Renungan Harian & Leadership Kristen
| Renungan | Bina | Bio | Buku | Doa | E-JEMMi | Kisah | Konsel | Leadership | Wanita | Humor |

Saturday, September 21, 2013

Re: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Shaloom pak Sigit, terinspirasi pemberian Hadiah Natal untuk ASM.
yang mau saya tanyakan apakah ortu tidak komplin ?
apakah kita perlu melakukan pendekatan pada orang tua ASM ?
Saya yakin ASM bisa terima.

Begitu pak Sigit.

Terima kasih.

Salam kasihNya


Lorenta



From: Sigit Kurniawan Dwi Puspito <wanli_puspito@yahoo.com>
To: Diskusi e-BinaGuru <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Sent: Friday, September 20, 2013 8:09 PM
Subject: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Kalau di gereja kami, beberapa tahun terakhir ini, kami mulai mengajarkan kepada anak-anak Sekolah Minggu, bahwa Natal adalah hari kelahiran Yesus. Bisa dikatakan bahwa yang seharusnya dapat hadiah adalah Tuhan Yesus, karena Dia "berulang tahun".  Dan kita jelaskan juga, berangkat dari pemahaman dalam Matius 25:40 (Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.). sehingga setiap hadiah yang dibawa oleh anak-anak akan diberikan pada teman/ saudara mereka yang ada di Panti Asuhan atau anak jalanan. Lebih baik lagi kalau mereka yang menyerahkan sendiri, pasti merupakan suatu moment yang  tak terlupakan.
Sehingga hampir setiap Natal, ada acara penyerahan hadiah kepada Tuhan. Setiap tahun berbeda. Kadang dalam bentuk celengan, jadi setiap anak mendapat celengan pada 2 bulan sebelum Natal dan ketika Natal dibawa ke gereja, dan setiap anak dihimbau untuk mulai "menabung" untuk diberikan kepada Tuhan. Atau di lain waktu, anak-anak membawa hadiah dalam bentuk barang layak pakai dan lain sebagainya. Kalau konsumsi untuk Natal tetaplah diberikan, karena mengingat acara Natal yang berlangsung cukup lama. Dan setelah beberapa tahun ini dilakukan, sekarang sudah tidak ada komplain dari orang tua mengenai hadiah Natal. Malahan mereka mendukung dan selalu menanyakan, tahun depan ke panti asuhan mana? Atau panti wreda mana? Demikian yang kami lakukan, semoga bisa menginspirasi teman-teman GSM. 

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   



---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

Kalender Doa SABDA: 23 -- 29 September 2013

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.christ@blogger.com

KADOS -- Edisi 168 (23 -- 29 September 2013)

Salam kasih Kristus,

Percayakah Anda bahwa selalu ada hal baru dalam hidup Anda sehari-hari? Jika Anda tidak menyadarinya, cobalah untuk berdiam diri sejenak dan merenungkan apa saja yang telah Anda kerjakan dalam satu hari. Bisa jadi, Anda hanya mengerjakan hal-hal rutin dan tidak mencoba untuk memperhatikan keadaan di sekitar Anda. Jika memang demikian, Anda harus mulai membuat komitmen untuk membuka hati, pikiran, dan cara pandang yang baru terhadap hari-hari yang Anda lalui. Mulailah dengan berdoa dan mensyukuri hari Anda, lakukan pekerjaan Anda dengan cara yang berbeda (kreatif), berkomunikasilah dengan orang-orang yang jarang Anda ajak bicara, perhatikan suasana di sekitar Anda, tutuplah hari Anda dengan menulis pengalaman-pengalaman unik Anda hari itu, dan yang terakhir doakanlah dan bersyukurlah. Jadikan hari-hari Anda "berwarna" setiap hari, dengan kasih dan semangat yang baru dari Tuhan. Mari berjalan bersama Tuhan setiap hari.

Pemimpin Redaksi KADOS,
Santi T.
< santi(at)in-christ.net >
< http://doa.sabda.org >


23 September 2013 -- Karakter Bangsa Indonesia

Salah satu faktor penting yang memengaruhi kemajuan sebuah negara adalah karakter bangsanya. Karakter bangsa yang berkualitas akan menjadi modal penting bagi perkembangan setiap aspek kehidupan seperti: sosial, pendidikan, ekonomi, budaya, bahkan kondisi pertahanan negara akan tetap terjaga. Ketika setiap orang memiliki karakter yang berkualitas, ia akan bisa menentukan respons, tindakan, perkataan, dan cara berpikir, dengan bijaksana dan terampil. Mari kita berdoa kepada Tuhan Yesus agar bangsa Indonesia bisa membangun karakter yang berkualitas, bukan untuk kepentingan diri sendiri, melainkan untuk kepentingan bersama. Berdoalah juga untuk masyarakat Indonesia, khususnya orang Kristen, agar bisa menjadi teladan bagi orang lain dan menjadi berkat untuk negara Indonesia.

24 September 2013 -- Gunung Sinabung Meletus

Hari Minggu, 15 September 2013, gunung Sinabung yang terletak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meletus. Gunung Sinabung adalah puncak tertinggi di Sumatera Utara, dengan ketinggian sekitar 2.600 meter. Dengan adanya peristiwa ini, tiga desa yang berada di Kecamatan Naman Teran, yakni desa Bekerah, desa Simacem, dan desa Sigorong-gorong, mulai mengungsi untuk mencari tempat yang aman. Bencana ini menjadi perhatian khusus bagi warga Sumatera, dan mereka terus berharap supaya jangan sampai ada korban jiwa dalam bencana ini. Berdoalah untuk warga Kabupaten Karo yang mengungsi supaya mereka tetap hidup sejahtera dan tetap dalam keadaan sehat.

Sumber: http://www.antaranews.com/berita/395707/gunung-sinabung-meletus

25 September 2013 -- Kehidupan Doa Keluarga Kristen

Keluarga Kristen yang harmonis tidak hanya ditentukan dari kedekatan hubungan antaranggota keluarga, tetapi dari kedekatan seluruh anggota keluarga kepada Tuhan. Kedekatan keluarga kepada Tuhan bisa dilatih dengan mengadakan doa bersama, atau yang biasa disebut dengan mezbah keluarga. Inilah dasar kehidupan keluarga Kristen untuk bisa mengerti kehendak Kristus dalam keluarga, mencerminkan kasih Kristus, dan menjadi teladan bagi keluarga-keluarga yang lain. Mari berdoa untuk semua keluarga Kristen di Indonesia supaya mereka semakin menyadari pentingnya membangun mezbah keluarga dan meneladani Kristus dalam kehidupan mereka sehari-hari.

26 September 2013 -- DVD Anak Versi Dua

Sebagai salah satu penyedia bahan kekristenan yang bermutu dan alkitabiah, YLSA (Yayasan Lembaga SABDA) sedang mengembangkan beberapa produk pelayanan, terutama DVD Library SABDA Anak. DVD ini berisi puluhan ribu bahan pelayanan sekolah minggu yang berguna, terutama untuk memperlengkapi pelayanan SM. Saat ini, YLSA berencana untuk melakukan upgrade untuk bahan-bahan dalam DVD Library Anak 1.2. Berdoalah kepada Tuhan Yesus agar pengerjaan DVD Library SABDA Anak versi 2 dapat segera dikerjakan dan diselesaikan tepat pada waktunya. Berdoalah juga untuk setiap orang yang terlibat dalam pengerjaan DVD ini supaya mereka tetap melayani Kristus dengan hati yang bersukacita.

27 September 2013 -- Kepolisian di Indonesia

Akhir-akhir ini, gencar diberitakan mengenai kasus penembakan polisi oleh oknum yang tidak dikenal. Jika kita perhatikan, peristiwa ini tidak hanya terjadi pada tahun ini, tetapi tahun-tahun sebelumnya pun sudah ada peristiwa serupa. Hal ini menjadi tugas serius bagi pihak kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa yang terjadi supaya di lain hari tidak ada lagi kejadian serupa menimpa polisi yang lain. Mari kita berdoa kepada Tuhan Yesus agar pihak kepolisian semakin jeli dalam menyelidiki setiap perkara. Berdoalah juga untuk kepolisian di Indonesia supaya bisa terus melakukan tugasnya dengan baik dan mampu menjaga stabilitas keamanan di Indonesia secara maksimal.

28 September 2013 -- Hari Kereta Api

Hari ini, kita merayakan hari Kereta Api Republik Indonesia yang ke-68. Sebagai salah satu transportasi darat, kereta api termasuk transportasi yang efektif bagi masyarakat. Daya tampung penumpang yang banyak menjadi kelebihan transportasi ini dibanding dengan transportasi yang lain. Selain itu, tarifnya pun terjangkau bagi semua kalangan masyarakat. Mari kita berdoa kepada Tuhan Yesus agar pemerintah, khususnya mereka yang bertugas di dinas perhubungan, bisa terus memaksimalkan kereta api dan transportasi lain di Indonesia, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Berdoalah juga untuk para masinis Kristen yang ada di Indonesia, kiranya mereka dapat bekerja dengan bertanggung jawab, ulet, dan menjadi teladan bagi masinis-masinis yang lain.

29 September 2013 -- Hari Sarjana Nasional

Seseorang yang telah menamatkan pendidikan tingkat terakhir di perguruan tinggi akan memperoleh gelar sarjana (gelar strata satu). Sebagai generasi penerus bangsa, setiap orang yang telah memperoleh gelar ini diharapkan bisa menggunakan pendidikan yang telah mereka terima dengan bertanggung jawab. Mereka bisa mengaplikasikannya, salah satunya untuk berpartisipasi dalam memajukan negara Indonesia melalui berbagai bidang yang mereka tekuni, baik bidang ekonomi, pertanian, industri, budaya, kesehatan, dll.. Dalam rangka memperingati hari Sarjana Nasional, mari kita berdoa kepada Tuhan Yesus untuk semua orang yang telah memiliki gelar sarjana, kiranya mereka bisa menggunakan gelar mereka untuk melakukan hal-hal yang berguna dan memberkati banyak orang.


Kontak: doa(at)sabda.org
Redaksi: Santi T.
Berlangganan: subscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-buah-doa(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/kados/arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2013 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

(e-RH) September 22 -- KEHEBATAN IKAN LAUT

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 22 September 2013
Bacaan : 2 Korintus 10:1-6
Setahun: Amos 1-5
Nats: Memang kami masih hidup di dunia, tetapi kami tidak berjuang
secara duniawi. (2 Korintus 10:3)

Judul:

KEHEBATAN IKAN LAUT

Kehidupan ikan laut, menurut saya, amat menarik. Mereka menetas,
bertumbuh besar, bermain, berenangrenang, dan berkembang biak di
dalam air laut yang asin. Hebatnya, daging mereka tidak menjadi
asin. Kita dapat menikmatinya sebagai hidangan yang sehat dan lezat.
Begitulah. Lingkungan tidak mampu memengaruhi mereka. Lingkungan
yang asin tidak serta-merta menjadikan tubuh mereka asin.



