya yang kehilangan rumah dan harta benda lain selama konflik sporadis dengan Buddha. Beberapa orang percaya keliru untuk Rohingya dan juga diserang. Tolong berdoa bagi gereja Tuhan di Myanmar, kiranya menjadi alat perdamaian-Nya di Rakhine dan untuk mengusir ketegangan antara Muslim Rohingya dan Buddha setempat.

Sabtu, 16 Maret 2013 -- Myanmar

Reformasi politik di Myanmar yang patut dipuji. Namun, mereka belum mencapai akar rumput, di mana minoritas etnis dan agama masih tertindas dan terpinggirkan. Orang Kristen Karen dan Kachin, misalnya, terus merasakan pembatasan yang diberlakukan oleh para pemimpin desa dan ulama Buddha. Tolong berdoa agar Tuhan mengubah hati para pemimpin Myanmar, terutama pemerintah daerah.

Minggu, 17 Maret 2013 -- Filipina Selatan

Tolong berdoa untuk Pemilu Walikota dan Senator pada Mei 2013. Sejumlah provinsi di Mindanao, Filipina Selatan, dianggap daerah panas pemilihan karena kasus-kasus kecurangan dan letusan kekerasan pada hari masyarakat Filipina memberikan suara mereka. Berdoalah secara khusus kepada Tuhan untuk memilih pemimpin lokal yang akan menghormati kebebasan beragama, terutama bagi orang-orang Kristen yang hidup sebagai minoritas di beberapa desa mayoritas Muslim.

Senin, 18 Maret 2013 -- Sri Lanka

Pada tanggal 9 Desember 2012, biksu menyerang sekelompok orang Kristen yang mengadakan kebaktian di Weeraketiya, di Selatan Sri Lanka. Massa merusak perabot gereja dan beberapa kendaraan milik orang-orang Kristen. Selama serangan itu, pendeta mengalami luka serius di perutnya (sumber: NCEASL). Berdoalah bagi pendeta dan jemaatnya supaya mereka tetap di dalam Kristus, dan untuk memohon kasih karunia-Nya dan pengampunan dalam menanggapi serangan itu.

Selasa, 19 Maret 2013 -- Vietnam

Tahun ini, Open Doors akan mendistribusikan 35.000 Alkitab Anak. Mereka pergi ke berbagai kelompok gereja rumah selama Kamp Anak-Anak dan perayaan gereja. Tolong doakan agar setiap salinannya akan berhasil dikirim ke setiap anak Vietnam dan cerita-cerita Alkitab untuk terus menarik lebih banyak anak kepada Yesus Kristus. Berdoa juga untuk orang-orang percaya yang terlibat dalam pengangkutan Alkitab ke pusat-pusat distribusi di seluruh negeri.

Rabu, 20 Maret 2013 -- Ethiopia

Rumah MBB di Jimma, Barat-Daya Ethiopia, telah dibakar oleh ekstremis Muslim akhir tahun lalu. Bersamaan dengan itu, ladangnya juga dihancurkan, meninggalkan MBB tanpa sarana untuk mendukung keluarganya pada musim mendatang ini. Berdoalah untuk penyediaan Tuhan bagi keluarga ini. Juga, berdoalah untuk keselamatan dan kesejahteraan mereka. Berdoalah agar MBB mengarahkan matanya pada Tuhan dan tidak berkecil hati oleh kesulitan sementara yang dialami keluarganya saat ini .

Kamis, 21 Maret 2013 -- Kenya

Berdoalah untuk kampanye damai dan periode pemilihan 2012 -- 2013. Berdoalah agar negara dapat memilih pemimpin yang bijaksana, visioner, dan takut akan TUHAN. Berdoalah agar orang Kristen bisa bersatu dalam menentang yang salah dan menegakkan kebijakan yang menghormati TUHAN. Berdoalah untuk kesatuan, dukungan, dan hikmat ilahi dari gereja selama masa pemilu. Berdoalah untuk keamanan negara, terutama orang Kristen, dari banyak serangan granat yang telah mengguncang beberapa bagian.

Jumat, 22 Maret 2013 -- Kenya

Berdoalah agar perang melawan Al-Shabaab di Somalia akan dimenangkan. Berdoalah agar serangan granat baru-baru ini kepada orang-orang Kristen dan gereja tidak menghalangi orang atau menanamkan rasa takut dalam menghadiri ibadah di gereja.

Sabtu, 23 Maret 2013 -- Somalia

Doakan agar warga Somalia mendukung pemerintah yang baru dan kewenangannya akan didirikan di seluruh negeri. Berdoalah bahwa stabilitas akan kembali dan badan-badan bantuan internasional dapat bergerak untuk meringankan penderitaan rakyat. Berdoalah bagi perlindungan dan pelayanan pekerja sukarela.

Minggu, 24 Maret 2013 -- Eritrea

Berdoalah untuk gereja-gereja bawah tanah dan para pemimpin mereka, agar mengalami perlindungan Tuhan dari perhatian sehingga mereka dapat terus melayani masyarakat.

Senin, 25 Maret 2013 -- Eritrea

Berdoalah agar orang-orang Kristen di Eritrea tetap kuat bagi Yesus di tengah-tengah kesulitan, dan membuat dampak yang signifikan di Eritrea dan di luar untuk kemuliaan TUHAN. Berdoalah bagi Eritrea untuk melunakkan sikapnya dan mengembangkan hubungan positif dengan tetangga-tetangganya.

Selasa, 26 Maret 2013 -- Semenanjung Arab

Berdoalah untuk Rana. Sejak menjadi orang percaya, ia dipukuli dan disiksa oleh anggota keluarga dan tidak bisa pergi. Ia tetap setia kepada Yesus dan sekarang adiknya menjadi percaya juga! Puji Tuhan! Tolong berdoa bahwa seluruh keluarganya akan mengikuti jejaknya.

Rabu, 27 Maret 2013 -- Semenanjung Arab

Berdoalah untuk penduduk asli dari Semenanjung Arab yang akan dibebaskan dari penindasan Islam. Mintalah Tuhan untuk menarik mereka ke dalam hubungan dengan Yesus Kristus sebagai Juru Selamat dan Tuhan. Undanglah Kerajaan Surga untuk datang dalam tanda-tanda, keajaiban, mukjizat, mimpi, dan penglihatan.

Kamis, 28 Maret 2013 -- Suriah

Berdoalah agar gereja terus berada di sana untuk masyarakat, dan bahwa ia mampu untuk menjangkau dengan bantuan serta Kabar Baik. Puji Tuhan untuk banyak pengikut Yesus yang setia di seluruh negara bagian, dan kasih mereka kepada TUHAN dan rekan senegara mereka. Mereka sudah pasti membuat dampak.

Jumat, 29 Maret 2013 -- Suriah

Berdoalah belas kasihan pada rakyat Suriah karena mereka telah menghadapi satu musim dingin tanpa cara memanaskan rumah mereka. Ini sudah terlalu banyak. Senang mengetahui bahwa hari-hari hangat yang akhirnya akan datang.

Sabtu, 30 Maret 2013 -- Tunisia

Berdoalah untuk Salma, dia percaya dan telah berulang kali diserang secara fisik oleh para ekstremis. Dia sangat takut dan tidak tahu harus berbuat apa. Berdoalah untuk perlindungan dan kebijaksanaan untuknya.

Minggu, 31 Maret 2013 -- Tunisia

Hampir setiap orang percaya di Tunisia menghadapi penganiayaan dari keluarga mereka. Berdoalah untuk perlindungan dan hati yang terbuka dari anggota keluarga terhadap orang yang baru percaya.


