Renungan Harian & Leadership Kristen
| Renungan | Bina | Bio | Buku | Doa | E-JEMMi | Kisah | Konsel | Leadership | Wanita | Humor |

Saturday, November 3, 2012

[KADOS] Kalender Doa SABDA: 05 -- 11 November 2012

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.kristen@blogger.com

KADOS -- Edisi 124 (5 -- 11 November 2012)

Shalom,

Sering kali, kita mendengar orang bersaksi tentang jawaban doa atas persoalan besar yang mereka hadapi, sehingga kita juga ikut berpikir bahwa doa hanya akan berguna untuk menjawab persoalan yang besar saja. Namun, sebenarnya Tuhan juga dapat menjawab persoalan-persoalan yang kecil. Tidak ada hal yang terlalu besar dan tidak ada yang terlalu kecil untuk Tuhan. Tuhan selalu setia mendengar dan menjawab doa-doa kita. Selamat berdoa.

Redaksi Tamu KADOS,
Yusak Charisma Nugraha
< http://doa.sabda.org >


5 November 2012 -- Pertumbuhan Iman Umat Percaya

Pancasila dan UUD 1945 merupakan sumber hukum tertinggi di Indonesia. Dan kebebasan umat beragama dalam menjalankan keyakinannya dilindungi oleh hukum di Indonesia. Meskipun begitu, masih ada beberapa wilayah di Indonesia yang masih kurang leluasa, untuk melakukan ibadah dan persekutuan kristiani karena jumlah umat percaya sangat minoritas di wilayah tersebut. Mari kita berdoa kepada Tuhan Yesus bagi setiap umat percaya di Indonesia, agar tetap bertumbuh dalam iman di tengah tantangan yang Tuhan izinkan mereka alami. Biarlah Tuhan menolong mereka untuk tetap kuat dan semakin dewasa dalam iman, melalui doa pembacaan firman Tuhan secara pribadi.

6 November 2012 -- Lembaga-Lembaga Misi di Indonesia

Keberhasilan pelayanan misi di daerah-daerah yang belum terjangkau, sangat ditentukan oleh keberadaan lembaga-lembaga misi yang mendukung para pelayan misi. Lembaga-lembaga misi melengkapi dan mencukupi kebutuhan anak-anak-Nya yang melayani di ladang misi. Mari berdoa kepada Tuhan untuk lembaga-lembaga misi yang ada di Indonesia, agar Tuhan mempertajam lembaga-lembaga misi ini untuk melihat dan menggarap ladang-ladang misi di Indonesia. Doakan juga agar Tuhan memberi hikmat supaya lembaga misi semakin kreatif dalam menentukan metode dan sarana penginjilan, yang nantinya diterapkan para pelayan misi.

7 November 2012 -- Penculikan Anak-Anak

Kasus penculikan dan perdagangan anak sempat marak beberapa bulan terakhir. Hal ini cukup meresahkan para orang tua, khususnya mereka yang memiliki anak-anak yang masih kecil. Guna melindungi buah hatinya, tak sedikit orang tua yang melarang anaknya untuk sekadar bermain-main bersama anak-anak tetangga di luar rumah. Mari kita berdoa kepada Tuhan, agar Ia melindungi anak-anak yang masih kecil ini dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Berdoa pula bagi orang tua mereka, agar bisa lebih mengawasi anak mereka dan tidak dikuasai oleh rasa takut yang berlebihan.

8 November 2012 -- Para Pejabat Negara

Kita patut bersyukur karena hidup dalam suatu era dengan tatanan pemerintahan yang cukup baik. Sungguh tidak dapat dibayangkan, bila tidak ada pemerintah yang mengatur seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Pastinya, akan terjadi kekacauan dan kesulitan. Tugas kita sekarang adalah turut mendukung program-program pemerintah, dengan baik dan aktif memberikan masukan bagi kinerja pemerintah. Yang tidak kalah penting adalah memberikan dukungan doa kepada setiap pejabat pemerintahan negara kita. Mari kita bersatu hati, berdoa kepada Tuhan Yesus agar setiap pejabat negara mampu bekerja dengan jujur dan tulus untuk kemajuan bangsa. Biarlah setiap program disusun dan dijalankan hanya untuk kepentingan bangsa dan negara semata.

9 November 2012 -- Anak Jalanan dan Tunawisma

Ketika kita bepergian ke kota-kota besar di Indonesia, ketika kita berada di tempat-tempat umum maupun di kendaraan-kendaraan umum, pemandangan yang paling sering kita jumpai adalah anak-anak jalanan dan tunawisma yang sedang mencari rejeki. Tidak jarang, mereka menjadi korban para preman atau sesama orang jalanan yang jahat. Sebagai anak Tuhan, perasaan kita tentu sangat sedih melihat hal seperti itu. Mungkin tidak banyak yang dapat kita lakukan untuk mereka, supaya mereka terbebas dari keadaan seperti itu. Dalam kesempatan ini, kami mengajak Anda berdoa kepada Tuhan bagi anak-anak jalanan dan para tunawisma di mana pun mereka berada, supaya Tuhan Yesus campur tangan untuk mengentaskan hidup mereka dari keterpurukan yang mereka alami saat ini. Doakan pula untuk keselamatan dan perlindungan selama mereka bekerja.

10 November 2012 -- Peringatan Hari Pahlawan

Pada hari ini, bangsa kita memperingati hari Pahlawan. Jasa para pahlawan telah memungkinkan kita untuk hidup dalam negara yang bebas dari penjajahan bangsa asing. Mari kita bersyukur kepada Tuhan atas setiap hasil yang sudah kita nikmati berkat jasa-jasa mereka. Bawalah dalam doa kepada Tuhan, agar Ia memberikan hikmat dan bijaksana bagi bangsa dan negara kita untuk tetap melanjutkan perjuangan para pahlawan, sehingga kita bisa bebas dari segala bentuk penjajahan.

11 November 2012 -- Anak-Anak Tuhan yang Sakit

Mungkin Anda pernah mendengar atau membaca pernyataan "Kesehatan Mahal Harganya", entah melalui media cetak maupun elektronik. Pernyataan tersebut tidaklah salah. Bisa kita bayangkan apabila salah satu anggota tubuh kita mengalami 'kerusakan', pasti akan ada banyak uang yang kita keluarkan untuk memperbaikinya. Namun, apakah kita pernah memikirkan bahwa ada banyak saudara kita yang mengalami sakit berkepanjangan dan telah mengeluarkan banyak biaya, namun penyakit mereka tak kunjung sembuh? Tidak sedikit dari mereka yang putus asa dan kehilangan pengharapan. Kami mengajak Anda untuk berdoa bersama bagi saudara-saudara kita yang sedang dalam kondisi lemah fisik, agar Tuhan Yesus menjamah sakit penyakit itu sehingga menjadi sembuh. Kita berharap dengan kesembuhan itu mereka boleh bersukacita dan nama Tuhan dipermuliakan.


Kontak: < doa(at)sabda.org >
Redaksi: Novita Yuniarti dan Yonathan Sigit
Kontributor: Is Ardiansah, Doni Kukuh Mandiri, dan Agustina Hariyati Rattu
Tim Editor: Davida Welni Dana, Berlian Sri Marmadi, dan Santi Titik Lestari
(c) 2012 -- Yayasan Lembaga SABDA
< http://www.ylsa.org >
Rekening: BCA Pasar Legi Solo;
No. 0790266579
a.n. Yulia Oeniyati
< http://blog.sabda.org/ >
< http://fb.sabda.org/doa >
Berlangganan: < subscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org >
Berhenti: < unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org >

(e-RH) November 04 -- LEBIH DARI SEKADAR RECEH

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 4 November 2012
Bacaan : Lukas 18:35-43
Setahun: Matius 23; Lukas 20-21
Nats: Mereka yang berjalan di depan menegur dia supaya ia diam. ...
Yesus berhenti dan menyuruh membawa orang itu kepada-Nya. (Lukas
18:39-40)

Judul:

LEBIH DARI SEKADAR RECEH

Mohon bantuan untuk membeli buku sekolah." Kertas itu diletakkan
seorang gadis kecil di meja warung makan tempat saya bersantap. Saya
bergumul bagaimana harus meresponinya. Bukankah jika saya mengaku
mengasihi Tuhan, saya seharusnya membantu? Namun, saya pernah
diperingatkan adanya kelompok yang sengaja mempekerjakan anak-anak
untuk mengemis. Bisa saja saya justru turut andil membuatnya
bertumbuh dengan mental peminta-minta. Apakah itu kasih?



Yesus, yang sempurna kasih-Nya kepada Bapa, juga pernah menghadapi
pengemis. Apa yang dilakukan-Nya? Dia tidak memberi receh ketika
orang itu minta belas kasihan; juga tidak marah karena perjalanannya
diganggu. Dia berhenti, memperhatikan dari dekat, dan menanyakan
kebutuhannya (ayat 40). Tampaknya si pengemis sudah mendengar siapa
Yesus. Bukan sedekah yang ia minta, melainkan penglihatan yang dapat
mengubah hidupnya. Tindakan kasih Yesus tak hanya memenuhi kebutuhan
si pengemis, tetapi juga membawa banyak orang memuji Allah (ayat
43).