Sebuah gambaran yang jitu bagi orang percaya, bukan? Orang percaya
seharusnya tidak ikut-ikutan dengan arus kehidupan dunia ini. Kita
memang masih hidup di dunia, tetapi kita memiliki hidup baru yang
bukan berasal dari dunia ini. Kewarganegaraan kita ada di dalam
surga. Saat ini kita sedang menjalankan tugas sebagai duta Kerajaan
Allah untuk bersaksi tentang Tuhan kepada dunia dan membawa dunia
ini kepada Tuhan. Sepatutnya kita hidup menurut tata cara
Kerajaan-Nya, bukan menurut tata cara dunia ini. Kita hidup untuk
menyebarluaskan nilai-nilai Kerajaan Allah—kasih, kebenaran,
sukacita, pengharapan, dan sebagainya—di lingkungan tempat kita
berada.



Dengan kesadaran tersebut, kita dapat menghindari sikap berkompromi,
seperti "Wah, itu memang sudah tradisi, sudah dari dulu, " atau
"Semua orang juga melakukannya kok." Kita adalah pembawa kabar baik
pendamaian Allah bagi dunia ini. Kita tidak boleh membiarkan orang
lain dan lingkungan mendikte hidup kita. Sebaliknya, kita harus
berani bergerak melawan arus demi kebenaran. Apa yang benar itulah
yang harus kita pertahankan apa pun risikonya. --Togar Sianturi

KITA DITETAPKAN UNTUK BERDAMPAK BAGI DUNIA,
BUKAN DIDIKTE OLEH ARUS DUNIA.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/09/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/09/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?2+Korintus+10:1-6

2 Korintus 10:1-6

1 Aku, Paulus, seorang yang tidak berani bila berhadapan muka
dengan kamu, tetapi berani terhadap kamu bila berjauhan, aku
memperingatkan kamu demi Kristus yang lemah lembut dan ramah.
2 Aku meminta kepada kamu: jangan kamu memaksa aku untuk
menunjukkan keberanianku dari dekat, sebagaimana aku berniat
bertindak keras terhadap orang-orang tertentu yang menyangka,
bahwa kami hidup secara duniawi.
3 Memang kami masih hidup di dunia, tetapi kami tidak berjuang
secara duniawi,
4 karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi,
melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang
sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng.
5 Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu
yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan
akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya
kepada Kristus,
6 dan kami siap sedia juga untuk menghukum setiap kedurhakaan,
bila ketaatan kamu telah menjadi sempurna.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Amos+1-5
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Amos+1-5


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Friday, September 20, 2013

(e-RH) September 21 -- MENCINTAI GOMER

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 21 September 2013
Bacaan : Hosea 3:1-5
Setahun: Yoel 1-3
Nats: Pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan
berzinah, seperti TUHAN juga mencintai orang Israel, sekalipun
mereka berpaling kepada allah-allah lain dan menyukai kue
kismis. (Hosea 3:1)

Judul:

MENCINTAI GOMER

Salah satu alasan yang sering dipakai dalam perceraian adalah
terjadinya perselingkuhan. Apalagi bila salah seorang dari pasangan
tersebut telah melakukannya berulang-ulang dan tanpa penyesalan.
Upaya rujuk dan menerima kembali menjadi hal yang sangat sulit.
Dibutuhkan kasih yang sangat dalam dan luas untuk menerima pasangan
yang seperti itu. Dan kasih yang semacam itu rasanya memang sukar
ditemukan.



Ketika Gomer kembali melacurkan diri, Allah meminta Hosea untuk
tetap mencintai dan menerimanya kembali. Hosea harus menebus dan
menerima kembali Gomer di rumahnya walaupun untuk sementara waktu ia
akan didiamkan dan dianggap seperti tidak ada. Ini kesempatan bagi
Gomer untuk merenungkan apa yang telah ia perbuat selama ini.
Demikian juga Israel. Mereka diharapkan merenungkan segala kebaikan
Allah yang setia dan yang tetap mengasihi mereka ketika mereka
membelakangi Allah. Diharapkan perenungan itu akan membawa kepada
pertobatan yang mendalam dan akhirnya mereka mencari Allah dengan
segenap hatinya. Ini adalah kesempatan baru bagi mereka untuk
memperbaiki kelakuan.



Berapa sering kita berselingkuh secara rohani dengan membelakangi
Tuhan yang setia? Ini terjadi ketika kita dengan sadar memilih
melakukan hal-hal yang tidak Dia sukai. Itu berarti kita mengabaikan
perasaan-Nya. Pernahkah kita berhitung berapa kali Dia mengampuni
dan menerima kita kembali? Mari kita bersyukur dan memanfaatkan
setiap kesempatan yang Alah berikan agar kita dapat memperbaiki
kelakuan buruk kita. --Petrus Budi Setiawan

KASIH YANG DIA TUNJUKKAN DAN KESEMPATAN YANG DIA BERIKAN
SEPATUTNYA KITA SYUKURI DAN KITA MANFAATKAN UNTUK MEMPERBAIKI DIRI.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/09/21/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/09/21/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Hosea+3:1-5

Hosea 3:1-5

1 Berfirmanlah TUHAN kepadaku: "Pergilah lagi, cintailah perempuan
yang suka bersundal dan berzinah, seperti TUHAN juga mencintai
orang Israel, sekalipun mereka berpaling kepada allah-allah lain
dan menyukai kue kismis."
2 Lalu aku membeli dia bagiku dengan bayaran lima belas syikal
perak dan satu setengah homer jelai.
3 Aku berkata kepadanya: "Lama engkau harus diam padaku dengan
tidak bersundal dan dengan tidak menjadi kepunyaan seorang
laki-laki; juga aku ini tidak akan bersetubuh dengan engkau."
4 Sebab lama orang Israel akan diam dengan tidak ada raja, tiada
pemimpin, tiada korban, tiada tugu berhala dan tiada efod dan
terafim.
5 Sesudah itu orang Israel akan berbalik dan akan mencari TUHAN,
Allah mereka, dan Daud, raja mereka. Mereka akan datang dengan
gementar kepada TUHAN dan kepada kebaikan-Nya pada hari-hari
yang terakhir.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Yoel+1-3
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yoel+1-3


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Re: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Wow....:) luar biasa sharing n ide-nya... Yg dpt m'inspirasi kami para pelayan anak. Tetap semangat n TYB
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: Sigit Kurniawan Dwi Puspito <wanli_puspito@yahoo.com>
Sender: i-kan-binaguru@hub.xc.org
Date: Fri, 20 Sep 2013 21:09:17 +0800 (SGT)
To: Diskusi e-BinaGuru<i-kan-binaguru@hub.xc.org>
ReplyTo: "Diskusi e-BinaGuru" <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Subject: [i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Kalau di gereja kami, beberapa tahun terakhir ini, kami mulai mengajarkan kepada anak-anak Sekolah Minggu, bahwa Natal adalah hari kelahiran Yesus. Bisa dikatakan bahwa yang seharusnya dapat hadiah adalah Tuhan Yesus, karena Dia "berulang tahun".  Dan kita jelaskan juga, berangkat dari pemahaman dalam Matius 25:40 (Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.). sehingga setiap hadiah yang dibawa oleh anak-anak akan diberikan pada teman/ saudara mereka yang ada di Panti Asuhan atau anak jalanan. Lebih baik lagi kalau mereka yang menyerahkan sendiri, pasti merupakan suatu moment yang  tak terlupakan.
Sehingga hampir setiap Natal, ada acara penyerahan hadiah kepada Tuhan. Setiap tahun berbeda. Kadang dalam bentuk celengan, jadi setiap anak mendapat celengan pada 2 bulan sebelum Natal dan ketika Natal dibawa ke gereja, dan setiap anak dihimbau untuk mulai "menabung" untuk diberikan kepada Tuhan. Atau di lain waktu, anak-anak membawa hadiah dalam bentuk barang layak pakai dan lain sebagainya. Kalau konsumsi untuk Natal tetaplah diberikan, karena mengingat acara Natal yang berlangsung cukup lama. Dan setelah beberapa tahun ini dilakukan, sekarang sudah tidak ada komplain dari orang tua mengenai hadiah Natal. Malahan mereka mendukung dan selalu menanyakan, tahun depan ke panti asuhan mana? Atau panti wreda mana? Demikian yang kami lakukan, semoga bisa menginspirasi teman-teman GSM. 

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

[i-kan-binaguru] Hadiah Natal untuk ASM

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Kalau di gereja kami, beberapa tahun terakhir ini, kami mulai mengajarkan kepada anak-anak Sekolah Minggu, bahwa Natal adalah hari kelahiran Yesus. Bisa dikatakan bahwa yang seharusnya dapat hadiah adalah Tuhan Yesus, karena Dia "berulang tahun".  Dan kita jelaskan juga, berangkat dari pemahaman dalam Matius 25:40 (Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.). sehingga setiap hadiah yang dibawa oleh anak-anak akan diberikan pada teman/ saudara mereka yang ada di Panti Asuhan atau anak jalanan. Lebih baik lagi kalau mereka yang menyerahkan sendiri, pasti merupakan suatu moment yang  tak terlupakan.
Sehingga hampir setiap Natal, ada acara penyerahan hadiah kepada Tuhan. Setiap tahun berbeda. Kadang dalam bentuk celengan, jadi setiap anak mendapat celengan pada 2 bulan sebelum Natal dan ketika Natal dibawa ke gereja, dan setiap anak dihimbau untuk mulai "menabung" untuk diberikan kepada Tuhan. Atau di lain waktu, anak-anak membawa hadiah dalam bentuk barang layak pakai dan lain sebagainya. Kalau konsumsi untuk Natal tetaplah diberikan, karena mengingat acara Natal yang berlangsung cukup lama. Dan setelah beberapa tahun ini dilakukan, sekarang sudah tidak ada komplain dari orang tua mengenai hadiah Natal. Malahan mereka mendukung dan selalu menanyakan, tahun depan ke panti asuhan mana? Atau panti wreda mana? Demikian yang kami lakukan, semoga bisa menginspirasi teman-teman GSM. 

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

[i-kan-humor] [e-Humor] PENURUT -- 2256 September/2013

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.christ@blogger.com

e-Humor
2256, September 2013

Shalom,

Bagi Anda yang sudah berkeluarga, mungkin pernah mengalami kebingungan seperti tokoh humor kita hari ini. Anda memiliki dua anak atau lebih, tetapi hanya memiliki satu barang untuk diberikan. Kalau barang itu bisa dibagi-bagi, seperti misalnya makanan, masalah terpecahkan. Namun, bagaimana bila barang itu adalah sebuah mainan atau buku? Apakah Anda akan melakukan seperti tokoh humor kita hari ini? Mungkin ini adalah saat yang tepat untuk mengajari anak-anak untuk saling berbagi.

Pemimpin Redaksi e-Humor,
Yegar
< yegar(at)in-christ.net >
< http://humor.sabda.org/ >


2256. PENURUT

Suatu hari, seorang ayah yang baru mendapatkan berkat ekstra membeli sebuah mainan. Masalahnya, dia memiliki dua anak. Akhirnya, Ayah tersebut memutuskan untuk membuat sebuah sayembara.

Ayah: Anak-anak, ayah memiliki sebuah mainan baru.

Anak-anak: Yeaaayy!!

Ayah: Tetapi, karena hanya ada satu, ayah akan membuat sayembara. Pemenangnya akan mendapat mainan baru ini.