Kontak: doa(at)sabda.org
< http://www.opendoors.org >
< http://misi.sabda.org/yayasan_obor_damai_indonesia >
< http://www.sabda.org/publikasi/opendoors >
Berlangganan: subscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org

[e-Buku] Edisi 117/Februari 2013 -- Hermeneutika (II)

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.kristen@blogger.com

e-Buku -- Hermeneutika (II)
Edisi 117/Februari 2013

Salam damai,

Hermeneutika merupakan istilah yang tidak asing bagi para teolog, hamba-hamba Tuhan, dan civitas akademika teologia. Namun bagi orang-orang awam, istilah ini mungkin terdengar asing di telinga. Secara umum, hermeneutika didefinisikan sebagai ilmu dan seni menafsirkan teks. Dalam kekristenan, hermeneutika banyak digunakan untuk penggalian Alkitab. Dalam menafsirkan isi firman Tuhan tersebut, kita tidak bisa bertindak sembarangan. Ada beberapa prinsip dan persyaratan yang harus dipenuhi, sehingga kita tidak salah mengartikan pesan Allah di dalam Alkitab.

Ada kabar baik untuk Anda! Dalam edisi ini, kami menghadirkan resensi dari sebuah buku yang memberikan penjelasan tentang prinsip-prinsip dalam menafsirkan Alkitab. Selain itu, Pelanggan juga bisa menyimak sebuah artikel yang memperkenalkan sebuah buku istimewa bagi anak-anak. Ingin tahu artikel apa ini? Langsung simak saja sajian kami. Selamat membaca dan dapatkan manfaatnya.

Pemimpin Redaksi e-Buku,
S. Setyawati
< setya(at)in-christ.net >`
< http://gubuk.sabda.org/ >


"Seseorang bisa dikenali dari buku-buku yang ia baca." (Norman Cousins)


RESENSI: DELAPAN PRINSIP TAFSIR ALKITAB

Judul buku: 8 Prinsip Tafsir Alkitab
Judul asli: --
Penulis/Penyusun: Pdt. Ichwei G. Indra, M. Th.
Penerjemah: --
Editor: Drs. Ridwan Sutedja
Penerbit: Yayasan Kalam Hidup, Bandung 2000
Ukuran buku: 12,5 x 18,5 cm
Tebal: 96 halaman
ISBN: --
Buku Online: --
Download: --

Sebagai umat percaya, kita seharusnya meyakini bahwa Alkitab adalah firman Tuhan yang penulisannya diilhamkan oleh Roh Kudus, untuk disampaikan kepada manusia. Dan, sebagai murid-murid Yesus Kristus, membaca Alkitab saja tidaklah cukup. Kita juga harus menggali Alkitab dan mengaplikasikannya dengan benar dalam kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, kita tidak boleh sembarangan menggali dan menafsirkan Alkitab agar kita tidak salah pengertian.

Untuk membantu Anda yang ingin memahami kebenaran dan kehendak Allah di dalam Alkitab, Pdt. Ichwei G. Indra, M. Th. menulis sebuah buku yang berisi beberapa prinsip menafsir Alkitab. Dalam bukunya tersebut, Anda dapat mengetahui beberapa alat bantu untuk menggali Alkitab (konkordansi Alkitab, kamus Alkitab, ensiklopedia Alkitab, buku tafsir Alkitab, dan pembimbing Alkitab) dan prinsip-prinsip menafsir dari berbagai segi (konteks, arti asal, tata bahasa, maksud dan rencana penulis, latar belakang sejarah, keseluruhan, kesejajaran, dan tulisan khusus). Namun, selain memaparkan teori, penulis juga mengajak pembaca untuk menerapkan cara menafsirkan Alkitab. Oleh karena itu, ia menyediakan latihan-latihan untuk dipraktikkan dan kunci jawaban untuk masing-masing latihan. Buku ini ditulis dengan rapi, terarah, dan sistematis. Pembaca dapat menggunakannya sebagai petunjuk berlatih menafsirkan Alkitab dengan benar. Penulis juga mengambil beberapa ayat Alkitab sebagai contoh, lalu dijelaskan dengan sederhana. Hal ini cukup banyak membantu pembaca untuk menangkap inti dari pesan yang disampaikan penulis. Bahkan, berbagai latihan dan pekerjaan rumah yang diberikan Pdt. Ichwei G. Indra, M. Th. benar-benar mengajak pembaca untuk mempraktikkan teorinya secara langsung. Apabila Anda ingin mendalami Alkitab dengan prinsip penafsiran yang benar dan bertanggung jawab, buku ini bisa menjadi referensi Anda.

Peresensi: Thersetya < thersetyaxxx(at)xxx >


ARTIKEL: BUKU DARI KAIN

"Pancingan"

Selain buku-buku biasa, ada buku anak-anak yang dibuat dari bahan khusus, yaitu karton tebal, plastik, dan kain. Buku-buku semacam ini digunakan sebagai "pancingan" untuk memperkenalkan dan mengakrabkan anak pada buku sedini mungkin, yang biasanya diberikan pada anak di bawah usia 3 tahun. Keuntungan buku semacam ini adalah tahan lama, tidak mudah rusak, dan dapat dicuci.

Sayang sekali, buku semacam ini tidak mudah didapatkan di sini. Meski demikian, Anda bisa mencoba membuatnya sendiri. Yang harus diperhatikan adalah jenis kain yang Anda gunakan. Bisa Anda pilih bahan denim atau dril. Untuk aplikasinya, Anda bisa memanfaatkan bahan katun berbunga-bunga ataupun polos. Bisa juga menggunakan bahan beledu dan benang wol untuk menyulam teksnya.

Sebaiknya, Anda pilih bahan yang tidak luntur karena zat warnanya bisa membahayakan anak Anda. Hal ini mengingat bahwa biasanya anak-anak kecil suka menggigit-gigit benda yang dipegangnya, sebelum mereka tertarik dan memusatkan perhatiannya pada gambar-gambar yang ada di buku. Untuk teks, sebaiknya Anda tulis dengan huruf yang besar dan mudah dibaca. Dengan demikian, mereka sudah akrab dengan bentuk huruf-huruf abjad sedini mungkin.

"Objek"

Untuk membuat buku kain, cerita (gambar) bisa dikembangkan dari ide Anda sendiri atau diambil dari buku-buku yang sudah ada. Bagi yang masih terlalu kecil, memperkenalkan bendanya (buku) itu sendiri lebih penting daripada memperkenalkan ceritanya. Karena itu, kesinambungan gambar (cerita) tidak selalu harus ada. Anda bisa mengetengahkan bermacam-macam objek. Yang paling baik tentu yang menggambarkan objek di sekitar rumah, seperti kursi, meja, piring, gelas, binatang rumah, atau jam dinding. Atau benda-benda yang biasa mereka kenakan sehari-hari seperti sepatu, baju, dan tas kain. Pada kesempatan itu, Anda dapat sekaligus mengajarkan pengetahuan praktis pada anak bagaimana mengikat tali sepatu, mengancingkan baju, atau menutup ritsleting.

Dengan demikian, si anak sudah diajar menolong diri sendiri pada usia awal.

"Bantalan Kursi"

Bagi anak yang sudah cukup besar, yang sudah berkenalan dan pernah dibacakan buku-buku biasa, buku kain pun masih akan menggembirakan mereka. Anda bisa membuatnya berdasarkan buku-buku favorit anak Anda karena teks aslinya mungkin terlalu panjang. Anda dapat meminta anak untuk membuat versinya sendiri. Hal ini justru dapat membuat anak menjadi kreatif dan makin menggugah minatnya pada buku.