Saya ingin mengikuti jejak Yesus. Jadi, meski bergumul, saya
menanyakan kebutuhannya. "Buku apa yang kamu perlukan? Saya akan
membelikannya untukmu." Gadis itu terkejut. Ia bergegas menjauh.
Tampaknya ia tidak benar-benar membutuhkan buku. Saya tercenung,
sedih. Tidak semua pengemis di Yerikho sungguh-sungguh ingin
mengalami perubahan hidup. Tidak juga di Indonesia. Namun, saya
belajar satu hal. Mengasihi Tuhan itu bukan sekadar memberi receh
agar saya terbebas dari gangguan, tetapi memberi diri memperhatikan
kebutuhan sesama yang sesungguhnya, seperti teladan Yesus (lihat 1
Yohanes 2:6). --MEL

MENGASIHI TUHAN ITU BELAJAR HIDUP SEPERTI YESUS,
MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN DENGAN KASIH YANG TULUS.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-11-04
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/11/04/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/11/04/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Lukas+18:35-43

Lukas 18:35-43

35 Waktu Yesus hampir tiba di Yerikho, ada seorang buta yang duduk
di pinggir jalan dan mengemis.
36 Waktu orang itu mendengar orang banyak lewat, ia bertanya: "Apa
itu?"
37 Kata orang kepadanya: "Yesus orang Nazaret lewat."
38 Lalu ia berseru: "Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!"
39 Maka mereka, yang berjalan di depan, menegor dia supaya ia diam.
Namun semakin keras ia berseru: "Anak Daud, kasihanilah aku!"
40 Lalu Yesus berhenti dan menyuruh membawa orang itu kepada-Nya.
Dan ketika ia telah berada di dekat-Nya, Yesus bertanya
kepadanya:
41 "Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?" Jawab orang
itu: "Tuhan, supaya aku dapat melihat!"
42 Lalu kata Yesus kepadanya: "Melihatlah engkau, imanmu telah
menyelamatkan engkau!"
43 Dan seketika itu juga melihatlah ia, lalu mengikuti Dia sambil
memuliakan Allah. Seluruh rakyat melihat hal itu dan memuji-muji
Allah.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Matius+23
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Matius+23
http://alkitab.sabda.org/?Lukas+20-21


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Re: [i-kan-binaguru] Info: TRAINING 1 FOR 50 di JAKARTA

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   
Teman2,

Ini ada titipan dari Panitia (Ibu Vonny) untuk info no telp yang bisa dihubungi (021-4526235)
Demikian sekilas info :-)

2012/11/2 Meilania Chen <meilania.chen@gmail.com>
---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   
Shallom teman-teman ...

Bagi yang tinggal di Jakarta, ini ada acara yang menarik - silakan diforward kepada rekan-rekan kita yang aktif dalam pelayanan anak.
Semoga bermanfaat. Tuhan memberkati.

Moderator (meilania).


2012/11/1 vonny <vonnyjpab@cbn.net.id>

Kepada Ykk: Ibu Meilania

 

Apa kabar bu? Harapan kami ibu selalu sehat dan sukacita dalam Tuhan,

 

Melalui email ini menginformasikan mengenai  "Training 1 for 50" yang akan dibawakan oleh Tim Kidzana dari USA. 1 for 50 adalah sebuah kolaborasi pelatihan yang lahir pada Global Children's Forum di Chicago pada bulan Juli 2008.

 

"1 For 50" adalah sebuah gerakan penginjilan & pemuridan utk anak usia 4/14 tahun.

 

Metode ini diperkenalkan di Singapura thn lalu dalam 4/14 Window Global Summit dan baru kami perkenalkan di Indonesia Maret 2012 yg lalu,  melalui Seminar & Pelatihan di beberapa kota yaitu Medan, Bengkayang, Surabaya dan Jakarta.

 

Untuk kali kedua ini, Tim Kidzana akan memberikan pelatihan di 4 wilayah sbb:

* 25-27 Okt di Surabaya

* 30 Okt-01 Nov di Semarang

* 03-06 Nov di Palembang

*  Khusus Jakarta pada tanggal 08-10 November 2012 di Aula Kebangsaan, KTC Kelapa Gading.

 

Biaya Pendaftaran: Rp. 300.000,-/ orang (termasuk materi & makan siang plus snack selama 3 hari, tidak termasuk penginapan).

 

Kami tunggu kabar baik dari Ibu. Sekiranya berkenan mohon diteruskan info ini di milis Bina Guru. Terima kasih. Tuhan memberkati.

 

Salam & doa,

Vonny – Sekretariat Panitia

 


---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

[i-kan-binaguru] Info: Seminar GSM 15-16 Nov 2012 - MEDAN

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   
Shallom teman-teman ...

Nah, buat yang berdomisili di MEDAN, ini ada undangan buat semua GSM dan aktivis pelayanan anak.
Silakan diforward pada teman-teman yang belum tahu acara ini yaa ...
Sampai ketemu di Medan :-)

GBU all,
Moderator (meilania).

2012/11/2 <vivience_leo@yahoo.com>
Shalom Bui Meilania,

Ini pengumuman dlm bentuk textnya ya:

Departemen Anak GBI Rayon 4 menyelenggarakan
Seminar Guru Sekolah Minggu "Cara Mengajar Anak dengan Kreatif & Efektif"
(Untuk Guru / Calon Guru Sekolah Minggu)
yang akan dilayani oleh Ibu Meilania & Pdm. Robert Siahaan.

Tanggal 15-16 Nopember 2012
Tempat: Sumatera Resort
Jl. Jamin Ginting Km 11,5
Simpang Selayang, Medan
Waktu : 9:00 - 16:00 wib
(Pendaftaran Ulang pada Hari I pkl 08:00 wib)

Dengan Topik:
1. Mengapa Mengajar Anak?
2. Tantangan Pelayanan Anak
3. Menjadi Guru yang Kreatif dan Inovatif
4. Tips Mengajar Sesuai Perkembangan Usia Anak
5. Mengajar dan Mendidik Hati
6. Mengasihi dan Melayani Anak Berkebutuhan Khusus
7. Bonding Antar Guru dan Murid
8. Mengajar dengan Kuasa Urapan

Acara ini bebas biaya pendaftaran.
Batas Akhir Pendaftaran : 3 Nopember 2012

Cara mendaftar:
Ketik "nama lengkap, gereja/cabang, gsm/calon gsm, nomor telp" dan sms ke 081397520093

Atau boleh juga difax ke 061-4512709 atau diemail ke anak_r4@yahoo.com

God bless,
Vivience


---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

Friday, November 2, 2012

Download and Play New Free Flight Simulator Today

 
Download and Play the New Flight Simulator!!!! Pilot Hundreds of Incredible Aircraft with Geographical Scenery Powered by Google Maps!!! Multiplayer and Combat Modes!!!!!! Play the New Flight Simulator for Free!!!! Download Today!!!
 
 
 
 
 

Download and Play New Free Flight Simulator Today

 
Download and Play the New Flight Simulator!!!! Pilot Hundreds of Incredible Aircraft with Geographical Scenery Powered by Google Maps!!! Multiplayer and Combat Modes!!!!!! Play the New Flight Simulator for Free!!!! Download Today!!!
 
 
 

(e-RH) November 03 -- LEBIH DARI SEKADAR UCAPAN

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 3 November 2012
Bacaan : Yohanes 21:15-19
Setahun: Matius 22; Markus 12
Nats: Petrus pun merasa sedih ... ia berkata kepada-Nya, "Tuhan,
Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu bahwa aku mengasihi
Engkau." Kata Yesus kepadanya, "Peliharalah domba-domba-Ku.
(Yohanes 21:17b)

Judul:

LEBIH DARI SEKADAR UCAPAN

Bagaimana perasaan Anda jika orang yang Anda kasihi berulang kali
bertanya, "Apakah kamu mengasihiku?" Mungkin Anda sedih, merasa
tidak dipercaya. Mungkin Anda jengkel, orang ini harus diyakinkan
dengan cara apa lagi. Pertanyaan yang diajukan berulang-ulang jelas
menunjukkan jawaban yang diharapkan bukanlah jawaban sekadarnya.



Petrus juga merasa sedih. Mungkin juga separuh jengkel dan putus
asa. Tiga kali Yesus bertanya, "Apakah engkau mengasihi Aku?"
Tampaknya Yesus tidak puas dengan jawaban Petrus. Ia harus menjawab
bagaimana lagi? Tidakkah Yesus mengenal hatinya? Bukankah Dia adalah
Tuhan Yang Mahatahu? Lalu, untuk ketiga kalinya pula Yesus berkata,
"Peliharalah domba-domba-Ku" (ayat 15, 16, 17). Mungkin kali ini
perkataan itu membuat Petrus tersentak, karena Yesus menambahkan
penjelasan panjang di belakangnya. Dari tadi ia berfokus pada diri
sendiri, sedih karena Yesus seolah meragukan kasihnya. Kini ia
diarahkan pada fokus yang berbeda: apa yang harus ia lakukan sebagai
orang yang mengasihi Yesus. Seakan Yesus hendak berkata: Kamu
mengasihi-Ku, Petrus? Lakukanlah apa yang kutugaskan dan ikutilah
teladan-Ku.