Anak ke-1: Apa, Yah?

Ayah: Siapa di sini yang paling penurut? Tidak pernah melawan ibu, selalu menuruti perintah ibu, selalu diam kalau dimarahi ibu, dan tidak pernah marah sama ibu?

Anak ke-2: Sudahlah Kak, mainan itu memang bukan untuk kita.

Ayah: Maksudnya, Nak?

Anak ke-1: Iya, sudah jelas, Ayah yang memenangkan sayembara ini.

[Sumber : Manna Sorgawi Februari 2013]

Bagaimanapun juga, bagi kamu masing-masing berlaku: kasihilah isterimu seperti dirimu sendiri dan isteri hendaklah menghormati suaminya. (Efesus 5:33) < http://alkitab.sabda.org/?Efesus+5:33 >


KUIS HUMOR

Kuis minggu lalu 190: "Berapa kali Alkitab mencatat kisah Yesus membangkitkan orang mati?"

Jawaban Pelanggan publikasi e-Humor:
- Anny S <godwithanny5ms@xxx>: 3 orang: 1. Anak dari kepala rumah Ibadah (Matius 9:24-25; Markus 5:40-41; Lukas 8:54-55), 2. Anak muda dari seorang janda di kota Nain (Lukas 7:15), 3. Lazarus (Yohanes 11:44).
- Hendrik Langelo <hendrik.langelo@xxx>: 1. anak perempuan Yairus (Lukas 8:54-55), 2. Anak laki-laki janda di Nain (Lukas 7:14-15), 3. Lazarus (Yohanes 11:43-44).
- FERO NICA<fero_gsm@xxx>: 3 kali. 1. Anak Perempuan Yairus (Markus 5:21-43; Lukas 8:40-56; Matius 9:18-26) 2. Anak Laki-laki Janda di Nain (Lukas 7:11-17), 3. Lazarus (Yohanes 11:38).

Jawaban dari Fan Page Facebook e-Humor :
- Natanael Parlagutan: Dua kali
- Yahya Hariyanto: 3 kali. Membangkitkan anak Yairus, anak janda di Nain & Lazarus.
- Yusak Charisma Nugraha: Lebih dari 1 kali. Hehehehe bener 'kan?
- Ovy Silalahi: 3 kali .... :)
- Widie Prakoso: 3 kali yaa? ....

Jawaban e-Humor: 3 kali yaitu: 1. Anak perempuan Yairus (Lukas 8:54-55), 2. Anak laki-laki janda di Nain (Lukas 7:14-15), 3. Lazarus (Yohanes 11:43-44).

Wow! Terima kasih ya, untuk pelanggan yang sudah berpartisipasi menjawab kuis minggu lalu. Nah sekarang, silakan jawab pertanyaan kuis berikut ini.

Kuis minggu ini 191: "Siapakah nama nabi yang memakan gulungan kitab, yang di mulutnya berasa manis seperti madu tetapi kemudian di perutnya terasa pahit? (Hendrik Langelo)"

Jawaban beserta nama Anda akan diumumkan pada edisi kuis e-Humor selanjutnya. Oleh karena itu, kirim jawaban Anda secepatnya ke Redaksi e-Humor, maksimal 5 hari setelah Anda menerima edisi ini ya.

Bagi Anda yang memiliki tebak-tebakan untuk dipasang sebagai kuis di e-Humor, silakan kirim ke: < humor(at)sabda.org >. Kami tunggu jawaban dan kirimannya, ya. Terima kasih banyak!


Kontak: humor(at)sabda.org
Redaksi: Yegar
Berlangganan: subscribe-i-kan-humor(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-humor(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/e-humor/arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2013 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

[e-Penulis] Karya Omnibus (II) -- Edisi 142/September/2013

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.christ@blogger.com

e-Penulis -- Karya Omnibus (II)
Edisi 142/September/2013

DAFTAR ISI
DARI REDAKSI: BERBAGI MANFAAT DENGAN DUNIA
TIP MENULIS: BELAJAR DARI HONORÉ DE BALZAC DAN JULES VERNE
TOKOH PENULIS: BIOGRAFI JULES VERNE
PENA MAYA: PARA PENULIS INDONESIA

DARI REDAKSI: BERBAGI MANFAAT DENGAN DUNIA

Shalom,

Menulis seharusnya adalah cara kita untuk mengekspresikan diri sekaligus untuk berbagi manfaat kepada masyarakat di sekitar kita. Pada edisi e-Penulis kali ini, kami menghadirkan tip sederhana yang dapat Ada praktikkan untuk menyusun karya-karya Anda sedemikian rupa sehingga tidak hanya saling bertautan satu sama lain (yang menunjukkan identitas Anda), tetapi juga agar karya-karya Anda dapat bermanfaat bagi orang lain. Di kolom Tokoh Penulis, kami menghadirkan sosok Jules Verne, seorang penulis yang dijuluki sebagai "Bapak Fiksi Ilmiah".

Pada kesempatan ini, izinkan kami untuk menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pengiriman edisi kali ini. Akhir kata, selamat membaca, menulis, dan berbagi manfaat dengan dunia di sekitar Anda. Tuhan Yesus memberkati kita sekalian.

Pemimpin Redaksi e-Penulis,
Yudo
< yudo(at)in-christ.net >
< http://pelitaku.sabda.org >


TIP MENULIS: BELAJAR DARI HONORÉ DE BALZAC DAN JULES VERNE
Ditulis oleh: Yudo

Sesuai judulnya, saya ingin mengajak Pembaca untuk belajar dari kedua penulis ternama ini, terutama dalam hal menjalin benang merah di setiap karya kita. Sudah siap? Mari kita mulai.

1. Menulislah sesuai hasrat Anda.

Jules Verne lahir di Nantes, sebuah kota pelabuhan yang sangat sibuk. Karena itu, sejak kecil ia sudah menyimpan keinginan untuk berlayar dan berpetualang ke tempat-tempat yang sering didengarnya dari para pelaut yang ditemuinya. Dalam perjalanan hidupnya, Verne sempat menulis naskah drama dan puisi, tetapi ia paling berhasil dalam menulis novel-novel petualangan. Siapa tak kenal kisah-kisah petualangannya seperti "Twenty Thousand Leagues under the Sea", "80 Days Around the World", atau "Journey to the Center of The Earth"? Dalam novel-novelnya itu, kita seakan menemukan jiwa Verne yang tak pernah urung untuk menjelajahi tempat-tempat baru, bertemu dengan peradaban asing, dan menemukan alat-alat canggih yang pada zaman itu belum pernah dibayangkan orang. Sekarang renungkanlah, apa yang mendorong Anda untuk menulis? Terlebih lagi, apa hasrat dalam hidup Anda yang bisa Anda bagikan kepada orang lain?

2. Tulisan Anda, warna Anda.

Berbeda dengan Jules Verne, Balzac adalah seorang penulis beraliran realis. Artinya, ia menulis berdasarkan kenyataan, tidak disetir oleh idealisme/norma yang diharapkan oleh pembacanya. Hal yang paling sering dibicarakan tentang tokoh rekaan Balzac adalah bagaimana ia menciptakan mereka dengan sifat yang ambigu. Kita tidak akan menemukan protagonis yang benar-benar baik atau antagonis yang benar-benar jahat karena menurut Balzac, setiap tokoh bisa memiliki lebih dari satu sisi dalam sifat-sifat mereka. Hal unik lainnya yang membuat karya-karya Balzac terkenal adalah karena ia sering kali menghadirkan tokoh dari sebuah kisahnya untuk menjadi cameo dalam karyanya yang lain. Tekniknya ini membuat karakter-karakter tersebut seakan-akan benar-benar hidup di dunia nyata. Berusahalah untuk mencari gaya penulisan yang paling cocok untuk Anda, terlebih yang bisa Anda eksplorasi lebih jauh untuk dapat menghibur dan meyakinkan pembaca Anda.

3. Tak sekadar menghibur.

Jika Anda ingin karya Anda dikenang, Anda harus memperhitungkan sampai sejauh mana karya Anda itu berdampak pada dunia di sekitar Anda. Cobalah membaca kumpulan karya Balzac dan Verne, maka Anda akan menemukan bahwa baik Jules Verne maupun Honoré de Balzac tidak hanya menulis untuk menghibur pembacanya. Dalam karya-karyanya, Balzac benar-benar menggambarkan kehidupan masyarakat Perancis, mulai dari kehidupan dan kebiasaan kaum borjuis sampai perjuangan hidup rakyat jelata. Sampai hari ini, karya-karya Balzac masih dipakai sebagai inspirasi bagi para penulis yang ingin menggambarkan kehidupan masyarakat Perancis tahun 1815 karena keakuratan data yang terdapat dalam karya-karyanya itu. Balzac sendiri bahkan membagi-bagi kumpulan karyanya yang berjudul "La Comédie humaine"/"The Human Comedy" itu ke dalam beberapa kategori seperti: "Scenes from Private Lives" (kumpulan karyanya yang bertemakan kehidupan pribadi), "Scenes from provincial life" (kehidupan bermasyarakat), "Scenes from military life" (militer), dll.. Sedangkan Jules Verne, seperti yang kita ketahui, memberikan dampak yang sangat besar terutama dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi karena dalam novel-novelnya itu, ia menulis (dan meneliti) tentang teknologi yang pada saat itu belum diciptakan. Dari novel dan imajinasinya, Verne telah menginspirasi para penemu dan ilmuwan di seluruh dunia untuk menciptakan penemuan-penemuan yang berguna bagi manusia. Dari kedua tokoh ini, kita dapat melihat bahwa kekuatan yang menopang agar karya-karya mereka berdua tak lekang oleh waktu, bukanlah hanya keindahan dalam penyampaiannya, tetapi juga karena karya mereka memberi dampak yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat pada umumnya.

Nah, demikianlah tip singkat yang bisa saya bagikan kepada pembaca sekalian. Semoga bermanfaat.

Sumber bacaan:
1. _____________. "Honore de Balzac Biography". Dalam http://www.egs.edu/library/honore-de-balzac/biography/
2. _____________. "Honore de Balzac". Dalam http://www.online-literature.com/honore_de_balzac/
3. _____________. "Honoré De Balzac". Dalam http://www.famousauthors.org/honore-de-balzac
4. _____________."Jules Verne: An Author Before His Time?". Dalam http://www.unmuseum.org/verne.htm


TOKOH PENULIS: BIOGRAFI JULES VERNE

"Kita mungkin dapat melawan hukum buatan manusia, tetapi tidak akan menang melawan hukum alam." -- Jules Verne

Tahun-Tahun Pertama

Jules Verne lahir pada 8 Februari 1828 di Nantes, sebuah kota maritim yang sibuk, di Perancis. Di tempat itulah, Verne terbiasa melihat kapal-kapal dagang datang dan pergi sehingga menumbuhkan imajinasi tentang perjalanan dan petualangan. Ketika menempuh pendidikan di asrama, ia mulai menuangkan imajinasinya itu ke dalam cerita-cerita pendek dan puisi. Dan, setelah selesai bersekolah di sana, ayahnya mengirim dia ke Paris untuk belajar tentang hukum, seperti dirinya.