Selain buku kain, benda-benda lain seperti bantalan kursi, sarung bantal, ataupun serbet makan mengaplikasikan gambar tokoh favorit anak Anda, ini juga dapat meningkatkan minatnya terhadap buku.

Diambil dan disunting seperlunya dari:
Judul buku: Buku, Mendongeng dan Minat Membaca
Judul bab: Buku Kain: Anak Pun Belajar Sambil Bermain Kain
Penulis: Dr. Murti Bunanta, S. S., M. A.
Penerbit: Pustaka Tangga, Jakarta 2004
Halaman: 50 -- 53


INFO BUKU: BUKU-BUKU KATALIS

Pada tahun yang baru ini, masihkah Anda bersemangat untuk membaca buku-buku yang memberi inspirasi bagi pertumbuhan iman dan pendewasaan Anda? Silakan pergi ke toko buku dan belilah buku-buku yang dapat memenuhi kebutuhan Anda. Beberapa pilihan buku dari Penerbit Gloria Usaha Mulia yang bisa Anda pesan adalah sebagai berikut:

1. Hidup Bersama Firman -- Pasal Demi Pasal Seluruh Alkitab
Jilid ini berisi enam buku yang akan menemani Anda menelusuri seluruh Alkitab pasal demi pasal, mendorong Anda semakin mengenal dan mencintai Tuhan serta firman-Nya yang mengubahkan hidup.

2. Agenda Pribadi 2013
Ini merupakan agenda eksklusif yang elegan dengan sisipan warna. Agenda ini dirancang istimewa dengan profil 36 suku di Indonesia sebagai fokus doa berkat sepanjang tahun. Terdapat juga renungan khusus pada awal dan akhir tahun.

3. Renungan Harian Edisi Tahunan
Jilid ini bisa menjadi sahabat pendamping waktu teduh sepanjang tahun. Buku ini akan mendorong pertumbuhan rohani yang imbang, yang meliputi formasi spiritual, biblikal, karakter, dan pelayanan. Renungan khusus untuk hari-hari khusus. Juga disertai sisipan yang membuka wawasan misi tentang jendela 10/40, jendela 9-5, dan jendela 4-14.

Jika Anda tertarik dengan buku-buku tersebut, silakan segera berkunjung ke toko-toko buku di kota Anda. Selamat membaca dan selamat bertumbuh dalam iman.


Kontak: buku(at)sabda.org
Redaksi: S. Setyawati, Amy G., dan Sigit
Berlangganan: subscribe-i-kan-buku(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-buku(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/e-buku/arsip/
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2013 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

(e-RH) Februari 28 -- BLADE RUNNER

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 28 Februari 2013
Bacaan : 2 Samuel 6:1-22
Setahun: Bilangan 34-36
Nats: Dan Daud menari-nari di hadapan TUHAN dengan sekuat tenaga; ia
berbaju efod dari kain lenan. (2 Samuel 6:14)

Judul:

BLADE RUNNER

Tekad Oscar Pistorius sungguh luar biasa. Ia atlet penyandang
tunadaksa pertama yang berkiprah di Olimpiade. Sejak 2007 ia sudah
berniat untuk berlomba di Olimpiade Beijing 2008, namun gagal. Pada
2011, ia mencatat waktu 45, 07 detik untuk lari 400 meter. Ia pun
memperoleh tiket untuk mengikuti Kejuaraan Dunia 2011 dan Olimpiade
2012. Pada 4 Agustus 2012, Oscar, yang kedua kakinya diamputasi,
menjadi atlet pertama yang mengenakan kaki palsu dalam pertandingan
Olimpiade. Ia disebut orang Blade Runner karena kaki palsunya
berbentuk bilah melengkung.


Daud juga memiliki tekad yang begitu besar untuk mengembalikan tabut
Tuhan ke Yerusalem. Usaha pertamanya gagal (ay. 1-10). Ia ketakutan,
tetapi tidak kehabisan akal. Ia kembali mengangkat tabut itu, kali
ini bukan dengan kereta, tetapi diangkut oleh para imam (band. 1
Taw. 15:1-2). Ia menari-nari dengan sekuat tenaga selama tabut itu
dibawa (ay. 14). Bahkan kali ini setiap enam langkah ada kurban yang
dipersembahkan (ay. 13). Padahal, jarak dari rumah Obed Edom sampai
ke Yerusalem sekitar 10 kilometer! Ia juga siap dihina oleh
istrinya, yang menganggapnya menari-nari seperti orang gila (ay.
22).


Tekadnya itu disertai tujuan yang besar dan keyakinan bahwa apa yang
dilakukannya adalah perkara yang benar dan berkenan kepada Tuhan.
Kita masing-masing tentu memiliki suatu tekad untuk mengejar
sesuatu. Apakah kita mengerahkan tekad itu untuk mengejar pencapaian
yang bermakna dan memuliakan Tuhan? --MRT

ORANG YANG BERTEKAD BESAR UNTUK MENCAPAI TUJUAN LUHUR
SUDAH MERAIH SEPARUH KEMENANGAN

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/02/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/02/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+6:1-22