Apakah artinya "mengasihi Tuhan" bagi Anda? Bisa jadi frase ini
tidak lagi berarti apa-apa dalam hidup kita selain sebuah ungkapan
yang indah untuk didengarkan atau dinyanyikan. Bukankah kita
cenderung lebih suka dikasihi daripada mengasihi? Apalagi jika
mengasihi itu melibatkan hal-hal yang membuat kita tidak nyaman,
seperti yang diminta Yesus dari Petrus (ayat 18-19). "Jika kamu
mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku, " kata Yesus.
Sungguhkah kita mengasihi Tuhan? --MEL

KETIKA KITA MENGASIHI TUHAN,
KITA SENANG MELAKUKAN APA YANG DIA INGINKAN.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-11-03
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/11/03/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/11/03/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Yohanes+21:15-19

Yohanes 21:15-19

15 Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak
Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka
ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa
aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah
domba-domba-Ku."
16 Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya: "Simon, anak
Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Jawab Petrus kepada-Nya:
"Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata
Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
17 Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes,
apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena
Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi
Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala
sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus
kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku.
18 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda
engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana
saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau
akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau
dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki."
19 Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus akan
mati dan memuliakan Allah. Sesudah mengatakan demikian Ia
berkata kepada Petrus: "Ikutlah Aku."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Matius+22
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Matius+22
http://alkitab.sabda.org/?Markus+12


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Bls: [i-kan-binaguru] CD lagu Sekolah MInggu

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

shalom, salam kenal Luh Sri,

selamat memasuki dunia pelayanan yang luar biasa yaaa...:) senang

Digereja kami pernah rekaman lagu2 SM yang berisi Firman Tuhan dalam bentuk CD dan kaset.
semua lagu2 adalah ciptaan seorang pemusik dan guru SM digereja kami, kalo Luh Sri mau saya bisa kirimkan.

Salam,
Sondang


Dari: rudy ----- <rud_yen@yahoo.co.id>
Kepada: Diskusi e-BinaGuru <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Cc: Meilania Chen <meilania.chen@gmail.com>
Dikirim: Jumat, 2 November 2012 10:56
Judul: Bls: [i-kan-binaguru] CD lagu Sekolah MInggu

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Sebelumnya saya ucapkan Selamat Melayani di Sekolah Minggu untuk Luh Sri, smoga Tuhan Yesus Kristus
memberkati pelayanan Lu Sri.
Mengenai CD lagu2 Anak Sekolah Minggu, bisa di dapatkan di TB Imanuel atau Podok Pujian
Disana banyak lagu2 untuk Sekolah Minggu.
 
Salam
Rudy


Dari: "luhsri@juno.com" <luhsri@juno.com>
Kepada: Diskusi e-BinaGuru <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Dikirim: Jumat, 2 November 2012 10:25
Judul: [i-kan-binaguru] CD lagu Sekolah MInggu

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   


Dear Rekan-rekan Guru SM,
 
Saya perlu info di manakah saya bisa membeli CD lagu2 anak SM krn semester ini saya mengajar di SM. Saya sendiri belum pernah ikut SM krn jd kristen setelah dewasa. mohon infonya. Saya perlu lagu2 spt Sekolah MInggu, Happy yayayaya...Yesus pokok Anggur, etc2...supaya saya bisa menghafalkannya dan bisa menyanyi bersama anak-anak SM
 
saya tinggal di Kemayoran.
 
 
Well itu saja, Terima kasih
 
Blessing
 
Luh Sri

---------- Original Message ----------
From: Grace Sumilat <gracesumilat@yahoo.com>
To: "Diskusi e-BinaGuru" <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Subject: [i-kan-binaguru] MATERI SEKOLAH MINGGU - RAHASIA DIBALIK JUMBAI
Date: Thu, 25 Oct 2012 03:10:10 -0700 (PDT)

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   
 
 
---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:     <subscribe-i-kan-BinaGuru@hub.xc.org>    Berhenti kirim e-mail ke:    <unsubscribe-i-kan-BinaGuru@hub.xc.org>    Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   


____________________________________________________________
Mom Lazy Way to Look Young
Doctor Reveals Way to Look Significantly Younger in 17 Seconds
consumerproducts.com



---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   



---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

Thursday, November 1, 2012

RE: [i-kan-binaguru] Lampung Selatan

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Informasi dari Radio ElShinta, per kemarin bahan2 makanan yang dibutuhkan adalah SEMBAKO,

Karena kebanyakan dari korban adalah para petani/ pekebun, yang amat-sangat jarang makan mie instant, roti, bubur instant, atau makanan modern lain-nya.

 

Mereka lebih mengharapkan SEMBAKO seperti beras, minyak goreng, telur ayam, dst.

 

Untuk lebih jelas-nya mungkin perlu menghubungi/ berkonsultasi dengan team relawan/ penampung bantuan terlebih dahulu sebelum mengirimkan bantuan,’

Supaya tidak double-2/ menumpuk 1 jenis bahan saja (sekarang yang menumpuk adalah makanan instant).

 

 

 

Thx & BR,

Fiertra Cahya

 

From: i-kan-binaguru@hub.xc.org [mailto:i-kan-binaguru@hub.xc.org] On Behalf Of walsinur silalahi
Sent: Thursday, November 01, 2012 9:52 AM
To: Diskusi e-BinaGuru
Subject: [i-kan-binaguru] Lampung Selatan

 

--------------------------------------------------------------------- 
e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU   
--------------------------------------------------------------------- 

 

Teman2 Terkasih, kondisi di Penampungan warga karena bentrokan di Lampung Selatan, kurang lebih sebgai berikut :saat ini ada sekitar 2 rbuan warga, mayoritas ibu2, remaja wanita dan balita.

Kmudian yg perlu darurat adalah roti tawar, jajan kering, agar bisa dimakan.

Krna jadwal makan hy jam 11 dan jm 17 tapi u sarapan blum ada.

Rmh yg kbkar sbnyk 243 rmh.

Yg meninggal sktr 15 org.

Mohon Bantuan untuk keperluan darurat mereka berupa Roti Tawar, Jajanan Kering, atw apa saja guna sarapan mereka.

Bantuan dpt dikirim ke :

JAKARTA:

1. Paroki St. Antonius dari Padua - Bidara Cina Jakarta Timur dg Rm Eddy
2. Paroki St. Stefanus - Jakarta Selatan
3. Paroki St. Barnabas - Pamulang - Tangerang

LAMPUNG:
Novisiat SCJ-Gisting

PALEMBANG:
Pastoran Dehon Rumah Retret. Giri Nugraha km. 7 Palembang dg Br Trie SCJ atau Rm Pram SCJ

Mhn teman2 dpt membantu menyebarkan.Tuhan memberkati.

 

--------------------------------------------------------------------- 
 Bergabung kirim e-mail ke:      
 Berhenti kirim e-mail ke:     
 Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru 
--------------------------------------------------------------------- 

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

[i-kan-binaguru] CD lagu Sekolah MInggu

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   


Dear Rekan-rekan Guru SM,
 
Saya perlu info di manakah saya bisa membeli CD lagu2 anak SM krn semester ini saya mengajar di SM. Saya sendiri belum pernah ikut SM krn jd kristen setelah dewasa. mohon infonya. Saya perlu lagu2 spt Sekolah MInggu, Happy yayayaya...Yesus pokok Anggur, etc2...supaya saya bisa menghafalkannya dan bisa menyanyi bersama anak-anak SM
 
saya tinggal di Kemayoran.
 
 
Well itu saja, Terima kasih
 
Blessing
 
Luh Sri

---------- Original Message ----------
From: Grace Sumilat <gracesumilat@yahoo.com>
To: "Diskusi e-BinaGuru" <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Subject: [i-kan-binaguru] MATERI SEKOLAH MINGGU - RAHASIA DIBALIK JUMBAI
Date: Thu, 25 Oct 2012 03:10:10 -0700 (PDT)

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

 

 

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:     <subscribe-i-kan-BinaGuru@hub.xc.org>    Berhenti kirim e-mail ke:    <unsubscribe-i-kan-BinaGuru@hub.xc.org>    Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

[i-kan-binaguru] Info: TRAINING 1 FOR 50 di JAKARTA

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   
Shallom teman-teman ...

Bagi yang tinggal di Jakarta, ini ada acara yang menarik - silakan diforward kepada rekan-rekan kita yang aktif dalam pelayanan anak.
Semoga bermanfaat. Tuhan memberkati.

Moderator (meilania).


2012/11/1 vonny <vonnyjpab@cbn.net.id>

Kepada Ykk: Ibu Meilania

 

Apa kabar bu? Harapan kami ibu selalu sehat dan sukacita dalam Tuhan,

 

Melalui email ini menginformasikan mengenai  "Training 1 for 50" yang akan dibawakan oleh Tim Kidzana dari USA. 1 for 50 adalah sebuah kolaborasi pelatihan yang lahir pada Global Children's Forum di Chicago pada bulan Juli 2008.

 

"1 For 50" adalah sebuah gerakan penginjilan & pemuridan utk anak usia 4/14 tahun.

 

Metode ini diperkenalkan di Singapura thn lalu dalam 4/14 Window Global Summit dan baru kami perkenalkan di Indonesia Maret 2012 yg lalu,  melalui Seminar & Pelatihan di beberapa kota yaitu Medan, Bengkayang, Surabaya dan Jakarta.