Memulai Karier Menulis

Akan tetapi, sesampainya di Paris, Verne tidak benar-benar tertarik untuk mempelajari hukum. Ia justru tertarik pada dunia teater. Karena itu, setelah meraih gelar dalam pendidikan hukum dan membuka praktik, Verne pun mulai menulis banyak naskah sandiwara, pertunjukan drama, dan operet.

Karena didorong oleh sahabatnya, Alexandre Dumas (penulis "The Three Musketeers"), Verne mulai menjalani 10 tahun kehidupannya sebagai seorang penulis naskah drama dan betul-betul meninggalkan profesinya di bidang hukum (hal ini membuat ayahnya sangat kecewa terhadap dia). Pada tahun 1850, Verne menulis sejumlah naskah drama yang tidak terlalu berhasil seperti "The Companion's of The Marjolaine" dan "Blind Man's Bluff". Karena karya-karyanya itu tidak memberinya penghasilan yang memadai, ia pun bekerja sebagai seorang pialang. Verne menganggap pekerjaan itu tidak berarti baginya, namun lewat pekerjaan itulah, ia dapat memiliki kemantapan finansial yang cukup untuk menikahi Honorine de Viane, seorang janda muda dengan dua anak perempuan, pada tahun 1857. Di tahun yang sama, Verne menerbitkan buku pertamanya, "Le Salon de 1857" ("The 1857 Salon").

Munculnya Sang Novelis

Selama 1850 -- 1860, Verne dan istrinya melakukan perjalanan pertama mereka, dari sekitar 20 perjalanan yang akan dilakukannya, ke kepulauan Inggris. Perjalanan itu memberi dampak yang besar terhadap Verne sehingga ia menulis "Voyage en Angleterre et en Écosse" ("Backwards to Britain"). Pada tahun 1861, anak Verne dan Honorine, Michel Jean Pierre Verne, lahir.

Meskipun novel-novelnya yang terdahulu sering ditolak oleh para penerbit sebelum berhasil diterbitkan, keberuntungan Verne segera berubah seiring genre yang mulai ditulisnya. Setelah mengenal Jules Hetzel, seorang editor dan penerbit yang di kemudian hari menjadi andalan Verne, karier kepenulisan Verne sebagai seorang penulis pun dimulai dengan diterbitkannya novel "Five Days in a Ballon" dalam bentuk cerber di majalah "Magazine d'Éducation et de Récréation" (majalah yang dikelola oleh Hetzel). Di majalah itu pula, karya-karya Verne yang lainnya diterbitkan. Tulisan Verne sangat digemari oleh khalayak, walaupun omzet penjualannya sangat rendah. Akan tetapi, Verne tidak peduli. Ia merasa bahwa telah menemukan tempatnya di dunia ini. Sejak saat itu, Verne menceburkan dirinya ke dalam penulisan sastra dengan antusias, dan dalam rentang waktu 10 tahun, ia telah menghasilkan novel-novel yang terkenal itu.

Selama waktu-waktu itu, Hetzel memperkenalkan Verne kepada Felix Nadar, seorang pria rennaisans yang kemudian memperkenalkan Verne kepada teman-temannya. Pergaulannya dengan Nadar dan teman-temannya itu sangat memengaruhi tulisan Verne yang berkisar pada kisah-kisah ilmiah. Di kemudian hari, Nadar mendirikan sebuah lembaga bernama "Society for Encouragement of Aerial Locomotion by Means of Heavier-Than-Air Craft", dan Verne terdaftar dalam lembaga itu sebagai anggota dewannya.

Langkah Pertama Verne

Pada tahun 1864, Verne menerbitkan "Edgar Allan Poe and His Works", "Adventures of Captain Hatteras", dan "Journey to the Center of The Earth". Di tahun yang sama, bukunya yang berjudul "Paris in the Twentieth Century" ditolak oleh penerbit. Namun, pada tahun 1865, Verne kembali menerbitkan karyanya yang berjudul "From the Earth to the Moon" dan "Captain's Grant's Children".

Tak lama setelah itu, Verne membeli sebuah kapal untuk memuaskan kerinduannya akan petualangan. Ia dan istrinya menghabiskan banyak waktu mereka untuk berlayar. Petualangan Verne sendiri mencakup wilayah Kepulauan Inggris sampai ke wilayah Mediterrania, dan perjalanan itu memberikan banyak materi sebagai bahan penulisan novel-novelnya. Pada tahun 1867, Hetzel menerbitkan karya Verne yang berjudul "Geography of France and Her Collonies". Di tahun itu juga , Verne bersama saudara laki-lakinya, pergi ke Liverpool dan ke Amerika. Meskipun ia sangat terkesan oleh Amerika, Verne hanya menjadwalkan untuk tinggal di sana selama satu minggu. Ia hanya melakukan perjalanan ke sungai Hudson di Albany dan ke Air Terjun Niagara. Sekelumit dari pengalamannya ini dituangkannya dalam beberapa karya-karyanya.

Pada tahun 1869 dan 1870, dengan kecepatan yang menakjubkan, Hetzel menerbitkan kedua volume karya Verne, "Twenty Thousand Leagues under the Sea", "Round the Moon", dan "Discovery of the Earth", tetapi menolak naskah "Uncle Robinson" yang nantinya menjadi cikal bakal "Mysterious Island" (versi revisi dari "Uncle Robinson" sendiri baru diterbitkan 3 tahun kemudian).

Pada titik ini, kehidupan Verne dalam dunia tulis menulis sudah sangat mapan dan reputasinya sebagai penulis sudah dikenal.

Tahun-Tahun Terakhir

Jules Verne tetap berada di puncak selama tahun 1870-an, ia menulis "Special Correspondent" (1872), "The Survivors of the Chancellor" (1875), "Michel Strogoff" (1876), dan "Dick Sand: A Captain at Fifteen" (1878) di antara karya-karya lainnya. Setelah menjalani tahun-tahun yang penuh kesuksesan dalam kehidupan pribadi dan pekerjaanya, Verne harus menghadapi tahun-tahun yang sulit selama 1880-an.

Pada tahun 1886, kemenakan Verne yang paling disayanginya, Gaston, berusaha membunuhnya. Gaston menembakkan dua peluru ke arah Verne dan mengenai tulang keringnya sehingga membuat Verne menjadi pincang seumur hidupnya. Setelah diperiksa, ternyata Gaston mengalami gangguan kejiwaan dan akhirnya menghabiskan seluruh sisa hidupnya di rumah sakit jiwa. Seminggu setelah peristiwa penembakan itu, Jules Hetzel pun meninggal. Hal itu sangat meruntuhkan semangat Verne. Tak hanya itu, pada tahun berikutnya Verne harus kehilangan ibundanya.

Meski demikian, Verne tetap menulis dan berpetualang. Ia menulis "Hundred Leagues on the Amazon" (1881), "Robur the Conqueror" (1886), dan "Master of the World" (1904). Pada tahun 1905, Verne didiagnosis menderita diabetes dan meninggal di rumahnya, di kota Amiens, Perancis.

Peninggalan Sang Penulis

Seumur hidupnya, Verne telah menulis setidaknya 70 judul buku (yang paling terkenal di antaranya adalah 54 novelnya yang diterbitkan dalam sebuah bundel berjudul "The Voyages Extraordinaires"), menciptakan ratusan tokoh fiksi yang mempesona, dan penemuan ilmiah yang tak terhitung banyaknya. Penemuan-penemuan dalam novel Verne ini dianggap mendahului keberadaan teknologi tersebut di dunia nyata; di antaranya adalah penemuan kapal selam, perjalanan ruang angkasa, perjalanan antarbintang, dan penjelajahan dasar laut.

Karya-karya yang lahir dari imajinasinya serta inovasi dan penemuan yang dituliskan dalam novel-novelnya kini bermunculan dalam berbagai bentuk; mulai dari film sampai panggung drama dan televisi. Pada akhirnya, ia dikenal sebagai "Bapak Fiksi Ilmiah" dan sebagai penulis yang karyanya paling banyak diterjemahkan setelah Agatha Christie. Karya-karya Verne tentang ilmu pengetahuan masih memancing imajinasi para penulis, ilmuwan serta penemu selama lebih dari satu abad. (t/Yudo)

Diterjemahkan dari:
Nama situs: Biography.com
Alamat URL: http://www.biography.com/people/jules-verne-9517579?page=2
Penulis: tidak dicantumkan
Tanggal akses: 16 September 2013


PENA MAYA: PARA PENULIS INDONESIA

Bersiaplah untuk mendapatkan banyak wawasan baru tentang dunia penulisan melalui situs parapenulis-indonesia. Ketika Anda berkunjung ke situs ini, Anda bisa mengenal lebih dalam mengenai para penulis Indonesia, karya, dan riwayatnya. Beberapa penulis tersebut di antaranya WS. Rendra, Umar Kayam, Suparto Brata, Subagio Sastrowardoyo, Chairil Anwar, Ahmad Tohari, dll.. Situs ini mempunyai visi untuk menjadi organisasi unggul dan profesional yang mampu berperan aktif dalam membangun bangsa melalui proses pendidikan, penelitian, dan pengembangan kepenulisan. Situs ini bisa menginspirasi Anda, terutama untuk mengembangkan budaya dan kemampuan menulis Anda. Sebagian besar karya yang ada dalam situs ini merupakan karya-karya terkenal, yang mungkin sudah sering kita jumpai semasa kita belajar di sekolah. Anda penasaran dengan situs parapenulis-Indonesia ini? Yuk, berkunjung ke situs ini dan perluas wawasan Anda tentang dunia penulisan. (Santi T.)

==> http://parapenulis-indonesia.blogspot.com/


Kontak: penulis(at)sabda.org
Redaksi: Yudo, Santi T., dan Berlin B.
Berlangganan: subscribe-i-kan-penulis(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-penulis(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/e-penulis/arsip/
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2013 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

Thursday, September 19, 2013

(e-RH) September 20 -- SAAT BERSELISIH

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 20 September 2013
Bacaan : Filipi 4:1-9
Setahun: Hosea 7-14
Nats: Euodia kunasihati dan Sintikhe kunasihati, supaya sehati sepikir
dalam Tuhan... Karena mereka telah berjuang dengan aku dalam
pekabaran Injil... (Filipi 4:2-3)

Judul:

SAAT BERSELISIH

Perselisihan di dalam gereja bukan hal yang baru. Kadang-kadang
perselisihan terjadi karena hal-hal yang kudus, namun sering kali
karena berbagai intrik politik demi kepentingan pribadi atau
kelompok. Banyak denominasi gereja terbentuk akibat perpecahan.
Banyak warga jemaat menjadi tawar hati, kepahitan, dan kurang
menghargai gereja serta para pemimpinnya. Gereja pun kehilangan
kuasa saat berbicara tentang kesatuan, kasih, dan pengampunan, serta
menjadi kesaksian yang buruk bagi orang luar.



Jemaat Filipi adalah salah satu jemaat yang banyak dipuji dalam
Alkitab. Mereka memiliki persekutuan yang kuat dalam Berita Injil
(ay. 5), mengutus Epafroditus untuk melayani dan mencukupkan
keperluan Paulus (2:25), serta beberapa kali memberikan bantuan
keuangan untuk Paulus, termasuk ketika ia dalam penjara (ay. 16-18).
Namun, jemaat Filipi juga tak luput dari perselisihan. Dua orang
perempuan terkemuka di sana, yaitu Euodia dan Sintikhe, terlibat
dalam perselisihan. Paulus mengirim surat untuk menasihati keduanya.
Paulus juga mendorong Sunsugos, rekan pelayanannya, untuk
mendamaikan mereka. Ia mengingatkan bagaimana mereka telah berjuang
bersama-sama dalam pemberitaan Injil.