2 Samuel 6:1-22

1 Daud mengumpulkan pula semua orang pilihan di antara orang
Israel, tiga puluh ribu orang banyaknya.
2 Kemudian bersiaplah Daud, lalu berjalan dari Baale-Yehuda dengan
seluruh rakyat yang menyertainya, untuk mengangkut dari sana
tabut Allah, yang disebut dengan nama TUHAN semesta alam yang
bertakhta di atas kerubim.
3 Mereka menaikkan tabut Allah itu ke dalam kereta yang baru
setelah mengangkatnya dari rumah Abinadab yang di atas bukit.
Lalu Uza dan Ahyo, anak-anak Abinadab, mengantarkan kereta itu.
4 Uza berjalan di samping tabut Allah itu, sedang Ahyo berjalan di
depan tabut itu.
5 Daud dan seluruh kaum Israel menari-nari di hadapan TUHAN dengan
sekuat tenaga, diiringi nyanyian, kecapi, gambus, rebana,
kelentung dan ceracap.
6 Ketika mereka sampai ke tempat pengirikan Nakhon, maka Uza
mengulurkan tangannya kepada tabut Allah itu, lalu memegangnya,
karena lembu-lembu itu tergelincir.
7 Maka bangkitlah murka TUHAN terhadap Uza, lalu Allah membunuh
dia di sana karena keteledorannya itu; ia mati di sana dekat
tabut Allah itu.
8 Daud menjadi marah, karena TUHAN telah menyambar Uza demikian
hebatnya; maka tempat itu disebut orang Peres-Uza sampai
sekarang.
9 Pada waktu itu Daud menjadi takut kepada TUHAN, lalu katanya:
"Bagaimana tabut TUHAN itu dapat sampai kepadaku?"
10 Sebab itu Daud tidak mau memindahkan tabut TUHAN itu ke
tempatnya, ke kota Daud, tetapi Daud menyimpang dan membawanya
ke rumah Obed-Edom, orang Gat itu.
11 Tiga bulan lamanya tabut Tuhan itu tinggal di rumah Obed-Edom,
orang Gat itu, dan TUHAN memberkati Obed-Edom dan seisi
rumahnya.
12 Diberitahukanlah kepada raja Daud, demikian: "TUHAN memberkati
seisi rumah Obed-Edom dan segala yang ada padanya oleh karena
tabut Allah itu." Lalu Daud pergi mengangkut tabut Allah itu
dari rumah Obed-Edom ke kota Daud dengan sukacita.
13 Apabila pengangkat-pengangkat tabut TUHAN itu melangkah maju
enam langkah, maka ia mengorbankan seekor lembu dan seekor anak
lembu gemukan.
14 Dan Daud menari-nari di hadapan TUHAN dengan sekuat tenaga; ia
berbaju efod dari kain lenan.
15 Daud dan seluruh orang Israel mengangkut tabut TUHAN itu dengan
diiringi sorak dan bunyi sangkakala.
16 Ketika tabut TUHAN itu masuk ke kota Daud, maka Mikhal, anak
perempuan Saul, menjenguk dari jendela, lalu melihat raja Daud
meloncat-loncat serta menari-nari di hadapan TUHAN. Sebab itu ia
memandang rendah Daud dalam hatinya.
17 Tabut TUHAN itu dibawa masuk, lalu diletakkan di tempatnya, di
dalam kemah yang dibentangkan Daud untuk itu, kemudian Daud
mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan di hadapan
TUHAN.
18 Setelah Daud selesai mempersembahkan korban bakaran dan korban
keselamatan, diberkatinyalah bangsa itu demi nama TUHAN semesta
alam.
19 Lalu dibagikannya kepada seluruh bangsa itu, kepada seluruh
khalayak ramai Israel, baik laki-laki maupun perempuan, kepada
masing-masing seketul roti bundar, sekerat daging, dan sepotong
kue kismis. Sesudah itu pergilah seluruh bangsa itu,
masing-masing ke rumahnya.
20 Ketika Daud pulang untuk memberi salam kepada seisi rumahnya,
maka keluarlah Mikhal binti Saul mendapatkan Daud, katanya:
"Betapa raja orang Israel, yang menelanjangi dirinya pada hari
ini di depan mata budak-budak perempuan para hambanya, merasa
dirinya terhormat pada hari ini, seperti orang hina dengan tidak
malu-malu menelanjangi dirinya!"
21 Tetapi berkatalah Daud kepada Mikhal: "Di hadapan TUHAN, yang
telah memilih aku dengan menyisihkan ayahmu dan segenap
keluarganya untuk menunjuk aku menjadi raja atas umat TUHAN,
yakni atas Israel, --di hadapan TUHAN aku menari-nari,
22 bahkan aku akan menghinakan diriku lebih dari pada itu; engkau
akan memandang aku rendah, tetapi bersama-sama budak-budak
perempuan yang kaukatakan itu, bersama-sama merekalah aku mau
dihormati."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Bilangan+34-36
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Bilangan+34-36


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Tuesday, February 26, 2013

[i-kan-kisah] [KISAH] Edisi 316 -- Tidak Meledak

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.kristen@blogger.com

KISAH -- Tidak Meledak
Edisi 316, 27 Februari 2013

Shalom,

Pernahkah Anda merasa putus asa dalam menghadapi setiap permasalahan yang Anda alami? Ya, setiap orang pasti memiliki masalah dalam hidup. Namun, tidak setiap orang menyerah dan kalah dengan masalahnya. Edisi Kisah kali ini menceritakan tentang pertobatan seseorang yang telah putus asa akan hidupnya dan sudah kehilangan Tuhan dalam hatinya. Namun, Tuhan mengasihinya dan membawanya kembali kepada-Nya.

Pemimpin Redaksi KISAH,
Sigit
< sigit(at)in-christ.net >
< http://kesaksian.sabda.org/ >


TIDAK MELEDAK

Ini adalah yang ketiga kalinya di dalam karier saya sebagai penegak hukum. Saya memarkir mobil di suatu tempat yang terpencil, mematikan mesin dan radio panggil. Seperti biasa, saya melanjutkan meratapi nasib seorang manusia yang paling kacau di dunia ini, yaitu diri saya sendiri.

Ayah adalah seorang pendeta. Jadi sepanjang hidup, saya selalu mendengar tentang Tuhan dari orang tua saya. Saya teringat peristiwa yang selalu menghantui saya, dengan hati yang kesal, saya berjalan keluar dari gedung gereja tempat ayah melayani, sambil memaki-maki Tuhan, dan meludahi gereja. Saya bersumpah bahwa seumur hidup, saya tidak akan menjejakkan kaki lagi di gereja mana pun.

Saya berkata, "Kalaupun Tuhan itu ada, saya tidak mau berurusan dengan-Nya." Bagi saya, Dia hanyalah Tuhan dari segala kemiskinan, kekalahan, dan keputusasaan, dan sesungguhnya Dia tidak pernah memedulikan saya. Yang Dia lakukan di dalam keluarga kami hanyalah membuat ibu tetap sakit, dan membiarkan kami bangkrut karena harus terus membayar tagihan dokter dan biaya rumah sakit.

Saat masih kecil, saya pernah diberi tahu suatu alasan mengapa kakek begitu cepat dipanggil ke Surga, adalah karena Tuhan sangat membutuhkan kakek di sana. Bukankah ini Tuhan yang mementingkan diri-Nya sendiri? Pikir saya. Apakah Dia tidak berpikir bahwa masih ada anak-anak dan cucu-cucunya yang sangat menyayangi kakek di bumi? Hati saya semakin benci kepada Tuhan.

Sejak kecil, saya selalu memimpikan bahwa suatu saat kelak saya akan menjadi seorang penegak hukum. Akhirnya, mimpi itu terwujud. Namun, kebencian saya pada Tuhan terus mengikuti saya, menyatu pada seragam, lencana, dan pistol saya. Kebencian itu memengaruhi dan memuncak hingga ke sekitar saya, pada orang-orang, terutama saya lampiaskan untuk menindak pelaku kriminal.

Keseharian saya sebenarnya penuh dengan ketakutan, meskipun saya tidak pernah membicarakannya dengan orang lain. Walaupun saya membenci Tuhan, namun ada suara-suara dalam hati saya yang mengatakan bahwa yang saya lakukan adalah salah. Dan, perbuatan saya ini bisa menyeret saya ke neraka, bukan hanya saya sendiri, namun juga menyeret seluruh keluarga saya.

Setiap ada panggilan radio untuk sebuah tugas, saya tahu, ini mungkin adalah hal terakhir yang saya lakukan. Karena hidup saya bisa berakhir di tangan seorang maniak dengan senapannya, ataupun seorang anak kecil yang ketakutan dengan pistol di tangannya. Dan, itulah saatnya saya harus menanggung semua ini di neraka.

Walaupun begitu, saya tidak punya pilihan, saya tetap melanjutkan hidup saya yang tanpa sukacita dan harapan ini. Kebiasaan saya minum-minuman keras bertambah parah, bahkan saya mulai sering mencampurnya dengan obat-obatan terlarang. Pertengkaran besar dengan istri menjadi hal yang biasa terjadi setiap hari. Dan, saya mulai sering membicarakan tentang bunuh diri. Saya selalu mengambil garis depan dalam tugas, berharap saya bisa terbunuh dalam tugas sehingga keluarga saya bisa mendapatkan asuransi dan terbebas dari diri saya yang kacau ini.

Suara itu semakin lama semakin kuat dalam kepala saya dan berkata, "James, kau telah mengacaukan hidupmu, dan hanya ada satu jalan keluar untuk mengakhirinya. Engkau harus mati, engkau harus bunuh diri."

"Nah, sekaranglah waktunya," saya berkata dalam hati. Di tempat yang sepi ini, saya mematikan mesin mobil, mematikan radio panggil, dan mengambil pistol saya.