 

Untuk kali kedua ini, Tim Kidzana akan memberikan pelatihan di 4 wilayah sbb:

* 25-27 Okt di Surabaya

* 30 Okt-01 Nov di Semarang

* 03-06 Nov di Palembang

*  Khusus Jakarta pada tanggal 08-10 November 2012 di Aula Kebangsaan, KTC Kelapa Gading.

 

Biaya Pendaftaran: Rp. 300.000,-/ orang (termasuk materi & makan siang plus snack selama 3 hari, tidak termasuk penginapan).

 

Kami tunggu kabar baik dari Ibu. Sekiranya berkenan mohon diteruskan info ini di milis Bina Guru. Terima kasih. Tuhan memberkati.

 

Salam & doa,

Vonny – Sekretariat Panitia

 


---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

(e-RH) AJAKAN UNTUK DONASI

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Sejak 2008, Renungan Harian kental dengan citarasa Indonesia sebab
ditulis oleh para penulis Indonesia. Harapan kami, Renungan Harian
sebagai pendamping waktu teduh makin dekat dengan pembaca Indonesia.

Kami bersyukur apabila kehadiran Renungan Harian dapat menjadi
berkat bagi Pembaca serta menjadi sarana dan rekan dalam bertumbuh
makin serupa dengan Kristus dan memuliakan Tuhan.

Apabila Anda rindu agar keluarga, rekan, maupun mitra pelayanan Anda
juga diberkati dan mengalami pertumbuhan sebagaimana Anda alami;
serta Renungan Harian® dapat disebarluaskan dan dibaca oleh
sebanyak mungkin orang, di pelosok nusantara--bahkan di luar
negeri, Anda dapat memberikan dukungan pelayanan kepada kami,
Yayasan Gloria. Dukungan pelayanan saudara memungkinkan hal-hal
tersebut terwujud sehingga umat Tuhan terus dibangun makin
mengenal, mengasihi, dan memuliakan Tuhan setiap hari--melalui
kehidupan waktu teduh.

Dukungan pelayanan dapat disampaikan kepada Renungan Harian Yayasan
Gloria:
PO Box 6313
Yogyakarta 55233
TELEPON: (0274) 563627, FAKS.: (0274) 565257
EMAIL: RH[at]glorianet[dot]org

REKENING:
BCA
No. Rek. 456 4917 003 Swift Code: CENA IDJA
a.n. Yayasan Gloria

BANK BRI
No. Rek. 0245-01-046837-50-8 Swift Code: BRIN IDJA
a.n. Yayasan Gloria

CIMB
No. Rek. 287-01-00108-00-2 Swift Code: BNIA IDJA
a.n. Yayasan Persekutuan Mahasiswa Kristen Gloria

Kami berharap Bapak/Ibu/Sdr. untuk dapat mengisikan kolom berita
transfer dengan keterangan: "Donasi RH", ATAU menginfokan/
mengirimkan bukti transfer bank dukungan pelayanan melalui
Faks./Email.


++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

(e-RH) November 02 -- BERSERU BERSAMA

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 2 November 2012
Bacaan : Kisah Para Rasul 4:23-31
Setahun: Markus 11; Yohanes 12
Nats: Ketika teman-teman mereka mendengar hal itu, berserulah mereka
bersama-sama kepada Allah, ... (Kisah Para Rasul 4:24)

Judul:

BERSERU BERSAMA

Ada lebih banyak orang kristiani yang menjadi martir pada abad
kedua puluh dibandingkan dengan jumlah seluruh martir dari abad-abad
sebelumnya. Bagaimana reaksi Anda mengetahui hal ini? Biasa-biasa
saja? Tersentak? Kasihan? Benci pada orang-orang yang menganiaya
kekristenan?


Ketika mendengar tekanan dan aniaya yang dialami oleh Petrus dan
Yohanes, saudara-saudara seiman dalam komunitas jemaat Tuhan
mengambil langkah untuk berdoa. Mereka menyadari bahwa masa-masa
sulit itu adalah bagian yang memang akan terjadi untuk menggenapi
rencana Tuhan (ayat 25-28). Mereka mengakui kegentaran mereka
terhadap ancaman-ancaman yang mereka terima (ayat 29a). Namun,
mereka tahu bahwa mundur bukanlah jalan keluar, sebab dunia harus
mendengar kabar kasih karunia Tuhan yang dinyatakan melalui Yesus
Kristus. Yang mereka minta adalah penyertaan dan kuasa Tuhan agar
mereka dengan berani dapat menyampaikan kebenaran firman-Nya (ayat
29b-30). Respons Tuhan? Dia mencurahkan Roh Kudus dan memampukan
mereka menjadi saksi-saksi-Nya (ayat 31).


Kita bersyukur jika masih bisa beribadah dengan bebas. Di berbagai
tempat, mengekspresikan iman kristiani bisa diancam dengan penjara,
siksaan, bahkan kematian. Pada Hari Doa Sedunia bagi Gereja-Gereja
Teraniaya ini, mari bersehati berdoa, mohon kuasa dan penyertaan
Tuhan dicurahkan sehingga dengan setia dan berani, mereka dapat
tetap memberitakan kebenaran dan menjadi berkat di mana pun mereka
berada. --JOE

BERSERU KEPADA TUHAN ADALAH LANGKAH TERBAIK DI TENGAH ANIAYA.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-11-02
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/11/02/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/11/02/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Kisah+Para+Rasul+4:23-31

Kisah Para Rasul 4:23-31

23 Sesudah dilepaskan pergilah Petrus dan Yohanes kepada
teman-teman mereka, lalu mereka menceriterakan segala sesuatu
yang dikatakan imam-imam kepala dan tua-tua kepada mereka.
24 Ketika teman-teman mereka mendengar hal itu, berserulah mereka
bersama-sama kepada Allah, katanya: "Ya Tuhan, Engkaulah yang
menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya.
25 Dan oleh Roh Kudus dengan perantaraan hamba-Mu Daud, bapa kami,
Engkau telah berfirman: Mengapa rusuh bangsa-bangsa, mengapa
suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia?
26 Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar berkumpul untuk
melawan Tuhan dan Yang Diurapi-Nya.
27 Sebab sesungguhnya telah berkumpul di dalam kota ini Herodes dan
Pontius Pilatus beserta bangsa-bangsa dan suku-suku bangsa
Israel melawan Yesus, Hamba-Mu yang kudus, yang Engkau urapi,
28 untuk melaksanakan segala sesuatu yang telah Engkau tentukan
dari semula oleh kuasa dan kehendak-Mu.
29 Dan sekarang, ya Tuhan, lihatlah bagaimana mereka mengancam kami
dan berikanlah kepada hamba-hamba-Mu keberanian untuk
memberitakan firman-Mu.
30 Ulurkanlah tangan-Mu untuk menyembuhkan orang, dan adakanlah
tanda-tanda dan mujizat-mujizat oleh nama Yesus, Hamba-Mu yang
kudus."
31 Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka
berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu
mereka memberitakan firman Allah dengan berani.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Markus+11
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Markus+11
http://alkitab.sabda.org/?Yohanes+12


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Wednesday, October 31, 2012

[i-kan-binaguru] Lampung Selatan

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Teman2 Terkasih, kondisi di Penampungan warga karena bentrokan di Lampung Selatan, kurang lebih sebgai berikut :saat ini ada sekitar 2 rbuan warga, mayoritas ibu2, remaja wanita dan balita.

Kmudian yg perlu darurat adalah roti tawar, jajan kering, agar bisa dimakan.

Krna jadwal makan hy jam 11 dan jm 17 tapi u sarapan blum ada.

Rmh yg kbkar sbnyk 243 rmh.

Yg meninggal sktr 15 org.

Mohon Bantuan untuk keperluan darurat mereka berupa Roti Tawar, Jajanan Kering, atw apa saja guna sarapan mereka.

Bantuan dpt dikirim ke :

JAKARTA:

1. Paroki St. Antonius dari Padua - Bidara Cina Jakarta Timur dg Rm Eddy
2. Paroki St. Stefanus - Jakarta Selatan
3. Paroki St. Barnabas - Pamulang - Tangerang

LAMPUNG:
Novisiat SCJ-Gisting

PALEMBANG:
Pastoran Dehon Rumah Retret. Giri Nugraha km. 7 Palembang dg Br Trie SCJ atau Rm Pram SCJ

Mhn teman2 dpt membantu menyebarkan.Tuhan memberkati.

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

(e-RH) November 01 -- LEBIH DARI SEKADAR RASA

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 1 November 2012
Bacaan : Matius 26:1-13
Setahun: Lukas 19
Nats: Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata, "Mengapa
kamu menyusahkan perempuan ini? Ia telah melakukan suatu
perbuatan yang baik pada-Ku. (Matius 26:10)

Judul:

LEBIH DARI SEKADAR RASA

Meski berat, momen perpisahan sering merupakan saat-saat menikmati
hujan kasih. Saya masih menyimpan sejumlah kenang-kenangan yang
diberikan ketika saya selesai kuliah dan akan pulang ke kota asal.
Tidak semuanya berguna, tetapi tiap benda mengingatkan saya pada
mereka yang meluangkan waktu, uang, dan tenaga demi menunjukkan
kasih kepada saya.