Ketika Anda terlibat perselisihan dalam gereja, janganlah biarkan
kepentingan pribadi menjadi prioritas. Utamakanlah reputasi nama
Kristus. Ingatlah juga perjuangan yang telah Anda lakukan demi nama
Kristus sehingga Anda terbuka untuk berdamai dan dapat menyatakan
kasih dan pengampunan Kristus. --Hembang Tambun

GEREJA YANG TERPECAH-PECAH TIDAK AKAN MEMILIKI KUASA
UNTUK BERKHOTBAH TENTANG KESATUAN, KASIH, DAN PENGAMPUNAN.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/09/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/09/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Filipi+4:1-9

Filipi 4:1-9

1 Karena itu, saudara-saudara yang kukasihi dan yang kurindukan,
sukacitaku dan mahkotaku, berdirilah juga dengan teguh dalam
Tuhan, hai saudara-saudaraku yang kekasih!
2 Euodia kunasihati dan Sintikhe kunasihati, supaya sehati sepikir
dalam Tuhan.
3 Bahkan, kuminta kepadamu juga, Sunsugos, temanku yang setia:
tolonglah mereka. Karena mereka telah berjuang dengan aku dalam
pekabaran Injil, bersama-sama dengan Klemens dan kawan-kawanku
sekerja yang lain, yang nama-namanya tercantum dalam kitab
kehidupan.
4 Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan:
Bersukacitalah!
5 Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah
dekat!
6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi
nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa
dan permohonan dengan ucapan syukur.
7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan
memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
8 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang
mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua
yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut
dipuji, pikirkanlah semuanya itu.
9 Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima,
dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat
padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan
menyertai kamu.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Hosea+7-14
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Hosea+7-14


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

[e-Wanita] Mendidik Anak -- Edisi 116/September 2013

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.christ@blogger.com

e-Wanita -- Mendidik Anak
Edisi 116/September 2013

Salam sejahtera,

Wanita atau ibu berperan sebagai guru pertama bagi anak. Melalui ibu, anak-anak belajar tentang semua hal yang mereka ingin ketahui. Melalui ibu, anak-anak dapat mengenal dunia mereka. Jadi, peran wanita sebagai seorang ibu begitu penting, bukan? Untuk itu, seorang wanita perlu memahami tumbuh kembang anak, dari janin sampai dewasa. Selain itu, seorang ibu juga bertanggung jawab dalam mendidik anak. Bersama suami, seorang ibu harus bekerja sama dalam mengarahkan anak sehingga anak dapat tumbuh menjadi orang dewasa yang berkarakter dan cinta Tuhan. Untuk membantu Sahabat e-Wanita dalam mengembangkan keterampilan mendidik anak, publikasi e-Wanita edisi 116 ini menyajikan artikel dan tip yang berkaitan dengan cara mendidik anak. Kami berharap apa yang kami sajikan dalam edisi ini dapat menjadi inspirasi yang berharga bagi Anda. Selamat membaca, Tuhan memberkati.

Redaksi Tamu e-Wanita,
Amidya
< http://wanita.sabda.org/ >


DUNIA WANITA: BAGAIMANA MEMBIMBING ANAK KEPADA KRISTUS?

Sebenarnya, setiap orang Kristen, termasuk orang tua Kristen, harus dapat menjelaskan Injil kepada orang lain, yang ada di sekelilingnya. Dalam menjelaskan Injil kepada anak-anak, satu hal yang perlu diperhatikan ialah berita Injil itu harus disampaikan dengan cara yang sangat sederhana. Bahasa yang dipergunakan harus yang dapat dimengerti oleh anak yang sedang kita injili. Jangan menggunakan istilah klise yang artinya samar.

Langkah pertama, terangkan kepada anak bahwa Allah sudah menyediakan tempat yang indah dan menyenangkan yang disebut surga (Yohanes 14:1-3 dan Wahyu 21:1-7, 10-12). Tanyakan apakah ia ingin ke surga?

Langkah kedua, buatlah supaya anak melihat kebutuhannya akan keselamatan. Jelaskan bahwa tidak semua orang akan ke surga, dan bahwa tidak ada seorang pun yang cukup baik sehingga dapat ke surga. Setiap orang tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri. Anak harus mengerti bahwa ia tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri, hanya Tuhan Yesus yang dapat menyelamatkannya. Bahkan, Tuhan Yesus bukan hanya mau, tetapi juga mampu menyelamatkannya. Kebenaran ini harus dijelaskan dengan didukung ayat-ayat Alkitab (Roma 3:23; Wahyu 21:27; dan Yohanes 8:21,24).

Langkah ketiga, terangkan jalan keselamatan dengan cermat, lengkap, dan sederhana (Roma 6:23; Efesus 2:8-9; Titus 3:5; dan Wahyu 1:5b). Jelaskan bahwa Tuhan Yesus, Anak Allah, sudah mati di kayu salib untuk menanggung hukuman dosanya. Tuhan Yesus sudah bangkit dan tidak pernah mati lagi sampai sekarang. Pada umumnya, anak sudah diberi ajaran yang salah, yaitu ajaran yang mengatakan bahwa cara untuk mendapatkan keselamatan ialah dengan berbuat baik atau beramal, berdoa, atau rajin ke gereja.

Langkah keempat, kita harus mendorong anak untuk menerima keselamatan yang ditawarkan Tuhan Yesus itu. Banyak orang yang mengabaikan hal ini. Kita harus ingat bahwa jika Tuhan Yesus tidak diterima oleh anak, anak tidak akan diselamatkan (Yohanes 1:12-13). Tidak cukup jika kita hanya memberi tahu bahwa anak itu perlu menerima Kristus, kita harus memberinya kesempatan untuk mengambil keputusan untuk menerima-Nya. Namun, kita juga harus ingat untuk tidak memaksa anak menerima Tuhan Yesus. Di sini, cara yang dipergunakan sangat beragam. Ada orang yang menyatakan bahwa anak harus berdoa dan meminta Tuhan Yesus menyelamatkannya atau meminta Tuhan Yesus masuk ke dalam hatinya. Hal ini sesuai dengan yang dikemukakan dalam Roma 10:13. Cara ini merupakan cara yang baik, tetapi bukan merupakan satu-satunya cara dan juga tidak selalu dapat diterapkan dalam penginjilan kepada anak-anak.

Langkah kelima, anak harus dilayani agar mendapatkan kepastian bahwa ia sudah diselamatkan. Setelah anak menerima Kristus, kita harus mendorongnya untuk melihat dari Alkitab, firman Allah, bahwa sekarang ia sudah diselamatkan. Ada banyak ayat Alkitab yang meyakinkan orang percaya bahwa mereka sudah selamat, seperti Yohanes 3:36 dan Kisah Para Rasul 13:38-39. Ayat-ayat itu harus ditunjukkan kepada anak supaya anak benar-benar yakin berdasarkan firman Allah bahwa ia sudah diselamatkan. Penting sekali bagi anak untuk percaya dan menyadari bahwa sekarang ia sudah diselamatkan. Ketika kita menerangkan berdasarkan firman Allah, Roh Allah akan memberi keyakinan di dalam hati anak. Dalam setiap langkah saat kita membimbing seorang anak kepada Kristus, berdoa dan berharaplah agar Roh Kudus meyakinkan anak akan dosanya, menyatakan kebenaran Injil, dan menerangi pikiran dan hati anak supaya ia dapat memahami dengan benar kebenaran yang menyelamatkan itu.

Kesimpulan

Sebagai orang tua, kita bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan anak-anak yang mencakup memberikan makanan yang bergizi, pakaian yang tidak ketinggalan zaman, pendidikan formal yang setinggi-tingginya, memperlengkapi anak dengan berbagai keterampilan (kursus piano, berenang, tenis, golf, gambar, dan lain sebagainya). Semua itu memerlukan biaya yang tidak sedikit, tetapi dengan segenap tenaga orang tua harus berusaha untuk memenuhinya. Seandainya anak Anda kelak sudah "menjadi orang" berkat jerih payah Anda, berapa tahun ia dapat menikmati apa yang sudah dicapainya itu? Seratus tahun? Tentu saja tidak. Lima puluh tahun pun belum tentu, bukan? Setelah itu, apa yang akan terjadi dengan dirinya? (Tentu saja, mungkin Anda sendiri tidak akan menyaksikannya.) Meninggalkan dunia ini secara terhormat, banyak bunga, banyak pelayat, dan mungkin meninggalkan banyak warisan. Akan tetapi, bagaimana dengan jiwanya? Apakah sudah diselamatkan dan pasti ke surga? Berapa tahun jiwa anak Anda akan tinggal di tempat penghukuman yang kekal? Selama-lamanya. Alkitab berkata, "Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya?" Mana lebih berharga, jiwa atau tubuh? Mana yang bersifat kekal? Kita berusaha memberikan yang terbaik untuk mendandani tubuh dan memperlengkapi otak, tetapi apa yang sudah kita lakukan untuk jiwa anak-anak kita? Berapa banyak waktu dan usaha yang Anda sediakan demi kesejahteraan jiwa anak Anda yang sifatnya kekal itu? Janganlah kita mengabaikan makanan yang bergizi, pendidikan yang tinggi, dan lain sebagainya. Namun, lengkapilah itu semua dengan membimbing anak Anda kepada Kristus, dan membimbing dia di dalam pengenalan akan Allah yang dikenalnya di dalam Tuhan Yesus. Dengan demikian, di dunia ini, ia akan sanggup menolak kejahatan, hidup benar, memuliakan Allah, dan kelak jiwanya pun akan hidup senang di hadirat Allah di surga.

Sumber: Handbook On Child Evangelum oleh J.I. Overhalt 3 er: Know How You Believe oleh Paul Litle

Diambil dan disunting dari:
Judul majalah: Sahabat Gembala, Agustus/September 1991
Penulis: Pauline Tiendas, M.A.
Penerbit: Yayasan Kalam Hidup -- Gereja Kemah Injil Indonesia, Bandung
Halaman: 28 -- 36


WAWASAN WANITA: PERAN WANITA DALAM MENDIDIK ANAK
Dirangkum oleh: S. Setyawati

Seorang wanita diciptakan untuk menjadi penolong yang sepadan bagi seorang laki-laki. Dalam keluarga, selain menjadi penolong suami, seorang wanita juga bertanggung jawab dalam mencintai, membesarkan, dan mendidik anak.

Ketika seorang wanita memperoleh anugerah seorang anak, ia mendapatkan tanggung jawab lebih dalam hidupnya. Selain ia harus mengasihi suaminya, wanita harus mengasihi anaknya juga. Sebagai seorang ibu, kita diharapkan memiliki kasih yang secara nyata terwujud dalam cara membesarkan, memeluk, mencukupi kebutuhan, dan berteman dengan anak. Sebagai mitra suami, istri seharusnya melakukan beberapa hal berikut ini.