Saya memejamkan mata, mengucapkan selamat tinggal pada kehidupan saya yang menyedihkan, kemudian menarik pelatuknya. Klik!

Saya memeriksa pistol itu, memasukkan peluru, merenung sambil memandangi pistol Magnum 357 yang telah menemani tugas-tugas saya, dan tidak pernah mengecewakan. Kemudian, saya mengokang pistol itu dan memasukkan ke dalam mulut saya.

Saya memejamkan mata, mengucapkan selamat tinggal pada kehidupan saya yang menyedihkan, kemudian menarik pelatuknya. Klik! Pistol itu tidak meledak! Saya ulangi berkali-kali, klik, klik, klik ..., tetap tidak meledak!

Saya bingung, apa yang terjadi dengan pistol saya, apakah pistol itu rusak? Kemudian, saya arahkan pistol itu keluar jendela dan menembakkannya, dan pistol itu meledak! Gema dari ledakannya membuat kepala saya sakit dan ingin segera mengakhiri hidup.

Kali ini, saya mengarahkan pistol itu ke dahi saya, dan menarik pelatuknya. Kembali, pistol itu macet dan tidak dapat ditembakkan! Saya memeriksa amunisinya dan mencoba menembakkannya sekali lagi, dan pistol itu meledak di luar jendela sekali lagi dengan suara yang membahana. Saya bingung, apa yang terjadi.

Lalu, saya meninggalkan tempat sepi itu, khawatir ada orang yang mendengar suara tembakan yang berasal dari pistol saya dan melaporkannya ke kantor.

Kemudian, saya kembali ke kantor dan membawa pistol itu ke bagian amunisi dan persenjataan untuk diperiksa, namun setelah mereka periksa, pistol saya dinyatakan dalam kondisi yang terawat baik dan tidak rusak.

Karena kejadian itu, saya berpikir keadaan seterusnya akan menjadi baik-baik saja. Saya berpikir itu merupakan sebuah kebetulan yang baik, mungkin selanjutnya banyak keberuntungan yang baik akan terjadi. Akan tetapi, ternyata saya salah.

Ketergantungan saya pada alkohol semakin berat, setidaknya saya menghabiskan satu botol whisky setiap harinya. Dan, tiga jam tanpa minum alkohol merupakan hal yang mustahil bagi saya.

Suara-suara di kepala saya menjadi semakin keras, "James, kamu harus mati!" Suatu hari, saya menjawab suara itu, "Akan tetapi, saya mencintai istri dan anak-anak, saya tidak mau mereka hidup dengan kenyataan bahwa ayahnya bunuh diri." Suara itu menjawab, "Itu mudah, bawa mereka bersamamu." Suara itu bahkan mengajarkan bagaimana membunuh mereka dan setelah itu, membunuh diri saya sendiri. Akan tetapi, rencana itu selalu gagal karena anak-anak dan istri saya terlalu takut untuk melihat saya. Mereka semua pergi bersembunyi saat saya tiba di rumah.

Suara itu mengatakan agar saya melupakan saja keluarga, dan lebih baik membunuh diri sendiri karena saya harus mati. Suatu sore, saya kembali lagi ke tempat di mana saya pertama kali melakukan percobaan bunuh diri. Sekali lagi, saya mengarahkan pistol Magnum 357 saya dan menarik pelatuknya. Dan, klik! Pistol itu tidak meledak.

Bagaimana mungkin dua kali berturut-turut saya mencoba bunuh diri, tapi tidak berhasil? Ini bukan lagi sebuah kebetulan. Saya pikir Tuhan pasti begitu membenci saya, sehingga bahkan di neraka pun Dia tidak mau menerima saya. Dia ingin terus menyiksa saya dan tidak mau saya mengakhiri siksaan hidup ini.

Saat itu, saya tidak tahu bahwa sebenarnya orang tua saya terus berdoa bagi saya setiap hari. Tuhan mendengar doa orang tua saya, dan saya tidak tahu bahwa Dia punya rencana yang indah atas hidup saya.

Percobaan bunuh diri yang gagal dua kali itu terjawab. Ketika istri saya menerima Tuhan Yesus, ia seperti dilahirkan kembali. Saya bisa melihatnya, saya bisa merasakannya, dia kini selalu tersenyum saat melihat saya. Sebelumnya, dia tidak pernah tersenyum pada saya. Padahal, saat itu kami sedang dalam proses perceraian, namun dia membatalkannya. Saat saya ingin memulai perkelahian dengan mengucapkan kata-kata kasar padanya, dia memandang saya dengan kasih, dan berkata, "James aku mencintaimu." Dengan tenang, ia berlalu meninggalkan saya dalam kebingungan dan saya hanya bisa terdiam.

Saya terkejut akan perubahan istri saya. Dan, itu mendatangkan pengaruh besar dalam perubahan hidup saya. Istri saya seperti menemukan sukacita, hidup, dan jalan keluar dari semua masalahnya. Meski saya selalu menjadi sumber penderitaannya, hal itu sepertinya tidak berpengaruh lagi padanya karena sukacita dan damai yang ada di dalam hatinya mengalahkan semua itu. Saya ingin mengetahui apa penyebabnya. Akan tetapi, saya tidak berani menanyakannya.

Saya memunyai teman-teman sesama polisi yang dengan mereka saya bergaul. Anehnya, akhir-akhir ini mereka tidak mau lagi minum-minum bersama saya dan tidak mau lagi mendengarkan humor-humor jorok saya. Saya ditinggalkan sendirian. Tidak lama kemudian, saya mengetahui bahwa ternyata mereka telah memiliki pergaulan baru, yang bernama FGBMFI. Mereka justru mengundang saya untuk makan malam bersama. Saya menerimanya dan mengikuti acara makan malam yang diadakan di sebuah restoran. Akan tetapi, saat mengikuti acara itu, saya merasa dijebak dan saya sangat marah karenanya. Saya memaki-maki teman saya dan juga istri saya yang ikut dalam acara itu. Akhirnya, setelah marah-marah, saya bisa tenang sebentar. Saya berkata dalam hati, "Oke, kali ini saya ikuti permainan konyol kalian, saya ingin lihat sampai di mana permainan ini berakhir."

Pembicara malam itu adalah seorang pebisnis yang bersaksi bagaimana ajaibnya Tuhan bekerja di dalam kehidupannya. Satu ucapannya yang tidak pernah bisa saya lupa adalah: "Sekalipun tidak ada neraka untuk ditakuti atau tidak ada surga untuk dikejar, saya akan tetap menjadi seorang Kristen karena menjadi Kristen sangatlah menyenangkan."

Saya tidak bisa tidur karena memikirkan kata-kata itu. Saya dibesarkan di lingkungan gereja, dan sepanjang pengetahuan saya, orang-orang datang ke gereja dengan penuh permasalahan dan minta didoakan. Namun, yang Pendeta katakan hanyalah bersabar dan bertahanlah. Hal itu membuat saya berpikir bahwa menjadi orang Kristen adalah sama dengan melekatkan diri pada penderitaan, dan harus terus bersabar serta bertahan dengan penderitaan itu. Akan tetapi, saat ini saya tidak melihat penderitaan itu ada di wajah istri dan teman-teman saya. Yang saya lihat, mereka sangat "senang" menjadi Kristen. Mereka tidak terlihat sedang "bertahan dan bersabar sampai nanti".