Saya pikir orang yang mengurapi Yesus menjelang penyaliban pastilah
sangat mengasihi Yesus. Sebab itu, Yesus sangat menghargai
tindakannya (ayat 10). Menuangkan minyak wangi menunjukkan
penghormatan yang besar dalam budaya zaman itu, apalagi minyak yang
mahal harganya. Menurut catatan Injil Yohanes, ia adalah Maria,
saudara Lazarus yang pernah dibangkitkan Yesus. Mungkin sekali Maria
telah mendengar bahwa Yesus akan disalibkan dan ia tak tahan
menunjukkan kasih dan penghormatannya kepada Sang Mesias selagi
masih punya kesempatan. Menurut catatan Matius, Yesus telah empat
kali memberitahukan tentang kematian-Nya kepada para murid. Namun,
mereka tidak memercayai-Nya (lihat pasal 16:22), bahkan gusar
melihat tindakan Maria yang mereka anggap berlebihan (ayat 8).


Tindakan Maria mengingatkan kita bahwa kasih adalah sesuatu yang
"aktif", bukan sekadar perasaan yang kita harap bisa meluap
sewaktu-waktu. Perintah pertama dan utama yang diberikan Yesus
adalah "Kasihilah Tuhan, Allahmu, ...." Kasihilah, sebuah kata
kerja. Ketika kita mengasihi Allah, kita memercayai dan menaati-Nya
(lihat Yohanes 14:15). Tak mengapa jika tidak dihargai orang. Kita
melakukannya semata-mata karena hendak menunjukkan kasih dan
penghormatan tertinggi bagi-Nya. --MEL

MENGASIHI ALLAH BERARTI KITA MEMERCAYAI-NYA
DAN MENGAMBIL LANGKAH NYATA UNTUK MENANGGAPI-NYA.

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-11-01
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/11/01/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/11/01/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Matius+26:1-13

Matius 26:1-13

1 Setelah Yesus selesai dengan segala pengajaran-Nya itu,
berkatalah Ia kepada murid-murid-Nya:
2 "Kamu tahu, bahwa dua hari lagi akan dirayakan Paskah, maka Anak
Manusia akan diserahkan untuk disalibkan."
3 Pada waktu itu berkumpullah imam-imam kepala dan tua-tua bangsa
Yahudi di istana Imam Besar yang bernama Kayafas,
4 dan mereka merundingkan suatu rencana untuk menangkap Yesus
dengan tipu muslihat dan untuk membunuh Dia.
5 Tetapi mereka berkata: "Jangan pada waktu perayaan, supaya
jangan timbul keributan di antara rakyat."
6 Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta,
7 datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa sebuah buli-buli
pualam berisi minyak wangi yang mahal. Minyak itu dicurahkannya
ke atas kepala Yesus, yang sedang duduk makan.
8 Melihat itu murid-murid gusar dan berkata: "Untuk apa pemborosan
ini?
9 Sebab minyak itu dapat dijual dengan mahal dan uangnya dapat
diberikan kepada orang-orang miskin."
10 Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: "Mengapa
kamu menyusahkan perempuan ini? Sebab ia telah melakukan suatu
perbuatan yang baik pada-Ku.
11 Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, tetapi Aku tidak
akan selalu bersama-sama kamu.
12 Sebab dengan mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat
suatu persiapan untuk penguburan-Ku.
13 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Injil ini
diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan
disebut juga untuk mengingat dia."

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Lukas+19
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Lukas+19


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

(e-RH) AJAKAN UNTUK DONASI

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Sejak 2008, Renungan Harian kental dengan citarasa Indonesia sebab
ditulis oleh para penulis Indonesia. Harapan kami, Renungan Harian
sebagai pendamping waktu teduh makin dekat dengan pembaca Indonesia.

Kami bersyukur apabila kehadiran Renungan Harian dapat menjadi
berkat bagi Pembaca serta menjadi sarana dan rekan dalam bertumbuh
makin serupa dengan Kristus dan memuliakan Tuhan.

Apabila Anda rindu agar keluarga, rekan, maupun mitra pelayanan Anda
juga diberkati dan mengalami pertumbuhan sebagaimana Anda alami;
serta Renungan Harian® dapat disebarluaskan dan dibaca oleh
sebanyak mungkin orang, di pelosok nusantara--bahkan di luar
negeri, Anda dapat memberikan dukungan pelayanan kepada kami,
Yayasan Gloria. Dukungan pelayanan saudara memungkinkan hal-hal
tersebut terwujud sehingga umat Tuhan terus dibangun makin
mengenal, mengasihi, dan memuliakan Tuhan setiap hari--melalui
kehidupan waktu teduh.

Dukungan pelayanan dapat disampaikan kepada Renungan Harian Yayasan
Gloria:
PO Box 6313
Yogyakarta 55233
TELEPON: (0274) 563627, FAKS.: (0274) 565257

REKENING:
CIMB
No. Rek. 287-01-00108-00-2
a.n. Yayasan Persekutuan Mahasiswa Kristen Gloria




++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Tuesday, October 30, 2012

[i-kan-kisah] [KISAH] Edisi 300 -- Saya Melihat Tangan Allah Bertindak

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.kristen@blogger.com

KISAH -- Saya Melihat Tangan Allah Bertindak
Edisi 300, 31 Oktober 2012

Shalom,

Tuhan kita tidak pernah berubah, Dia tetap sama dari dulu hingga sekarang. Dia yang membelah laut Teberau, Dia juga yang sanggup memberikan jalan keluar bagi setiap masalah dan pergumulan dalam hidup kita. KISAH edisi 300 menceritakan tentang mukjizat kesembuhan yang dialami oleh Frank, seorang anak kecil yang berusia 6 tahun. Semoga kesaksian ini memberkati kita.

Pemimpin Redaksi KISAH,
Yonathan Sigit
< sigit(at)in-christ.net >
< http://kesaksian.sabda.org/ >


SAYA MELIHAT TANGAN ALLAH BERTINDAK

Saya percaya kepada Allah, tetapi selama bertahun-tahun keyakinan saya tentang siapa Allah -- dan apa yang dapat Dia lakukan -- telah berubah. Hal ini terjadi ketika anak saya sakit parah, sehingga saya bisa berkata bahwa Anda dapat percaya kepada Allah, namun tidak mengenal diri-Nya sama sekali.

Kepandaian, ilmu pengetahuan, dan logika. Itulah hal-hal yang mendasari hidup saya ketika masih muda. Saya pernah mengalami demam yang sangat parah ketika masih kecil. Penyakit ini membuat saya tidak bisa berolahraga dan berjalan-jalan. Satu-satunya petualangan nyata yang dapat saya lakukan adalah petualangan di alam pikiran. Saya membaca buku dengan perasaan dendam -- "Great Books of the Western World", beberapa jilid buku "Will dan Ariel Durant", dan (secara harfiah) ribuan buku cerita lainnya. Dari bacaan saya tersebut, saya membangun keyakinan yang paling kuat. Saya percaya kepada logika, kepada kemampuan pikiran untuk menyusun segala sesuatu dengan rapi, dan kepada hal-hal yang masuk ke dalam kategori rasional.

Saya dibesarkan dalam keluarga Kristen yang ketat, maka dari itu saya percaya kepada Allah. Tetapi saya bersikeras -- kekerasan hati saya itu bahkan menimbulkan banyak perbantahan -- bahwa Allah adalah Pribadi yang juga dibatasi oleh logika dan hukum alam-Nya yang unik. Saya rasa, saya menggambarkan Allah sebagai seorang ilmuwan besar. Mukjizat? Tidak. Allah tidak bisa dan tidak akan melawan hukum alam dengan cara semacam itu. Ketika keluarga saya mengajarkan bahwa kekristenan itu berarti beriman kepada Allah yang penuh kasih dan ajaib, saya menolak dan mencari agama yang lain -- agama yang menghargai rasionalitas lebih dari segalanya.

Ketika dewasa, kepercayaan saya kepada rasionalitas sangat membantu saya dalam bekerja. Saya menjadi "sales" di sebuah perusahaan telekomunikasi ("Bell System"). Ketika saya harus menyusun strategi dan target penjualan, logika saya membuka banyak pintu menuju kesuksesan.

Namun, pintu-pintu yang lain tampaknya tertutup. Saya merasakan kekeringan, kekosongan rohani, dan merasa cemas. Saya mencoba untuk berdiam diri, merenung, dan sebagainya, namun kehampaan semakin besar hingga saya merasa putus asa.

Dalam kekalahan, saya berbalik kepada Allah dalam doa. Roh-Nya menjawab, "Aku tidak hanya menginginkanmu untuk memercayai bahwa Aku ada. Aku menginginkan dirimu, kehendakmu, impian-impianmu, tujuanmu, dan keberadaanmu yang paling dasar. Aku menginginkanmu, imanmu, iman bahwa Aku ini cukup untuk memenuhi semua kebutuhanmu." Keputusasaan mengalahkan logika saya dan saya menyerahkan semuanya kepada-Nya. Akan tetapi, hanya dengan berkata bahwa engkau beriman tidak berarti sama dengan memiliki iman. Dalam benak saya, saya masih menempatkan Allah di dalam sebuah kotak.