1. Selalu bersedia mendampingi anak, baik pagi, siang, maupun malam (Ulangan 6:6-7).
2. Berinteraksi, berdiskusi, bermain, dan bersabar mendidik anak (Efesus 6:4).
3. Mengajarkan Alkitab, pandangan dunia yang alkitabiah kepada anak (Mazmur 78:5-6; Ulangan 4:10; Efesus 6:4).
4. Menolong anak mengembangkan keterampilan dan menemukan kekuatannya (Amsal 22:6).
5. Mendisiplin anak dan mengajarkan takut akan Tuhan, menentukan batas secara konsisten, penuh kasih dan ketegasan (Efesus 6:4; Ibrani 12:5-11; Amsal 13:24, 19:18, 22:15, 23:13-14, 29:15-17).
6. Membesarkan anak dan menyediakan lingkungan yang mendukung, penuh penerimaan, kemesraan, dan kasih yang tanpa syarat (Titus 2:4; 2 Timotius 1:7; Efesus 4:29-32; 5:1-2; Galatia 5:22; 1 Petrus 3:8-9).
7. Memberi teladan dengan integritas dan menjadi teladan bagi anak (Ulangan 4:9,15,23; Amsal 10:9, 11:3; Mazmur 37:18, 37).

Tidak semua wanita mendapatkan anugerah menjadi ibu secara biologis. Namun, Alkitab mengatakan bahwa mereka yang diberkati Tuhan untuk menjadi ibu harus menerima tanggung jawab itu dengan serius. Para ibu memiliki peranan yang unik dan krusial dalam hidup anak-anak mereka. Menjadi ibu adalah tugas yang panjang, tetapi menyenangkan. Ibu harus menjaga dan memperhatikan anak mulai dari dalam kandungan sampai anak menjadi dewasa. Sekalipun peranan keibuan harus berubah dan berkembang, kasih, perhatian, perawatan, dan dorongan yang harus diberikan ibu jangan pernah berakhir.

Bersama suami, seorang ibu harus menanamkan kebenaran firman Tuhan kepada anak secara berulang-ulang (Ulangan 11:19). Kepentingan utama dari ayat ini adalah anak-anak didewasakan dalam "ajaran dan nasihat Tuhan". Ini merupakan tanggung jawab orang tua, termasuk para ibu. Agar anak tidak menyimpang dari jalan Tuhan, ayah dan ibu harus mendidik anak sesuai kebenaran firman Tuhan (Amsal 22:6-11). Dalam keluarga, anak harus mendapatkan pendidikan awal yang memperkenalkan anak pada pola hidup yang direncanakan baginya. Dalam mendidik anak, orang tua seharusnya tidak banyak bicara. Sebaliknya, orang tua seharusnya lebih banyak memberikan teladan kepada anak. Sejak anak masih kecil, berikan teladan praktis yang benar dan baik. Misalnya, teladan berdoa. Nah, ketika anak beranjak remaja atau dewasa, ayah dan ibu sebaiknya mengajarkan kesaksian hidup, hidup yang dipimpin Tuhan, hidup di dalam Tuhan, dan juga mengajarkan bagaimana melakukan firman Tuhan di dalam kehidupan (Efesus 6:4). Dalam ayat ini ditekankan bahwa:

a. Ayah dan ibu tidak boleh mendorong perkembangan emosi-emosi negatif anak-anak melalui pernyataan kekuasaan secara berlebihan, tidak adil, memihak, atau tanpa alasan. Sikap yang tidak sehat terhadap anak akan mengakibatkan kepahitan hati.

b. Ayah dan ibu bertanggung jawab untuk mendidik, membesarkan, dan mengembangkan tingkah laku anak-anak melalui pengajaran dan nasihat dari Tuhan. Nasihat dalam hal ini termasuk mengingatkan anak akan kesalahan-kesalahan (secara konstruktif) atau kewajiban-kewajiban.

Secara umum, cara orang tua mendidik anak sangat menentukan perkembangan anak. Oleh karena itu, jika orang tua tidak mendidik anak dengan tepat, anak-anak akan berpotensi menjadi anak yang sulit untuk dibimbing, dan bahkan menjadi pemberontak atau pembuat kerusuhan. Sebaliknya, jika anak-anak dididik dengan baik dan benar, mereka akan menjadi pemimpin-pemimpin masa depan yang bermoral, yang mempunyai cara hidup yang berkenan kepada Tuhan.

Dalam mendidik anak, hal paling penting diberikan adalah keteladanan dari para orang tua. Sebisa mungkin, jangan pernah melakukan kecerobohan dengan melakukan perselingkuhan/perzinaan, pemberian hukuman (fisik dan omelan) yang berlebihan kepada anak, perbuatan pilih kasih, ketidakhadiran orang tua ketika si anak membutuhkan mereka, tuntutan terus-menerus tanpa pujian, atau terlalu memproteksi anak sehingga mereka tidak dapat belajar mandiri.

Selain itu, sebagai ibu dan pendamping suami, kita harus saling mengingatkan untuk tidak "membangkitkan" amarah anak. Artinya, jangan sampai kita membuat mereka jengkel, tidak berdaya, dan sebagainya, dengan mempraktikkan kuasa yang berlebihan, tidak masuk akal, kasar, tuntutan yang kejam, dan larangan yang tidak perlu. Provokasi semacam ini akan mengakibatkan reaksi yang tidak baik, menumpulkan perasaan, menghilangkan kemauan anak untuk hal-hal yang suci, dan membuatnya merasa tidak berguna bagi orang tuanya. Orang tua yang bijaksana berusaha membuat ketaatan sebagai sesuatu yang didambakan dan diperoleh dengan cinta kasih dan kelemahlembutan. Orang tua tidak boleh menjadi penindas yang amoral dan tidak kenal kasih. Martin Luther berkata, "Selain tongkat, siapkan apel untuk diberikan kepada anak pada saat dia berbuat yang baik." Disiplin dalam pendidikan dan budaya umum harus dilaksanakan dengan hati-hati dan dengan didikan yang terus-menerus disertai banyak doa. Teguran, disiplin, dan nasihat berdasarkan firman Tuhan, menegur dan memuji ketika perlu adalah tanda dari "nasihat". Pengajaran yang diberikan bersumber dari Tuhan, dipelajari dalam "sekolah" pengalaman kristiani, dan dilaksanakan oleh orang tua (2 Timotius 3:16-17).

Dirangkum dari:
1. __________. "Apa Kata Alkitab Mengenai Ibu Kristen?" Dalam http://www.gotquestions.org/Indonesia/ibu-Kristen.html
2. __________. "Bagaimanakah Orang Kristen Mendidik Anak-Anaknya?" Dalam http://berbic.wordpress.com/2011/06/25/bagaimanakah-orang-kristen-mendidik-anak-anaknya/


Kontak: wanita(at)sabda.org
Redaksi: S. Setyawati, N. Risanti, dan Novita Yuniarti
Berlangganan: subscribe-i-kan-wanita(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-wanita(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/e-wanita/arsip/
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2013 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

Wednesday, September 18, 2013

RE: [i-kan-binaguru] Membaca dan Mendiskusikan Tulisan-Tulisan seputar Pelayanan

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

 

 

From: i-kan-binaguru@hub.xc.org [mailto:i-kan-binaguru@hub.xc.org] On Behalf Of Davida Dana
Sent: Tuesday, September 17, 2013 8:28 PM
To: Diskusi e-BinaGuru
Subject: [i-kan-binaguru] Membaca dan Mendiskusikan Tulisan-Tulisan seputar Pelayanan

 

--------------------------------------------------------------------- 
e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU   
--------------------------------------------------------------------- 

Bagi Rekan-Rekan yang ingin membaca tulisan-tulisan seputar pelayanan anak dan mendiskusikannya bersama, kami undang Anda untuk bergabung dalam FB Group e-BinaAnak dari Yayasan Lembaga SABDA. Group ini sifatnya tertutup dan untuk periode pertama hanya akan menerima 20 peserta saja. Diskusi akan dimulai tanggal 23 September 2013. Jadi, ayo segera mendaftar dan mengisi form pendaftaran berikut ini dikirimkan ke Admin lewat email ke binaanak@sabda.org. Terima kasih

Nama: theresia Ratna
Tanggal lahir: Madiun, 04 nov 1975
Kota tempat tinggal: Balikpapan
Email: ratna@pelitamotor.com
HP: 081253978098
Pendidikan terakhir: SLTA
Gereja: GKY balikpapan
Pelayanan: Sekrt Majelis, GSM, WL

Alasan saya ingin bergabung di Grup e-BinaAnak: Menambah pengetahuan dan pengalaman, bagaimana mendidik anak-anak.

Komitmen saya: Setia dalam perkara kecil
Dengan bergabung di Grup e-BinaAnak ini, saya berkomitmen untuk ikut berkontribusi aktif dalam grup ini hingga selesai mendiskusikan satu bahan diskusi.

--------------------------------------------------------------------- 
 Bergabung kirim e-mail ke:      
 Berhenti kirim e-mail ke:     
 Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru 
--------------------------------------------------------------------- 

---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

Re: [i-kan-binaguru] Membaca dan Mendiskusikan Tulisan-Tulisan seputar Pelayanan

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   

Terima kasih kak, infonya, saya berminat n akan mengirim data ke e-Bina Anak.
 
Salam kasihnya
 
Lorenta

From: Davida Dana <evie@in-christ.net>
To: Diskusi e-BinaGuru <i-kan-binaguru@hub.xc.org>
Sent: Tuesday, September 17, 2013 8:27 PM
Subject: [i-kan-binaguru] Membaca dan Mendiskusikan Tulisan-Tulisan seputar Pelayanan

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   
Bagi Rekan-Rekan yang ingin membaca tulisan-tulisan seputar pelayanan anak dan mendiskusikannya bersama, kami undang Anda untuk bergabung dalam FB Group e-BinaAnak dari Yayasan Lembaga SABDA. Group ini sifatnya tertutup dan untuk periode pertama hanya akan menerima 20 peserta saja. Diskusi akan dimulai tanggal 23 September 2013. Jadi, ayo segera mendaftar dan mengisi form pendaftaran berikut ini dikirimkan ke Admin lewat email ke binaanak@sabda.org. Terima kasih

Nama:
Tanggal lahir:
Kota tempat tinggal:
Email:
HP:
Pendidikan terakhir:
Gereja:
Pelayanan:
Alasan saya ingin bergabung di Grup e-BinaAnak:

Komitmen saya:
Dengan bergabung di Grup e-BinaAnak ini, saya berkomitmen untuk ikut berkontribusi aktif dalam grup ini hingga selesai mendiskusikan satu bahan diskusi.
---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   



---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

(e-RH) September 19 -- LEGA DENGAN MENGAKU

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 19 September 2013
Bacaan : Mazmur 51:1-19
Setahun: Hosea 1-6
Nats: Kurban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang
patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah. (Mazmur
51:19)

Judul:

LEGA DENGAN MENGAKU

Seorang anak tanpa sengaja merusakkan laptop pemberian
orangtuanya. Ia dilanda rasa bersalah, ketakutan, dan sekaligus
mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugas sekolahnya. Tetapi, ia
takut menceritakan masalah. Ia malah terus berusaha menghindar
meskipun hatinya tidak pernah tenang dan hidupnya menjadi susah.
Akhirnya, ia memutuskan untuk mengaku, siap dimarahi dengan segala
risikonya. Leganya, sang ayah justru memberikan solusi untuk
memperbaiki laptop itu.