Sekarang, saya kembali lagi ke tempat di mana saya sudah berulang kali mencoba bunuh diri. Saya mematikan mesin, mematikan radio panggil, mengeluarkan pistol, memandangnya cukup lama, dan memasukkan kembali pistol itu ke dalam sarungnya. Hari itu adalah minggu pertama di bulan Juni tahun 1970, pukul 9.45 pagi.

Di situ, saya menangis sejadi-jadinya dan berseru, "Tuhan, aku lelah hidup dalam neraka ini. Aku minta ampun atas dosa-dosaku. Aku siap memulai lembar baru dalam kehidupanku, dan berjanji semua hal salah yang telah aku lakukan akan aku ubah menjadi hal-hal baik sepanjang sisa hidupku ini. Tuhan Yesus..., maukah Engkau datang dalam hidupku?" Saat itu, tiba-tiba ada sebuah perasaan hangat luar biasa memenuhi seluruh tubuh saya. Saya terus menangis saat merasakan sebuah sukacita yang telah lama saya nantikan, kini muncul dalam hati saya. Sebuah damai yang tidak pernah saya rasakan sebelumnya memenuhi dan menghangatkan hati saya. Saat itu juga, saya dilahirkan baru.

Setelah hari itu, semuanya berubah. Perkawinan kami dipulihkan, keinginan untuk merokok dan alkohol mendadak hilang. Bahkan, saya mendoakan penjahat yang saya tangkap dan banyak dari mereka yang bertobat. Saya bahkan pernah mendoakan seseorang yang terperangkap dalam mobilnya akibat kecelakaan. Menurut tim penyelamat, satu-satunya cara menyelamatkannya adalah dengan memotong bagian tubuhnya yang terjepit dan kemudian mengeluarkannya. Kemudian, saya berdoa dengan orang itu. Selesai berdoa, saya meminta tim penyelamat mencoba mengeluarkannya lagi tanpa memotong tubuhnya, dan mereka berhasil. Korban kecelakaan itu berhasil diselamatkan tanpa perlu ada bagian tubuhnya yang dipotong.

Di kemudian hari, Tuhan memanggil saya untuk melayani-Nya sepenuh waktu, dan Dia benar-benar menyediakan apa pun yang kami perlukan dalam kehidupan rumah tangga kami. Sebelumnya, saya sempat bertugas menjadi pengawal pribadi Gubernur Jimmy Carter. Dalam tugas itu, saya berkesempatan berbagi dengan Gubernur tentang kesaksian hidup saya, bagaimana Tuhan mengubahkan dan menolong saya secara luar biasa. Saya percaya kisah saya itu banyak memengaruhi beliau dan keputusan-keputusannya mengantarnya ke kursi Presiden. Begitulah kesaksian hidup saya, bagaimana Tuhan yang saya dengar dari sebuah pertemuan FGBMFI menyelamatkan saya dan rumah tangga saya. Sekarang, saya selalu berkata, "Sekalipun tidak ada neraka untuk ditakuti atau surga untuk dikejar, saya akan tetap menjadi orang Kristen karena menjadi orang Kristen itu menyenangkan dan penuh sukacita di dalam Yesus Kristus.

Diambil dan disunting dari:
Judul majalah: SUARA edisi 79 -- FGBMFI, 2005
Penerjemah: Lucky Mamusung
Penerbit: Communication Department - Full Gospel Business Men`s Fellowship Internasional - Indonesia, Jakarta
Halaman: 20 -- 23


POKOK DOA

1. Mari kita berdoa bagi orang-orang yang saat ini telah kehilangan kasih Kristus dalam hidup mereka. Kiranya Roh Kudus mengingatkan dan membawa hidup mereka kembali melekat pada Kristus.

2. Mohonlah kepada Tuhan Yesus agar gereja-gereja, sebagai organisasi dan tubuh Kristus, berperan sebagaimana mestinya, yaitu menjadi wadah bagi orang-orang yang membutuhkan pertolongan dalam kehidupan rohani mereka.

3. Berdoalah agar Kristus senantiasa memberikan kekuatan dan pertolongan kepada setiap orang percaya dalam menghadapi segala bentuk permasalahan kehidupan.


"Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat." (Wahyu 2:5)
< http://alkitab.sabda.org/?Why+2:5 >


Kontak: kisah(at)sabda.org
Redaksi: Sigit, Doni K., dan N. Risanti
Berlangganan: subscribe-i-kan-kisah(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-kisah(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/kisah/arsip/
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2013 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >


STOP PRESS: PUBLIKASI E-KONSEL: BAHAN-BAHAN PELAYANAN KONSELING KRISTEN

Seiring dengan pesatnya perkembanganya dunia, kompleksitas masalah hidup pun semakin meningkat dengan berbagai variasinya. Manusia tidak hanya membutuhkan dan mencari materi. Penguatan, bimbingan, dan penghiburan pun menjadi "kebutuhan" yang penting di tengah kesasakan dan rupa-rupa masalah kehidupan. Ini adalah kesempatan besar bagi orang percaya untuk melayani sesama dalam pelayanan bimbingan yang alkitabiah! Anda ingin mendapat perlengkapan yang lebih dalam bidang pelayanan konseling?

Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org > mengajak Anda untuk bergabung menjadi pelanggan Publikasi e-Konsel! Publikasi e-Konsel menyajikan artikel, bimbingan alkitabiah, tanya-jawab, komunitas konselor, tips, dan masih banyak kolom lainnya untuk memperlengkapi Anda. Cara berlangganan sangat mudah dan GRATIS! Kirimkanlah email Anda ke < subscribe-i-kan-konsel(at)hub.xc.org > atau ke < konsel(at)sabda.org > dan setiap minggunya Anda akan memperoleh bahan-bahan tertulis dalam email Anda. Jika Anda rindu ambil bagian dalam pelayanan konseling, jangan ragu untuk berlangganan publikasi e-Konsel.

Dapatkan arsip e-Konsel sejak tahun 2001 di: < http://sabda.org/publikasi/e-konsel/arsip/ >

[i-kan-binaanak] [e-BinaAnak] Edisi 625 -- Peran Doa dalam Pelayanan Anak (IV)

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.kristen@blogger.com

e-BinaAnak -- Peran Doa dalam Pelayanan Anak (IV)
625/Februari/IV/2013

Shalom,

Seorang murid berkata kepada Yesus, "Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya." Bagaimana respons Yesus? Tuhan Yesus segera mengajarkan kepada murid-murid-Nya bagaimana seharusnya mereka berkata-kata saat berdoa. Peristiwa ini harus kita ingat karena bagi Yesus, berdoa merupakan hal yang penting. Bukan hanya sebatas berkomunikasi dengan Tuhan, melainkan berkata-kata seturut kehendak Tuhan melalui doa kita. Melalui e-BinaAnak edisi 625 ini, kiranya kita semua semakin mengerti arti penting berdoa dan bagaimana seharusnya kita berdoa.

Selamat melayani, Tuhan memberkati.

Staf Redaksi e-BinaAnak,
Santi T.
< http://pepak.sabda.org/>


"Dan setiap kali aku berdoa untuk kamu semua, aku selalu berdoa dengan sukacita. Aku mengucap syukur kepada Allahku karena persekutuanmu dalam Berita Injil mulai dari hari pertama sampai sekarang ini." (Filipi 1:4-5)


BAHAN MENGAJAR: PELAJARAN BERDOA

Tujuan Pelajaran:
1. Anak-anak menyadari pentingnya berdoa.
2. Anak-anak dapat melakukan doa secara terus-menerus tanpa paksaan.

Firman Tuhan: Lukas 11:1-13

Ayat Hafalan: Lukas 11:9

Kata Kunci: Mintalah, Carilah, Ketuklah.