Barangkali itulah sebabnya, saya tidak pernah berpikir untuk berdoa ketika anak saya yang paling tua, Frank, yang baru saja masuk ke kelas 1 SD berkata bahwa dia merasa tidak enak badan ketika pulang ke rumah. Apakah Tuhan harus peduli terhadap flu perut (gastroenteritis/ muntaber) yang dialami Frank?

Dokter yang menangani penyakit anak saya pada awalnya tidak terlalu khawatir dengan penyakit Frank. "Ini hanya sakit perut biasa," kata dokter tersebut meyakinkan kami, "ini hanya sakit perut biasa yang disertai sedikit "acidosis" (kelebihan asam dalam cairan tubuh, Red.). Berikan obat ini kepadanya dan dalam beberapa hari dia akan sembuh."

Akan tetapi, Frank tidak kunjung sembuh. Obatnya hanya bereaksi beberapa hari saja. Bahkan, gejala-gejala muntaber itu -- cegukan, sesak napas, dan muntah-muntah -- semakin sering terjadi. Tubuhnya yang kecil, sosok yang baru berumur 6 tahun itu bermandikan keringat dan mengalami kejang-kejang. Lalu, kami memeriksakannya ke rumah sakit lokal untuk tes lebih lanjut, tetapi sore harinya, dokter kami berkata bahwa hasil diagnosis sebelumnya itu benar. "Dia hanya muntaber biasa," katanya.

Keesokan harinya saya pergi bekerja, saya sangat berharap bisa membawa Frank pulang ke rumah malam harinya. Tetapi ketika saya datang ke rumah sakit untuk menjemput mereka, dokter sudah menunggu dan menemui saya.

"Saya perlu bicara dengan Anda berdua," katanya sambil mengajak kami ke salah satu ruangan.

"Apakah ada masalah, Dokter?" tanya saya.

"Tes lanjutan ini menunjukkan bahwa hasil diagnosis sebelumnya tidak tepat. Kami rasa, putra Anda mengidap nephritis (radang ginjal) akut. Ini adalah penyakit terminal pada ginjal ...." Dia berhenti sejenak dan saya dapat merasakan wajah saya memucat. "Tetapi kami tahu bahwa dalam usia anak-anak ada kemungkinan untuk sembuh. Putra Anda memiliki kemungkinan 90 persen untuk sembuh seperti semula."

Meskipun begitu, sebelum pukul 10 pagi pada keesokan harinya, ada berita yang tidak menyenangkan. Pada malam sebelumnya, ginjal Frank tidak berfungsi. Janice dan saya pun segera pergi ke rumah sakit.

"Hasil rontgen menunjukkan bahwa ginjal Frank terinfeksi sangat parah, sehingga tidak ada cairan apa pun yang dapat mengalir melaluinya." Begitulah informasi yang kami terima. "Kecil kemungkinannya dia dapat bertahan. Jika ginjalnya mulai tidak berfungsi dalam 48 jam, saya rasa putra Anda akan meninggal dunia."

Saya melihat ke arah Janice, air matanya mulai menggenang sementara itu tenggorokan saya tercekat. Saya memegang tangannya dan perlahan-lahan kami kembali ke kamar Frank. Kami sangat terkejut dan emosional sampai sulit rasanya untuk berkata-kata. Sepanjang sore itu, kami duduk di samping tempat tidur Frank, menatapnya dan membelai-belai rambutnya yang pirang, serta mengusap dahinya yang lembab oleh keringat. Ruangan itu sangat sunyi dan hanya terdengar bunyi "bip" dari mesin monitor yang memperlihatkan kondisi si kecil Frank. Para dokter kadang-kadang datang untuk memasang beberapa selang dan memberi tanda pada grafik Frank, kemudian mereka keluar. Saya berusaha menatap mereka untuk memperoleh jawaban, mengharapkan secercah asa, tetapi tidak mendapatkan apa-apa. Ketika pendeta kami berkunjung untuk mendoakan anak kami, saya hanya bisa menangis tak berdaya.

Menjelang malam, setelah Frank tertidur, kami pulang ke rumah. Teman-teman sudah menunggu dengan membawa makanan panas, kata-kata penguatan, dan doa-doa berantai yang panjang yang sudah mulai mereka panjatkan. Selama beberapa waktu, saya rasa saya melihat sepercik harapan di mata Janice yang saya cari dari para dokter yang tadi siang.

Keesokan harinya, secercah harapan muncul dalam diri Janice. "Semalam, saya menyerahkan hidup Frank kepada Tuhan," katanya kepada saya dengan optimis saat kami masih berada di atas tempat tidur. "Aku sudah merasa tenang dengan apa yang akan terjadi, biarlah kehendak Allah yang jadi."

"Kehendak Allah?" tanya saya dengan geram. "Allah macam apa yang membiarkan seorang anak kecil sakit? Dia tidak peduli!" Saya pun bertanya-tanya. "Tenang? Kehendak Allah? Tidak! Frank membutuhkan lebih dari itu untuk sembuh!"

Akan tetapi, kemarahan saya tidak membuat saya berhenti bertanya kepada Allah. Sepanjang pagi, selagi Janice berjaga di rumah sakit, saya memohon dan mengiba serta berseru kepada Allah, sambil menantang Dia untuk mengusir keraguan saya. Saya berusaha untuk memojokkan-Nya agar bertindak.

"Engkau pikir, Engkau siapa?" teriak saya sesekali. "Mengapa Engkau melakukan hal ini kepada anakku? Dia baru berumur 6 tahun! Setiap orang berkata bahwa Engkau adalah Allah yang mengasihi, mengapa Engkau tidak membuktikannya?" Saya berteriak kepada-Nya sampai saya merasa kelelahan. Akhirnya karena yakin seruan-seruan saya tidak didengar, saya membawa anak-anak kami yang lain ke rumah tetangga, lalu saya menuju ke rumah sakit dengan berpikir bahwa mungkin inilah terakhir kalinya saya akan melihat anak saya hidup.

Saya belum berserah. Setidaknya sebagian dari diri saya belum berserah kepada Tuhan. Namun dalam perjalanan, sewaktu di mobil, Pribadi yang Mahabesar itu, Kuasa yang tak terjangkau itu, Allah yang "tidak adil" ini berbicara kepada saya melalui Roh-Nya. Saya merasakan kehadiran-Nya, meredakan kemarahan saya yang meluap-luap. Saya mendengar suara-Nya -- lembut dan menguatkan. Dia mengingatkan bahwa saya sudah membuat komitmen dengan Dia, bahwa saya sudah berjanji untuk memercayai-Nya dengan sepenuh hati, dengan segenap hidup saya, dan bahwa Dia sudah berjanji akan memelihara saya dalam segala keadaan. "Keluarkan Aku dari kotak tempat engkau menyimpan-Ku," kata-Nya, "dan izinkanku untuk bertindak."

Ketika saya memarkirkan mobil, jantung saya berdebar kencang. Kemudian, saya duduk selama beberapa menit dan hanya mampu mengucapkan dua kata untuk merespons apa yang terjadi: "Ampuni saya."

Setelah saya sampai di kamar Frank, saya tahu apa yang harus saya lakukan seolah-olah ada seseorang yang sudah memberikan instruksi tertulis. Tidak ada yang berubah dengan kondisi Frank, maka saya mengantar Janice pulang untuk beristirahat sebentar. Lalu, saya berjalan mendekat menuju tempat tidur Frank. Sambil meletakkan tangan saya yang bergetar ke bagian tubuh Frank yang menurut saya di situlah letak ginjal Frank, saya pun berdoa. Padahal sebelumnya saya tidak pernah berdoa. "Ya Allah, ampunilah keegoisan saya karena saya telah membuat Engkau seperti yang saya ingini. Apabila Engkau berkenan, sembuhkanlah anak saya. Namun, apabila Engkau tidak berkenan, tidak apa-apa. Saya tetap percaya kepada-Mu. Akan tetapi, saya mohon lakukanlah sekarang juga, saya berdoa dalam nama Kristus. Amin."

Itulah yang terjadi. Tidak ada kilatan cahaya, tidak ada pancaran cahaya, tidak ada sesuatu yang mengguncangkan emosi seperti angin kencang. Yang terdengar hanyalah bunyi mesin monitor. Saya pun duduk di kursi dengan tenang, mengambil majalah, dan menanti jawaban Allah. Namun, ada sesuatu yang berbeda. Untuk pertama kali dalam hidup saya, saya tahu bahwa saya akan mendapatkan jawaban-Nya.

Beberapa waktu selanjutnya, saya mengalihkan pandangan dari majalah ke arah selang kateter yang dipasang di tubuh Frank yang rapuh itu. Selang itu digunakan untuk mengeluarkan cairan dari ginjalnya, tetapi hampir 2 hari berlalu ginjal Frank benar-benar mengering. Ini berarti ginjal Frank sudah tidak berfungsi. Meskipun begitu, ketika saya melihat dari dekat pada bagian atas selang, saya melihat tetesan cairan bening. Tetesan-tetesan itu semakin sering menetes, seperti air yang mengalir dari keran yang bocor. Lama-kelamaan tetesan-tetesan itu semakin deras mengalir dari selang dan mengalir ke dalam kantong. Ini adalah kejadian yang sangat luar biasa, yang pernah saya lihat -- tangan Allah sedang bekerja. Saya mengamati selang yang terpasang itu dengan tetap berharap untuk melihat tetesan-tetesan selanjutnya, dan selama lebih kurang 2 menit, saya benar-benar melihat tetesan cairan itu. Setelah itu, tetesan-tetesan itu menetes secara teratur setiap menit. Dalam tiap tetesan, saya mendengar Tuhan berbicara kepada saya, "Ini Aku dan Aku peduli."