Daud berbuat dosa yang begitu keji. Bukan hanya berzinah dengan
Batsyeba, ia kemudian membunuh suami perempuan itu, Uria (ay. 1).
Meskipun menyadari pelanggarannya, pada awalnya ia menutupinya
sehingga terus bergumul dengan dosa itu (ay. 3). Pada akhirnya, Daud
mengerti bagaimana ia dapat mengakhiri pergumulannya. Ia tahu kepada
siapa ia harus datang. Ya, ia memohon dengan sungguh-sungguh kepada
Tuhan, agar hidupnya dipulihkan (ay. 9-15). Ia menyesal dan berduka
atas kejahatan yang telah ia perbuat. Daud sadar, hanya Tuhan yang
dapat memulihkan hidupnya dari dosa tersebut.



Kita pun tak ayal pernah atau sering melakukan pelanggaran. Tidak
ada gunanya kita menjauh dari Tuhan. Semakin menjauh, kita semakin
terasing, hati kosong, tidak tenang, dan tertekan. Tuhan
menginginkan kita berbalik kepada-Nya. Dengan hati yang hancur, rela
untuk bertobat, dan memohon anugerah-Nya agar dimampukan untuk tidak
mengulangi lagi pelanggaran tersebut. Dalam pengampunan-Nya, kita
dapat kembali menatap ke depan dengan penuh rasa syukur. --Ulbrits
Siahaan

MENGAKUI DOSA DAN BERTOBAT
MELEPASKAN KITA DARI TUNTUTAN RASA BERSALAH.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/09/19/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/09/19/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+51:1-19

Mazmur 51:1-19

1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur dari Daud, (51-2) ketika nabi
Natan datang kepadanya setelah ia menghampiri Batsyeba. (51-3)
Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah
pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar!
2 (51-4) Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan
tahirkanlah aku dari dosaku!
3 (51-5) Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku
senantiasa bergumul dengan dosaku.
4 (51-6) Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah
berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata
Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu.
5 (51-7) Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam
dosa aku dikandung ibuku.
6 (51-8) Sesungguhnya, Engkau berkenan akan kebenaran dalam batin,
dan dengan diam-diam Engkau memberitahukan hikmat kepadaku.
7 (51-9) Bersihkanlah aku dari pada dosaku dengan hisop, maka aku
menjadi tahir, basuhlah aku, maka aku menjadi lebih putih dari
salju!
8 (51-10) Biarlah aku mendengar kegirangan dan sukacita, biarlah
tulang yang Kauremukkan bersorak-sorak kembali!
9 (51-11) Sembunyikanlah wajah-Mu terhadap dosaku, hapuskanlah
segala kesalahanku!
10 (51-12) Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah
batinku dengan roh yang teguh!
11 (51-13) Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah
mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!
12 (51-14) Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat
yang dari pada-Mu, dan lengkapilah aku dengan roh yang rela!
13 (51-15) Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang
yang melakukan pelanggaran, supaya orang-orang berdosa berbalik
kepada-Mu.
14 (51-16) Lepaskanlah aku dari hutang darah, ya Allah, Allah
keselamatanku, maka lidahku akan bersorak-sorai memberitakan
keadilan-Mu!
15 (51-17) Ya Tuhan, bukalah bibirku, supaya mulutku memberitakan
puji-pujian kepada-Mu!
16 (51-18) Sebab Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan;
sekiranya kupersembahkan korban bakaran, Engkau tidak
menyukainya.
17 (51-19) Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur;
hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.
18 (51-20) Lakukanlah kebaikan kepada Sion menurut kerelaan hati-Mu
bangunkanlah tembok-tembok Yerusalem!
19 (51-21) Maka Engkau akan berkenan kepada korban yang benar,
korban bakaran dan korban yang terbakar seluruhnya; maka orang
akan mengorbankan lembu jantan di atas mezbah-Mu.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Hosea+1-6
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Hosea+1-6


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

[i-kan-binaanak] [e-BinaAnak] Perkembangan Iman Anak (III) -- Edisi 653/September 2013

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.christ@blogger.com

e-BinaAnak -- Perkembangan Iman Anak (III)
653/September/III/2013

Salam damai Kristus,

Hal penting dalam perkembangan iman anak adalah bagaimana mereka mengenal firman Tuhan dan menerapkannya dalam kehidupan mereka. Perkembangan iman anak harus dimulai sejak usia dini, bahkan sejak bayi. Nah, dalam edisi e-BinaAnak minggu ini, kami menyajikan tip yang dapat menolong pelayan anak untuk lebih berkreasi dalam menjangkau anak-anak, khususnya anak di bawah tiga tahun (batita), untuk bertumbuh dalam pengenalan akan firman Tuhan. Kiranya ini menjadi berkat bagi Rekan-Rekan semua. Tuhan Yesus memberkati.

Pemimpin Redaksi e-BinaAnak,
Davida
< evie(at)in-christ.net >
< http://pepak.sabda.org/>


Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. (Mazmur 119:105) < http://alkitab.mobi/?mazmur+119:105 >


TIP: MENJANGKAU ANAK BATITA DENGAN FIRMAN TUHAN

Saat ini adalah waktu untuk Alkitab. Artinya, anak-anak saya duduk di sofa dengan selimut mereka dan siap untuk tidur siang. Saya membacakan cerita tentang Nuh. Ketika saya tiba pada bagian ketika Nuh memasukkan binatang ke bahteranya, saya berhenti dan bertanya, "Bagaimana rasanya ada di atas kapal dengan semua binatang itu?" Anak-anak saya mengangkat bahunya. Lalu, saya menarik selimut mereka dan meminta mereka untuk turun dari sofa sambil berkata, "Ayo, ambil semua boneka hewan yang kalian punya dan bawa kemari, kita akan cari tahu seperti apa rasanya!" Dengan ceria, mereka melakukan apa yang saya minta dan sesaat kemudian, sofa itu seperti sebuah kapal yang mengambang di ruang tamu dengan "makhluk" kecil dan besar di atasnya.

1. Mulai dengan Bermain

Batita suka bermain. Oleh karena itu, ketika Anda menggabungkan imajinasi dan kegembiraan ketika belajar Alkitab, itu akan membantu anak-anak mengembangkan keinginan untuk belajar. Pertama-tama, Anda bisa membeli Alkitab yang sesuai dengan usia mereka. Dimulai dengan versi batita dan maju ke arah anak-anak belajar Alkitab. Pastikan untuk menambah tingkat kesenangan dalam membaca Alkitab. Ini mungkin berarti menggunakan "aktor" untuk menghidupkan kembali kisah Daud dan Goliat. Saya selalu menikmati membaca tugas "baca di rumah" yang anak-anak dapat dari sekolah minggu. Kadang, saya mengubah beberapa kata ganti orang dengan nama anak-anak saya sendiri agar mereka tahu hubungan firman Tuhan dengan dirinya.

2. Belajar Ayat-Ayat dalam Alkitab

Banyak orang tua yang mungkin bertanya-tanya berapa banyak pemahaman anak yang terbentuk pada usia dini. Sebuah studi baru di Indiana University telah menemukan bahwa anak-anak dapat memahami kata-kata lebih cepat dari yang diduga sebelumnya. Saya mulai mengajarkan ayat hafalan kepada anak-anak saya di usia dini dengan menggunakan gerakan tubuh. Misalnya, ketika membaca "Pada mulanya Allah menciptakan langit ...," saya akan berdiri di atas kaki saya dan mengangkat tangan tinggi-tinggi. Untuk frasa, "... dan bumi," saya akan jongkok dan menyentuh lantai. Kemudian, ketika anak-anak saya bisa berbicara, saya akan mengulangi ayat, tetapi mengosongkan kata-kata kunci bagi mereka untuk mereka isi.

3. Melakukan Firman Tuhan

Mengajari anak untuk mencintai Alkitab melibatkan pula teladan Anda di luar rumah dengan anak-anak kecil. Anak-anak dan saya mengambil perjalanan setiap hari Kamis ke rumah para pensiunan. Di sana, kami membagikan bunga kepada mereka. Suatu hari, ketika ibu saya mengambil tanaman mekar untuk nenek di rumah sakit, di luar dugaannya, anak saya mulai mengambil beberapa tangkai bunga dan memberikannya kepada pasien yang lain di rumah sakit itu. Baginya, itu adalah sebuah kesempatan untuk menunjukkan kebaikan, seperti yang dilakukan orang Samaria yang baik hati dalam Alkitab.

4. Ide-Ide yang Lain

a. Selain berdoa dan membaca Alkitab, dampingi anak-anak sebelum tidur pada malam hari dengan menyanyikan lagu pujian kepada Allah.
b. Ketika bercerita, Anda bisa menggunakan pakaian seperti tokoh-tokoh Alkitab.
c. Mintalah anak-anak menceritakan hal-hal dalam Alkitab yang sudah mereka lakukan. (t/Davida)

Diterjemahkan dan disunting dari:
Nama situs: Focus on The Family
Alamat URL: http://www.focusonthefamily.com/parenting/spiritual_growth_for_kids/draw_your_children_into_the_bible/making_the_bible_fun.aspx
Penulis: Lynne Thompson
Tanggal akses: 18 September 2013


MUTIARA GURU: JANGAN HALANGI ANAK ANDA UNTUK DATANG KEPADA ALLAH

Jangan halangi anak Anda untuk datang kepada Allah. Jadilah jendela bagi Allah dan bukan cermin bagi diri sendiri.

"Saya tidak akan pernah mengikut Kristus. Ayah saya adalah seorang pendeta yang telah berlaku kejam kepada saya dan saya menolak untuk menginjakkan kaki saya di gereja," putri seorang pengkhotbah membuka rahasia.

Anda dapat menjadi jembatan terbesar yang menuju kepada Allah bagi anak-anak Anda. Atau, Anda dapat menjadi penghalang terbesar bagi anak Anda untuk datang kepada Allah.

Ada orang tua yang melarang anak-anaknya yang berkelakuan buruk untuk ikut dalam persekutuan kaum muda di gereja. Betapa bodohnya mereka! Mengapa orang tua justru menjauhkan anaknya dari hadirat Allah ketika anaknya itu berkelakuan buruk? Kapan pun seorang anak berkelakuan buruk, ajaklah anak itu untuk menyembah dalam hadirat Tuhan bersama sebanyak mungkin teman mereka yang saleh.

Saya memastikan bahwa perkataan, sikap, dan tindakan saya tidak akan menyebabkan anak saya tersandung dalam perburuan mereka akan Allah. Saya rindu bahwa gairah saya yang menyala-nyala akan Allah akan menyalakan api dalam diri mereka bagi Dia.

Saya ingin mengakui dan menyingkirkan kesalahan serta dosa-dosa saya sehingga saya menjadi jalan kepada Allah Bapa bagi anak-anak saya, bukan jalan buntu bagi perburuan anak saya akan Allah.