Yel-Yel: Doa? Gaya hidupku.

Pendahuluan: (Sebuah cerita sederhana untuk mencairkan suasana.)

Tok, tok. (Siapa di sana?) Andi. (Andi siapa?) Selamat datang!
Tok, tok. (Siapa di sana?) kano. (Kano siapa?) Kano keluar dan bermain?
Tok, tok. (Siapa di sana?) Boo. (Boo siapa?) Mengapa kamu menangis?
Tok, tok. (Siapa di sana?) Tank. (Tank siapa?) Tank, kamu akan bahagia karena ini adalah akhir dari "tok", "tok"anku.

Sekarang, saya memiliki tebakan untuk kalian. Apakah kamu tahu bagaimana sebuah tok, tok, seperti sebuah doa? Jika kamu tidak melakukan tok, tok, tidak akan ada sesuatu yang terjadi. Apa yang saya maksudkan? Saya akan menjelaskannya.

Cerita firman:
Satu hari, Yesus mengajar murid-murid-Nya tentang bagaimana berdoa. Dia berkata, "Jika seorang di antara kamu pada tengah malam pergi ke rumah seorang sahabatnya dan berkata kepadanya: Saudara, pinjamkanlah kepadaku tiga roti, sebab seorang sahabatku yang sedang berada dalam perjalanan singgah ke rumahku dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya; masakan ia yang di dalam rumah itu akan menjawab: Jangan mengganggu aku, pintu sudah tertutup dan aku serta anak-anakku sudah tidur; aku tidak dapat bangun dan memberikannya kepada saudara. Aku berkata kepadamu: Sekalipun ia tidak mau bangun dan memberikannya kepadanya karena orang itu adalah sahabatnya, namun karena sikapnya yang tidak malu itu, ia akan bangun juga dan memberikan kepadanya apa yang diperlukannya. Oleh karena itu, Aku berkata kepadamu: mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu akan dibukakan." (Lukas 11:5-10)

Yesus mencoba untuk membuat murid-murid-Nya mengerti, dan Dia ingin kita juga mengerti, bahwa ketika kita meminta kepada Bapa, kita menerima. Ketika kita mencari Allah, kita akan menemukan-Nya. Ketika kita mengetuk, Allah akan membukakan pintu.
Tok, Tok. Siapa di sana ? Allah di sini -- dan Dia menjawab doa! Dan, itulah sebabnya, kita harus berdoa sebagaimana Yesus ajarkan kepada kita.

Epilog:
"Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu. Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kamipun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan."

Cerita aplikasi: (Cerita aplikasi ini membantu untuk kelanjutan cerita.)

Nats firman: Lukas 18:1
(Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.)

Pernahkah kamu meminta sesuatu yang sangat kamu inginkan kepada orang tuamu, dan memaksa mereka secara terus-menerus sampai mereka berkata, "Ya"? Mungkin hal itu adalah mainan yang sangat bagus, sebuah binatang peliharaan, atau sebuah sepeda baru. Jika hal itu sungguh-sungguh kamu butuhkan, kamu mungkin akan terus-menerus mengingatkannya.

Suatu ketika, ada seorang anak kecil yang mencari perangkat alat musik yang dapat dimainkan dalam band sekolah. Anak ini pulang ke rumah dan memberi tahu orang tuanya supaya mereka membelikan perangkat alat musik itu untuknya, dan dia akan memakainya untuk bermain dalam band sekolah. Orang tuanya tidak menjawab "ya" ataupun "tidak". Mereka berkata, "Kami akan memikirkan hal itu."

Setelah beberapa hari, orang tua anak itu tetap tidak mengatakan sesuatu kepadanya. Anak itu kembali menanyakannya kepada orang tuanya. Orang tua anak itu tetap tidak menjawab "ya" ataupun "tidak". Mereka berkata, "Kami akan tetap memikirkan hal itu." Suatu hari, dalam perjalanan pulangnya dari sekolah, anak itu memutuskan untuk berhenti di sebuah toko musik untuk melihat alat-alat musik. Sementara berjalan ke dalam toko, pikiran pertamanya adalah matanya tidak akan terlepas dari sebuah keindahan alat-alat musik. Ketika itu, matanya tertuju pada sebuah trompet yang berkilau dan bukan hanya terlihat baru, melainkan juga sangat bagus dan terlihat sangat keren dengan sarung kulit buaya palsunya. Itulah hal yang sangat dia inginkan.

Malam itu, ketika mereka makan bersama, anak itu berkata kepada orang tuanya, "Saya pergi ke toko musik hari ini sesudah pulang sekolah, dan toko itu memiliki trompet yang sangat baik untuk digunakan. Itu sangat sesuai dengan apa yang kuinginkan dan harganya hanya 900 ribu." Ayah anak itu berkata kepada istrinya, "Saya lelah, mungkin lebih baik kita pergi melihat trompet itu dan menghentikan permohonannya itu." Hari berikutnya, anak laki-laki itu pergi ke toko musik dengan orang tuanya dan mereka membelikan dia trompet itu. Anak itu bergabung dengan band musik di sekolahnya –- dan dia tetap bermain dengan trompetnya itu. Selama berada di SMA, dia terus bermain dalam bandnya. Ketika lulus dari SMA, dia melanjutkan ke perguruan tinggi dan mengambil bidang musik. Setelah lulus dari kuliah, ia menjadi seorang guru musik.

Perbedaan hidup anak itu dimulai ketika orang tuanya memberikan sebuah alat musik untuk pertama kalinya, supaya tidak pernah diingatkan lagi. Alkitab mengajar kita seperti orang tua yang ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya, dan akan memberikan apa yang diminta oleh anaknya. Bapa kita yang di surga selalu mendengar dan menjawab permintaan kita. Terkadang, kita meminta sesuatu kepada Tuhan hanya satu kali dan tidak pernah mengingatkan-Nya lagi. Mungkin, ketidaksabaran kita ditunjukkan ketika kita meminta sesuatu. Kita ingin Allah berkata, "Ya," dan kita ingin Dia memberikan sekarang juga! Yesus mengatakan bahwa kita harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu. Mungkin Allah hanya ingin melihat kita menunjukkan kesungguhan dalam meminta yang kita minta kepada-Nya. Apakah ini berarti bahwa jika kita tetap meminta sesuatu secara terus-menerus, Allah akan selalu memberikannya bagi kita? Tidak! Akan tetapi, Ia mencintai kita dan ingin memberikan yang terbaik untuk kita, dan dia akan menjawab "Ya" jika Dia berkenan.

Permainan:
1. Tujuan: untuk membantu anak mengingat ayat hafalan.
2. Langkah:
a. Gunting sebuah kertas menjadi 3 bagian. Setiap bagiannya bertuliskan: mintalah, carilah, ketuklah.
b. Ajak anak-anak untuk mengingat respons pada ketiga kata tersebut, "mintalah" responsnya (maka akan diberikan), "carilah" responsnya (maka kamu akan mendapat), dan "ketuklah" responsnya (maka pintu akan dibukakan bagimu).
c. Angkat secara acak tulisan-tulisan tersebut dan mintalah respons anak-anak.

Diambil dan disunting dari:
Nama situs: christforworld.blogspot.com
Alamat URL: http://christforworld.blogspot.com/2007/07/pelajaran-doa.html
Judul asli artikel: Doa
Penulis: Tidak dicantumkan
Tanggal akses: 24 Januari 2013


MUTIARA GURU: MENGAPA KITA HARUS PERGI KEPADA ALLAH UNTUK SUATU PERTOLONGAN?