Ketika perawat melakukan pemeriksaan rutin, dia sampai tidak dapat menahan ketakjubannya. "Apakah Anda melihat ini, apakah Anda melihat ini?" serunya sambil menunjuk ke arah kantong. "Apakah Anda tahu bahwa cairan ini lebih banyak daripada yang seharusnya dia keluarkan selama 48 jam sebelumnya?" Dia memegang kateter itu dan mengangkatnya sambil memberitahukan bahwa dia perlu mengambil setiap tetes dari cairan itu dan segera meninggalkan kamar Frank.

Dalam beberapa menit, dia sudah kembali. Setelah menarik kursi, dia duduk di samping saya dan dengan semangat dia mengajak saya untuk melihat setiap tetesan cairan dalam selang bersama-sama. Kami berdua heran melihat apa yang terjadi. Selama setengah jam kami berdua menggumamkan kalimat-kalimat pendek. "Tidakkah Allah itu baik?" tanya perawat itu kepada saya, dan saya mengangguk. Ketika dia berdiri untuk menelepon si dokter, saya pun menelepon Janice. Lalu, 1,5 jam berikutnya, salah seorang dokter meminta agar kasus Frank diajukan kepadanya. Setelah melihat kantong penyimpan cairan itu, dia memberitahukan kepada kami bahwa ada tanda-tanda yang salah karena cairan itu bening. Semua cairan yang berasal dari ginjal yang terinfeksi, seperti ginjal Frank, biasanya berwarna kuning kecoklatan (seperti karat) dan bercampur dengan nanah. "Tidak," katanya, "cairan ini pasti berasal dari organ yang lain." Tapi saya yakin bahwa Frank pasti sembuh.

Keesokan harinya, lebih dari setengah liter cairan bening sudah terkumpul di dalam penampungan, dan tetap mengalir sampai para dokter melakukan tes ulang dan pemeriksaan rontgen, untuk mengetahui dari mana asal cairan tersebut. Akhirnya, 2 hari kemudian, dokter itu pun memanggil kami ke kantornya.

"Joe, Janice, saya rasa kita mendapatkan hak istimewa untuk menjadi saksi atas perbuatan Allah. Hasil pemeriksaan rontgen yang dilakukan 2 hari yang lalu, bukan hanya menunjukkan bahwa tidak ada infeksi ginjal, namun tes tersebut juga menunjukkan tidak adanya tanda-tanda yang mengindikasikan adanya infeksi. Tekanan darah Frank dan tingkat racun dalam darahnya tiba-tiba turun. Ini benar-benar sebuah mukjizat."

Sejak saat itu saya tidak pernah membantah. Akhirnya, saya percaya kepada Allah -- yang kasih-Nya tidak terbatas, lebih dari logika dan hukum alam.

Iman. Inilah yang saya miliki sekarang ... iman dan pengetahuan bahwa kepercayaan seseorang kepada Allah adalah sesuatu yang sia-sia jika kepercayaannya itu tidak dibangun di atas iman. (t/Setya)

Diterjemahkan dari:
Judul buku: The Best Stories from Guidepost Inspiring Accounts of God's Miraculous Intervention in People's Lives
Judul bab: I Saw the Hand of God Move
Penulis: Tidak dicantumkan
Penerbit: Tyndale House Publishers, Inc Illinois
Halaman: 159 -- 163


POKOK DOA

1. Naikkanlah ucapan syukur kepada Tuhan atas setiap kesembuhan yang Dia berikan kepada anak-anak-Nya yang sakit. Biarlah setiap kesembuhan membawa kesaksian yang semakin memuliakan nama Tuhan.

2. Berdoalah kepada Tuhan agar mereka yang saat ini sedang menderita penyakit yang parah dan sulit sembuh, dapat berserah dan berharap penuh kepada Tuhan. Kiranya Tuhan menyatakan mukjizat-Nya kepada mereka.

3. Mohon kepada Tuhan agar keluarga dan kerabat orang yang mengalami sakit, tetap yakin dan percaya bahwa di balik semua yang terjadi, Tuhan tetap campur tangan dan memiliki rencana dalam hidup kita untuk kemuliaan-Nya.

"Terpujilah TUHAN, karena Ia telah mendengar suara permohonanku." (Mazmur 28:6) < http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+28:6 >


Kontak: < kisah(at)sabda.org >
Redaksi: Yonathan Sigit
Tim Editor: Davida Welni Dana, Novita Yuniarti, dan Santi Titik Lestari
(c) 2012 -- Yayasan Lembaga SABDA
< http://www.ylsa.org >
Rekening: BCA Pasar Legi Solo;
No. 0790266579
a.n. Yulia Oeniyati
< http://blog.sabda.org/ >
< http://fb.sabda.org/kisah >
Berlangganan: < subscribe-i-kan-kisah(at)hub.xc.org >
Berhenti: < unsubscribe-i-kan-kisah(at)hub.xc.org >

[i-kan-humor] [e-Humor] 2121 Oktober/2012

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.kristen@blogger.com

e-Humor
2121, Oktober 2012

Shalom,

Murid dan guru akan selalu menjalin komunikasi, baik di kelas maupun di luar kelas. Komunikasi yang terjalin seharusnya bisa dimengerti oleh kedua belah pihak. Terkadang, murid-murid mudah menerima maksud gurunya, tapi tak jarang juga ada guru yang sedikit sulit dimengerti, sehingga membuat murid-muridnya sulit menerima maksud dan tujuan si guru. Contohnya, ada pada humor kali ini. Silakan menyimak! :)

Tuhan memberkati.

Pemimpin Redaksi e-Humor,
Tatik Wahyuningsih
< tatik(at)in-christ.net >
< http://humor.sabda.org/ >


2121. KURANG KOMPAK

Di sebuah SD, suatu kelas baru akan memulai pelajaran.

Murid: Selamat pagi, Pak!
Guru: Kurang kompak!
Murid: Selamat pagi, Paaakkk!!
Guru: Kurang kompaak!!
Murid: Kurang kompak, Paaak!
Guru: Selamat pagi....!
Murid: @&#$@%!!

[Sumber diambil dari: Guruku Super Lucu, hal. 146]

"Anak-anakku, janganlah membiarkan seorangpun menyesatkan kamu. Barangsiapa yang berbuat kebenaran adalah benar, sama seperti Kristus adalah benar;" (1 Yohanes 3:7) < http://alkitab.sabda.org/?1Yohanes+3:7 >


Kontak: < humor(at)sabda.org >
Redaksi: Tatik Wahyuningsih dan Amy Grace Y.
Tim Editor: Davida Welni Dana, Novita Yuniarti, dan Santi Titik Lestari
(c) 2012 -- Yayasan Lembaga SABDA
< http://www.ylsa.org >
Rekening: BCA Pasar Legi Solo;
No. 0790266579
a.n. Yulia Oeniyati
< http://blog.sabda.org/ >
< http://fb.sabda.org/humor >
Berlangganan: < subscribe-i-kan-humor(at)hub.xc.org >
Berhenti: < unsubscribe-i-kan-humor(at)hub.xc.org >

[i-kan-binaanak] [e-BinaAnak] Edisi 609/Oktober 2012 -- Mengembangkan Talenta (V)

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.kristen@blogger.com

e-BinaAnak -- Mengembangkan Talenta (V)
609/Oktober/V/2012

DAFTAR ISI
ARTIKEL: MENINGKATKAN KEMAMPUAN
KESAKSIAN: JUDSON W. VAN DE VENTER -- PENULIS HIMNE "PADA YESUS KUBERSERAH"

Shalom,

Kita bersyukur kepada Tuhan Yesus karena Ia telah memberi kemampuan kepada kita. Pada edisi kali ini, kita akan belajar bagaimana kita bisa meningkatkan kemampuan yang sudah Tuhan berikan. Salah satu tokoh dalam Alkitab, Timotius, bisa menjadi salah satu inspirasi kita untuk meningkatkan kemampuan seturut dengan keinginan Tuhan. Bagaimana caranya? Mari simak artikel di bawah ini dan jangan lewatkan kesaksian tentang salah seorang penulis himne terkenal -- Judson W. Van De Venter, mengenai talenta yang ia terima dari Tuhan. Selamat membaca, Tuhan Yesus memberkati!

