Renungan Harian & Leadership Kristen
| Renungan | Bina | Bio | Buku | Doa | E-JEMMi | Kisah | Konsel | Leadership | Wanita | Humor |

Monday, December 26, 2011

Harus Percaya

Tanggal: Kamis, 22 Desember 2011
Ayat SH: Yesaya 7:1-9

Judul: Harus percaya

Menjadi seorang pemimpin harus memiliki hikmat dan keyakinan supaya
    orang yang dipimpin merasa aman dan percaya penuh kepadanya.
    Hikmat diperlukan untuk menilai kemampuan diri sendiri secara
    tepat dalam memimpin. Keyakinan adalah iman kepada Tuhan yang
    memercayakan kepemimpinan tersebut.

Kepemimpinan Ahas diuji. Koalisi Israel dan Aram mengancam Yehuda.
    Karena Ahas adalah keturunan Daud, dan Tuhan telah mengikat janji
    kepada Daud bahwa takhta Israel selamanya ada pada keturunan Daud,
    seharusnya Ahas tidak perlu takut. Yesaya diutus kepada Ahas untuk
    meneguhkan janji tersebut. Yesaya menubuatkan umur pendek dari
    koalisi tersebut. Sayang, Ahas yang ketakutan menghadapi mereka
    (2) justru mencari pertolongan dari Asyur, (2Raj. 16:7-9).

Untuk apa Yesaya membawa putranya Syear Yasyub bertemu Ahas. Secara
    harfiah nama itu berarti "suatu sisa akan kembali". Tema 'sisa
    Israel' memang dominan di kitab Yesaya. Tema ini berbicara bahwa
    Yehuda tidak akan bisa menghindar dari hukuman Allah. Mereka kelak
    akan dihancurkan, namun tidak sama sekali. Selesai penghukuman
    akan ada sisa Israel yang kembali untuk membangun Yerusalem.
    Apakah Yesaya membawa anaknya untuk mengingatkan Ahas, bahwa
    'penolakan Ahas untuk percaya' menegaskan keadilan penghukuman
    Allah?; bahwa Tuhan sudah tahu bangsa yang bebal ini akan menolak
    percaya kepada pemberitaan nabi (lihat 6:9-10)?

Apa pun alasan Yesaya, kita belajar satu hal yang penting.
    Ketidakpercayaan Ahas tidak membuat janji penyelamatan, maupun
    ancaman penghukuman Tuhan terganggu. Tuhan tetap berdaulat
    menyatakan rencana-Nya. Kalau demikian, tidak ada kata lain selain
    harus percaya kepada Allah! Apalagi kita yang dipercaya untuk
    memimpin umat-Nya. Jangan sekali-kali kita menaruh percaya pada
    pihak lain, selain Allah. Dialah yang berdaulat penuh baik untuk
    mengampuni maupun untuk menghukum! Di dalam Kristus kita yang
    percaya kepada-Nya hanya akan mengalami anugerah-Nya!

e-SH versi web:          http://www.sabda.org/publikasi/sh/2011/12/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
        http://apps.facebook.com/santapanharian/home.php?d=2011/12/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab:                  http://alkitab.sabda.org/?Yesaya+7:1-9
Mobile:                    http://alkitab.mobi/tb/passage/Yesaya+7:1-9
Miliki Blog atau Website Sendiri
Dapatkan Panduannya
Hubungi : 0813 5643 8312 - 0857 5737 8151 - 0431 8013154
Format SMS : Panduan Isi Pesan
Klik Demo / Contoh & Tutor Tingkat Menengah
atau pilih template :
Klik, Pilih & Pesan Sekarang / Contoh & Tutor Tingkat Menengah
G R A T I S
The Christian Blog @ 2011 - 2012
Designer : Joni Wawoh, SH
hostgator promo