Saya rindu menjadi lampu hijau, bukan lampu merah dalam perjalanan rohani anak saya. Kerinduan kita bagi anak kita perlu menjadi warisan dan peninggalan rohani yang penuh kuasa sehingga mereka melakukan perkara-perkara yang lebih besar dalam Kerajaan Allah dibandingkan yang pernah kita lakukan. Saya ingin ada lebih banyak tanda ajaib yang menyertai mereka dibandingkan yang pernah saya alami. Saya rindu pelayanan mereka kepada orang lain jauh melebihi apa yang pernah saya lakukan atau bayangkan.

Bila Anda menjadi penghalang bagi anak Anda untuk datang kepada Allah, rendahkanlah hati Anda seperti yang dilakukan Kristus. Janganlah menjadi penghalang supaya anak Anda didorong dan dibantu datang kepada Allah Bapa melalui kehidupan Anda.

Diambil dan disunting dari:
Judul asli buku: The 77 Irrefutable Truths of Parenting
Judul buku terjemahan: 77 Kebenaran yang Hakiki dalam Membesarkan Anak
Penulis: Larry Keefauver
Penerjemah: Team Penerjemah Media Injil Kerajaan
Penerbit: Media Injil Kerajaan, Semarang
Halaman: 85 -- 86


Kontak: binaanak(at)sabda.org
Redaksi: Davida, Santi T., dan Elly
Berlangganan: subscribe-i-kan-binaanak(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-binaanak(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/e-binaanak/arsip/
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2013 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

[i-kan-humor] [e-Humor] UANG SEKOLAH -- 2255 September/2013

Anda terdaftar dengan alamat: iklanmdo.christ@blogger.com

e-Humor
2255, September 2013

Shalom,

Mengajari seorang anak kecil memang tidak mudah. Itu membutuhkan proses dan kesabaran. Salah satu contohnya adalah saat mengajar anak untuk memberikan persembahan. Kalau kita tidak memberikan instruksi yang jelas, anak bisa memiliki pengertian yang salah akan arti uang persembahan. Tidak percaya? Yuk kita sama-sama lihat contoh kasus di bawah ini.

Pemimpin Redaksi e-Humor,
Yegar
< yegar(at)in-christ.net >
< http://humor.sabda.org/ >


2255. UANG SEKOLAH

Jupri yang masih kecil baru pulang dari sekolah minggu dengan membawa sebuah permen yang besar. Ibunya menanyakan dari mana dia mendapatkan permen itu.

Jupri: Oh, tadi aku beli di toko pakai uang yang tadi Mama kasih.

Mama: Loh, itu 'kan uang untuk sekolah minggu, Jupri!

Jupri: Iya, Ma. Tadi Jupri sudah cari ke mana-mana, tetapi nggak ketemu tempat bayar SPP sekolah minggu.

[Sumber : Redaksi]

Buanglah mulut serong dari padamu dan jauhkanlah bibir yang dolak-dalik dari padamu. (Amsal 4:24) < http://alkitab.sabda.org/?Amsal+4:24 >


STOP PRESS: BLOG SABDA: MELAYANI DENGAN BERBAGI

Sejauh apa Anda mengenal pelayanan YLSA? Apa saja kegiatan YLSA dan segenap staf yang melayani di dalamnya?

Blog SABDA hadir sebagai wujud kerinduan YLSA untuk membagikan cerita-cerita mengenai pelayanan dan berbagai kegiatan di YLSA < http://ylsa.org >. Blog ini berisi pengalaman, curahan hati, kesaksian, dan pelajaran-pelajaran yang didapatkan oleh para staf dan sahabat YLSA yang rindu berbagi berkat.

Jadi, silakan berkunjung ke blog SABDA < http://blog.sabda.org >! Mari melayani dengan berbagi!


Kontak: humor(at)sabda.org
Redaksi: Yegar
Berlangganan: subscribe-i-kan-humor(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-humor(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/e-humor/arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2013 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

Tuesday, September 17, 2013

[i-kan-binaguru] Membaca dan Mendiskusikan Tulisan-Tulisan seputar Pelayanan

---------------------------------------------------------------------   e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU     ---------------------------------------------------------------------   
Bagi Rekan-Rekan yang ingin membaca tulisan-tulisan seputar pelayanan anak dan mendiskusikannya bersama, kami undang Anda untuk bergabung dalam FB Group e-BinaAnak dari Yayasan Lembaga SABDA. Group ini sifatnya tertutup dan untuk periode pertama hanya akan menerima 20 peserta saja. Diskusi akan dimulai tanggal 23 September 2013. Jadi, ayo segera mendaftar dan mengisi form pendaftaran berikut ini dikirimkan ke Admin lewat email ke binaanak@sabda.org. Terima kasih

Nama:
Tanggal lahir:
Kota tempat tinggal:
Email:
HP:
Pendidikan terakhir:
Gereja:
Pelayanan:
Alasan saya ingin bergabung di Grup e-BinaAnak:

Komitmen saya:
Dengan bergabung di Grup e-BinaAnak ini, saya berkomitmen untuk ikut berkontribusi aktif dalam grup ini hingga selesai mendiskusikan satu bahan diskusi.
---------------------------------------------------------------------    Bergabung kirim e-mail ke:         Berhenti kirim e-mail ke:        Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru   ---------------------------------------------------------------------   

(e-RH) September 18 -- RASA SYUKUR

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 18 September 2013
Bacaan : Mazmur 40
Setahun: Daniel 10-12
Nats: Ia mengangkat aku dari lubang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia
menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku.
(Mazmur 40:3)

Judul:

RASA SYUKUR

Saat SMA saya pernah terpuruk sangat dalam. Seperti orang yang
tercebur ke dalam lumpur rawa, semakin saya berusaha keluar semakin
tersedot dan tercengkeram di dalamnya. Saat itu, muncul pikiran
untuk bunuh diri, agar semua itu berakhir. Syukur kepada Tuhan,
karena kasih-Nya saya masih diberi kesempatan hidup sampai sekarang.



Pemazmur juga mengalirkan syukur dari hatinya karena merasakan
pertolongan Tuhan. Bukan hanya menaikkan syukur dan pujian dengan
kata-kata, melainkan dengan menundukkan diri dalam ketaatan kepada
firman-Nya. Kurban paling berkenan pada Tuhan adalah persembahan
diri, kiranya Tuhan berkenan memakai kita bagi kemuliaan-Nya. Rasa
syukur pemazmur juga dinyatakan kepada Tuhan dengan menyaksikan
perbuatan Tuhan kepada umat-Nya. Pengalaman pernah ditolong oleh
Tuhan membuat pemazmur beroleh keyakinan bahwa Tuhan dapat
diandalkan dan pertolongan-Nya tidak pernah terlambat.



Bagaimana pengalaman Anda ditolong Tuhan pada masa lalu? Dengan
apakah Anda mensyukurinya? Masih berpengaruhkah pengalaman itu di
dalam kehidupan yang Anda jalani sekarang? Tuhan Yesus Kristus tidak
pernah berubah, dulu, sekarang, dan sampai selamanya. Dia pasti
terus menolong kita. Sepatutnya kita menaikkan syukur disertai
ketulusan dan kesungguhan untuk taat pada firman-Nya dan menyaksikan
segala kebaikan-Nya. Oleh karena itu, selagi diberi kesempatan hidup
oleh Tuhan, saya bertekad akan terus menulis untuk menyaksikan
kasih-Nya kepada sebanyak mungkin orang. --Eddy Nugroho

SALAH SATU CARA TERBAIK UNTUK BERBAHAGIA
ADALAH BERSAKSI TENTANG BERKAT DAN PERTOLONGAN TUHAN.

e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/09/18/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/09/18/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+40

Mazmur 40

1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. (40-2) Aku sangat
menanti-nantikan TUHAN; lalu Ia menjenguk kepadaku dan mendengar
teriakku minta tolong.
2 (40-3) Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur
rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan
langkahku,
3 (40-4) Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji
Allah kita. Banyak orang akan melihatnya dan menjadi takut, lalu
percaya kepada TUHAN.
4 (40-5) Berbahagialah orang, yang menaruh kepercayaannya pada
TUHAN, yang tidak berpaling kepada orang-orang yang angkuh, atau
kepada orang-orang yang telah menyimpang kepada kebohongan!
5 (40-6) Banyaklah yang telah Kaulakukan, ya TUHAN, Allahku,
perbuatan-Mu yang ajaib dan maksud-Mu untuk kami. Tidak ada yang
dapat disejajarkan dengan Engkau! Aku mau memberitakan dan
mengatakannya, tetapi terlalu besar jumlahnya untuk dihitung.
6 (40-7) Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan dan korban
sajian, tetapi Engkau telah membuka telingaku; korban bakaran
dan korban penghapus dosa tidak Engkau tuntut.
7 (40-8) Lalu aku berkata: "Sungguh, aku datang; dalam gulungan
kitab ada tertulis tentang aku;
8 (40-9) aku suka melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada
dalam dadaku."
9 (40-10) Aku mengabarkan keadilan dalam jemaah yang besar; bahkan
tidak kutahan bibirku, Engkau juga yang tahu, ya TUHAN.
10 (40-11) Keadilan tidaklah kusembunyikan dalam hatiku,
kesetiaan-Mu dan keselamatan dari pada-Mu kubicarakan, kasih-Mu
dan kebenaran-Mu tidak kudiamkan kepada jemaah yang besar.
11 (40-12) Engkau, TUHAN, janganlah menahan rahmat-Mu dari padaku,
kasih-Mu dan kebenaran-Mu kiranya menjaga aku selalu!
12 (40-13) Sebab malapetaka mengepung aku sampai tidak terbilang
banyaknya. Aku telah terkejar oleh kesalahanku, sehingga aku
tidak sanggup melihat; lebih besar jumlahnya dari rambut di
kepalaku, sehingga hatiku menyerah.
13 (40-14) Berkenanlah kiranya Engkau, ya TUHAN, untuk melepaskan
aku; TUHAN, segeralah menolong aku!
14 (40-15) Biarlah mendapat malu dan tersipu-sipu mereka semua yang
ingin mencabut nyawaku; biarlah mundur dan kena noda mereka yang
mengingini kecelakaanku!
15 (40-16) Biarlah terdiam karena malu mereka yang mengatai aku:
"Syukur, syukur!"
16 (40-17) Biarlah bergembira dan bersukacita karena Engkau semua
orang yang mencari Engkau; biarlah mereka yang mencintai
keselamatan dari pada-Mu tetap berkata: "TUHAN itu besar!"
17 (40-18) Aku ini sengsara dan miskin, tetapi Tuhan memperhatikan
aku. Engkaulah yang menolong aku dan meluputkan aku, ya Allahku,
janganlah berlambat!

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Daniel+10-12
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Daniel+10-12


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA
Miliki Blog atau Website Sendiri
Dapatkan Panduannya
Hubungi : 0813 5643 8312 - 0857 5737 8151 - 0431 8013154
Format SMS : Panduan Isi Pesan
Klik Demo / Contoh & Tutor Tingkat Menengah
atau pilih template :
Klik, Pilih & Pesan Sekarang / Contoh & Tutor Tingkat Menengah
G R A T I S
The Christian Blog @ 2011 - 2012
Designer : Joni Wawoh, SH
hostgator promo