Staf Redaksi e-BinaAnak,
Santi Titik Lestari
< http://pepak.sabda.org/ >


ARTIKEL: MENINGKATKAN KEMAMPUAN

Bacaan: 1 Timotius 4:6–16

Timotius mendapat tugas dan panggilan yang besar dari Tuhan melalui Paulus. Paulus sedang mempersiapkan Timotius untuk regenerasi kepemimpinan. Panggilan itu ialah menjadi pemimpin jemaat di saat masih berusia muda. Saat Timotius berusia muda, Timotius dipanggil untuk menjadi contoh atau teladan yang baik bagi kehidupan bersama (ayat 12). Ini bukan hal yang mudah. Tetapi bagi setiap mereka yang percaya kepada Tuhan Yesus, tidak ada satu pun masalah yang tidak dapat diselesaikan. Tuhan berjanji menyertai kita. Tetapi dari pihak kita pun, kita dipanggil untuk mengembangkan kemampuan yang ada dalam diri untuk mencapai keberhasilan itu. Jadi, harus ada sinergi antara kita dengan Tuhan yang memercayakan panggilan pelayanan, untuk menjadi teladan pada masa muda itu.

Timotius tidak boleh merasa rendah diri. Ia harus penuh percaya diri dalam menjalankan tugas panggilannya. Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang perlu Timotius lakukan agar ia mampu menjadi teladan sejak usia mudanya, yaitu ia harus mengembangkan beberapa kemampuan yang akan menunjangnya menjadi teladan bagi sesama.

1. Meningkatkan kemampuan dalam memahami pokok-pokok iman kepada Kristus. Dengan demikian, Timotius akan semakin dimampukan untuk mengetahui mana yang benar sesuai dengan pokok iman kepada Kristus dan mana yang tidak (ayat 6-7, 13). Semakin mampu melakukan hal tersebut, semakin mampu melakukan yang benar, dan menjauhkan diri dari perilaku yang buruk.

Pengembangan kemampuan dalam pokok-pokok iman kepada Kristus dapat dilakukan melalui ketekunan dalam beribadah, membaca kitab suci, dan mempraktikannya dalam kehidupan sehari-hari. Semakin sering melakukannya semakin berkembang kemampuan kita dalam hal tersebut.

2. Tekun dalam mengembangkan karunia/talenta yang telah dipercayakan Tuhan kepadanya (ayat 14). Setiap orang memunyai karunia/talenta yang berasal dari Tuhan. Permasalahannya ialah apakah orang itu mau mengembangkannya agar ia semakin terampil dan menjadi berkat bagi sesama.

3. Mengembangkan integritas (ayat 12, 16). Tanpa integritas, yaitu kesatuan antara perkataan dengan perbuatan, karakter dan moralitas kita akan rusak dan hancur. Jika sudah demikian, tidak mungkin kita dapat menjadi saluran berkat Allah dan menjadi teladan bagi sesama.

Jadi, kita dapat melihat bahwa yang perlu dikembangkan dalam hidup ini tidak hanya yang menyangkut aspek kognitif dan kecerdasan akal saja, tetapi juga kemampuan yang menyangkut aspek relasi iman dan sosial. Keberhasilan hidup tidak semata-mata persoalan kecerdasan otak, tetapi juga kecerdasan iman dan sosial. Menjadi pribadi yang mampu mencapai cita-cita dan sekaligus menjadi teladan bagi sesama, adalah sebuah proses yang harus terus kita upayakan (ayat 15). Paulus yakin, jika ketiga hal ini dilakukan Timotius, maka ia akan mengalami kemajuan yang berarti dalam pengembangan diri bagi masa depan dan pelayanannya. Ketiga hal ini harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan.

Apa yang harus kita sampaikan kepada anak-anak kelas besar di sekolah minggu? Ada beberapa hal yang perlu kita sampaikan dan tekankan dalam cerita yang akan kita sampaikan kepada anak sekolah minggu.

1. Tekankan bahwa mereka perlu mempersiapkan diri dalam menyambut masa depan.

2. Mereka juga memunyai tugas dan panggilan untuk menjadi teladan (garam dan terang) di dalam masa muda mereka.

3. Untuk dapat meraih masa depan dan menjadi teladan bagi sesama, maka mereka perlu mengembangkan kemampuan yang diperlukan, yaitu:
a. Pengembangan intelektual.
b. Pengembangan kemampuan dalam hal iman kepada Tuhan, sehingga mampu melakukan yang benar dan menjauhkan diri dari hal yang buruk.
c. Tekun dalam mengembangkan karunia/talenta.
d. Mengembangkan integritas.

4. Pengembangan keempat hal tersebut harus menjadi bagian yang utuh, tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari (ayat 15).

Diambil dan disunting dari:
Nama situs: Blessedday4us's Blog
Alamat URL: http://blessedday4us.wordpress.com/2010/09/20/tingkatkan-kemampuanmu/
Penulis: Pdt. Jotje Hanri Karuh
Tanggal akses: 31 Agustus 2012


KESAKSIAN: JUDSON W. VAN DE VENTER -- PENULIS HIMNE "PADA YESUS KUBERSERAH"

Judson w. Van De Venter (1855 - 1939) adalah seorang guru seni. Dia ditantang untuk menyerahkan seluruh hidupnya secara total untuk pelayanan Kristen. Selama lima tahun, ia bimbang untuk memilih di antara kedua hal itu. Ia kemudian mengingat saat ia mengambil keputusan:

"Lagu ini ditulis ketika saya sedang menghadiri pertemuan di Palestina Timur, Ohio, Amerika Serikat, di rumah George Sebring (pendiri the Sebring Campmeeting Bible Conference di Sebring, Ohio). Untuk beberapa lama, saya bergumul antara membangun talenta saya dalam bidang seni dan terjun ke dalam pekerjaan penginjilan secara penuh waktu. Akhirnya, waktu perubahan dalam hidup saya tiba dan saya menyerahkan semuanya. Saya menjadi seorang penginjil dan menemukan jauh di dalam jiwa saya sebuah talenta yang belum saya ketahui sebelumnya. Tuhan telah menanamkan lagu dalam hati saya secara tersembunyi dan Ia menyebabkan saya menyanyi."

Judson VanDeVenter dilahirkan di suatu tanah pertanian dekat Dundee, Michigan, pada tanggal 5 Desember 1855. Setelah lulus dari Hillsdale College, dia menjadi guru seni dan kemudian pengawas seni pada sekolah publik di Sharon, Pennysylvania. Dia juga seorang pelayan awam yang sangat aktif di gerejanya, yaitu Methodist Episcopal Church. Setelah memutuskan untuk menyerahkan hidupnya kepada Kristus, ia sering pergi ke seluruh Amerika Serikat, Inggris, dan Skotlandia untuk pekerjaan penginjilan. Dia dibantu selama bertahun-tahun oleh rekan sekerjanya yang adalah seorang penyanyi, Winfield S. Weeden.

Winfield S. Weeden, penggubah melodi lagu ini, adalah rekan sekerja Mr. VanDeVenter dalam pekerjaan penginjilan. Ia dilahirkan pada tanggal 29 Maret 1847 di Middleport, Ohio. Sebelum pelayanan penginjilan, selama bertahun-tahun ia aktif mengajar di sekolah mengajar di daerah kelahirannya. Ia disebut sebagai pemimpin pujian yang efektif dan penyanyi yang berbakat.

Referensi ayat Alkitab dari himne ini diambil dari Markus 10:28, yaitu ketika murid-murid Tuhan Yesus bertanya apa yang mereka dapatkan setelah mereka menyerahkan seluruh hidup kepada Tuhan Yesus, dan juga dari ayat selanjutnya (ayat 29-30) yang berbicara tentang upah mengikut Yesus.

Meskipun biasanya digunakan untuk memanggil orang menerima Yesus Kristus sebagai Juru Selamatnya, himne ini juga sering dipakai secara efektif dalam kebaktian yang menekankan komitmen dalam menjadi murid Tuhan Yesus.

1. Siapa penulis himne ini dan apa pekerjaannya sebelum menyerahkan diri menjadi pelayan penuh waktu?

2. Menurut lagu ini, kepada siapa kita harus menyerahkan diri?

3. Himne ini sering dinyanyikan pada saat kapan saja?

4. Tuliskan kembali isi dari Markus 10:28.

Diambil dan disunting dari:
Nama situs: Sekolah Minggu
Alamat URL: http://sekolahminggu.net/pada-yesus-ku-berserah
Penulis: Tidak dicantumkan
Tanggal akses: 25 Juli 2012


Kontak: < binaanak(at)sabda.org >
Redaksi: Davida Welni Dana, Santi Titik Lestari, dan Melina Martha
Tim editor: Davida Welni Dana, Novita Yuniarti, dan Santi Titik Lestari
(c) 2012 -- Yayasan Lembaga SABDA
< http://www.ylsa.org >
Rekening: BCA Pasar Legi Solo;
No. 0790266579
a.n. Yulia Oeniyati
< http://blog.sabda.org/ >
< http://fb.sabda.org/binaanak >
Berlangganan: < subscribe-i-kan-BinaAnak(at)hub.xc.org >
Berhenti: < unsubscribe-i-kan-BinaAnak(at)hub.xc.org >
Miliki Blog atau Website Sendiri
Dapatkan Panduannya
Hubungi : 0813 5643 8312 - 0857 5737 8151 - 0431 8013154
Format SMS : Panduan Isi Pesan
Klik Demo / Contoh & Tutor Tingkat Menengah
atau pilih template :
Klik, Pilih & Pesan Sekarang / Contoh & Tutor Tingkat Menengah
G R A T I S
The Christian Blog @ 2011 - 2012
Designer : Joni Wawoh, SH
hostgator promo