Kita harus minta pertolongan kepada Allah karena kita membutuhkan Dia. Mengajukan pertanyaan mengapa kita harus pergi kepada Allah adalah sama dengan bertanya, "Mengapa kita harus pergi ke stasiun pompa bensin untuk memperoleh bensin?" Allah adalah satu-satunya yang memberi kita hidup; satu-satunya yang membuat kita mampu untuk bekerja, berbicara, dan bergerak. Dialah satu-satunya yang memberi kita pengetahuan dan segala hal yang kita butuhkan. Berpikir secara nalar, Dialah satu-satunya yang dapat menolong kita. Karena itu, kita harus pergi kepada Allah untuk pertolongan.

Ayat kunci:
Dalam kesesakan aku telah berseru kepada TUHAN. TUHAN telah menjawab aku dengan memberi kelegaan. (Mazmur 118:5)

Ayat terkait:
Mazmur 17:6; 118:7-9; 144:2; Ibrani 13:6

Pertanyaan terkait:
Bila seseorang berada dalam kesulitan dan tidak berdoa, apakah Anda harus berdoa untuk dia? Apakah kita berdoa bila kita membutuhkan?

Catatan untuk pelayan anak:
Dunia tidak mengajar anak-anak untuk mengenali Allah sebagai sumber pertolongan mereka. Mereka butuh belajar mengenai hal ini dari Anda. Arahkan anak-anak Anda kepada Allah dalam doa, sebagai perhentian pertama dalam seluruh perjalanan menuju pertolongan dan mencari jawaban.

Diambil dan disunting dari:
Judul buku: 107 Pertanyaan Anak-anak tentang Doa
Penulis: Tidak dicantumkan
Penerbit: Betlehem Publishers, Jakarta 1998
Halaman: 39


Kontak: binaanak(at)sabda.org
Redaksi: Davida, Santi T., dan Elly
Berlangganan: subscribe-i-kan-binaanak(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-binaanak(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/e-binaanak/arsip/
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2013 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

[i-kan-humor] [e-Humor] 2168 Februari/2013

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.kristen@blogger.com

e-Humor
2168, Februari 2013

Shalom,

Anak yang cerdik sering menjadi kebanggaan orang tuanya. Orang-orang di sekitarnya mungkin juga merasa senang. Namun, berbeda dengan tokoh humor kita kali ini. Dia adalah anak yang cerdik, tapi kecerdikannya tidak membawa dampak positif bagi orang lain. Selamat menyimak. Tuhan memberkati.

Redaksi Tamu e-Humor,
Tatik W.
< http://humor.sabda.org/ >


2168. MANA TELURNYA

Soni adalah anak yang terkenal cerdik. Namun, dia cenderung nakal. Suatu ketika, guru bahasa Indonesianya memberi tes mendadak. Soni yang dari tadi menjahili teman sebangkunya, mendapat kesempatan dites pada urutan pertama.

Guru: Soni, silakan buat satu kalimat menggunakan kata 'telur'!

Karena dari tadi dia tidak memerhatikan, maka dia gelagapan menjawab pertanyaan yang dilontarkan.

Soni: Ya, Bu. "Saya memakan sepotong kue tadi pagi."

Guru: Lho, mana 'telur'-nya!

Siswa: Di dalam kue, Pak.

[Sumber kiriman dari: Redaksi]

Mengerti jalannya sendiri adalah hikmat orang cerdik, tetapi orang bebal ditipu oleh kebodohannya. (Amsal 14:8) < http://alkitab.sabda.org/?Amsal+14:8 >


Kontak: humor(at)sabda.org
Redaksi: Amy G. dan Yusak
Berlangganan: subscribe-i-kan-humor(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-humor(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/e-humor/arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2013 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

(e-RH) Februari 27 -- SUSAH BERBUAT BAIK?

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 27 Februari 2013
Bacaan : Matius 26:36-46
Setahun: Bilangan 32-33
Nats: ... "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini
lalu dari hadapan-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki,
melainkan seperti yang Engkau kehendaki." (Matius 26:39)

Judul:

SUSAH BERBUAT BAIK?

Suatu saat acara donor darah di kampus saya diikuti oleh lebih
banyak peserta. Waktu menunggu giliran seorang pendonor menjadi
lebih lama dari biasanya. Dalam kejemuan menunggu, seorang pendonor
bergumam, "Mau berbuat baik saja kok susah sekali ya?"


Memang seringkali berbuat baik itu tidak mudah. Ini yang dialami
oleh Tuhan Yesus dalam usaha-Nya untuk menyelamatkan manusia. Dia
harus melewati proses hukuman salib yang mengerikan. Yesus sempat
merasa gentar. Karena itu, Dia sempat bertanya apakah ada cara lain.
Tetapi, memang tidak ada jalan lain. Yesus harus menerima
penderitaan dan kematian melalui salib itu untuk menyelamatkan
manusia. Selanjutnya kita tahu bahwa akhirnya Yesus, karena
kasih-Nya, menanggung semuanya itu bagi penebusan kita.


Dalam usaha kita berbuat baik bagi orang lain, kadang banyak
kesulitan dan rintangan yang menghadang. Orang yang menolong korban
kecelakaan lalu lintas malah dibebani dan ditanyai bermacam hal oleh
pihak yang berwenang. Orang yang ingin menolong korban bencana
teralangi oleh jalur transportasi yang terputus. Organisasi yang
ingin melakukan bakti sosial dicurigai memiliki motivasi
tersembunyi. Dan sebagainya.


Akan tetapi, jangan sampai alangan tersebut membuat kita berhenti
berbuat baik. Biarlah rintangan yang muncul itu menjadi ujian bagi
ketulusan kita. Dan, jika kita sungguh-sungguh tulus, sebagaimana
Yesus menanggung penyaliban, kita akan dimampukan untuk melewati
berbagai hambatan tersebut. --ALS

BERBUAT BAIK MEMANG TIDAK SELALU MUDAH,
NAMUN TETAPLAH BERBUAT BAIK

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/02/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/02/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Matius+26:36-46

Matius 26:36-46

36 Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu
tempat yang bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada
murid-murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana
untuk berdoa."
37 Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka
mulailah Ia merasa sedih dan gentar,
38 lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau
mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan
Aku."
39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya
Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari
pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan
seperti yang Engkau kehendaki."
40 Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati
mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: "Tidakkah
kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku?
41 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam
pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah."
42 Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya: "Ya
Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila
Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!"
43 Dan ketika Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur,
sebab mata mereka sudah berat.
44 Ia membiarkan mereka di situ lalu pergi dan berdoa untuk ketiga
kalinya dan mengucapkan doa yang itu juga.
45 Sesudah itu Ia datang kepada murid-murid-Nya dan berkata kepada
mereka: "Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Lihat, saatnya
sudah tiba, bahwa Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang
berdosa.
46 Bangunlah, marilah kita pergi. Dia yang menyerahkan Aku sudah
dekat."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Bilangan+32-33
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Bilangan+32-33


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA
Miliki Blog atau Website Sendiri
Dapatkan Panduannya
Hubungi : 0813 5643 8312 - 0857 5737 8151 - 0431 8013154
Format SMS : Panduan Isi Pesan
Klik Demo / Contoh & Tutor Tingkat Menengah
atau pilih template :
Klik, Pilih & Pesan Sekarang / Contoh & Tutor Tingkat Menengah
G R A T I S
The Christian Blog @ 2011 - 2012
Designer : Joni Wawoh, SH
hostgator promo